KURIKULUM BERBASIS CINTA DALAM PENGUATAN NILAI HUMANIS DI MADRASAH

Authors

  • Qori’atuz Zuhria Alwi Ramadani Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik
  • M. Muizzuddin Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik

DOI:

https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10800

Abstract

This research is motivated by the urgent need for education that goes beyond academics to address the character, morals, and spiritual dimensions of students in facing the challenges of the times. The study focuses on the implementation of a love-based curriculum to strengthen humanist values ​​at the Mambaul Falah Blitar Qur'ani Middle School. Using a qualitative approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation with the principal, teachers, and students. Data analysis was carried out interactively, encompassing reduction, presentation, and conclusion-drawing stages to ensure the validity of the field findings. The research results revealed that the love-based curriculum was integrated holistically through the instillation of compassion in daily interactions and academic programs. The findings indicate that the internalization of humanist values ​​such as empathy, responsibility, and social concern was successfully built through warm communication between teachers and students. Concrete steps include the use of inspirational media in learning and routine habits through religious activities. However, the main challenges lie in limited teacher competency and instructional time. The main conclusion confirms that the love-based curriculum is a strategic instrument for creating a harmonious educational ecosystem. Therefore, real efforts are needed to align humanist values ​​between the madrasa environment and the real lives of students on a daily basis in order to realize noble character qualities through strong synergy between the school, parents, and the entire community.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi kebutuhan mendesak akan pendidikan yang melampaui batas akademik demi menyentuh dimensi karakter, moral, serta spiritualitas siswa dalam menghadapi tantangan zaman. Fokus kajian diarahkan pada implementasi kurikulum berbasis cinta guna memperkuat nilai-nilai humanis di Madrasah Tsanawiyah Qur’ani Mambaul Falah Blitar. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan lewat teknik wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi terhadap kepala madrasah, guru, dan peserta didik. Analisis data dijalankan secara interaktif meliputi tahap reduksi, penyajian, hingga penarikan kesimpulan untuk memastikan keabsahan temuan lapangan. Hasil riset mengungkap bahwa kurikulum berbasis cinta diintegrasikan secara holistik melalui penanaman kasih sayang dalam interaksi harian maupun program akademik. Temuan menunjukkan internalisasi nilai humanis seperti empati, tanggung jawab, dan kepedulian sosial berhasil dibangun melalui komunikasi hangat antara guru dan murid. Langkah konkretnya mencakup penggunaan media inspiratif dalam pembelajaran serta pembiasaan rutin lewat kegiatan keagamaan. Meskipun demikian, tantangan utama terletak pada keterbatasan kompetensi guru dan waktu instruksional. Simpulan utama menegaskan bahwa kurikulum berbasis cinta merupakan instrumen strategis untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang harmonis. Oleh karena itu, diperlukan upaya nyata guna menyelaraskan nilai humanis antara lingkungan madrasah dengan kehidupan nyata peserta didik sehari-hari demi mewujudkan kualitas karakter mulia melalui sinergi kuat antara pihak sekolah, orang tua, serta seluruh masyarakat.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afista, Y., & Bakar, M. Y. A. (2021). Islamic boarding school-based madrasah: Policy efforts to reform the superior education model. AL-HAYAT: Journal of Islamic Education, 4(2), 199. https://doi.org/10.35723/ajie.v4i2.144

Amadi, A. S. M. (2023). Pendidikan di era global: Persiapan siswa untuk menghadapi dunia yang semakin kompetitif. Educatio, 17(2), 153–164. https://doi.org/10.29408/edc.v17i2.9439

Apandie, C., Rahmelia, S., Risvan, L., & Kodun, N. (2022). Interrelated values between Bhineka Tunggal Ika and religious moderation to strengthen pluralism in Indonesia. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 19(1), 154–164. https://doi.org/10.21831/jc.v19i1.45174

Arham, R. (2025). Model kurikulum cinta di MIN 22: Ekoteologi, moderasi, nasionalisme. Journal of Islamic Education Studies, 4(1), 89–96. https://doi.org/10.58569/jies.v4i1.1331

B, A. A. (2023). Pentingnya pendidikan inklusif: Menciptakan lingkungan belajar yang ramah bagi semua siswa. Jurnal Kajian Pendidikan Dan Psikologi, 1(1), 12–19. https://doi.org/10.61397/jkpp.v1i1.10

Fajariah, N., & Fitriasari, S. (2023). The role of social organization in building society’s empathy. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 407–416. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-096-1_46

Frinanda, E., Lutfi, E., & Bahroni, S. (2024). Kebaikan dalam keberagaman: Menghargai dan membantu sesama. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 4(3), 82–88. https://doi.org/10.31004/joecy.v4i3.143

