KEBUTUHAN GURU PAUD TERHADAP PANDUAN KEGIATAN BELAJAR MENJAGA LINGKUNGAN BERBASIS LINGKUNGAN SEKITAR: STUDI PENDAHULUAN PADA LEMBAGA MITRA FTIK UIN KHAS JEMBER
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.14100Keywords:
Anak usia dini, konservasi, panduan pembelajaranAbstract
Environmental care habits need to be introduced in early childhood through concrete, simple, and locally relevant activities. However, early childhood teachers do not always possess practical guidance that helps them transform daily habituation into structured and observable learning activities. This preliminary study aims to analyze early childhood teachers' needs for a local-environment-based guide to environmental care learning activities in partner institutions of FTIK UIN KHAS Jember. The study employed a descriptive quantitative approach supported by simple qualitative data. Data were gathered through questionnaires administered to 12 teachers from seven PAUD/TK/RA partner institutions associated with the school field introduction (PLP) program. Data were analyzed using percentages, mean scores, and simple thematic analysis of open-ended responses. The results indicated that environmental care practices were very high (96.2%), teachers' understanding was very high (95.0%), the need for a guide/module was very high (84.8%), and the expected guide format was very high (90.3%). Teachers' perceived constraints were moderate (55.9%), with 50.0% of respondents reporting no significant barriers. These findings demonstrate that the demand for a manual stems not from teacher inactivity, but from the necessity for operational tools featuring tangible steps, local resources, and observational rubrics.
ABSTRAK
Kebiasaan menjaga lingkungan perlu dikenalkan sejak usia dini melalui kegiatan yang konkret, sederhana, dan dekat dengan kehidupan keseharian anak. Namun, guru PAUD/TK tidak selalu memiliki panduan praktis yang membantu mereka mengubah pembiasaan harian menjadi kegiatan pembelajaran yang terarah dan teramati. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan guru PAUD terhadap panduan kegiatan belajar menjaga lingkungan berbasis lingkungan sekitar pada lembaga mitra FTIK UIN KHAS Jember. Penelitian ini merupakan studi pendahuluan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif yang didukung data kualitatif sederhana. Data dikumpulkan melalui angket terhadap 12 guru dari tujuh lembaga PAUD/TK/RA mitra FTIK UIN KHAS Jember yang berkaitan dengan pelaksanaan program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Data dianalisis menggunakan persentase, rerata, dan analisis tematik sederhana terhadap jawaban terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kegiatan menjaga lingkungan berada pada kategori sangat tinggi (96,2%), pemahaman guru sangat tinggi (95,0%), kebutuhan terhadap panduan/modul sangat dibutuhkan (84,8%), dan bentuk panduan yang diharapkan sangat dibutuhkan (90,3%). Kendala guru berada pada kategori sedang (55,9%), dengan 50,0% responden menyatakan tidak ada kendala berarti. Temuan ini menunjukkan bahwa kebutuhan panduan bukan karena guru pasif, melainkan karena guru memerlukan instrumen operasional berupa langkah kegiatan konkret, media sekitar, dan lembar pengamatan anak.
Downloads
References
Abanoz, T., & Yaba?, D. (2025). Seeding sustainable futures: Enhancing children’s knowledge of content and skills through early STEM education. Environmental Education Research, 31(5), 981–1000. https://doi.org/10.1080/13504622.2025.2465722
Anggraeni, I., Ramdani, A., & Hidayah, C. (2025). Eco-literacy in ECE: A case study of climate change awareness in Indonesia. EduBase: Journal of Basic Education, 6(1), 126–135. https://doi.org/10.47453/edubase.v6i1.3182
Biber, K., Cankorur, H., Güler, R. S., & Demir, E. (2023). Investigation of environmental awareness and attitudes of children attending nature centred private kindergartens and public kindergartens. Australian Journal of Environmental Education, 39(1), 4–16. https://doi.org/10.1017/aee.2022.1
Convention on Biological Diversity. (2026). Transformative education for biodiversity. Secretariat of the Convention on Biological Diversity. https://www.cbd.int/education
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (edisi ke-5). SAGE Publications.
