STRATEGI GURU PAI DALAM MENANAMKAN NILAI MULTIKULTURAL BERBASIS COOPERATIVE LEARNING
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10809Abstract
This study aims to describe and analyze the planning, implementation, and evaluation of Cooperative Learning-based learning in instilling multicultural values at SMA Negeri 1 Bangun Rejo, Central Lampung. The main problem in this study is the potential for differences in views among students with diverse backgrounds. This study uses a qualitative approach with field research and case studies. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that: (1) planning is carried out through the preparation of teaching modules that integrate the values of tolerance and unity; (2) implementation is carried out through the formation of heterogeneous groups and active discussions; (3) evaluation includes the assessment of social attitudes such as cooperation and responsibility. The conclusion of this study shows that the Cooperative Learning strategy is effective in instilling multicultural values through active and collaborative learning.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran berbasis Cooperative Learning dalam menanamkan nilai-nilai multikultural di SMA Negeri 1 Bangun Rejo Lampung Tengah. Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya potensi perbedaan pandangan di antara peserta didik yang memiliki latar belakang beragam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan dilakukan melalui penyusunan modul ajar yang mengintegrasikan nilai toleransi dan persatuan; (2) pelaksanaan dilakukan melalui pembentukan kelompok heterogen dan diskusi aktif; (3) evaluasi mencakup penilaian sikap sosial seperti kerja sama dan tanggung jawab. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Cooperative Learning efektif dalam menanamkan nilai-nilai multikultural melalui pembelajaran yang aktif dan kolaboratif.
Downloads
References
Aeni, A. N., Aulia, C. R., Fauziah, L. N. E., & Fernando, Y. (2022). Pengembangan lagu “Malaikatku” sebagai media edukasi mengenalkan Malaikat Allah dalam Islam bagi siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4549–4557. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2722
Afifah, F. N., & Fitra, A. A. (2026). Sekolah damai sebagai wadah pendidikan moderasi beragama: Studi program Wahid Foundation. Jurnal Ilmiah Widya Borneo, 8(2), 211–227. https://doi.org/10.56266/widyaborneo.v8i2.361
Ali, A. (2022). Peran guru dalam pengelolaan kelas. JURNAL EKSPERIMENTAL: Media Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 10(2). https://doi.org/10.58645/eksperimental.v10i2.219
Aricindy, A., Wasino, W., & Atmaja, H. T. (2023). The importance of cared for diversity through multicultural education at school Medan. Journal of Educational Social Studies, 12(2), 93–100. https://doi.org/10.15294/jess.v12i2.57822
Bayuseto, A., Yaasin, A., & Riyan, A. (2023). Upaya menanggulangi dampak negatif globalisasi terhadap generasi muda di Indonesia. Integritas Terbuka: Peace and Interfaith Studies, 2(1), 59–68. https://doi.org/10.59029/int.v2i1.10
Edu, A. L., Maksum, A., Nurhasanah, N., & Wahyu, Y. (2025). Inklusivitas dan toleransi di sekolah dasar (Studi kasus di SDI Logo, Manggarai Timur NTT). Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 17(1), 49–58. https://doi.org/10.36928/jpkm.v17i1.2327
Efendi, A. L., Pujiaryanti, A. D., Umniyya, A., Satriatama, D. A., Rahmania, D. A., Fatimatuzzahroh, F., & Maisyaroh, M. (2023). Penerapan pengelolaan manajemen kelas melalui pendekatan group process di SD Muhammadiyah 4 Malang. Manajemen Pendidikan, 18(2), 201–207. https://doi.org/10.23917/jmp.v18i2.23292
Hakim, A. R., & Darojat, J. (2023). Pendidikan multikultural dalam membentuk karakter dan identitas nasional. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(3), 1337–1346. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i3.1470
Istianah, A., Darmawan, C., Sundawa, D., & Fitriasari, S. (2024). Peran pendidikan kebinekaan dalam pendidikan kewarganegaraan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang damai. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 9(1), 15–29. https://doi.org/10.21067/jmk.v9i1.10192
Kaaffah, S., Fajrussalam, H., Rahmania, A., Ningsih, J., Rhamadan, M. K., & Mulyanti, P. (2022). Menumbuhkan sikap toleransi antar agama di lingkungan multikultural kepada anak sesuai ajaran agama Islam. JPG: Jurnal Pendidikan Guru, 3(4), 289. https://doi.org/10.32832/jpg.v3i4.7395
Karumiadri, M., Tangareng, T., Tasbih, T., & Farabi, F. A. A. (2025). Urgensi pendidikan spiritual dalam hadis: Sebuah kajian tematik. JOURNAL OF QUR AN AND HADITH STUDIES, 14(1), 204–215. https://doi.org/10.15408/quhas.v14i1.44462
