ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MEMAHAMI NILAI TEMPAT DAN PROSES MENYIMPAN PADA OPERASI PENJUMLAHAN BERSUSUN KELAS II SD
DOI:
https://doi.org/10.51878/science.v6i3.10693Keywords:
Kesulitan Siswa, Nilai Tempat, Proses Menyimpan, Operasi Penjumlahan BersusunAbstract
ABSTRACT
This study was motivated by the low ability of second-grade students at SDN 3 Bajur to master basic mathematical arithmetic operations, particularly in column addition. The primary issue is that many students incorrectly place digits according to their place value (ones, tens, hundreds, and so forth) and do not yet have a proper understanding of the carrying process, resulting in inaccuracies in calculations. This research focuses on analyzing the types of difficulties experienced by students and the underlying causal factors. This study employs a descriptive method with a qualitative approach, where data collection was conducted through observation, interviews, and documentation involving teachers and students in the field. The results indicate that students face significant obstacles in distinguishing between units and tens and frequently fail to apply the carry technique when the addition result exceeds ten. The factors causing these difficulties include internal factors such as low interest, motivation, and a lack of understanding of basic concepts, as well as external factors including suboptimal use of learning media and a lack of systematic practice. The conclusion of this study emphasizes that mastering place value is a crucial foundation for students' arithmetic skills. Therefore, more concrete, gradual, and contextual learning strategies are required to strengthen conceptual understanding and increase students' confidence in solving column addition operations.
ABSTRAK
Penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan siswa kelas II SDN 3 Bajur dalam menguasai operasi hitung matematika, khususnya pada materi penjumlahan bersusun. Permasalahan utama muncul karena banyak siswa yang melakukan kesalahan dalam menempatkan angka berdasarkan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan, dan seterusnya) serta belum memahami konsep menyimpan dengan benar, sehingga menyebabkan ketidaktelitian dalam proses perhitungan. Fokus penelitian ini adalah menganalisis jenis kesulitan yang dialami siswa serta faktor-faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, di mana pengumpulan data dilakukan melalui Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru serta siswa di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami hambatan serius dalam membedakan nilai satuan dan puluhan serta sering kali gagal dalam melakukan Teknik menyimpan (carry) saat hasil penjumlahan melebihi angka sepuluh. Faktor penyebab kesulitan ini mencakup faktor internal seperti rendahnya minat, motivasi, dan pemahaman konsep dasar, serta faktor eksternal yang meliputi penggunaan media pembelajaran yang kurang optimal dan minimnya Latihan soal yang sistematis. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penguasaan nilai tempat adalah fondasi krusial bagi kemampuan aritmatika siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih konkret, bertahap, dan kontekstual untuk memperkuat pemahaman konsep serta meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menyelesaikan operasi penjumlahan bersusun.
Downloads
References
Alfatihah, A., Husniati, H., & Affandi, L. H. (2022). Analisis kesulitan belajar matematika siswa di kelas V SDN 15 Mataram Tahun Ajaran 2021/2022. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3b), 1498–1505. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i3b.794
Anisa, U. I., Suanto, E., Yuanita, P., & Maimunah, M. (2023). Analisis kesalahan siswa pada pembelajaran matematika berdasarkan teori Newman dalam menyelesaikan soal SPLDV. Jurnal Paedagogy, 10(1), 250–258. https://doi.org/10.33394/jp.v10i1.6496
Damayanti, D., Rini, C. P., & Yenni, Y. (2023). Analisis kesulitan belajar siswa pada materi penjumlahan kelas II di SDN Keboncau IV. FONDATIA, 7(3), 539–550. https://doi.org/10.36088/fondatia.v7i3.3688
Febri, E. H., & Alpian, A. (2023). Peningkatan Pemahaman Penjumlahan Bersusun Dengan Teknik Menyimpan Siswa Tunagrahita Ringan Melalui Alat Rak Kantong Nilai Bilangan. GURUKU : Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 1(4), 145–154. https://doi.org/10.59061/guruku.v1i4.508
