EKSISTENSI DIALEK LOGAT BULELENG PADA AKUN INSTAGRAM @jemtattoo.id

Authors

  • Kadek Adi Budhayasa Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan
  • I Putu Mardika Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan
  • I Gede Titah Pratyaksa Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

DOI:

https://doi.org/10.51878/network.v2i2.15622

Keywords:

Dialek Buleleng, Instagram, Komunikasi Digital, Identitas Budaya, Pemertahanan Bahasa

Abstract

ABSTRACT

The rapid growth of social media presents both challenges and strategic opportunities for preserving regional languages in the era of globalization. Using a qualitative approach with a narrative descriptive method, this study aims to analyze the existence of the Buleleng dialect on the Instagram account @jemtattoo.id, focusing on the motives behind its usage, the stages of the communication process in content production, and its implications for the survival of the Buleleng dialect in digital spaces. Data were collected through content observation, documentation, and in-depth interviews with the account owner, production team, and followers, and subsequently analyzed using the Miles and Huberman model (data reduction, data display, and conclusion drawing). The theoretical framework incorporates Symbolic Interactionism, Sociolinguistics, and the Stimulus-Organism-Response (S-O-R) Theory. The findings indicate that the motives for using the Buleleng dialect stem from personal/cultural branding needs, social identity affirmation, authentic message delivery, and emotional closeness with the audience. The communication process encompasses three integrated stages: pre-production (concept planning), production (use of distinct dialogue, intonation, and spontaneous expressions), and post-production (audience interaction via comment sections). The implications of this practice include reinforcing local identity, preserving regional languages, boosting audience engagement, and encouraging the audience's reproduction of the local language in social media interactions. This study concludes that social media serves as a strategic platform to represent, reproduce, and preserve regional languages and culture within digital communication spaces.

ABSTRAK

Perkembangan media sosial menghadirkan tantangan sekaligus peluang baru bagi pemertahanan bahasa daerah di tengah arus globalisasi. Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif naratif ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi dialek Buleleng pada akun Instagram @jemtattoo.id, yang berfokus pada motif penggunaan dialek, tahapan proses komunikasi dalam produksi konten, serta implikasinya terhadap eksistensi dialek Buleleng di ruang digital. Data dikumpulkan melalui observasi konten, studi dokumentasi, serta wawancara mendalam dengan pemilik akun, tim produksi, dan pengikut akun, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Kerangka teoretis yang digunakan mencakup Teori Interaksi Simbolik, Sosiolinguistik, dan Teori Stimulus-Organism-Response (S-O-R). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif penggunaan dialek Buleleng didasari oleh kebutuhan branding personal/budaya, penegasan identitas sosial, penyampaian pesan yang autentik, dan pembentukan kedekatan emosional dengan audiens. Proses komunikasi terbagi menjadi tiga tahapan: pra-produksi (perencanaan konsep), produksi (penggunaan dialog, intonasi khas, dan ekspresi spontan), serta pasca-produksi (interaksi melalui kolom komentar). Implikasi dari praktik ini meliputi penguatan identitas lokal, pelestarian bahasa daerah, peningkatan engagement audiens, serta terjadinya reproduksi bahasa lokal oleh audiens dalam interaksi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial berfungsi sebagai media strategis untuk merepresentasikan, mereproduksi, dan melestarikan bahasa serta budaya daerah pada era digital.

References

Arsanti, M., & Setiana, L. N. (2020). Pudarnya Pesona Bahasa Indonesia di Media Sosial (Sebuah Kajian Sosiolinguistik Penggunaan Bahasa Indonesia). Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 4(1), 1-12. https://journal.um-surabaya.ac.id/lingua/article/view/4314

Arsita, R., Gunarmi, G., & Mahanani, S. W. (2026). Enhancing Social Media Literacy as an Educational Strategy for Sexual Orientation and Reproductive Health among Adolescent Girls at SMA Negeri 1 Merapi Barat, Lahat Regency, South Sumatra. Shihatuna: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 6(2), 221-231. https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/shihatuna/article/view/31190

Asriani, W., Putra, G. K., & Pamungkas, A. (2025). Strategi komunikasi kreatif produser pada program Mix & Match di Channel Lifestyle. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(5), 879-894. https://doi.org/10.59395/altifani.v5i5.867

Azura, A., & Lubis, E. E. (2022). Pengaruh media sosial instagram@ racunshopeecheck terhadap minat beli followers. Telangke: Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi, 4(2), 32-37. https://doi.org/10.55542/jiksohum.v4i2.385

Azzara, A. S., & Saefullah, A. (2026). Persepsi Konsumen Generasi Z terhadap Autentisitas Brand di Era Komunikasi Digital. Cakrawala: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 1(01), 01-08. https://jurnal.stieganesha.ac.id/index.php/cjpm/article/view/296

Diari, K. P. Y., & Antara, I. K. S. (2023). Bahasa Bali dialek Buleleng dan mentalitas orang Buleleng; tinjauan dari perspektif filsafat bahasa. Kalangwan Jurnal Pendidikan Agama, Bahasa dan Sastra, 13(1), 50–58. https://doi.org/10.25078/kalangwan.v13i1.2427

Furqan, A., & Taib, R. (2026). Peran Media Sosial Dalam Revitalisasi Bahasa Daerah: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis. Riksa Kriya: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajaran, 2(1), 41-50. https://jurnal.hastakriya.org/index.php/riksakriya/article/view/147

