HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA YANG MENGALAMI KEHILANGAN IBU KARENA MENINGGAL DUNIA
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.10892Keywords:
Self-Compassion, Psychological Well-Being, Remaja Akhir; Kehilangan IbuAbstract
The loss of a mother due to death is a life event that can cause significant emotional distress and affect adolescents’ psychological well-being. Therefore, adolescents require internal protective factors to support their adaptation process, one of which is self-compassion. This study aimed to examine the relationship between self-compassion and psychological well-being among late adolescents who have experienced the loss of their mother due to death. This research employed a quantitative approach with a sample of 102 late adolescents aged 18–22 years, selected using a snowball sampling technique. Data were collected using the Self-Compassion Scale for Youth, which has been adapted into Indonesian, and the Indonesian-adapted short version of Ryff ’s Psychological Well-Being Scale. The results of the Spearman’s Rank correlation analysis showed a correlation coefficient of 0,516 with a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant and positive relationship between self-compassion and psychological well-being among adolescents who have lost their mother. This finding suggests that higher levels of self-compassion are associated with higher levels of psychological well-being, although most respondents were categorized at a moderate level.
ABSTRAK
Kehilangan ibu karena meninggal dunia merupakan suatu peristiwa yang dapat menimbulkan tekanan emosional dan akan memengaruhi kesejahteraan psikologis remaja, sehingga remaja membutuhkan faktor internal yang dapat membantu proses adaptasi, salah satunya adalah self-compassion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dan psychological well-being pada remaja akhir yang mengalami kehilangan ibu karena meninggal dunia. Pada penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan sampel yang didapatkan sebanyak 102 remaja akhir yang berusia 18-22 tahun yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Self-Compassion Scale for Youth yang telah diadaptasi ke Bahasa Indonesia dan skala Ryff Psychological Well-Being versi short scale dan telah diadaptasi ke Bahasa Indonesia. Hasil uji koefisien korelasi menggunakan Spearman’s Rank sebesar 0,0516 dan signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan dan positif antara self-compassion dan psychological well-being pada remaja yang mengalami kehilangan ibu karena meninggal dunia. Hal ini berarti semakin tinggi self-compassion maka semakin baik pula psychological well-being yang dimiliki oleh remaja, meskipun sebagian besar responden berada dalam kategori sedang.
Downloads
References
Azzakiyah, F., Luqyana, R. G., Anggraeni, D. P., & Putri, F. B. (2026). Resiliensi single mother yang memiliki anak disabilitas intelektual. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 6(2), 852–865. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.10102
Bengu, R., Oka, G. P. A., Fono, Y. M., & Laksana, D. N. L. (2026). Parenting berbasis kecerdasan emosional untuk membangun hubungan positif dengan anak di TKK Negeri di Bogenga. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(3), 2200–2211. https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.10604
Fazary, M. F. A., & Muwafiqi, E. F. N. (2025). Pengaruh self-compassion terhadap psychological well-being remaja panti di Panti Asuhan Roisussobur Sidoarjo. Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Diri, 1(1), 26–33.
