KURIKULUM BERBASIS CINTA: KONSEP, TANTANGAN, IMPLEMENTASI, STRATEGI, SERTA KEEFEKTIFAN DI ERA DIGITAL

Authors

  • Farida Restu Safita Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Zulvan Alwan Faozi Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Hilda Kamilatul Maola Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Selviyana Selviyana Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Alvi Kamalia Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Rodianto Rodianto Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.11271

Keywords:

Kurikulum Cinta, Era digital, Konsep, Tantangan Evektivitas

Abstract

ABSTRACT

The changing landscape of digital education has not only expanded the ways in which students acquire knowledge but has also reshaped the quality of interaction, social responsibility, and character development within the learning process. Issues such as cyberbullying, low levels of empathy, the dissemination of unverified information, and declining communication ethics indicate that technological competence needs to develop alongside human values. Against this backdrop, this study examines the Love-Based Curriculum (KBC) through a qualitative approach using library research. The literature was identified through Google Scholar, SINTA, GARUDA, and Scopus, covering publications from 2021 to 2026. Of the 63 articles identified initially, 24 were selected based on their relevance and alignment with the focus of the review and subsequently analyzed using content analysis. The literature synthesis indicates that KBC is grounded in compassion, empathy, respect for others, and social responsibility, which can be integrated with digital literacy. Its implementation encompasses value-based learning, educational digital projects, teachers’ digital role modeling, interactive learning media, and collaboration among schools, families, and communities. These findings position KBC as a pedagogical framework with the potential to strengthen character while fostering a more humane, ethical, and responsible digital culture.

ABSTRAK

Perubahan lanskap pendidikan digital tidak hanya memperluas cara peserta didik memperoleh pengetahuan, tetapi juga mengubah kualitas interaksi, tanggung jawab sosial, dan pembentukan karakter di dalamnya. Persoalan seperti cyberbullying, rendahnya empati, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, serta melemahnya etika komunikasi memperlihatkan bahwa kecakapan teknologi perlu berjalan bersama nilai kemanusiaan. Dalam konteks tersebut, penelitian ini menelaah Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui pendekatan kualitatif dengan metode library research. Literatur ditelusuri melalui Google Scholar, SINTA, GARUDA, dan Scopus pada publikasi tahun 2021–2026. Sebanyak 63 artikel ditemukan pada tahap awal, kemudian 24 artikel diseleksi berdasarkan relevansi dan kesesuaian dengan fokus kajian untuk dianalisis menggunakan content analysis. Sintesis literatur memperlihatkan bahwa KBC bertumpu pada kasih sayang, empati, penghormatan terhadap sesama, dan tanggung jawab sosial yang dapat dipadukan dengan literasi digital. Penerapannya mencakup pembelajaran berbasis nilai, proyek digital edukatif, keteladanan digital guru, media pembelajaran interaktif, serta keterlibatan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Temuan tersebut menempatkan KBC sebagai kerangka pedagogis yang berpotensi memperkuat karakter sekaligus membentuk budaya digital yang lebih humanis, etis, dan bertanggung jawab.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriansyah, D., Zainuri, Z., Nofrida, R., Utama, Q. D., Anggraini, I. M. D., Pertiwi, M. G. P., & Rahayu, N. (2025). Optimalisasi pemasaran produk kopi lokal melalui pelatihan digital marketing bagi UMKM di Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 5(3).

https://jurnal.penerbitwidina.com/index.php/JPMWidina/article/view/1614

Ardiansyah, S., Yorman, Y., & Rassyi, S. F. (2026). Digital citizenship education for good governance: A character-based approach rooted in local wisdom. Innovations in Pedagogy and Technology, 2(1), 24–37. https://doi.org/10.63385/ipt.v2i1.223

Arifuddin, A., Yosi, N., & Marlina, M. (2024). Peran pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter siswa di era digital. Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 2(1), 70–78. https://doi.org/10.59059/al-tarbiyah.v2i1.717

Aslan, A., & Arifudin, O. (2025). Analisis dampak kurikulum cinta dalam pendidikan Islam sebagai pendidikan transformatif yang mengubah perspektif dan sikap peserta didik: Kajian pustaka teoritis dan praktis. Prosiding Seminar Nasional Indonesia, 3(1), 83–94. https://sociohum.net/index.php/PROSIDINGNASIOANAL/article/view/299

Az-zahra, F., Batu, R. B. L., Siburian, T. D. N., & Anggraini, T. (2025). Kewarganegaraan digital dan tantangan etika bermedia sosial di era disrupsi informasi. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(2), 327–338.

https://www.semanticscholar.org/paper/Kewarganegaraan-Digital-dan-Tantangan-Etika-Sosial-Az-zahra-Lumbanbatu/e6bf05a36e2f992eed76f99d53240d714acc4907

Barokah, F., & Sari, Z. (2024). Peluang dan tantangan pendidikan karakter di era digital. AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 6(3), 721–737. https://doi.org/10.46773/muaddib.v6i3.1209

Barokah, S. H., Nuraeni, E., & Ramdani, C. (2025). Evaluasi dan pengembangan kurikulum tematik untuk optimalisasi pembelajaran AUD di PAUD Al-Ghazali Pabuaran Subang. Banun: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 43–47. https://journal.albadar.ac.id/index.php/BANUN/article/view/328

Desrani, A. (2025). Strategi dan metode pendidikan karakter: Eksplorasi peran guru dalam pembelajaran di era digital. Al-Afkar: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Pendidikan, 1(1), 41–56. https://jurnal.stiq.assyifa.ac.id/alafkar/article/view/601

