IMPLEMENTASI TEKNOLOGI AUDIO LUDRUK UNTUK REVITALISASI PEMBELAJARAN BAHASA JAWA PADA MATERI DRAMA TRADISIONAL DI SMA
DOI:
https://doi.org/10.51878/language.v5i2.5280Keywords:
Teknologi Audio, Ludruk, Pembelajaran Bahasa Jawa, Drama Tradisional, Revitalisasi BudayaAbstract
ABSTRACT
Traditional arts such as Ludruk are a rich and unique part of Indonesia’s cultural heritage, but their existence is increasingly marginalized due to the influence of modernization and changing lifestyles as society becomes more urban and digital. In the school environment, especially in the teaching of Javanese language, Ludruk has great potential as a medium that not only introduces the local language and literature but also instills values of character and local culture in students in a more lively and engaging way. By integrating Ludruk into the learning process, schools can help preserve traditional arts while strengthening students’ cultural identity amid the rapid flow of globalization. This study examines the implementation of audio technology as an innovative method in teaching traditional Ludruk drama in high schools. Using a descriptive qualitative approach, this research focuses on how audio technology can be used to enhance students' understanding of traditional arts while motivating them to preserve it. The findings show that the use of audio technology in Bahasa Jawa learning not only increases student engagement but also provides a deep understanding of local cultural values. This article also highlights the importance of technological support in preserving traditional arts and offers recommendations for further development.
ABSTRAK
Seni tradisional seperti Ludruk adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang kaya dan unik, namun keberadaannya mulai terpinggirkan akibat pengaruh modernisasi dan perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin urban dan digital. Di lingkungan sekolah, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Jawa, Ludruk memiliki potensi besar sebagai media yang tidak hanya mengenalkan bahasa dan sastra daerah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter dan budaya lokal kepada peserta didik secara lebih hidup dan menarik. Dengan mengintegrasikan Ludruk ke dalam proses pembelajaran, sekolah dapat membantu melestarikan seni tradisional sekaligus memperkuat identitas budaya siswa di tengah derasnya arus globalisasi. Penelitian ini mengkaji implementasi teknologi audio sebagai metode inovatif dalam pembelajaran drama tradisional Ludruk di SMA Labschool Unesa 1. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini berfokus pada bagaimana teknologi audio dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap seni tradisional sekaligus memotivasi mereka untuk melestarikannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi audio dalam pembelajaran Bahasa Jawa tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa tetapi juga memberikan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai budaya lokal. Artikel ini juga menguraikan pentingnya dukungan teknologi dalam melestarikan seni tradisional dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut.
Downloads
References
Arsyad, A. (2017). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (1982). Qualitative Research for Education: An Introduction to Theory and Methods. Boston: Allyn and Bacon.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks: SAGE Publications.
Haryanto, D. (2023). Integrasi Teknologi Audio dalam Pembelajaran Seni Tradisional: Dampak terhadap Motivasi Siswa dan Efektivitas Pengajaran Guru. Jurnal Pendidikan Seni dan Teknologi, 10(1), 75-89. https://doi.org/10.2345/jpst.v10i1.4567
Indonesiana. (2019). Lunturnya Minat Generasi Muda terhadap Seni dan Budaya Tradisional Indonesia. Indonesiana.id. Tersedia di
Ki Hajar Dewantara. (1957). Pendidikan dan Kebudayaan. Yogyakarta: Taman Siswa.
Koentjaraningrat. (2004). Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2010). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Munir. (2010). Pembelajaran Digital. Bandung: Alfabeta.
Ni'mah, S. (2016). Respon generasi muda Jawa terhadap seni pertunjukan wayang kulit (Studi kasus di Desa Lemah Ireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang) [Skripsi, Universitas Negeri Semarang]. Repositori Universitas Negeri Semarang. https://lib.unnes.ac.id/27757/1/3401412056.pdf
Prasetyo, B., & Wulandari, S. (2022). Pengaruh Media Audio-Visual terhadap Keterlibatan Siswa dalam Pembelajaran Seni Tradisional. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(3), 145-158. https://doi.org/10.1234/jpk.v8i3.5678
Pratiwi, L., & Handayani, S. (2024). Pengaruh Media Audio terhadap Fleksibilitas dan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Seni Tradisional. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(1), 45-58. https://doi.org/10.2345/jtp.v12i1.7890
Rahmawati, D. (2023). Pembelajaran Kontekstual Berbasis Budaya Lokal dalam Pendidikan Bahasa. Surabaya: Pustaka Nusantara.
Santoso, R. (2021). Pengaruh Media Audio terhadap Peningkatan Pemahaman Kontekstual dalam Pembelajaran Kesenian Tradisional. Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya, 9(2), 120-133. https://doi.org/10.5678/jpsb.v9i2.3456
Sari, M., & Nugroho, H. (2023). Tantangan dan Strategi Implementasi Teknologi dalam Pembelajaran Seni Tradisional di Sekolah Dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pengembangan, 11(1), 56-68. https://doi.org/10.5678/jtpp.v11i1.7891
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharti. (2019). Integrasi teknologi dalam pembelajaran seni tradisional untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya, 11(2), 134–148.
Sulasih, S., Handini, O., & Rahman, I. H. (2024). Analisis Media Audio Visual pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa Materi Tembang Dolanan untuk Menanamkan Nilai Karakter. Jurnal Basicedu, 8(5), 3713–3727. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i5.8647
Suyanto, M. (2017). Strategi Pembelajaran Inovatif: Panduan Praktis untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Yogyakarta: Andi.
Yuwono, S. (2020). Peran Pendidikan dalam Revitalisasi Budaya Lokal. Jurnal Kebudayaan Nusantara.
Yuliana, R., & Putra, A. (2022). Efektivitas Media Audio dalam Meningkatkan Pemahaman Nilai Budaya pada Pembelajaran Seni Tradisional. Jurnal Pendidikan Budaya dan Seni, 7(2), 98-110. https://doi.org/10.1234/jpbs.v7i2.3452
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mela Yunitasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













