ANALISIS SOSIOLINGUISTIK VARIASI BAHASA DAN SISTEM SAPAAN DALAM INTERAKSI SOSIAL SANTRI
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9354Keywords:
sosiolinguistik, variasi bahasa, pesantrenAbstract
This study examines language variation and the use of forms of address in social interactions among students at Ibnu Utsman Boarding School, focusing on the ideologies embedded in and reproduced through everyday communicative practices within the pesantren environment. The study explores how linguistic practices reflect social values, politeness, and hierarchical relationships among students, male and female teachers (ustadz and ustadzah), and caregivers. A qualitative descriptive approach was employed using sociolinguistic discourse analysis, with data collected through participant observation of language use in various daily pesantren activities. The findings reveal the presence of socially and religiously loaded language variations and address systems, such as the use of ustadz and ustadzah for female teachers and ustad or buya for senior male teachers. In addition, pesantren-specific terms such as ngaos, storan hafalan, and ngaji binadhor were found to represent direct Qur’anic learning practices conducted face-to-face with teachers, indicating close pedagogical relationships between teachers and students. These language variations function not only as tools of communication but also as markers of politeness norms, group identity, and hierarchical structures within the pesantren community, contributing to the formation of harmonious and ethical social relations in Islamic Boarding School education.
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji variasi bahasa dan penggunaan sapaan dalam interaksi sosial santri di Ibnu Utsman Boarding School dengan fokus pada ideologi yang terkandung dan direproduksi melalui praktik komunikasi sehari-hari di lingkungan pesantren. Kajian ini menelaah cara berbahasa santri yang merefleksikan nilai-nilai sosial, kesantunan, serta hubungan hierarkis antara santri, ustadz, ustadzah, dan pengasuh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana sosiolinguistik, sedangkan data dikumpulkan melalui observasi partisipatif terhadap interaksi kebahasaan dalam berbagai aktivitas rutin pesantren. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi bahasa dan sistem sapaan yang sarat muatan sosial dan religius, seperti penggunaan sapaan ustadz dan ustadzah untuk guru perempuan serta ustad atau buya untuk guru laki-laki senior. Selain itu, ditemukan istilah khas pesantren seperti ngaos, storan hafalan, dan ngaji binadhor yang merepresentasikan pembelajaran Al-Qur’an secara langsung di hadapan guru dan menunjukkan kedekatan relasi antara pengajar dan santri. Variasi bahasa tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga menegaskan norma kesantunan, identitas kelompok, dan struktur hierarki dalam komunitas pesantren, sehingga penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami peran bahasa dalam membentuk relasi sosial yang harmonis dan beradab di lingkungan pendidikan pesantren.
Downloads
References
Abbas, M. F. K. A., & Ibrahim, R. (2025). Manajemen pondok pesantren dalam meningkatkan kedisiplinan santri studi pada Pondok Pesantren Albaaba Dawar, Manggis, Mojosongo, Boyolali. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(4), 1077–1089. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i4.8052
Aziza, L. F., & Muliansyah, A. (2020). Keterampilan berbahasa Arab dengan pendekatan komprehensif. El-Tsaqafah: Jurnal Jurusan PBA, 19(1), 56–70. https://doi.org/10.20414/tsaqafah.v19i1.2344
Budiyanti, N., Aziz, A. A., Suhartini, A., & Ahmad, N. (2021). Implementasi program pembinaan karakter santri melalui workshop dan field trip di pesantren modern. Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(1), 53–68. https://doi.org/10.52431/murobbi.v5i1.353
Fadhiilah, M. N., Tanjung, H. B., & Irfani, F. (2024). Strategi komunikasi pondok pesantren dalam pembinaan karakter santri: Studi kasus Pondok Pesantren Miftahul-Huda Bogor. Da Watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 4(3). https://doi.org/10.47467/dawatuna.v4i3.741
Fadlilah, A., Utari, R., & Iskandar, D. (2023). Bahasa dan identitas kelompok dalam pernyataan tokoh politik: Sebuah studi sosiolinguistik. SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities, 7(2), 172–185. https://doi.org/10.22146/sasdaya.10200
Feriyadi, F., Asriati, N., Purnama, S., Sulistyarini, S., & Utami, T. (2026). Implementasi nilai-nilai religius dalam menguatkan civic responsibility siswa SMP Muhammadiyah 2 Pontianak. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 64–75. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.7977
