HUBUNGAN LITERASI DIGITAL DAN LEARNING LOSS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR FUNGSIONAL PESERTA DIDIK
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10759Abstract
ABSTRACT
The rapid development of digital technology and the emergence of the learning loss phenomenon in the post-pandemic era have become significant challenges in mathematics education, particularly in developing students’ functional thinking skills. This study aimed to analyze the relationship between digital literacy and learning loss with junior high school students’ functional thinking abilities. The study employed a quantitative approach with a correlational research design. The population consisted of all eighth-grade students of MTsN 1 Klaten in the 2025/2026 academic year, totaling 198 students. The sample was selected using a cluster random sampling technique, resulting in two classes with a total of 67 students. Data were collected through a functional thinking test, a digital literacy test, and a learning loss questionnaire. The data were analyzed using descriptive statistics, normality testing, and Spearman Rank nonparametric correlation analysis. The findings revealed that digital literacy did not have a significant relationship with students’ functional thinking abilities. In contrast, learning loss showed a significant negative relationship with functional thinking, indicating that lower levels of learning loss were associated with better functional thinking abilities. These findings suggest that the quality of learning experiences plays a more dominant role than digital literacy in supporting the development of students’ mathematical thinking skills.
ABSTRAK
Perkembangan teknologi digital dan munculnya fenomena learning loss pascapandemi menjadi tantangan penting dalam pembelajaran matematika, terutama terkait pengembangan kemampuan berpikir fungsional peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara literasi digital dan learning loss dengan kemampuan berpikir fungsional peserta didik sekolah menengah pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian meliputi seluruh peserta didik kelas VIII MTsN 1 Klaten tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 198 peserta didik. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik cluster random sampling sehingga diperoleh dua kelas dengan total 67 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kemampuan berpikir fungsional, tes literasi digital, dan angket learning loss. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan korelasi nonparametrik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan berpikir fungsional peserta didik. Sebaliknya, learning loss menunjukkan hubungan negatif yang signifikan terhadap kemampuan berpikir fungsional, yang mengindikasikan bahwa semakin rendah tingkat learning loss, maka kemampuan berpikir fungsional peserta didik cenderung semakin baik. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas pengalaman belajar memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan kemampuan literasi digital dalam mendukung perkembangan kemampuan berpikir matematis peserta didik.
Downloads
References
Azizi, M., Kusaeri, A., & Syawahid, M. (2025). Bepikir fungsional calon guru matematika dalam menyelesaikan soal pola bilangan non-linier. Jurnal Al Muta'aliyah: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 5(1), 15–27.
https://staidk.ac.id/journal/index.php/almutaliyah/article/view/895
Gierczyk, M., & Hornby, G. (2023). Summer learning loss: Review of research and implications for remediation of post-pandemic learning loss. Preventing School Failure: Alternative Education for Children and Youth, 67(3), 132–140. https://doi.org/10.1080/1045988X.2023.2204823
Hasibuan, N. S., & Lubis, M. S. (2024). The influence of digital literacy and learning styles on students' mathematics learning outcomes. Unnes Journal of Mathematics Education, 13(1), 36–45. https://doi.org/10.15294/ddnmx969
Herman, T., Andini, M., Nurhanifah, N., & Wulandari, I. (2024). Kemampuan berpikir matematis: Berpikir relasional, berpikir fungsional dan berpikir kritis. Indonesia Emas Group.
Jaenudin, A. (2023). Factors influencing creative thinking in problem-solving. Asian Journal of Engineering, Social and Health, 2(3), 161–170. https://doi.org/10.46799/ajesh.v2i3.47
Kosim, A., Ermawati, E., Sarwiyanti, S., & Wicaksono, D. (2026). Studi literatur: Tantangan dan solusi pembelajaran jarak jauh pada pendidikan dasar dan menengah di Indonesia (2020–2025). Secondary: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(1), 12–23. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i1.8363
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016 tentang standar proses pendidikan dasar dan menengah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Martins, R., Viseu, F., & Rocha, H. (2023). Functional thinking: A study with 10th-grade students. Education Sciences, 13(4), 335. https://doi.org/10.3390/educsci13040335
Marwanto, A. (2021). Pembelajaran pada anak sekolah dasar di masa pandemi Covid-19. Jurnal Basicedu, 5(4), 2097–2105. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1128
Maulyda, M. A., Erfan, M., & Hidayati, V. R. (2021). Analisis situasi pembelajaran selama pandemi Covid-19 di SDN Senurus: Kemungkinan terjadinya learning loss. Journal of Elementary Education, 4(3), 328–336.
