ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS MATERI KIMIA HIJAU MELALUI PROYEK BRIKET DAUN KARET

Authors

  • Eka Puspitasari SMA Negeri 3 Dusun Utara

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.13221

Keywords:

Keterampilan Proses Sains, Kimia Hijau, Project Based Learning, Deep Learning, Briket Daun Karet

Abstract

Chemistry learning at the high school level is frequently dominated by the memorization of concepts and formulas, preventing students' Science Process Skills (SPS) from developing optimally. This study aims to analyze the SPS profile of 10th-grade students at SMA Negeri 3 Dusun Utara in Green Chemistry materials through a Deep Learning framework with a Project-Based Learning (PjBL) model involving a dry rubber leaf waste briquette project. The research method used is a qualitative descriptive method. The research subjects involved 12 tenth-grade students. Project activities were integrated through six PjBL syntaxes, aligned with five target SPS indicators from the national curriculum, and facilitated through structured worksheets on the Huma Betang Digital Class. Data were collected via SPS observation sheets, waste utilization questionnaires, interview guidelines for local planters, student response questionnaires, and documentation. The results revealed that the students' overall average SPS score reached 58.00% (Moderate category). In detail, the indicators for observing (score 3.50) and questioning/predicting (70.00%) achieved the High category. Conversely, competency declined in processing/analyzing data (50.00%; Moderate category) and reached its lowest point in evaluating/reflecting (40.00%; Low category) because formula memorization habits left students untrained in metacognitive thinking when encountering cracked or fragile briquette products. Meanwhile, the student response questionnaire demonstrated highly positive acceptance, yielding an overall average of 78.11% (Good criterion), with digital worksheet utilization achieving the highest score of 80.21%. This study concludes that the integration of PjBL and Deep Learning successfully transforms chemistry learning from mere theoretical transfer into a platform for contextual and meaningful science exploration. Future recommendations are directed toward enhancing problema solving based scaffolding interventions and downstreaming briquette technology with local planter communities to realize Green Chemistry principles sustainably.

ABSTRAK

Pembelajaran kimia di tingkat SMA sering kali didominasi oleh hafalan konsep dan rumus, sehingga mengakibatkan Keterampilan Proses Sains (KPS) siswa kurang berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil KPS siswa kelas X SMA Negeri 3 Dusun Utara pada materi Kimia Hijau melalui kerangka Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) berupa pembuatan briket dari limbah daun karet kering. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian melibatkan 12 siswa kelas X. Aktivitas proyek diintegrasikan melalui enam sintaks PjBL, diselaraskan dengan lima indikator KPS target kurikulum nasional, dan difasilitasi melalui LKPD terstruktur pada Kelas Digital Huma Betang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi KPS, angket pemanfaatan limbah, pedoman wawancara pekebun lokal, angket respons siswa, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai KPS keseluruhan siswa sebesar 58,00% (kategori Sedang). Secara rinci, indikator mengamati (skor 3,50) serta mempertanyakan dan memprediksi (70,00%) berada pada kategori Tinggi. Namun, penurunan kompetensi terjadi pada indikator memproses/menganalisis data (50,00%; kategori Sedang) dan mengevaluasi/refleksi (40,00%; kategori Rendah) karena kebiasaan menghafal membuat siswa belum terbiasa berpikir metakognitif saat menghadapi kegagalan produk briket yang retak atau rapuh. Sementara itu, angket respons siswa menghasilkan rata-rata keseluruhan 78,11% (kriteria Baik), dengan pemanfaatan LKPD Digital menempati capaian tertinggi sebesar 80,21%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi PjBL dan Deep Learning mampu mentransformasi pembelajaran kimia dari sekadar transfer teori menjadi wahana eksplorasi sains yang kontekstual dan bermakna. Rencana tindak lanjut diarahkan pada penguatan intervensi scaffolding berbasis problem solving serta perluasan hilirisasi teknologi briket bersama komunitas pekebun lokal guna mewujudkan prinsip Kimia Hijau secara berkelanjutan.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdillah, F. F., Rusdianto, & Nuha, U. (2026). Pengaruh model Project-Based Learning terhadap keterampilan proses sains siswa SMP pada pembelajaran IPA. Papanda Journal of Mathematics and Sciences Research (PJMSR), 5(1), 205–216. https://doi.org/10.56916/pjmsr.v5i1.3122

Adilla, R., & Utami, L. (2022). Analisis keterampilan proses sains siswa menggunakan Virtual Laboratory Physics Education Technology (PhET). Journal of Research and Education Chemistry (JREC), 4(1), 50–65. https://doi.org/10.25299/jrec.2022.vol4(1).9348

Alberto, C., Morais, C., Jesus, D. P. De, & Junior, G. G. (2024). The role of the Periodic Table of the elements of Green and Sustainable Chemistry in a high school educational context. Sustainability, 16(6), 1–22. https://doi.org/10.3390/su16062504

Fatnah, N., Azizah, D., & Cahyani, M. D. (2021). Penerapan model pembelajaran berbasis proyek melalui kegiatan fun chemistry untuk meningkatkan keterampilan proses sains di SMK. Jurnal Zarah, 9(1), 15–21. https://doi.org/10.31629/zarah.v9i1.2461

Fitri, R., Yogica, R., & Rahiimah, N. (2025). Effectiveness of PjBL-based E-LKPD implementation in teaching plant tissue materials. Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi Dan Kependidikan, 13(1), 118–127. https://doi.org/10.22373/biotik.v13i1.26559

Hadiyani, V. P., Sulalah, S., & Widodo, B. (2025). Pembelajaran matematika menggunakan metode scaffolding berbasis diferensiasi terhadap kemandirian belajar siswa. Biormatika: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 11(1), 63–75. https://doi.org/10.35569/biormatika.v11i1.2240