Faradila, N., & Iskandar, R. (2025). Etika bermedia sosial: Literasi digital sebagai bekal anak muda. Jurnal Sosial dan Humaniora, 2(4), 198–209. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/5186111

Fitriani, L., Nida, A. S. A., & Slamet, S. (2022). Penanaman empati digital di era social society 5.0. Jurnal Pendidikan: Riset dan Konseptual, 6(4), 584–592. https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v6i4.573

Hasibuan, N., Khasanah, U., & Alanur, S. N. (2024). Transformasi pendidikan karakter: Menuju SDM unggul dan berkelanjutan. Penerbit Tahta Media. http://tahtamedia.co.id/index.php/issj/article/view/774

Hidayati, R., Triyanto, M., Sulastri, A., & Husni, M. (2022). Faktor penyebab menurunnya motivasi belajar siswa kelas IV SDN 1 Peresak. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(3), 1153–1160. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i3.3223

Ifendi, M. (2025). Kurikulum cinta: Membangun paradigma pendidikan berbasis kasih sayang di madrasah. As-Sulthan Journal of Education, 1(4), 698–711. https://ojssulthan.com/asje/article/view/114

Isnawan, F. (2025). Pencegahan cyberbullying melalui pendidikan karakter dan pendidikan hukum bagi siswa sekolah. Jurnal Civic Hukum, 10(1). https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jurnalcivichukum/article/view/36879

Laili, M. I. (2024). Implementasi kurikulum berbasis cinta (KBC) dalam pembelajaran bahasa Arab di madrasah. Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan, 9(2), 327–327. https://doi.org/10.55102/alyasini.v9i2.6835

Larasati, S., Habie, R. O., Aisyah, M. R., Fadel, M., & Sintiawati, R. (2025). Literasi digital dan etika bermedia sosial di kalangan remaja. Easta Journal of Innovative Community Services, 3(03), 184–193. https://doi.org/10.58812/ejincs.v3i03.359

Muhsyanur, M. (2024). Love-based curriculum as a new paradigm in language education: Between cognition, affection, and spirituality. TRICKS: Journal of Education and Learning Practices, 2(5), 12–19.

https://journal.echaprogres.or.id/index.php/tricks/article/view/20

Muryani, C., & Ni’matussyahara, D. (2024). Strengthening student empathy in GeoCapabilities: Digital learning innovations and pedagogical strategies for disaster mitigation. Contemporary Educational Technology, 16(3), ep521. https://doi.org/10.30935/cedtech/14913

Nurhabibah, S., Sari, H. P., & Fatimah, S. (2025). Pendidikan karakter di era digital: Tantangan dan strategi dalam membentuk generasi berakhlak mulia. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 3(3), 194–206. https://doi.org/10.61132/jmpai.v3i3.1099

Nurhayati, N., Haifaturrahmah, H., & Rezkillah, I. I. (2025). Tantangan dan solusi pendidikan anak dalam menghadapi media sosial di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 3(2), 305–311.

https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jtpp/article/view/1181

Purba, H. M., Zainuri, H. S., Daffa, M. F., & Azhari, Y. (2024). Pendidikan karakter di era digital: Tantangan dan strategi. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(3). https://doi.org/10.54066/jupendis.v2i3.2038

Rahman, F. A., Rohmah, M., Rustiani, S., Fatmawati, I. Y., & Zahro, N. A. D. S. (2023). Pendidikan karakter dalam era digital: Bagaimana teknologi mempengaruhi pembentukan moral dan etika. Journal of Creative Student Research, 1(6), 294–304. https://doi.org/10.55606/jcsrpolitama.v1i6.2975

Saputra, A., Solikhin, H. N., & Balqis, L. H. (2026). Implementasi kebijakan kurikulum cinta dalam pendidikan agama Islam: Strategi pembentukan karakter religius-humanis di MTs Nurul Ummah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 182–192. https://journal.uniga.ac.id/index.php/JPAI/article/view/43594

Sari, A. P. I., Mayrita, H., Anggraini, F., & Sumarni, S. (2025). Evaluasi implementasi Kurikulum Merdeka terhadap hasil belajar bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Publikasi Pendidikan, 15(1), 241–246.

https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4922587

Sunan, S. D. A. M. U. (2025). Kurikulum berbasis cinta sebagai strategi perencanaan ekosistem pembelajaran mendalam: Model, tantangan, dan implementasi, 2. https://doi.org/10.15642/AICLeMa.2025.2.218-231

Surtinawati, S., Kasih, E. N. E. W., Afrianto, A., & Setyawan, H. (2026). Exploring digital stories for character education: A multivocal literature review. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 12(1), 47–58. https://doi.org/10.22219/kembara.v12i1.42009

Terttiaavini, T., & Saputra, T. S. (2022). Literasi digital untuk meningkatkan etika berdigital bagi pelajar di Kota Palembang. Jurnal Masyarakat Mandiri, 6(3), 2155–2165. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i3.8203

Trisno, M., Muhammadiah, M. U., & Bahri, S. (2024). Strategi implementasi pendidikan karakter berbasis nilai kearifan lokal Ma’ata’a Suku Ciacia Laporo dalam muatan lokal sekolah dasar di Kota Baubau. Bosowa Journal of Education, 5(1), 164–169. https://doi.org/10.35965/bje.v5i1.5316

Downloads

Published

2026-08-13

How to Cite

Safita, F. R., Faozi, Z. A., Maola, H. K., Selviyana, S., Kamalia, A., & Rodianto, R. (2026). KURIKULUM BERBASIS CINTA: KONSEP, TANTANGAN, IMPLEMENTASI, STRATEGI, SERTA KEEFEKTIFAN DI ERA DIGITAL. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(3), 2939–2949. https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.11271

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.