Kusnadi, K., & Ningrum, S. U. D. (2024). National politics Dr. Soetomo for education in Indonesia: An alternative to strengthen the pillars of education. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan Dan Inovator Pendidikan, 10(2), 206–219. https://doi.org/10.29408/jhm.v10i2.25169
Latifah, A. U., Harmoko, M., & Firmansyah, M. (2026). Pendidikan agama Islam yang inklusif: Meningkatkan toleransi dan kerukunan beragama. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 51–59. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10146
Messakh, J. J., Boiliu, E. R., Rantung, D. A., & Naibaho, L. (2023). Peran pendidikan agama kristen dalam membangun moderasi beragama di era 5.0. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 5(5), 2160–2172. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i5.5678
Mukhibat, M., Istiqomah, A., & Hidayah, N. (2023). Pendidikan moderasi beragama di Indonesia (Wacana dan kebijakan). Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, 4(1), 73–88. https://doi.org/10.21154/sajiem.v4i1.133
Nisa, L., Nisa, L., & Achoita, A. (2025). Islam inklusif di sekolah umum: Studi tentang toleransi dan interaksi antaragama di SMA Negeri 2 Tuban. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(7), 11185–11193. https://doi.org/10.54373/imeij.v6i7.4556
Parnawi, A., Idris, A., Zufriyatun, Z., & Rafiqi, R. (2024). Innovation in the development of Islamic religious education with a multicultural approach. Journal of Human and Education (JAHE), 4(1), 231–241. https://doi.org/10.31004/jh.v4i1.589
Prabawa, A. K., Pradoko, A. M. S., & Handoyo, C. B. (2021). Perspektif pendidikan seni musik berorientasi humanistik. Imaji: Jurnal Seni Dan Pendidikan Seni, 19(1), 55–63. https://doi.org/10.21831/imaji.v19i1.37093
Rahayu, L. R., & Lesmana, P. S. W. (2020). Potensi peran perempuan dalam mewujudkan moderasi beragama di Indonesia. Pustaka: Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya, 20(1), 31. https://doi.org/10.24843/pjiib.2020.v20.i01.p05
Rohman, M., Akmansyah, M., & Mukhibat, M. (2022). Mainstreaming strategies of religious moderation in madrasah. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 22(1), 95–118. https://doi.org/10.21154/altahrir.v22i1.3806
Rumahuru, Y. Z. (2021). Pendidikan agama inklusif sebagai fondasi moderasi beragama: Strategi merawat keberagaman di Indonesia. Kurios, 7(2). https://doi.org/10.30995/kur.v7i2.323
Safitri, R. A., Diyana, K. N., Zain, S. M., & Rofiq, M. (2023). Pendidikan Islam inklusif. Studia Religia: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 7(1). https://doi.org/10.30651/sr.v7i1.18261
Saihu, M., & Umar, N. (2021). The humanization of early children education. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 13(1), 173–185. https://doi.org/10.35445/alishlah.v13i1.419
Sarnita, S., & Andaryani, E. T. (2023). Pertimbangan multikultural dalam pengembangan kurikulum untuk menghadapi keanekaragaman siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(11), 1183–1193. https://doi.org/10.59141/japendi.v4i11.2233
Sinaga, H., Dur, S., Setiawan, R. P., & Sitorus, H. (2025). Membentuk peserta didik jauh dari konflik dan fanatisme sempit. JURNAL RISET RUMPUN ILMU BAHASA, 4(3), 588–602. https://doi.org/10.55606/jurribah.v4i3.7709
Sukodoyo, S., Widiyono, W., Medh?citto, T. S., & Setyaningsih, S. (2024). Internalisasi nilai moderasi beragama melalui pendidikan agama Buddha di sekolah menengah pertama kabupaten Semarang. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 8(2), 239–253. https://doi.org/10.37329/jpah.v8i2.2966
Tusriyanto, T., Lisdiana, A., Purwasih, A., Karsiwan, K., Handayana, S., Baidhowi, M. M., Wahyudi, A., & Srinatin, S. (2022). Penerapan model pendidikan ramah anak dalam mendukung partisipasi siswa. Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 51. https://doi.org/10.32332/elementary.v8i1.4614
Vinokur, E., Yomtovian, A., Marom, M. S., Itzchakov, G., & Baron, L. (2024). Social-based learning and leadership in school: Conflict management training for holistic, relational conflict resolution. Frontiers in Social Psychology, 2. https://doi.org/10.3389/frsps.2024.1412968
Wati, M. L. K., Subyantoro, S., & Wagiran, W. (2024). Peranan guru dalam manajemen peserta didik untuk meningkatkan kualitas peserta didik. Jurnal Onoma: Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 10(1), 1073–1090. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i1.3436
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















