PENGARUH FREKUENSI PENGGUNAAN FILTER WAJAH TIKTOK TERHADAP TINGKAT SELF CONFIDENCE MURID PEREMPUAN SMPN 9 TEGAL
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i4.16232Keywords:
Filter Wajah TikTok, Self-Confidence, Murid PerempuanAbstract
ABSTRACT
The use of social media, particularly facial filter features on TikTok, has increasingly become common among adolescents and may be associated with self-perception and self-confidence. This study aimed to examine the effect of the frequency of facial filter use on TikTok on the level of self-confidence among female eighth-grade students at SMP Negeri 9 Tegal. This study employed a quantitative approach with an ex post facto design. The population consisted of 108 eighth-grade female students, while the sample comprised 73 students selected using purposive sampling based on the criteria of being active TikTok users and using facial filter features. Data were collected using psychological scales that met validity and reliability requirements, with Cronbach’s Alpha values of 0.935 for the facial filter use variable and 0.927 for the self-confidence variable. Data were analyzed using SPSS version 27 through descriptive analysis, classical assumption tests, simple linear regression, a partial t-test, and the coefficient of determination. The results showed that both the frequency of facial filter use and the students’ self-confidence were categorized as high. The partial t-test yielded a t-value of 8.210, which was greater than the t-table value of 1.994, with a significance value of 0.000 < 0.05, indicating that the alternative hypothesis was accepted. The coefficient of determination (R²) of 0.487 indicated that facial filter use contributed 48.7% to self-confidence, while the remaining 51.3% was influenced by other factors outside the study. Thus, the frequency of facial filter use on TikTok had a positive and significant effect on the self-confidence of female students
ABSTRAK
Penggunaan media sosial, khususnya fitur filter wajah pada aplikasi TikTok, semakin berkembang di kalangan remaja dan dapat berkaitan dengan pembentukan persepsi diri serta kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi penggunaan filter wajah di aplikasi TikTok terhadap tingkat kepercayaan diri (self-confidence) murid perempuan kelas VIII di SMP Negeri 9 Tegal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 108 siswi kelas VIII, sedangkan sampel sebanyak 73 siswi dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria aktif menggunakan TikTok dan fitur filter wajah. Data dikumpulkan menggunakan skala psikologi yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,935 untuk variabel penggunaan filter wajah dan 0,927 untuk variabel self-confidence. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 27 melalui analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, uji-t parsial, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi penggunaan filter wajah dan tingkat self-confidence siswi berada pada kategori tinggi. Uji-t menunjukkan nilai thitung sebesar 8,210 lebih besar daripada ttabel sebesar 1,994 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima. Koefisien determinasi sebesar 0,487 menunjukkan bahwa penggunaan filter wajah memberikan kontribusi sebesar 48,7% terhadap self-confidence, sedangkan 51,3% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, frekuensi penggunaan filter wajah di TikTok berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat self-confidence murid perempuan.
Downloads
References
Agma, A. R. (2025). Peran media sosial dalam membangun identitas digital remaja di era postmodern. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media, 1(1), 24–31.
http://jurnal.pustakabangsaindonesia.com/index.php/jikom/article/view/49
Az-zahra, H., Mustofa, H. N., Mardiana, D., & Safitri, S. A. (2026). Hubungan antara frekuensi update status di Instagram dengan kebutuhan validasi diri pada remaja usia 10–24 tahun yang belum menikah. Komunikultur: Jurnal Komunikasi, Media dan Budaya, 2(2), 105–118. https://doi.org/10.65340/hsma1x94
Cantika, S. M., Kurniati, T., Nurhaliza, S., Babo, V. L. S., & Rosmiati, Y. (2026). Literasi digital, intensitas media sosial, dan sikap kritis siswa SMP dalam menyaring informasi. PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 4(3), 1093–1107.
https://doi.org/10.58540/pijar.v4i3.1928
Chairanni, A. Z., Indriani, A. F., Silalahi, E. Y., Azzura, L., & Azzalfa, R. W. (2026). The impact of social media use and digital literacy on adolescents’ self-disclosure. Herodotus: Jurnal Pendidikan IPS, 9(2), 239–245.
https://doi.org/10.30998/herodotus.v9i2.4491
Daud, R. F., Rohmah, S., & Nur, M. (2026). The impact of face filter use on self-image and narcissistic communication on TikTok. Communications, 8(1), 88–108.
https://doi.org/10.21009/communications.8.1.5
Doh, M., Canali, C., & Oliver, N. (2025). What TikTok claims, what Bold Glamour does: A filter’s paradox. In Proceedings of the 2025 ACM Conference on Fairness, Accountability, and Transparency (pp. 1902–1915).
