STUDI KUALITATIF : STRATEGI KOMUNIKASI PASANGAN MENIKAH DALAM MEMPERTAHANKAN HUBUNGAN JARAK JAUH
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i1.8972Keywords:
hubungan jarak jauh, strategi komunikasi, hubungan sehat, media digitalAbstract
The increasing prevalence of long-distance marriages (LDMs) due to the demands of professional mobility and technological advancements requires couples to develop complex communication strategies to maintain healthy relationships. This study focuses on analyzing the communication strategies employed by married couples in LDMs and their implications for relationship quality in the digital era. Using a qualitative phenomenological approach, data were extracted through in-depth interviews with four LDM couples to understand the dynamics of their interactions. The study findings revealed that each couple adopted adaptive communication strategies according to their emotional needs, with assurance, openness, and conflict management as dominant pillars. Digital media has proven to play a significant role as an emotional bridge, but its effectiveness depends heavily on the couple's ability to minimize misunderstandings due to the absence of non-verbal cues. It is concluded that the success of LDMs is not solely determined by technological sophistication, but rather by the couple's maturity in building trust, commitment, and a solid support system. Integration between wise use of technology and quality interpersonal interactions is key to maintaining the stability and harmony of long-distance marriages.
ABSTRAK
Fenomena pernikahan jarak jauh (Long Distance Marriage/LDM) yang semakin marak akibat tuntutan mobilitas profesional dan perkembangan teknologi mengharuskan pasangan mengembangkan strategi komunikasi yang kompleks demi mempertahankan hubungan yang sehat. Penelitian ini berfokus pada analisis strategi komunikasi yang diterapkan pasangan suami istri dalam menjalani LDM serta implikasinya terhadap kualitas hubungan di era digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data digali melalui wawancara mendalam terhadap empat pasangan LDM untuk memahami dinamika interaksi mereka. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa setiap pasangan mengadopsi strategi komunikasi yang adaptif sesuai kebutuhan emosional, di mana dimensi assurance (pemberian jaminan), keterbukaan, dan manajemen konflik menjadi pilar dominan. Media digital terbukti berperan signifikan sebagai jembatan emosional, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kemampuan pasangan meminimalisir kesalahpahaman akibat absennya isyarat non-verbal. Disimpulkan bahwa keberhasilan LDM tidak semata-mata ditentukan oleh kecanggihan teknologi, melainkan oleh kematangan pasangan dalam membangun kepercayaan, komitmen, serta sistem dukungan yang solid. Integrasi antara pemanfaatan teknologi yang bijak dan kualitas interaksi interpersonal menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan rumah tangga jarak jauh.
References
Aisyah, S., Purwoko, B., & Habsy, B. A. (2025). Efektivitas pendekatan konseling naratif dalam mengatasi permasalahan identitas diri pada remaja. CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 747. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.5097
Anisah, L., Safitri, C. M. T., & Kusuma, H. S. (2023). Kepuasan pernikahan dan conflict resolution pada pasangan long distance marriage. Journal on Education, 5(3), 6837. https://doi.org/10.31004/joe.v5i3.1468
Aryaningsih, P. I. A., & Susilawati, L. K. P. A. (2020). Peran intensitas komunikasi dan regulasi emosi terhadap konflik interpersonal pada dewasa awal yang menjalani hubungan berpacaran jarak jauh. Jurnal Psikologi Udayana, 7(1), 20. https://doi.org/10.24843/jpu.2020.v07.i01.p03
Christin, M., Hidayat, D., & Rachmiatie, A. (2021). Construction of social reality for physical distancing during the COVID-19 pandemic. Jurnal Komunikasi, 13(1), 1. https://doi.org/10.24912/jk.v13i1.9612
Copeland, K. (2021). Relational dialectics in college LDRs: Managing the tensions of long-distance dating in college [Honors thesis, University of Nebraska-Lincoln]. https://digitalcommons.unl.edu/honorstheses/346