Handayani, O. D., & Robbi, A. K. (2023). Pengaruh secure attachment ibu-anak terhadap kemandirian anak usia 5-6 tahun di RA Kelurahan Lagoa Jakarta Utara. PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 12(2), 218–226. https://doi.org/10.26877/paudia.v12i2.15897
Hasmarlin, H., & Hirmaningsih. (2019). Self-compassion dan regulasi emosi pada remaja self-compassion and emotion regulation in adolescence. Jurnal Psikologi, 15(2), 114–125. http://dx.doi.org/10.24014/jp.v14i2.7740
Khaeruddin, K. N., & Ridfah, A. (2020). Kelekatan remaja dengan ibu yang bekerja. Jurnal Psikologi TALENTA, 3(1), 9–16. https://doi.org/10.26858/talenta.v3i1.13065
Latifah, O., Rahmadani, R., & Yarni, L. (2024). Perkembangan masa remaja. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(3), 187–194. https://doi.org/10.30604/dewantara.v3i3.2876
León-Moreno, C., Suárez-Relinque, C., Callejas-Jerónimo, J. E., & García-Vázquez, F. I. (2023). Is it my fault? The role of the feeling of guilt in adolescent peer victimization. Frontiers in Psychology, 13, 1–8. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.1089689
Neff, K. (2003). Self-compassion: An alternative conceptualization of a healthy attitude toward oneself. Self and Identity, 2(2), 85–101. https://doi.org/10.1080/15298860309032
Neff, K. (2020). The development and validation of the State Self-Compassion Scale (long- and short form). Mindfulness, 11(11), 2421–2432. https://doi.org/10.1007/s12671-020-01505-4
Neff, K. D., Kirkpatrick, K. L., & Rude, S. S. (2007). Self-compassion and adaptive psychological functioning. Journal of Research in Personality, 41(1), 139–154. https://doi.org/10.1016/j.jrp.2006.03.004
Neuenschwander, R., & Gunten, F. O. von. (2024). Self-compassion in children and adolescents: A systematic review of empirical studies through a developmental lens. Current Psychology, 44(2), 755–783. https://doi.org/10.1007/s12144-024-07053-7
Pietrabissa, G., & Simpson, S. (2020). Psychological consequences of social isolation during COVID-19 outbreak. Frontiers in Psychology, 11, Artikel 2201. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.02201
Ramadhani, N., & Chusairi, A. (2022). Hubungan self-compassion dengan psychological well-being pada wanita korban kekerasan dalam rumah tangga. Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Diri, 2(3), 491–502. https://doi.org/10.47353/bj.v2i3.125
Renggani, A. F., & Widiasavitri, P. N. (2018). Peran self-compassion terhadap psychological well-being pengajar muda di Indonesia Mengajar. Jurnal Psikologi Udayana, 5(2), 418–439.
Rindiyani, R., Dharma, S., & Supendi, D. (2022). Pemberdayaan remaja masjid dalam meningkatkan minat mengaji siswa sekolah dasar Desa Cipeundeuy. Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial Humaniora Kesehatan Ekonomi dan Umum), 3(1), 25–32. https://doi.org/10.37638/indonesiaraya.3.1.25-32
Ryff, C. D. (1989). In the eye of the beholder: Views of psychological well-being among middle-aged and older adults. Psychology and Aging, 4(2), 195–201. https://doi.org/10.1037/0882-7974.4.2.195
Ryff, C. D., & Keyes, C. L. M. (1995). The structure of psychological well-being revisited. Journal of Personality and Social Psychology, 69(4), 719–727. https://doi.org/10.1037/0022-3514.69.4.719
Setyaningsih, W. R., & Iswinarti. (2025). The role of parenting on children’s self compassion: A systematic review. International Journal of Educational and Life Sciences, 3(6), 2101–2108. https://doi.org/10.59890/ijels.v3i6.49
Simarmata, N. I. P., Situmorang, Y. N., Sitorus, S., & Gulo, M. G. (2025). Self-compassion: Kekuatan welas asih sebagai jalan menuju psychological well-being mahasiswa. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 14(4), 531–539. http://dx.doi.org/10.30872/psikostudia.v14i3
Syafitri, N., Lubis, R., Indrawan, Y. F., & Choong, T. C. (2024). Self-compassion: Unveiling mental health through emotion regulation in high-school students. Tazkiya: Journal of Psychology, 12(1), 1–16. https://doi.org/10.15408/tazkiya.v12i1.37794
Wahyuni, E., Cahyawulan, W., Karsih, K., & Prabowo, A. S. (2022). Self-compassion as protective factor against emotion regulation difficulties, self-criticism and daily hassle among female college students. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 10(2), 333–342. https://doi.org/10.29210/177500
Wang, T., & Wu, X. (2024). Self-compassion moderates the relationship between neuroticism and depression in junior high school students. Frontiers in Psychology, 15Trace, Artikel 1327789. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1327789
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ani Oktafiana, Margaretta Erna Setianingrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














