EFEKTIVITAS BIJI PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) SEBAGAI BIOKOAGULAN UNTUK MENURUNKAN COD, BOD, NITRIT PADA AIR SUNGAI

Authors

  • Vita Kumalasari Prodi Kesehatan Masyarakat, STIKES Surya Global Yogyakarta
  • Era Widestri STIKES Surya Global Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/healthy.v5i1.9551

Keywords:

Biji Pepaya, COD, BOD, Nitrit

Abstract

The Manunggal River, which flows through the districts of Gondokusuman, Pakualaman, and Umbulharjo in Yogyakarta City, has shown significant pollution levels. According to water quality monitoring conducted by the Yogyakarta City Environmental Service at the Mangkukusuman Bridge point, the concentrations of COD, BOD, and Nitrite exceed the Class II quality standards stipulated in the Yogyakarta Governor Regulation No. 20 of 2008, with recorded values of 31.14 mg/L, 10.88 mg/L, and 0.59 mg/L, respectively. This study aims to evaluate the effectiveness of papaya seed powder (Carica papaya L.) in reducing COD, BOD, and Nitrite concentrations in the river water. This experimental research employed a Pretest-Posttest Control Group Design, with data analyzed using effectiveness percentages and one-way ANOVA. Water samples were collected from the Manunggal River at the Mangkukusuman Bridge monitoring point in Baciro Yogyakarta. The results indicate that the application of papaya seed powder at concentrations of 6 g/L, 6.5 g/L, and 7 g/L inadvertently increased COD and BOD levels by 41.24%, 51.10%, and 55.93%, respectively. Conversely, the treatment succeeded in reducing Nitrite levels by 31.96%, 42.80%, and 31.81%. These findings suggest that while papaya seed powder (Carica papaya L.) is ineffective in lowering COD and BOD likely due to its organic content it demonstrates a capacity to reduce Nitrite concentrations, although the final levels still did not comply with the required water quality standards.

ABSTRAK

Sungai Manunggal yang melintasi Kecamatan Gondokusuman, Pakualaman, dan Umbulharjo Kota Yogyakarta ini, berdasarkan pemantauan kualitas air di titik Jembatan Mangkukusuman yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, menunjukkan konsentrasi COD, BOD, dan nitrit yang melebihi baku mutu kelas II menurut Peraturan Gubernur DIY Nomor 20 Tahun 2008, yaitu COD 31,14 mg/L, BOD 10,88 mg/L, dan nitrit 0,59 mg/L. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas serbuk biji pepaya (Carica papaya L.) dalam menurunkan konsentrasi COD, BOD, dan nitrit dalam air sungai. Penelitian ini merupakan experiment research menggunakan penelitian Pretest-Posttest Control Group Design, kemudian dihitung persentase efektivitasnya. Sampel yang digunakan adalah air Sungai Manunggal dengan titik pantau Jembatan Mangkukusuman di Banciro, Kota Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serbuk biji pepaya pada konsentrasi 6 gr/L, 6,5 gr/L, 7 gr/L justru menaikkan COD dan BOD sebesar 41,24%, 51,10% dan 55,93%. Namun, dapat menurunkan nitrit sebesar 31,96%, 42,80%, dan 31,81%. Hal ini menunjukkan bahwa serbuk biji pepaya (Carica papaya L.) tidak efektif untuk menurunkan COD dan BOD, namun dapat menurunkan konsentrasi nitrit dalam air sungai meskipun belum memenuhi standar baku mutu.

References

Anggorowati, A. A. (2021). Serbuk biji buah semangka dan pepaya sebagai koagulan alami dalam penjernihan air. Cakra Kimia (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry, 9(1), 18-23. https://ojs.unud.ac.id/index.php/cakra/article/view/76759

Ardhaneswari M, & Wispriyono B. (2022). Analisis Risiko Kesehatan Akibat Pajanan Senyawa Nitrat dan Nitrit Pada Air Tanah di Desa Cihambulu Subang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(1), 65-72. https://doi.org/10.14710/jkli.21.1.65-72.