Irawan, R. S., Haris, M., & Hidayanti, E. (2024). Pengaruh pembelajaran berbasis proyek berbantuan media komik terhadap keterampilan proses sains kimia materi laju reaksi pada siswa kelas XI MIPA SMAN 1 Lembar. Chemistry Education Practice, 7(2), 388–394. https://doi.org/10.29303/cep.v7i2.6625

Juwita, R. (2022). Best practice membangun keterampilan proses sains melalui model Project Based Learning pendekatan STEAM materi asam basa kelas XI IPA SMAN 1 Bontang. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(3), 268–277. https://jurnal.stitparitbingkai.ac.id/index.php/learning/article/view/142

Karubaba, M., Kelana, A. H., Irawan, S., Inggamer, M. M., & Kopeuw, A. J. (2026). Peningkatan keterampilan proses sains: Implementasi E-Modul kimia materi redoks berbasis budaya Papua. JagoMIPA: Jurnal Pendidikan MIPA, 6(2), 737–748. https://doi.org/10.53299/jagomipa.v6i2.4282

Kemendikdasmen. (2025). Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. https://kurikulum.kemendikdasmen.go.id/file/1753929861_manage_file.pdf

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2025). Naskah akademik pembelajaran mendalam menuju pendidikan bermutu untuk semua. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. https://kurikulum.kemdikbud.go.id/file/1741963991_manage_file.pdf

Kurniawan, S. (2025). Pembelajaran sains di luar kelas: Membangun minat dan pengetahuan sains dalam kehidupan sehari-hari. SEARCH: Science Education Research Journal, 3(2), 82–92. https://doi.org/10.47945/search.v3i2.1884

Mardatillah, A., & Fuadiyah, S. (2024). Pengembangan E-LKPD berbasis Project Based Learning (PjBL) bernuansa kearifan lokal pada materi bioteknologi fase E SMA: Meta analisis. Biogenerasi: Jurnal Pendidikan Biologi, 9(2), 33–42. https://doi.org/10.30605/biogenerasi.v10i1.4335

Munawwarah, Reinard, M., Fatkhullah, S., & Syakur, A. (2025). Project Based Learning dalam meningkatkan keterampilan proses sains: Kajian literatur. Biogenerasi: Jurnal Pendidikan Biologi, 10(4), 2129–2140. https://doi.org/10.30605/biogenerasi.v10i4.7129

Puspitasari, E., Abdullah, & Wati, M. (2025). Analisis keefektifan LKPD terintegrasi model PBL. Eduproxima: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA, 7(4), 1893–1904. https://doi.org/10.29100/eduproxima.v7i4.8152

Sanora, O. M. P., Andromeda, Yerimadesi, & Kurniawati, D. (2025). Validitas dan praktikalitas media pembelajaran konten edukasi materi Kimia Hijau berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk fase E SMA/MA. Edukimia, 7(2), 117–126. https://doi.org/10.24036/ekj.v7.i2.a587

Septianingsih, D., Fawzia, M., Burhanudin, M. Z., Irawati, H., & Wahyuni, P. A. (2024). Implementasi metode pembelajaran Project Based Learning berbasis teknologi Canva untuk meningkatkan kreativitas peserta didik di SMA N 1 Tambun Selatan. SSRN Electronic Journal, 1–12. https://doi.org/10.2139/ssrn.4837650

Sholeh, M. I., Azah, N., Rosyidi, H., Arifin, Z., Tasya, D. A., Sokip, Syafi’i, A., & Sahri. (2024). Penerapan pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Tinta: Jurnal Ilmu Keguruan Dan Pendidikan, 6(2), 158–176. https://doi.org/10.35897/jurnaltinta.v6i2.1484

Siahaan, J. H., Sihombing, S., & Simamora, B. A. (2022). Studi komparasi kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS Terpadu kelas VIII di SMP Negeri 10 Pematangsiantar T.A. 2022/2023. Cendikia: Media Jurnal Ilmiah Pendidikan, 13(2), 188–195. https://doi.org/10.35335/cendikia.v13i2.3012

Solehatunisa, Purwanto, H., Vilmala, B. K., Syahfutra, W., Ma-saman, S., & Asda, E. F. (2026). Dari hafalan ke PjBL-STEM: Peningkatan literasi sains dan keterampilan proses sains siswa SMP di Thailand Selatan. JagoMIPA: Jurnal Pendidikan MIPA, 6(2), 595–608. https://doi.org/10.53299/jagomipa.v6i2.4188

Syafa, D. A., Nisa, A., Jayati, A., Dinda, R., & Harahap, S. (2026). Pengalaman guru dalam menerapkan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) di sekolah dasar. Jurnal Bidik: Jurnal Bidang Pendidikan, 2(1), 42–46. https://doi.org/10.5281/zenodo.18760252

Vandrianur, N., & Prasetyono, H. (2026). Analisis keterampilan proses sains siswa pada pembelajaran berbasis praktikum. Indonesian Journal of Innovation Multidisciplinary Research, 4(2), 400–409. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.469

Zebua, M. B., Harefa, A. O., & Harefa, A. R. (2022). Analisis kemampuan metakognitif siswa dalam memecahkan masalah dengan menggunakan pendekatan problem solving di kelas VIII SMP Negeri 2 Tugalaoyo. Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS), 1(4), 493–512. https://doi.org/10.55927/fjas.v1i4.1325

Downloads

Published

2026-09-08

How to Cite

Puspitasari, E. (2026). ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS MATERI KIMIA HIJAU MELALUI PROYEK BRIKET DAUN KARET. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(4), 3762–3773. https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.13221

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.