Febrianti, N. E., & Istianah, F. (2025). Peningkatan Pemahaman Penjumlahan dan Pengurangan Bersusun melalui Media Pajar Jurang. Journal of Contemporary Issues in Primary Education, 3(2), 94-101. https://doi.org/10.61476/dgszgj58
Hijraningsih, S., Affandi, L. H., Hidayati, V. R., & Nurmawanti, I. (2024). Pengembangan Media Pembelajaran KONIT (Kotak Nilai Tempat) Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas II Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan MIPA, 14(4), 1067-1077. https://doi.org/10.37630/jpm.v14i4.2094
Julaiha. (2024). Analisis pemahaman konsep matematika peserta didik dalam menyelesaikan soal pada materi penjumlahan bersusun kelas II SD Negeri 15 Segedong. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(3). https://doi.org/10.62007/joupi.v2i3.341
Khoiriyah, A. I. (2024). Peningkatan Pemahaman Konsep dengan Alat Peraga Menyimpan Menggunakan Kantong Nilai Tempat Bilangan Kelas II SD Negeri 1 Surabaya Ilir (Doctoral dissertation, IAIN Metro). https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/10528
Lestari, W., Nursiam, N., & Chandra, C. (2023). Peningkatan hasil belajar matematika siswa SD menggunakan pendekatan kontekstual. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 9(2), 147–152. https://doi.org/10.26740/jrpd.v9n2.p147-152
Mahendra, F. E., Phricilia, R., Anwar, Z., Sulistyowati, F., & Rumalean, L. (2025). Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Penjumlahan Bersusun Di SD Negeri 27 Kota Sorong. KAMBIK: Journal of Mathematics Education, 3(1), 45-57. https://doi.org/10.33506/jme.v3i1.4029
Nabila, C., & Pujiastuti, H. (2022). Analisis Miskonsepsi Nilai Tempat Bilangan Dua Angka pada Siswa Kelas I SDS Islam Al-Hidayah. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 10(2), 88–92. https://doi.org/10.21831/jpms.v10i2.41686
Nisa, K., & Salsabila, I. (2025). Analisis Kesulitan Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika Materi Pengurangan Kelas II SD Pratama. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 1(04), 1522-1529. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/557
Nurhaswinda, N., & Parisu, C. Z. L. (2025). Kesulitan belajar Matematika di sekolah dasar dan solusinya. Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 1(1), 50-58. https://doi.org/10.54297/jpmd.v1i1.884
Rahmawati, I., & Sutriyono, S. (2022). Analisis faktor kesulitan belajar matematika pada siswa sekolah dasar. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3), 2957–2966. https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i3.1547
Rosanti, A., Tahir, M., & Maulyda, M. A. (2022). Analisis kesulitan belajar matematika materi penjumlahan dan pengurangan pada kelas II di SDN 3 Pringgajurang. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3b), 1490-1495. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i3b.812
Rosyidah, E. N., Djazilan, M. S., & Andriyanto, R. (2023). Penggunaan media papan jusun (penjumlahan bersusun) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan kelas I SDN Keboansikep 1. In Prosiding National Conference for Ummah (NCU), 2(1), 135–139. https://conferences.unusa.ac.id/index.php/NCU2020/article/view/1060
Santi, Y. (2024). Peningkatan Pemahaman Penjumlahan Dengan Teknik Menyimpan Menggunakan Alat Peraga Di Kelas Ii Sd Negeri 218/Limbur Baru. Jurnal Muara Olahraga, 6(2), 145-157. https://doi.org/10.52060/jmo.v6i2.2281
Slameto. (2020). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya (Edisi revisi, cetakan 6). Jakarta: Rineka Cipta.
Wahyuni, N., & Suyoto, S. (2024). Analisis kesulitan belajar siswa dalam memahami materi penjumlahan dan pengurangan bersusun (studi pada peserta didik kelas II sekolah dasar). Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 5(2), 197–201. https://doi.org/10.54371/ainj.v5i2.452
Yolanita, C., & Ruswendi, A. (2024). Analisis kesulitan belajar matematika di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 5(3), 464–470. https://doi.org/10.51494/jpdf.v5i3.1464
Zega, J., & Zebua, S. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran IPS terpadu kelas VIII SMP Negeri 2 Tuhemberua Tahun Pelajaran 2022/2023. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(4), 298–304. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i4.17974
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