Karamoy, R. V., Masnita, Y., & Kurniawati, K. (2024). Pengaruh Celebrity characteristic terhadap impulse buying melalui Celebrity endorsement dan Hedonic attitude serta Utilitarian attitude: Pendekatan Teori SOR. J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains), 9(2), 1452-1461. http://dx.doi.org/10.33087/jmas.v9i2.2007

Lestari, R. R. W., Nurhayati, K., & Murti, N. K. (2026). Peran media sosial dalam membentuk preferensi estetika dan representasi budaya lokal pada arsitektur modern. Jurnal Desain, 13(3), 693-710. https://newjournal.lppmunindra.ac.id/index.php/jurnal_desain/article/view/2158

Mantri, Y. M. (2021). Digitalisasi bahasa daerah sebagai upaya meningkatkan ketahanan budaya daerah. TEXTURA, 2(2), 67-83. https://journal.piksi.ac.id/index.php/TEXTURA/article/view/540

Miseri, G., Maelan, A. M., & Mubarak, F. A. D. (2026). Eksistensi Bahasa kokoda dan dialek bahasa indonesia masyarakat kokoda dalam pelestarian identitas. El-Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam dan Humaniora, 1(01), 52-62. http://e-jurnal.iainsorong.ac.id/index.php/El-Tarbawi/article/view/3136

Muthmainnah, H. A., Musthafa, I., & Nandang, A. N. (2025). Variasi Bahasa dalam Chanel Youtube Hawariyyun: Kajian Sosiolinguistik. Pena Literasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(2), 210-219.

https://jurnal.umj.ac.id/index.php/penaliterasi/article/view/27714

Nugraha, A. Z. (2026). Strategi Personal Branding Konten Kreator di Instagram: Studi Akun@ victoriawong68 dalam Membangun Kepercayaan Audiens. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(3), 348-360. http://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/17067

Nursabrina, N., Susanti, E., Bik, M. T. N., & Anugrah, M. R. (2024). Penurunan Minat Generasi Z Menggunakan Bahasa Daerah Sebagai Dampak Penggunaan Media Sosial TikTok. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 3(5), 2309-2315. https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/1402

Patintingan, M. (2024). Penggunaan bahasa daerah dalam proses belajar-mengajar dan dampaknya terhadap identitas budaya siswa sekolah dasar. Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(2), 180-186. https://journals.ukitoraja.ac.id/index.php/ej/article/view/2846

Rokhiima, R. R. D. M. Y., & Sulanjari, B. (2025). Fungsi Pemertahanan Bahasa Jawa dalam Majalah Berbahasa Jawa: Kajian terhadap Media Cetak dan Digital sebagai Wahana Revitalisasi Identitas Lokal. Kaloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah, 4(1), 48-59. https://journal.upgris.ac.id/index.php/JURNALPBSJ/article/view/19490

Sabarudin, D. (2026). Trumpologi “Maga” Dalam Tinjauan Teori Komunikasi Identitas Dan Komunikasi Populis. Komunika Bangsa, 3(2), 33-46. https://e-journal.ukri.ac.id/kb/id/article/view/4523

Sagita, E. M., Penangsang, P. A. A., Hayati, R. A., & Saputro, P. W. (2026). Peran bahasa daerah dalam pembentukan identitas budaya Indonesia: Perspektif sosiolinguistik. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 11(3), 1094-1102. https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/2524

Suadnyana, I. B. E. (2024). Wisata budaya Desa Sembiran: Menyelami warisan tradisi Bali Aga di Bali Utara. Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu, 5(2), 184-196. https://journal.mpukuturan.ac.id/index.php/cultoure/article/view/570

Suhassatya, G. K. (2025). Kepunahan Bahasa Daerah Di Indonesia Dalam Perspektif Bahasa Sebagai Identitas Budaya. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(2), 3280-3290. http://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/2062

Talango, S. R., Djafri, N., Ardini, P. P., & Zubaidi, M. (2025). Inovasi pendidikan Islam anak usia dini melalui integrasi literasi multibahasa dan kearifan lokal. Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 13(3), 808-824. https://doi.org/10.30603/tjmpi.v13i3.7066

Usman, Y., Marianta, Y. I. W., Reke, B. G., & Guko, K. (2024). Menyibak kekhasan masakan bakso di Kalisongo Jawa Timur dan relevansinya dengan teori interaksi simbolik George Herbert Mead. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 26(1), 105-120. https://doi.org/10.26623/jdsb.v26i1.8408

Utami, D. N. (2026). Peran media sosial dalam pembentukan identitas diri remaja: A systematic literature review. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 7106-7121. https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZayn/article/view/5439

Wijaya, B. J., Ningrum, D. P., Alfiani, S. N., & Imelsha, I. (2026). Dampak bahasa daerah terhadap eksistensi bahasa indonesia di desa f trikoyo. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing, 9(1), 10-18. https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4104

Wiliawan, G. A. B. (2021). Language variation in Bali: The dialect differences between Buleleng’s dialect and Karangasem’s dialect. JETA (Journal of English Teaching and Applied Linguistic), 2(2). https://jurnal2.stkippgribl.ac.id/index.php/jeta/article/view/622

Downloads

Published

2026-09-18

How to Cite

Budhayasa, K. A., Mardika, I. P., & Pratyaksa, I. G. T. (2026). EKSISTENSI DIALEK LOGAT BULELENG PADA AKUN INSTAGRAM @jemtattoo.id. NETWORK : Jurnal Teknologi Informasi, Komunikasi Dan Komputer Sains, 2(2), 144–157. https://doi.org/10.51878/network.v2i2.15622

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.