Hidayanti, T. S., Munawaroh, M., & Suhatma, S. (2023). Pengaruh manajemen pendidikan karakter guru pendidikan agama Islam terhadap kecerdasan spiritual siswa. Jurnal Isema: Islamic Educational Management, 8(1), 111–124. https://doi.org/10.15575/isema.v8i1.25156
Ismayani, I., Warisno, A., Anshori, A., & Andari, A. (2023). Pesantren dan pembaruan: Arah dan implikasi. Research and Development Journal of Education, 9(1), 161–172. https://doi.org/10.30998/rdje.v9i1.14887
Jailani, J., Adiah, M., & Mirza, T. (2026). Peran komunikasi interpersonal dalam meningkatkan kinerja pegawai di Kantor Lurah 26 Ilir Palembang. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1), 225–235. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8874
Junita, J., Zainuddin, Z., Hajar, I., Mutiah, R., & Siregar, M. (2021). Efektivitas prinsip komunikasi Islam guru dalam pembinaan karakter komunikasi siswa kelas X MAN Rantauprapat. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 13(1), 78–89. https://doi.org/10.24114/jupiis.v13i1.19560
Kabalamay, T., Azzahro, V. S., Habib, I., & Rahmanudin, I. (2025). Analisa kurikulum bahasa Arab kelas VIII di Pondok Pesantren Darul Quran Al-Anwariah Tulehu. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 913–925. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.5828
Khoiriyah, N. A., & Jinan, M. (2026). Peran lingkungan dalam pembentukan pendidikan anak: Perspektif pemikiran Ibnu Khaldun. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 45–56. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i1.8934
Laila, A., Rahmawati, D. D., Pratama, M. A. C., Haya, S., & Anas, S. H. (2026). Identitas sosial anggota komunitas mahasiswa Muslim Patani Thailand. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1). https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8873
Mahmud, M. (2024). Literasi Pancasila kaum sarungan dalam mewujudkan civil society. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 3(4), 263–274. https://doi.org/10.51878/learning.v3i4.2660
Melviyana, E., Mardiyah, A., Luthfinda, M., Famularsih, S., Hanik, U., & Prihananto, A. (2026). Pembinaan ekstrakurikuler MAPSI dan OSN sebagai wadah pengembangan potensi, prestasi, dan karakter religius siswa. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 205–216. https://doi.org/10.51878/community.v6i1.8946
Muhammad, L., Sukarman, Wafiroh, S. L., Rohmah, K., & Daulah, S. N. (2025). Model kewirausahaan dan pola pembiayaan untuk kemandirian manajemen ekonomi pesantren. Zenodo. https://doi.org/10.5281/zenodo.18013048
Purwanigara, S. (2026). Institutional branding strategies through internal English camp at Islamic boarding school. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 289–300. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.7861
Puspitaningsih, L., & Monalisa, M. (2024). Variasi sebutan untuk kucing dan pemaknaannya dalam akun Mention Confess (Menfess) @Kochengfs. Mimesis, 5(1), 60–72. https://doi.org/10.12928/mms.v5i1.9989
Rumalean, O. I. (2025). Linguistic adaptation and socio-religious identity: The expansion of religious vocabulary in the Ambonese Malay language. Journal of Ecohumanism, 4(1). https://doi.org/10.62754/joe.v4i1.6220
Sanah, S., Odang, O., & Lutfiyani, Y. (2022). Model pengembangan keterampilan berbahasa Arab di pesantren. Ta Lim Al-Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab & Kebahasaaraban, 6(2), 271–284. https://doi.org/10.15575/jpba.v6i2.20164
Sapura, N. L., Amalia, L., Shofah, A., & Nugraha, R. M. (2025). Evaluasi implementasi kurikulum bahasa Arab di pondok pesantren salafiyah dan modern. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(3), 718–730. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i3.6944
Sofi, M. J., Manaf, S., & Ali, J. F. (2025). Pesantren in dynamic transformation: Harmonizing classical roots and modern practices. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 49(2), 333–345. https://doi.org/10.30821/miqot.v49i2.1459
Yatimah, L. Y. D., Mahsun, M., & Burhanuddin, B. (2023). Kesantunan berbahasa santriwati dalam berkomunikasi di lingkungan Pondok Pesantren Tajul Karomah Rakam, Lombok Timur. Kode: Jurnal Bahasa, 12(3). https://doi.org/10.24114/kjb.v12i3.47454
Yulianti, Y., Triwardhani, I. J., & Listiani, E. (2023). Good communication for entrepreneurial literacy at pesantren. MediaTor: Jurnal Komunikasi, 16(2), 365–375. https://doi.org/10.29133/mediator.v16i2.2772
Zahraa, F. E. (2025). Pergeseran bentuk dan makna kosakata Arab Jama’ah di Indonesia: Kajian sosiolinguistik. Prosiding Konferensi Linguistik Tahunan Atma Jaya (KOLITA), 23(23). https://doi.org/10.25170/kolita.v23i23.7148
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













