PENGEMBANGAN WORK-RELATED POSITIVE AND NEGATIVE AFFECT SCHEDULE PADA PEKERJA GENERASI Z
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.11816Keywords:
Work-Related Positive Affect, Work-Related Negative Affect, Generasi Z, Pengembangan Instrumen, Afek Positif, Afek Negatif, Working Generation Z, Intrument DevelopmentAbstract
ABSTRACT
This study aims to develop a contextual Work-Related Positive and Negative Affect Schedule (W-PANAS) instrument for Generation Z employees to measure emotional experiences in the workplace. The background of this research is based on the distinctive emotional dynamics and work-related stress patterns of Generation Z, which require a more contextually relevant affect measurement tool aligned with modern work environments. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The participants consisted of 302 Generation Z workers aged 18–29 years with a minimum of six months of work experience. The developed instrument included 20 items, consisting of 10 positive affect items and 10 negative affect items, measured using a 5-point Likert scale. Data analysis was conducted through item validity testing, reliability testing, and Confirmatory Factor Analysis (CFA) to examine the construct structure of the instrument. The results indicate that the W-PANAS demonstrates good validity and reliability and successfully represents two main affect dimensions, namely positive affect and negative affect in the work context. Therefore, the W-PANAS is considered an appropriate and contextually relevant instrument for assessing the emotional experiences of Generation Z employees in the workplace.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen Work-Related Positive and Negative Affect Schedule (W-PANAS) yang kontekstual bagi pekerja Generasi Z dalam mengukur pengalaman emosional di lingkungan kerja. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada karakteristik Generasi Z yang memiliki dinamika emosional dan tingkat stres kerja yang khas, sehingga memerlukan instrumen pengukuran afek yang lebih relevan dengan konteks pekerjaan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Partisipan terdiri dari 302 pekerja Generasi Z berusia 18–29 tahun dengan masa kerja minimal enam bulan. Instrumen yang dikembangkan berjumlah 20 butir pernyataan yang terdiri atas 10 item afek positif dan 10 item afek negatif dengan skala Likert 1–5. Proses analisis data dilakukan melalui uji validitas butir, uji reliabilitas, serta analisis faktor konfirmatori (Confirmatory Factor Analysis/CFA) untuk menguji struktur konstruk instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa W-PANAS memiliki tingkat validitas dan reliabilitas yang baik serta mampu merepresentasikan dua dimensi utama afek, yaitu afek positif dan afek negatif dalam konteks kerja. Dengan demikian, W-PANAS dinyatakan layak digunakan sebagai instrumen pengukuran pengalaman emosional pekerja Generasi Z di lingkungan kerja secara lebih kontekstual dan relevan.
Downloads
References
Ardi, M., & Widyarini, N. (2025). Konstruksi dan evaluasi psikometrik skala counterproductive work behavior. Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi: JPPP, 14(2), 159–168. https://doi.org/10.21009/JPPP.142.07
Awalia, F., & Zulkarnaini, Z. (2025). Memahami pola perilaku Generasi Z di era digital. Jurnal Teknologi dan Sains Modern, 2(1), 15–25. https://doi.org/10.69930/jtsmv2i1.251
Budiman, D. (2025). Experiencing burnout in the digital workplace: Insights into meaning, identity, and connection among hybrid employees. Proceedings of the Multidisciplinary Research Community, 2(1), 923–932.
https://proceeding.ai-mrc.com/pmrc/article/view/164
Chandra, K. E., & Rakhman, S. (2025). Workplace bullying, job performance, affect-based trust, dan job stress: Sebuah studi literatur pada industri perbankan. Jurnal Deliberatif, 3(2), 132–144. https://doi.org/10.60036/jbm.v5i1.500
Harmen, H., Syahreza, D., Manik, A. M. C. B., Lubis, A. S., Agustin, A., Hutagalung, A. T., & Prayoga, W. (2024). Peranan efektif komunikasi kerja, konflik kerja, stres kerja dan lingkungan kerja dalam menguatkan produktivitas karyawan perusahaan Perak Tom’s Silver Yogyakarta. Economic Reviews Journal, 3(3), 1140–1156.
https://doi.org/10.56709/mrj.v3i3.272
Hizbullah, M. H., Afifah, J. N., Mutamimah, U. S., Ibrahim, A. Y., Imanda, A. A. H., Saefudin, M. A., & Ihsan, H. (2025). Analisis psikometri Burnout Assessment Tool (BAT) for student versi Bahasa Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi: JPPP, 14(1), 30–38. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jppp/article/view/52755
Hung, N., & Kembaren, E. M. (2024). Kontribusi job demands dan job resources terhadap psychological well-being pekerja creative agency di Jakarta. MANASA, 13(1), 143–159. https://ejournal.atmajaya.ac.id/index.php/Manasa/article/view/5469
Irvan, M., & Idulfilastri, R. M. (2023). JD-R model: Pengaruh sumber daya, keterikatan kerja, dan tuntutan terhadap kinerja karyawan. Psyche 165 Journal, 137–142.