Hinta, M. P., Parman, R., & Ntobuo, F. (2025). Hubungan pola kelekatan aman orang tua dengan kompetensi sosial remaja di SMP Negeri 5 Kota Gorontalo. PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(4), 1523. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i4.8106
Mujahidin, M. D., Sarmini, S., & Yani, M. T. (2025). Strategi komunikasi orang tua dalam mengajarkan nilai-nilai peduli lingkungan hidup kepada anak. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 574. https://doi.org/10.51878/social.v4i4.4092
Nababan, W. R., Rahmadani, N., Tamba, W. O. V., & Nst, T. K. H. (2024). Tantangan bahasa di era digital terhadap kesalahan berbahasa dalam komunikasi media sosial. Jurnal Bahasa Daerah Indonesia, 1(3). https://doi.org/10.47134/jbdi.v1i3.2602
Naibaho, S. L., & Virlia, S. (2020). Rasa percaya pada pasutri perkawinan jarak jauh. Jurnal Psikologi Ulayat, 3(1), 34. https://doi.org/10.24854/jpu44
Nisa, A. R., Patonah, P., Prihatiningrum, Y., & Rohita, R. (2021). Perkembangan sosial emosional anak usia 4-5 tahun: Tinjauan pada aspek kesadaran diri anak. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI), 4(1), 1. https://doi.org/10.36722/jaudhi.v4i1.696
Nurhasanah, N., Sari, S. L., & Kurniawan, N. A. (2021). Perkembangan sosial dan emosional anak usia dini. MITRA ASH-SHIBYAN Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(2), 91. https://doi.org/10.46963/mash.v4i02.346
Prihantoro, E., & Anisah, N. (2022). Komunikasi interpersonal penyelesaian konflik dan mempertahankan komitmen pada pasangan kekasih yang sedang long distance relationship (LDR). Jurnal Broadcasting Communication, 4(2), 63. https://doi.org/10.53856/bcomm.v4i2.243
Salazar, T. R., & Morales, Z. R. (2020). Intimidad y relaciones de pareja durante la pandemia de la COVID-19 en Guadalajara. Espiral: Estudios Sobre Estado y Sociedad, 27(78-79), 215. https://doi.org/10.32870/eees.v28i78-79.7206
Shanputra, G. A. A., Ladapase, E. M., & Gaharpung, M. M. H. (2025). Pemberian konseling dengan pendekatan client centered therapy pada kasus pernikahan usia dini di Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sikka. COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 149. https://doi.org/10.51878/community.v5i1.6206
Sidi, Y., Glikson, E., & Cheshin, A. (2021). Do you get what I mean?!? The undesirable outcomes of (ab)using paralinguistic cues in computer-mediated communication. Frontiers in Psychology, 12. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.658844
Sugitanata, A. (2020). Manajemen membangun keluarga sakinah yang hidup berbeda kota tempat tinggal. Maddika: Journal of Islamic Family Law, 1(2), 1. https://doi.org/10.24256/maddika.v1i2.1745
Suprihatin, S., Istiqomah, L., Meilani, R. I., & Khoiriyah, K. (2020). Exploring the emotions of single international students in Hong Kong facing the COVID-19 pandemic. Journal of International Students, 10(S3), 91. https://doi.org/10.32674/jis.v10is3.3201
Tania, A. S. R., & Nurudin, N. (2021). Self disclosure komunikasi antar pribadi pasangan jarak jauh dalam mempertahankan hubungan saat physical distancing era pandemic COVID-19. Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi, 13(1), 1. https://doi.org/10.23917/komuniti.v13i1.12935
Walther, J. B., & Whitty, M. T. (2020). Language, psychology, and new new media: The hyperpersonal model of mediated communication at twenty-five years. Journal of Language and Social Psychology, 40(1), 120. https://doi.org/10.1177/0261927x20967703
Wijayanti, Y. T. (2021). Long distance marriage couple communication pattern during the Covid-19 pandemic. Jurnal ASPIKOM, 6(1), 208. https://doi.org/10.24329/aspikom.v6i1.718
Zakiah, R. U. (2020). Pola pemenuhan hak dan kewajiban suami istri long distance relationship (LDR). Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam, 1(1), 71. https://doi.org/10.15575/as.v1i1.7804
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anjelly Catrina Setiawan, Meiske Yunithree Suparman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