https://doi.org/10.1145/3715275.3732126
Dw, B. H., & Subriadi, A. P. (2024). The impact of social media filters on body perception and psychological well-being in adolescent girls: Systematic literature review. In 2024 International Conference on Informatics, Multimedia, Cyber and Information System (ICIMCIS) (pp. 423–428). IEEE.
https://ieeexplore.ieee.org/abstract/document/10956368
Jannah, M., Minarni, M., & Saudi, A. N. A. (2023). Hubungan self-esteem dengan body image pada remaja wanita yang menggunakan filter Instagram. Jurnal Psikologi Karakter, 3(2), 340–346. https://doi.org/10.56326/jpk.v3i2.2332
Khairunnisa, N. Z., Salsabila, N. N., & Salsabilah, N. (2026). Persepsi mahasiswa perempuan terhadap keberadaan akun Instagram @umcantik_id. Jurnal Wanita dan Keluarga, 7(1), 103–125. https://doi.org/10.22146/jwk.27277
Khasanah, S. U., & Budirahayu, T. (2025). Representation of womens bodies on TikTok social media. Journal of Urban Sociology, 13–24. https://doi.org/10.30742/jus.v1i1.4045
Nasution, E. S., & Halim, A. (2026). Toward a Qur'anic ethics of digital self-presentation: M. Quraish Shihab's interpretation of Q. 31:18 and Generation Z's flexing culture: Etika Qur'ani tentang presentasi diri di ruang digital: Penafsiran M. Quraish Shihab terhadap QS Luqman (31):18 dan budaya flexing Generasi Z. Takwil: Journal of Quran and Hadith Studies, 5(1), 36–59. https://doi.org/10.32939/twl.v5i1.7115
Prawira, M. A., & Kesumaningsari, N. P. A. (2025). The role of parental acceptance-rejection on online self-presentation among late adolescences Instagram user. Jurnal Psikologi Ulayat, 12(2), 182–205. https://doi.org/10.24854/jpu1136
Putri, N. A., Ramadhani, N. F., Juliati, R. A., & Nuzulia, N. (2026). Pengaruh paparan digital beauty filters terhadap self confidence pada mahasiswi. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 6(3), 1184–1194. https://doi.org/10.37481/jmh.v6i3.2146
Sahputra, D., Al Hafidz, H., Wardani, Y. R., & YuliantiYulianti, D. (2023). The role of Instagram filters in building adolescent confidence at UIN North Sumatra. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 9(1), 98–103.
https://doi.org/10.31602/jmbkan.v9i1.9125
Safitri, A. A., & Mardhiah, D. (2026). Interaksi virtual mahasiswa pengguna TikTok pada mahasiswa Universitas Negeri Padang. Jurnal Perspektif, 9(2), 240–254.
https://doi.org/10.24036/perspektif.v9i2.1182
Santoso, A. S. A., Yassa, I. W. R. W., Putri, D. A., & Ningsih, N. A. A. (2025). The impact of fear of missing out on self-confidence among Generation Z in the social media era. Jurnal Biologi Tropis, 25(4), 5659–5767. https://doi.org/10.29303/jbt.v25i4.10134
Sapitri, A., Aulia, M. D., Amalia, Z., Alpariji, M., & Maharani, D. S. (2026). Pengaruh intensitas penggunaan Instagram, perbandingan sosial, dan body image terhadap tingkat kepercayaan diri mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang. El-Mubarak: Islamic Studies Journal, 3(1), 71–81. https://doi.org/10.70656/emisja.v3i1.728
Schroeder, M., & Behm-Morawitz, E. (2025). Digitally curated beauty: The impact of slimming beauty filters on body image, weight loss desire, self-objectification, and anti-fat attitudes. Computers in Human Behavior, 165, 108519.
https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S074756322400387X
Wang, D., Song, S., Chan, F. F. Y., & Feng, L. (2023). The impact of impression construction consumption on social identity: A study on Chinese female professionals. Journal of Social Marketing, 13(2), 194–217. https://doi.org/10.1108/JSOCM-03-2022-0066
Wiana, A. R., Puspita, S. D., & Syahril, A. (2025). TikTok dan konstruksi sosial standar kecantikan perspektif Gen Z di era digital. Al-Qolamuna: Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 2(1), 76–87. https://doi.org/10.71242/vwjgjn31
Wulandari, T. A., Mubina, N., & Leometa, C. H. (2024). Apakah pengguna filter Instagram tidak percaya diri?: Ditinjau dari citra diri. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 14(4), 940–949.
https://doi.org/10.24127/gdn.v14i4.10861
Yanti, A., Fitriani, A., & Izzati, I. D. C. (2026). Hubungan antara penerimaan sosial dan ketidakpuasan penampilan ideal pada mahasiswa: Dampak standar kecantikan media sosial TikTok. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah, 5(2), 1882–1894.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Chika Nadiyah, Suriswo Suriswo, Sri Adi Nurhayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.















