INTERNALISASI NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ILMU NEGARA BERBASIS OUTCOME-BASED EDUCATION
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.14692Keywords:
Outcome Based Education, Moderasi Beragama, Model ADDIE, Ilmu Negara, Bahan AjarAbstract
The urgent need for Outcome-Based Education (OBE)-based Theory of State teaching materials and the strengthening of religious moderation in Islamic higher education institutions constituted the primary rationale for conducting this study. This study aims to identify the challenges in teaching Theory of State, internalize the values of religious moderation into Theory of State teaching materials, and develop Outcome-Based Education (OBE)-based teaching materials. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, which was limited to the Analyze, Design, and Development phases. Data were collected through observations, interviews, questionnaires, tests, documentation, and literature review, and were analyzed using descriptive qualitative and descriptive statistical techniques. The findings reveal three major challenges in the learning process: the lack of standardized instructional content, the limited integration of contextual materials, and the absence of OBE-based textbooks. The values of religious moderation were internalized through dedicated moderation sections, contextual discussions, and assessment exercises integrated across ten instructional chapters. Expert validation of the developed syllabus, Semester Learning Plan (RPS), and textbook yielded an average validity score of 83.2% (highly valid). Furthermore, the student readability assessment achieved an average score of 83.4% (excellent category). This study contributes a replicable model for integrating the values of religious moderation into general university courses through an OBE-based ADDIE framework. It also recommends further empirical investigation during the implementation phase.
ABSTRAK
Urgensi kebutuhan bahan ajar Ilmu Negara berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan penguatan moderasi beragama di perguruan tinggi keagamaan menjadi pemantik dilaksanakannya penelitian ini. Riset ini bertujuan mengetahui problem pembelajaran Ilmu Negara, menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama ke dalam bahan ajar Ilmu Negara, dan mengembangkan bahan ajar berbasis Outcome-Based Education. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analyze, Design, dan Development.. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, tes, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif statistik. Hasil penelitian menunjukkan tiga persoalan utama pembelajaran, yaitu ketiadaan keseragaman materi, minimnya muatan kontekstual, dan belum tersedianya bahan ajar berbasis OBE. Nilai moderasi beragama diinternalisasikan melalui kolom moderasi, kajian kontekstual, dan latihan soal yang dipetakan pada sepuluh bab materi.. Validasi ahli terhadap Silabus, RPS, dan Buku Ajar yang dihasilkan memperoleh rata-rata 83,2% (sangat valid), sedangkan uji keterbacaan mahasiswa memperoleh 83,4% (sangat baik). Penelitian ini menyumbangkan model internalisasi nilai moderasi beragama pada mata kuliah umum melalui kerangka ADDIE berbasis OBE yang dapat direplikasi, dan merekomendasikan pengujian empiris lanjutan pada tahap implementasi.
Downloads
References
Ardilla, M., Simanjuntak, R., & Hutagalung, S. (2023). Penanaman nilai-nilai moderasi beragama dalam bingkai pendidikan agama Kristen. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(4), 629–643. https://jutepe-joln.net/index.php/JURPERU/article/view/515
Berlian, M., Vebrianto, R., Thahir, M., & Audhiha, M. (2022). Practicality of comic learning media as a supplement to the webtoon-based religious moderation. In Proceeding International Seminar of Science and Technology (Vol. 2, pp. 53-69). https://conference.ut.ac.id/index.php/isst/article/view/646
Cahyadi, R. A. H. (2019). Pengembangan bahan ajar berbasis ADDIE model. Halaqa: Islamic Education Journal, 3(1), 35–43. https://doi.org/10.21070/halaqa.v3i1.2124
Ditjen Belmawa. (2023). Petunjuk teknis bantuan fasilitasi program studi untuk mendapatkan akreditasi internasional. Kemendikbudristek. https://lptnu.or.id/wp-content/uploads/2023/07/Petunjuk-Teknis-Bantuan-Akreditasi-Internasional-tahun-2023.pdf
Hafizd, J. Z., Rana, M., Setyawan, E., Shodikin, A., Khoirudin, A., Muntajah, T. A., & Ilaina, N. (2025). Peran perguruan tinggi dalam membentuk generasi moderat: pentingnya moderasi beragama bagi mahasiswa. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 5(1), 103-115. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v5i1.1811
Saifuddin, L. H. (2019). Moderasi beragama. Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. https://adminku.kemenag.go.id/public/data/files/users/5/MODERASI_BERAGAMA.pdf
Kementerian Agama RI. (2021). Moderasi beragama berlandaskan nilai-nilai Islam. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI. https://mtsmu2bakid.sch.id/wp-content/uploads/2023/07/BUKU-1_MODERASIBERAGAMA-BERDASARKAN-NILAI-ISLAM.pdf
Nadlir, N., & Mualifah, I. (2023). Fostering moderate islamic values: implementing a design model for counter-radicalization in higher education. Journal of Islamic Education Studies, 11(1), 27–44. https://doi.org/10.15642/jpai.2023.11.1.27-44
Nanggala, A., & Sundawa, D. (2023). Implementasi kebijakan pendidikan umum dan pendidikan karakter di perguruan tinggi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 8(3), 283-293. https://journal-fis.um.ac.id/index.php/jippk/article/view/954
Nuryasana, E., & Desiningrum, N. (2020). Pengembangan bahan ajar strategi belajar mengajar untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(5), 967–974. https://doi.org/10.47492/jip.v1i5.177
Pamessangi, A. A. (2022). Developing arabic language textbooks based on religious moderation in madrasah. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 14(1), 147–156. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i1.1407
Sholeh, M. B., Ahsin, N., Alany, Z., & Fatimah. (2022). The integration of religious moderation values in english language teaching in madrasah. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 633, 178–185. https://doi.org/10.2991/assehr.k.220104.027
Sholikhah, A. (2016). Statistik deskriptif dalam penelitian kualitatif. Komunika, 10(2), 342–362. https://doi.org/10.24090/komunika.v10i2.953
Spady, W. G. (1994). Outcome-based education: critical issues and answers. The American Association of School Administrators. https://files.eric.ed.gov/fulltext/ED380910.pdf
Suprapto. (2020). Integrasi moderasi beragama dalam pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 18(3), 355–368. https://doi.org/10.32729/edukasi.v18i3.750
Syamsuriah, A. (2022). Urgensi Pemahaman Moderasi Beragama di Indonesia. JIIR: Jurnal Ilmiah Islamic Resources, 19(2), 192-199. http://dx.doi.org/10.33096/jiir.v19i2.1966
Uyun, A. S. (2024). Pelatihan pengembangan bahan ajar bahasa inggris kepada calon pengajar di Universitas Persatuan Islam Bandung. Jurnal Abdimu: Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 30–35. https://doi.org/10.32627/abdimu.v4i1.8966
Wibowo, M. U., & Suryo, D. (2017). Internalisasi nilai-nilai kejuangan Jenderal Soedirman dalam pendidikan karakter di SMA Taruna Nusantara. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 5(2), 132–139. https://doi.org/10.21831/jppfa.v5i2.156300
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