Ernst, J., McAllister, K., Siklander, P., & Storli, R. (2021). Contributions to sustainability through young children’s nature play: A systematic review. Sustainability, 13(13), Article 7443. https://doi.org/10.3390/su13137443
Fasting, M. L., Høyem, J., & Ergler, C. (2025). Sustainability as a relational value in early childhood—The power of nature play, joy and local place identity. Journal of Outdoor and Environmental Education, 28(1), 1–20. https://doi.org/10.1007/s42322-025-00219-2
Fauziah, F. F., & Purwanto. (2026). Manajemen pendidikan karakter berbasis nilai Islam: Integrasi fungsi manajerial dalam penguatan budaya sekolah. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam, 9(1), 138–150. https://doi.org/10.58401/dirasah.v9i1.2711
Güvenir, Z., & Türkmen, L. (2024). The examination of preschool children’s environmental attitudes and awareness. Journal of Turkish Science Education, 21(3), 430–447. https://doi.org/10.36681/tused.2024.023
Harningsih, D., & Fitri, A. W. (2026). Inovasi aktivitas ekoliterasi dalam pengenalan lingkungan anak usia 5-6 tahun. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 1445–1456. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.10584
Ima, N. A., & Sitorus, A. S. (2024). Peningkatan karakter disiplin anak usia 5-6 tahun melalui media audio visual. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(1), 168–179. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i1.627
International Union for Conservation of Nature. (2024). Information note: Building momentum for a global plan of action on education for biodiversity. International Union for Conservation of Nature. https://iucn.org/resources/information-note-education-biodiversity
Irayanti, I., & Sundawa, D. (2023). Children see, children do: Pendidikan karakter berbasis nilai moral Pancasila. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3057–3066. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4362
Kismiati, D. A., Yani, A., Masbukhin, F. A. A., & Rahayu, U. (2026). Ecopedagogy picturebook for young learners: Enhancing environmental literacy through contextual sustainability narratives. Humanities and Social Sciences Communications, 13, Article 785. https://doi.org/10.1057/s41599-026-07850-4
Marisana, D., Iskandar, S., & Kurniawan, D. T. (2023). Penggunaan Platform Merdeka Mengajar untuk meningkatkan kompetensi guru di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(1), 139–150. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4363
Mukhlis, A., Elvira, M., & Santoso, S. T. P. (2024). An environmental education learning model for early childhood: Achieving sustainable development. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 19–35. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2024.101-03
Prehatiningsih, A., Pratiwi, W. A., Edmawati, M. D., Utama, A. C. P., & Wijayanti, S. E. (2026). Peningkatan kemampuan guru PAUD dalam mengimplementasikan activity pembelajaran ekoliterasi berbasis budaya lokal Sukoharjo. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 1121–1130. https://doi.org/10.51878/community.v6i2.10643
Prins, J., van der Wilt, F., van der Veen, C., & Hovinga, D. (2022). Nature play in early childhood education: A systematic review and meta-ethnography of qualitative research. Frontiers in Psychology, 13, Article 995164. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.995164
Pusat Kurikulum dan Pembelajaran. (2025). Panduan capaian pembelajaran fase fondasi PAUD: Edisi revisi. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Ramdan, A. Y., & Suryono, Y. (2020). Implementasi delapan metode kepramukaan sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 4(2), 341–356. https://doi.org/10.21831/jk.v4i2.29723
Retnaningtyas, W., & Zulkarnaen, Z. (2023). Strategi guru dalam pembentukan karakter sosial anak usia dini di lingkungan sekolah. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 374–383. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3826
Rozana, S., Purba, F., Yessa, S. M., Astuti, R. F., & Maulidina, A. (2025). Children as agents of sustainability: A pathway to teaching environmental literacy based on preschool teachers’ perspectives at Sumatra. Jurnal Iqra’: Kajian Ilmu Pendidikan, 10(1), 270–289. https://doi.org/10.25217/ji.v10i1.5748
Smedsrud, T. M., Kleppe, R., Lenes, R., & Moser, T. (2023). Early childhood teachers’ support of children’s play in nature-based outdoor spaces—A systematic review. Education Sciences, 14(1), Article 13. https://doi.org/10.3390/educsci14010013
UNESCO. (2023). Biodiversity education and awareness among the youth: A UNESCO MasterClass for teachers and educators. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. https://www.unesco.org/en/articles/biodiversity-education-and-awareness-among-youth-unesco-masterclass-teachers-and-educators
UNESCO. (2024a). Education for sustainable development. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. https://www.unesco.org/en/sustainable-development/education
UNESCO. (2024b). Greening curriculum guidance: Teaching and learning for climate action. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.
UNICEF. (2024). Ecological well-being and early childhood development. United Nations Children's Fund. https://www.unicef.org/lac/media/49576/file/EN-Ecological-Wellbeing-Early-Childhood.pdf
Wahfiyah, I. A., & Pamungkas, J. (2023). Membentuk karakter anak usia dini: Integrasi segitiga cinta Maiyah dalam inovasi kurikulum. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7214–7230. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5685
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