Hamami, T., & Nuryana, Z. (2022). A holistic–integrative approach of the Muhammadiyah education system in Indonesia. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 78(4). https://doi.org/10.4102/hts.v78i4.7607

Hambali, M. I. (2026). Penguatan gotong royong sebagai wujud pengabdian membangun kebersamaan di tengah masyarakat. Kawanad: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 42–47. https://doi.org/10.56347/kjpkm.v5i1.391

Hamzah, R. A. (2023). Pendampingan kepala sekolah dan guru SD pada lokakarya kurikulum 2 projek penguatan “Profil Pelajar Pancasila” tahun kedua di Kabupaten Soppeng. LAMAHU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi, 2(1), 62–70. https://doi.org/10.34312/ljpmt.v2i1.17830

Irwanto, I., Susrianingsih, S., Habibi, H., & Ardat, A. (2023). Manajemen lembaga pendidikan Islam di madrasah: Analisis tentang model dan implementasinya. Fitrah: Journal of Islamic Education, 4(1), 162–174. https://doi.org/10.53802/fitrah.v4i1.396

Istianah, A., Darmawan, C., Sundawa, D., & Fitriasari, S. (2024). Peran pendidikan kebinekaan dalam pendidikan kewarganegaraan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang damai. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 9(1), 15–29. https://doi.org/10.21067/jmk.v9i1.10192

Judijanto, L., Arif, H., Muhammadiah, M., & Stevani, S. (2025). Pendidikan karakter di era digital: Tantangan dan strategi. Laukpuyu Press. https://repository.laukpuyupress.id/publications/688376/pendidikan-karakter-di-era-digital-tantangan-dan-strategi

Kaspullah, K., & Suriadi, S. (2020). Globalization in Islamic education (Internalization strategy of local values in Islamic education in the era of globalization). Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 31–41. https://doi.org/10.29313/tjpi.v9i1.6010

Khumaidah, S., Nisa, N. K., Lestari, R. F., Najwa, M. S., & Rohman, H. N. (2025). Strategi kelas ramah anak dan pengaruhnya terhadap kesejahteraan siswa di SD Negeri 5 Bringin. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 3(4), 30–36. https://doi.org/10.61132/jbpai.v3i4.1356

Kumbara, A. A. N. A., & Sutrisno, N. (2024). Kontestasi keberagamaan umat Hindu dan Islam Wetu Telu di Pura Lingsar Lombok Barat. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 8(2), 157–170. https://doi.org/10.37329/jpah.v8i2.2725

Kuraesin, S., A’Yuni, D. K. N., & Asfi, M. (2025). Membangun solidaritas sosial bersama Himasi Charity 2024 untuk meningkatkan sinergi mahasiswa dalam meningkatkan empati. Gotong Royong, 2(2), 66–73. https://doi.org/10.63935/gr.v2i2.129

Labibah, H. S., ‘Ilmi, I. H. U., & Fuadi, N. (2026). Manajemen pendidikan humanis berbasis kurikulum cinta. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 21487–21496. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5693

Lathifah, M., & Ndona, Y. (2024). Peran pendidikan dalam membangun kemanusiaan yang beradab. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 2(3), 184–193. https://doi.org/10.55606/lencana.v2i3.3764

Mansur, A. J. A., & Sutarno, S. (2022). Manajemen kepemimpinan transformasional berbasis nilai-nilai religius dalam pembentukan karakter siswa. Jurnal Basicedu, 6(3), 4239–4250. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2787

Mubarok, M., & Yusuf, M. (2024). Manajemen kurikulum pendidikan agama Islam multikultural di Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Ar-Rahmah dalam menumbuhkan kesadaran siswa terhadap keberagaman masyrakat. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(2), 199–209. https://doi.org/10.51878/learning.v4i2.2830

Munaqib, M., Zulkarnaen, Z., & Radiana, U. (2024). Peran kepemimpinan emosional dan estetika dalam manajemen perubahan untuk lingkungan pembelajaran inklusif di SMK. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(12), 13806–13816. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i12.6404

Mutiani, M., Jumriani, J., Putro, H. P. N., Abbas, E. W., & Rusmaniah, R. (2022). Kajian empirik pendidikan dalam latar peristiwa masyarakat tradisional, modern, dan era globalisasi. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(2), 2275–2282. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2478

Prabowo, H. A. (2021). Multikulturalisme dan dialog dalam pendidikan agama Katolik. Jurnal Teologi, 10(1), 19–34. https://doi.org/10.24071/jt.v10i1.2794

Prasetyono, H., Nurfahana, A., Ramdayana, I. P., Anita, T., & Hikmah, N. (2022). Penguatan komite pembelajaran program sekolah penggerak. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Abdimas), 5(2), 155. https://doi.org/10.30998/jurnalpkm.v5i2.12111

