PERAYAAN HARI BESAR NASIONAL SEBAGAI SARANA MEMPERKUAT TOLERANSI DAN SOLIDARITAS: PERSPEKTIF LITERATUR
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i1.8075Keywords:
Toleransi, Solidaritas, Hari Besar Nasional, Keberagaman, MasyarakatAbstract
Indonesia is a country rich in cultural, linguistic, and religious diversity. This diversity can be both a strength and a source of conflict if not managed properly. National holiday celebrations go beyond mere ceremonial functions; they serve as collective spaces that facilitate social interactions across different identities. This study aims to explore how national holiday celebrations contribute to strengthening tolerance and solidarity among citizens in a multicultural society. A systematic literature review was conducted on scholarly articles published between 2020 and 2025 that met the inclusion criteria. The findings indicate that participation in national holiday celebrations fosters shared spaces that enhance the values of mutual cooperation, appreciation of differences, and social cohesion. Based on the distress intolerance theory, the study shows that active involvement in social activities helps reduce emotional tension arising from differences and strengthens individuals' capacity to tolerate diversity. This theory is relevant to the Indonesian context, as the social interactions created in national celebrations can reduce tensions between groups and strengthen tolerance towards differences, which is essential for maintaining social cohesion in a pluralistic society. This study makes a significant contribution to the existing literature by filling a gap in research on national holiday celebrations as a means of strengthening social solidarity, using a systematic literature review approach to examine its social contributions in Indonesia.
ABSTRAK
Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman budaya, bahasa, dan agama. Keberagaman ini dapat menjadi kekuatan maupun sumber konflik jika tidak dikelola dengan tepat. Perayaan hari besar nasional lebih dari sekadar seremonial; ia berfungsi sebagai ruang kolektif yang memfasilitasi interaksi sosial antaridentitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana perayaan hari besar nasional dapat berkontribusi dalam memperkuat toleransi dan solidaritas antarwarga di masyarakat multikultural. Sistematic literature review dilakukan terhadap artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 yang memenuhi kriteria inklusi. Hasilnya menunjukkan bahwa partisipasi dalam perayaan hari besar nasional memperkuat ruang bersama yang meningkatkan nilai gotong royong, penghargaan terhadap perbedaan, dan kohesi sosial. Berdasarkan teori distress intolerance, penelitian ini menunjukkan bahwa keterlibatan aktif dalam aktivitas sosial membantu mengurangi ketegangan emosional yang timbul akibat perbedaan, serta meningkatkan kapasitas individu untuk mentoleransi keberagaman. Teori ini relevan dengan konteks Indonesia, karena interaksi sosial yang tercipta dalam perayaan nasional dapat mengurangi ketegangan antar kelompok dan memperkuat toleransi terhadap perbedaan, yang esensial dalam menjaga kohesi sosial di masyarakat yang majemuk. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap literatur yang ada, dengan mengisi celah penelitian mengenai perayaan hari besar nasional sebagai sarana penguatan solidaritas sosial, menggunakan pendekatan systematic literature review untuk mengkaji kontribusi sosialnya di Indonesia.