https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/2108720
Nugraha, G. A. M., & Aini, I. N. (2023). Deskripsi learning loss pada kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik SMK pasca COVID-19. Aksioma: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 14(1), 41–55. https://doi.org/10.26877/aks.v14i1.14964
Nugroho, M. A. (2023). Seni literasi digital: Mozaik ulasan transformasi digital untuk kesehatan mental. Jejak Pustaka.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing.
Ratnasari, G. I., Widjajanti, D. B., & Andayani, S. (2023). Functional thinking in mathematics learning: What and how to measure it? Indonesian Journal of Educational Research and Review, 6(3), 553–562. https://doi.org/10.23887/ijerr.v6i3.66682
Rini, R., Nurain, S., & Ujang, E. (2022). Literasi digital mahasiswa dan faktor-faktor yang berpengaruh. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 10(2), 171–179. http://repository.lppm.unila.ac.id/46110/
Saputri, P. T. I., Hartati, S., Ramadhani, I., & Aripin, U. (2024). Mengidentifikasi faktor-faktor learning loss pada pembelajaran matematika siswa kelas VIII. Jurnal Pedagogik, 7(1), 1–11. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4442323
Solikah, N. H., Chlarista, D., & Wiwin, A. (2025). Optimalisasi pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran matematika siswa kelas VII dan IX SMP Negeri 9 Surakarta. De Fermat: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 67–76. https://doi.org/10.36277/defermat.v8i1.2249
Suryandaru, A. R. (2024). Mengejar learning loss (kehilangan pembelajaran) yang dialami peserta didik selama belajar dari rumah. Deepublish.
Taufik, A. R., Mayasari, D., Natsir, I., & Dadi, O. (2023). Analisis berpikir fungsional siswa SMP dalam generalisasi pola ditinjau dari gaya kognitif. JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika), 8(2), 97–108. https://doi.org/10.15642/jrpm.2023.8.2.97-108
Tazun, G. A., Purwaka, P., & Samosir, F. T. (2022). Analisis literasi digital siswa di SMAN 3 Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu. Jurnal Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan (JIPKA), 1(2), 121–130.
https://jurnal.untan.ac.id/index.php/JIPKA/article/view/55365
Uzun, R. (2024). Examining middle school mathematics teachers' pedagogical content knowledge in the context of functional thinking (Master’s thesis, Middle East Technical University). https://www.proquest.com/openview/2de325118bd7845d77773ad6a9d01203/1
Wibowo, A., & Samad, I. (2024). Sekolah dasar dalam kondisi transformasi digital sistem pendidikan. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 7(1), 130–137. https://doi.org/10.30605/cjpe.7.1.2024.3601
Wicaksono, K. P. (2022). Hubungan antara learning loss dan motivasi belajar mahasiswa pada proses pembelajaran jarak jauh. Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi, 7(1), 43–57. https://doi.org/10.32528/bioma.v7i1.7405
Yuniati, S., & Suparjono. (2021). Mengeksplorasi kemampuan siswa dalam berpikir fungsional melalui soal cerita. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 139–147. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i1.475
Yuniati, S., Suparjono, & Kurniati, A. (2022). Analysis of student ability in functional thinking through the function table: The case of square function. Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11(2), 1582–1589. https://doi.org/10.24127/ajpm.v11i2.4471
Yusdian, F., & Hidayati, K. (2025). Learning loss pada pembelajaran matematika selama pandemi Covid-19 di SMP se-Kabupaten Solok Sumatera Barat. Al-Irsyad Journal of Mathematics Education, 4(1), 1–18. https://doi.org/10.58917/ijme.v4i1.147
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