Putra, R. D., Zainuri, A., & Yasir, M. G. (2026). Analisis efektivitas kurikulum berbasis cinta dalam pembentukan karakter siswa di Madrasah Aliyah Negeri. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(1), 124–130. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i01.12000

Rafita, D., Indrawadi, J., & Montessori, M. (2026). Aktualisasi nilai-nilai gotong royong dalam membangun solidaritas masyarakat di Nagari Pilubang Kabupaten Lima Puluh Kota. Zenodo. https://doi.org/10.5281/zenodo.18491403

Rajagukguk, N., Simarmata, E. J., & Anzelina, D. (2020). Upaya peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran talking stick pada tema indahnya kebersamaan di kelas IV SD Negeri 097375 Tiga Raja. JGK: Jurnal Guru Kita, 4(4), 33. https://doi.org/10.24114/jgk.v4i4.19980

Ritonga, R., Harahap, R., & Lubis, R. A. (2022). Pelatihan metode refleksi bagi guru sekolah penggerak dalam proses pembelajaran. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(2), 995. https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i2.8666

Rivaldi, R., Yahiji, K., Abdullah, A. H., & Pateda, L. (2024). Model implementasi kurikulum dalam pembelajaran dan implikasinya terhadap kepesertadidikan (berbasis moderasi beragama). Journal on Education, 6(4), 21706–21715. https://doi.org/10.31004/joe.v6i4.6106

Rosala, D., Masunah, J., Narawati, T., Karyono, T., & Sunaryo, A. (2021). Internalisasi nilai tri-silas melalui pembelajaran tari anak berbasis budaya lokal. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1973–1986. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1087

Siagian, Y. R. (2021). Beyond pluralism: Pendekatan open integrity Gerardette Philips sebagai sebuah upaya dialog pluri-religius dalam berteologi interreligius di Indonesia. Aradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict Studies, 1(1), 1. https://doi.org/10.21460/aradha.2021.11.548

Sudrajat, D. R., Dahlan, D., & Budiwati, N. (2023). Refleksi mata kuliah pendidikan profesi guru prajabatan model baru bidang studi ekonomi LPTK Universitas Pendidikan Indonesia tahun 2022. Seminar Nasional Pariwisata Dan Kewirausahaan (SNPK), 2, 716–725. https://doi.org/10.36441/snpk.vol2.2023.187

Sutrisno, S., Amelyadi, Wahyuni, T., Almumtahanah, A., & Ronas, M. R. (2025). Care for society: Usaha menanamkan nilai-nilai gotong royong pada masyarakat Tionghoa. Abdimas Awang Long, 8(2), 184–190. https://doi.org/10.56301/awal.v8i2.1559

Suwardin, S. (2022). Nilai nilai pendidikan karakter dalam kegiatan keagamaan masyarakat. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 8(1), 160. https://doi.org/10.31332/zjpi.v8i1.3030

Tinambunan, E. R. L. (2022). Persaudaraan dan persahabatan sosial ensiklik Paus Fransiskus: Kontribusi dialog antar agama Indonesia. Studia Philosophica et Theologica, 22(2), 279–302. https://doi.org/10.35312/spet.v22i2.462

Umar, U., Setyosar?, P., Kamdi, W., & Sulton, S. (2021). Exploration of moral integrity education and superior cadre leadership at madrasah boarding school Indonesia. International Journal of Instruction, 14(4), 753–774. https://doi.org/10.29333/iji.2021.14443a

Wahyuni, T., & Muslim, A. A. (2023). Pembelajaran yang asyik tanpa mengusik: Paradigma baru dalam pembelajaran abad 21. Educatio, 17(2), 192–203. https://doi.org/10.29408/edc.v17i2.9471

Wibowo, I. O., Munandar, D. A., Andini, C. J., Aryani, M. P. S., Setyaningrum, T. W., & Susanti, M. M. I. (2025). Peran manajerial kepala sekolah dalam menanamkan nilai cinta kasih di SD Negeri 1 Gergunung. Jurnal Pendidikan Sains Dan Teknologi, 4(3), 192–198. https://doi.org/10.47233/jpst.v4i3.3150

Zakaria, M., Sujono, H., Jauhari, M. T. A., Mariad, & Harianti, B. N. (2025). Kuliah kerja nyata pengabdian edukatif menggerakkan masyarakat lewat ilmu, nilai, dan teladan di desa Darmasari. Al Madani: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 4(1), 59–71. https://doi.org/10.37216/al-madani.v4i1.2325

Downloads

Published

2026-05-17

How to Cite

Ramadani, Q. Z. A., & Muizzuddin, M. (2026). KURIKULUM BERBASIS CINTA DALAM PENGUATAN NILAI HUMANIS DI MADRASAH. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah , 6(3), 992–1002. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10800

Issue

Section

Articles