Downloads
References
Abdulatif, S., & Dewi, D. A. (2021). Peranan pendidikan kewarganegaraan dalam membina sikap toleransi antar siswa. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda), 4(2), 103-109. https://doi.org/10.55215/jppguseda.v4i2.3610
Abror, M. (2020). Moderasi beragama dalam bingkai toleransi. RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam, 1(2), 137-148. https://doi.org/10.35961/rsd.v1i2.174
Almuarif, A., Hanani, S., Devi, I., & Syafitri, A. (2023). Solidaritas dan integrasi sosial dalam konteks manajemen pendidikan: Analisis berdasarkan teori Émile Durkheim. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 2(4), 295-306. https://jurnal.uns.ac.id/habitus/article/view/80139/45763
Brignardello-Petersen, R., Santesso, N., & Guyatt, G. H. (2025). Systematic reviews of the literature: An introduction to current methods. American Journal of Epidemiology, 194(2), 536-542. https://academic.oup.com/aje/article-abstract/194/2/536/7717511
Faidi, A. (2020). Pendidikan toleransi terhadap remaja Muslim dan Kristen di Salatiga: Studi terhadap perayaan halal bihalal dan natal bersama di Desa Pengilon Mangunsari Sidomukti Kota Salatiga. Intiqad Jurnal Agama dan Pendidikan Islam, 12(2), 134-150. https://doi.org/10.30596/intiqad.v12i2.5089
Fatia, D. (2021). Tradisi Maulid: Perkuat solidaritas masyarakat Aceh. Sosioglobal: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 5(1), 61-72. https://doi.org/10.24198/jsg.v5i1.27096
Keron, H., & Derung, T. N. (2024). Peran agama membentuk sikap solidaritas sosial di masyarakat. Intheos: Jurnal Teologi dan Pendidikan, 4(12). https://doi.org/10.56393/intheos.v4i12.2553
Mariyono, A. (2020). Nilai nasionalisme dalam peringatan perayaan hari besar keagamaan secara bersama pada warga Desa Sampetan Boyolali untuk menumbuhkan SADDHA. Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, Dan Agama, 6(2), 78-89. https://doi.org/10.53565/pssa.v6i2.231
Muda, K., & Mohd Tohar, S. N. A. (2020). Definisi, konsep dan teori toleransi beragama: Definition, concept and theory of religious tolerance. Sains Insani, 5(1), 194–199. https://doi.org/10.33102/sainsinsani.vol5no1.179
Saudale, J., Lattu, I. Y., & Ludji, I. (2025). Toleransi antaragama dalam perspektif civil sphere: Membangun keberagaman harmonis di Kota Kupang. Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi, 7(1), 81-92. https://doi.org/10.33503/maharsi.v7i1.1587
Shabrina, L., & Al Atok, R. (2024). Toleransi beragama antara umat Islam, Kristen, dan Hindu di Desa Pancasila Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. OASE: Multidisciplinary and Interdisciplinary Journal, 1(1), 32-43. https://www.journal.oaseinstitute.org/index.php/OASE/article/view/10
Shaheen, N., Shaheen, A., Ramadan, A., Hefnawy, M. T., Ramadan, A., Ibrahim, I. A., ... & Flouty, O. (2023). Appraising systematic reviews: A comprehensive guide to ensuring validity and reliability. Frontiers in research metrics and analytics, 8, 1268045. https://www.frontiersin.org/journals/research-metrics-and-analytics/articles/10.3389/frma.2023.1268045/full
Siregar, A. A., Salsabila, A., Roaina, L., Lubis, R. N., & Yasmin, N. (2024). Toleransi umat beragama di Desa Simpang Dolok Kecamatan Datuk Lima Puluh Kabupaten Batu Bara. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(4), 6024-6032. https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/download/4282/3023/34727
Sulistyowati, D., & Amin, F. (2025). Integration Of multicultural values through religious holidays and cultural activities in Ngabang elementry schools. IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education), 6(2), 438-452. https://doi.org/10.37567/ijgie.v6i2.4020
Supriatna, H., Kuswana, D., & Saprudin, A. (2025). Promoting inclusive Islam: The role of social media in fostering religious tolerance in the digital era. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 6(1), 1-15. https://doi.org/10.22373/jsai.v6i1.5754
Sohilait, T. D., Matital, N., Rumahuru, Y. Z., & Sopakua, S. (2025). Strategi membangun moderasi beragama, salam-sarane di Desa Nania melalui hari besar keagamaan (Kecamatan Baguala–Kota Ambon). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(5), 306-314. http://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/12394
Veilleux, J. C., & Skinner, K. D. (2019). Differences in distress intolerance among daily and intermittent smokers. Nicotine and Tobacco Research, 22(10), 1867-1874. https://doi.org/10.1093/ntr/ntz237
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Karissa Veren, Madeline Gaby Sie, Aginta Aprillia, Maryam Zahra, Belva Afsyari, Sri Tiatri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