https://doi.org/10.35134/jpsy165.v16i3.249
Kamila, A., & Widodo, P. B. (2025). Validitas konstruk dalam psikometri: Peran analisis faktor eksploratori dan konfirmatori. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan SDM, 13(1), 1–7. https://ejournal.borobudur.ac.id/index.php/psikologi/article/view/1592
Nugraha, Y., Sofyan, F. S., & Repelita, T. (2024). Pembentukan karakter generasi Z melalui lembaga pusat karakter sebagai implementasi profil pelajar Pancasila. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 9(1), 73–81.
https://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JMK/article/view/10231
Nursifa, P., Sa’diah, H. H., & Emilisa, N. (2023). Pengaruh emotional exhaustion dan job-related affective ill-being terhadap job satisfaction yang dimediasi oleh performance pada karyawan developer perumahan Provinsi Banten. Journal of Social and Economics Research, 5(2), 561–578. https://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/165
Prabowo, V. D., & Wahyuni, S. (2024). Model konseptual tuntutan pekerjaan dan sumber daya pekerjaan (JD-R), keterikatan kerja, dan kesejahteraan guru honorer. In Prosiding Seminar Nasional ADPI Mengabdi Untuk Negeri (Vol. 5, No. 1, pp. 42–55).
https://doi.org/10.47841/semnasadpi.v5i1.139
Putri, P. K. (2024). Gen Z di dunia kerja: Kepribadian dan motivasi jadi penentu produktivitas kerja. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis, 4(1), 30–38.
https://doi.org/10.37481/jmeb.v4i1.650
Romadhon, I. Z., Puspitasari, R. H. U., & Akbar, S. S. (2025). Pengaruh pengalaman kerja, person job-fit, dan achievement terhadap kinerja pegawai dengan komitmen afektif sebagai variabel intervening. JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 8(1), 403–416. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JIMB/article/view/32024
Rupcic, N. (2024). Working and learning in a hybrid workplace: Challenges and opportunities. The Learning Organization, 31(2), 276–283.
https://www.emerald.com/tlo/article/31/2/276/1228721
Setyaningsih, Y., Wahyuni, I., Ekawati, E., Setyowati, D. L., & Astutik, R. S. (2025). Job stress and organizational resources as predictors of teachers psychological well-being: A JD–R-based study in Semarang. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(4), 393–404. https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/48399
Sukma, Y. H., Rahmahtrisilvia, R., Iswari, M., Mahdi, A., Setiawan, R., & Amani, R. (2025). Analisis indeks Aiken pada uji validitas isi instrumen validasi emotion detection tool bagi anak gangguan spektrum autisme. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 9(2), 93–103. https://doi.org/10.24036/jpkk.v9i2.1154
Sunaryanto, K., & Idrus, O. (2025). Karakteristik generasi Z dan dampak produktivitas kerja pada dunia kerja di Indonesia. Jurnal Sains dan Teknologi, 7(3), 37–43.
https://doi.org/10.55338/saintek.v7i3.3892
Suranata, K., Darmawan, N. A. S., Paramartha, W. E., & Rismawan, K. S. G. (2023). EFA dan CFA untuk pengembangan skala karakter mahasiswa bidang pariwisata. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 9(3), 1836–1845.
https://pdfs.semanticscholar.org/6dfb/8ff55476a20a4f94aaa9d1382829ac15792a.pdf
Suwin, S. (2024). Membangun strategi misi kontekstual bagi Generasi Z: Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. In Proceeding National Conference of Christian Education and Theology (Vol. 2, No. 2, pp. 45–57).
https://doi.org/10.46445/nccet.v2i2.969
Tridayanti, N., Pahlevi, R. R., & Susanti, R. N. (2025). Dampak paparan sinar matahari terhadap mood dan kesehatan mental mahasiswa. Nathiqiyyah, 8(2), 184–190.
https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v8i2.1743
Widodo, W., & Chotimah, C. (2023). Adaptasi dan analisis psikometri skala kompetensi multikultural calon guru menggunakan pemodelan Rasch. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(2), 153–172.
https://jurnaldikbud.kemendikdasmen.go.id/index.php/jpnk/article/view/4228
Wildan, M. A., Rayhana, A. A., Nabila, N. H., & Irwanto, B. S. P. (2025). Uji kelayakan teknis dan performa AUVEST: Rompi pendingin otomatis berbasis wearable thermoelectric cooler untuk mitigasi risiko heat stress. National Journal of Occupational Health and Safety, 6(2), 5. https://scholarhub.ui.ac.id/njohs/vol6/iss2/5/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Widya Sasi Maheswari, Heryanna Wijaya, Celine Yovita, Kadek Erinna Chandra Wijaya, Servia, Rita Markus Idulfilastri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