Astuti, N. Y., & Islam, I. (2024). Pengaruh Biji Pepaya sebagai Koagulan terhadap Limbah Cair Industri Tahu di Kota Mataram. BIOMARAS: Journal of Life Science and Technology, 2(2), 1-8. https://jurnal.uts.ac.id/index.php/biomaras/article/view/3076

Cahyaningrum, N. A., Kusumadewi, R. A., & Aphirta, S. (2024). Perbandingan Biji Pepaya (Carica Papaya L.) Sebagai Biokoagulan Dan Poly Alumunium Chloride (Pac) Sebagai Koagulan Kimiawi Pada Pengolahan Air Tanah, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat. Jurnal Reka Lingkungan, 12(3), 299-313. https://doi.org/10.26760/rekalingkungan.v12i3.299-313

Chandran, A., & George, D. (2018). Use of papaya seed as a Natural Coagulant for water purification. International Journal of Scientific Engineering and Research (IJSER), 6(3), 41-46. https://doi.org/10.70729/IJSER172323

Dewi, A. B., Wulandari, C. D., & Setyobudiarso, H. (2025). Pemanfaatan Biji Pepaya Sebagai Koagulan Alami Untuk Menurunkan Kadar Pencemar Pada Limbah Cair Batik. Jurnal Mahasiswa" ENVIRO", 4(2). https://ejournal.itn.ac.id/ENVIRO/article/view/16185

Díaz-Martínez, G., Navarro-Amador, R., Sánchez-Salas, J. L., & Flores-Cervantes, D. X. (2025). Surface Water Treatment with Carica papaya-Based Coagulants: A Natural and Sustainable Solution. Limnological Review, 25(4), 47. https://doi.org/10.3390/limnolrev25040047

Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta. (2021). Laporan analisis hasil pemantauan kualitas air Kota Yogyakarta tahun 2021. Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta. (2024). Laporan analisis hasil pemantauan kualitas air Kota Yogyakarta tahun 2024. Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta.

Jaipah, N., Saraswati, I., & Hapsari, R. (2017). Uji efektivitas antimikroba ekstrak biji pepaya (Carica papaya l.) terhadap pertumbuhan Escherichia coli secara in vitro. Jurnal Kedokteran Diponegoro (Diponegoro Medical Journal), 6(2), 947-955. https://doi.org/10.14710/dmj.v6i2.18605

Kamaruzaman, K., Yee, L. P., Azhari, N. N., & Mat, N. C. (2022). Bio-Adsorption Process Using Carica Seed to Reduce Water Turbidity from Linggi River. International Journal of Infrastructure Research and Management, 10(2), 50-56.

Kumalasari, V. (2024). Pemanfaatan serbuk biji pepaya dalam pengolahan air Sungai Manunggal Kota Yogyakarta. Health Sciences and Pharmacy Journal, 8(1), 7-13. https://doi.org/10.32504/hspj.v8i1.914

Lestari, D., Y., Darjati, & Marlik. (2021). Penurunan Kadar BOD, COD, dan Total Coliform dengan Penambahan Biokoagulan Biji Pepaya (Carica papaya L.) (Studi pada Limbah Cair Domestik Industri Baja di Surabaya Tahun 2020). Jurnal Kesehatan Lingkungan, 18(1), 49-54. https://doi.org/10.31964/jkl.v18i1.288.

Manetu, W. M., & Karanja, A. M. (2021). Waterborne Disease Risk Factors and Intervention Practices: A Review. Open Access Library Journal, 8, 1-11. https://doi.org/10.4236/oalib.1107401.

Manulangga, O. G. L., & Da Costa, M. (2025). Pengembangan Biji Kelor dan Biji Pepaya (Biokoagulan IKEYA) Pada Pengolahan Limbah Cair Domestik Menggunakan Analisis TOPSIS. Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan, 10(2), 110-116. https://jurnalsaintek.uinsa.ac.id/index.php/alard/article/view/2275

Nady, D. S., Abdel-Halim, S., Hegazy, M. E. F., El-Desouky, M. A., & Hanna, D. H. (2025). Use of Carica papaya waste as bio-adsorbent for sewage wastewater treatment. Biomass Conversion and Biorefinery, 15(10), 15921-15938. https://doi.org/10.1007/s13399-024-06300-y

Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. (2008). Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 20 Tahun 2008 tentang baku mutu air di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Royani, S., & Fitriana, A., S. (2021). Kajian COD dan BOD dalam Air di Lingkungan Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Sampah Kaliori Kabupaten Banyumas. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 13(1), 40-49. https://doi.org/10.20885/jstl.vol13.iss1.art4

Downloads

Published

2026-02-20

How to Cite

Kumalasari, V., & Widestri, E. (2026). EFEKTIVITAS BIJI PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) SEBAGAI BIOKOAGULAN UNTUK MENURUNKAN COD, BOD, NITRIT PADA AIR SUNGAI. HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 5(1), 48-55. https://doi.org/10.51878/healthy.v5i1.9551

Issue

Section

Articles