PEMBERIAN NAMA PENGANTIN PEREMPUAN DALAM TRADISI ADAT NIAS: KAJIAN SEMANTIK
DOI:
https://doi.org/10.51878/knowledge.v6i4.16679Keywords:
semantik, nama pengantin perempuan, adat Nias, Famatörö Töi Ono Nihalö, bride names, Nias traditionAbstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna nama pengantin perempuan dalam tradisi adat Nias, khususnya Za’usö, Balaki, dan Barasi dalam tradisi Famatörö Töi Ono Nihalö. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan dua narasumber serta dokumentasi artikel ilmiah, kemudian dianalisis menggunakan kajian semantik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Barasi dikaitkan dengan kehormatan dan sesuatu yang berharga, Za’usö memiliki penjelasan yang berkaitan dengan perhiasan dan warna kuning keemasan, sedangkan makna khusus Balaki belum dapat dijelaskan secara mendalam karena keterbatasan data. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemaknaan nama perlu dipahami berdasarkan konteks adat dan keterangan narasumber.
ABSTRACT
This study aims to describe the meanings of names given to brides in the Nias traditional custom, particularly Za’usö, Balaki, and Barasi in the Famatörö Töi Ono Nihalö tradition. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through interviews with two informants and documentation of scholarly articles, then analyzed using semantic analysis. The findings show that Barasi is associated with honor and something valuable, Za’usö has interpretations related to jewelry and golden yellow, while the specific meaning of Balaki could not be explained in depth due to limited data. This study indicates that the meanings of names should be understood based on the traditional context and informants’ explanations.
Downloads
References
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Febrianti, A., Syaputra, R. F. Y., Anjarini, S., & Putri, T. N. (2023). Analisis penamaan diri mahasiswa kelas 6A Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Riau. SAJAK: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan, 2(1), 84–89. https://journal.uir.ac.id/index.php/sajak/article/download/9636/4708/38548
Fikri, M. H., Murhayati, S., & Darmawan, R. (2025). Keabsahan data dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 13057–13065. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.27042
Gulo, C. P. D., Waruwu, Y., Harefa, A. T., & Telumbanua, Y. A. (2025). Sociolinguistic analysis of the local wisdom values in the marriage customs of the Lawelu Village community Ulu Moro’ö Sub District. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 9(4), 1789–1801. https://doi.org/10.58258/jisip.v9i4.9276
Harefa, B., & Bawamenewi, A. (2023). Analisis nilai-nilai budaya dalam famotu ono nihalö (nasihat kepada pengantin perempuan) di pesta pernikahan adat Nias di Kota Gunungsitoli. Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An), 3(2), 173–180. https://doi.org/10.33379/primed.v3i2.3053
Hermandra. (2022). Analisis semantik terhadap nama diri mahasiswa. Suar Betang, 17(2), 223–231. https://doi.org/10.26499/surbet.v17i2.436
Irawan, S., Putri, A. M., Arini, I., Susanti, P., & Mukhlis, M. (2022). Makna leksikal dan gramatikal dari judul berita politik media online. SAJAK: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan, 1(3). https://doi.org/10.25299/s.v1i3.9616
Laia, M. M., Ndruru, M., Halawa, N., & Bawamenewi, A. (2024). Analisis makna ungkapan famotu ono nihalö (nasihat kepada pengantin perempuan) pada pesta pernikahan adat Nias. Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 12(2), 228–236. https://doi.org/10.23960/kata.v12i2.133
Lase, S. N., Bawamenewi, A., Harefa, N. A. J., Bu’ulolo, Y., & Waruwu, Y. (2024). Analisis makna famatörö töi ono nihalö (pemberian nama pengantin perempuan) di Kabupaten Nias. Jurnal Education and Development, 12(3), 534–542. https://journal.ipts.ac.id/index.php/ED/article/view/6437
Mendrofa, H. F., Halawa, N., Bawamenewi, A., & Ndruru, M. (2024). Analisis makna syair maena zowatö pada pesta pernikahan di Kabupaten Nias Utara. Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 12(2), 170–178. https://doi.org/10.23960/kata.v12i2.126
Pahleviannur, M. R., De Grave, A., Saputra, D. N., Mardianto, D., Sinthania, D., Hafrida, L., Bano, V. O., Susanto, E. E., Mahardhani, A. J., Amruddin, Syahirul Alam, M. D., Lisya, M., & Ahyar, D. B. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Pradina Pustaka.
Putri, H. J., & Murhayati, S. (2025). Metode pengumpulan data kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 13074–13086. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.27063
Qomaruddin, & Sa’diyah, H. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting and Administration, 1(2), 77–84. https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93
Sari, A. S., Aprisilia, N., & Fitriani, Y. (2025). Teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif: Observasi, wawancara, dan triangulasi. Indonesian Research Journal on Education, 5(4), 539–545. https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.3011
Telaumbanua, E. C., Zega, I., Ndruru, M., & Bawamenewi, A. (2024). Analisis makna yang terkandung dalam hendri-hendri pada tradisi pernikahan adat Nias (kajian pragmatik). Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 12(2), 280–289. https://doi.org/10.23960/kata.v12i2.140
Waruwu, D. P., Harefa, N. A. J., Riana, R., & Ndruru, M. (2024). Analisis penggunaan bentuk kata sapaan bahasa Nias di Desa Ambukha. Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 12(2), 191–197. https://doi.org/10.23960/kata.v12i2.129
Waruwu, Y., Sitorus, M., Lase, S., & Simbolon, J. W. (2025). Makna tradisi penyampaian famotu ono nihalo (nasehat kepada pengantin perempuan) pada pesta pernikahan adat Nias di Desa Lasarabaene Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat. WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(4), 71–84. https://journal.appisi.or.id/index.php/wissen/article/view/1230
Zalukhu, M., Ndruru, M., Halawa, N., & Riana, R. (2025). Proses afiksasi verba bahasa Nias di Kabupaten Nias Utara: Kajian morfologi. Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 13(1), 36–45. https://doi.org/10.23960/kata.v13i1.148
Zebua, E. M., Waruwu, Y., Harefa, A. T., & Zebua, E. P. (2025). Semantics analysis on the proverbs of traditional Nias wedding at Dahadanö Gawu-Gawu Village, Gunungsitoli City. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 9(4), 1762–1788. https://doi.org/10.58258/jisip.v9i4.9211
Zebua, O., Simbolon, E. T., Purba, O., Firmando, H. B., & Sinambela, M. (2025). Famatoro toi ono nihalo: Konstruksi identitas dan status sosial melalui praktik pemberian nama baru dalam perkawinan adat Nias (studi sosiologis pada ritual pengantin perempuan di Desa Baruzo, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias). IKRAITH-EKONOMIKA, 8(2). https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/5195














