PENGARUH BUDAYA LOKAL DALAM MEMBENTUK KARAKTERISTIK BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

Authors

  • Rif'atin Hubaya Laela Safitri Program Studi Pendidikan Dasar, Program Magister, Universitas Hamzanwadi
  • Arlian Dita Ariani Program Studi Pendidikan Dasar, Program Magister, Universitas Hamzanwadi
  • Renayanti Renayanti Program Studi Pendidikan Dasar, Program Magister, Universitas Hamzanwadi
  • Siti Nurakiah Program Studi Pendidikan Dasar, Program Magister, Universitas Hamzanwadi
  • Nuraini Nuraini Program Studi Pendidikan Dasar, Program Magister, Universitas Hamzanwadi

DOI:

https://doi.org/10.51878/elementary.v4i4.15066

Keywords:

Budaya Lokal, Karakteristik Belajar, Gaya Belajar, Tinjauan Sistematis, Pedagogi Responsif Budaya

Abstract

ABSTRACT

Cultural diversity places learning within a context that cannot be fully explained through individual learner characteristics alone. This issue forms the focus of this Systematic Literature Review, which seeks to map the relationship between local culture and learning characteristics while identifying emerging patterns and areas that remain underexplored. Literature published between 2019 and 2024 was searched through Google Scholar, GARUDA, SINTA, and other relevant sources. Of the 80 articles identified, five duplicates were removed, after which the remaining studies were screened based on topical relevance, full-text availability, and predetermined inclusion criteria, resulting in 22 articles selected for synthesis. The selected literature indicates that local culture is reflected in learning experiences through values, identity, motivation, interaction, learning contexts, and the use of culturally based instructional media and materials. The findings also reveal that the concept of learning characteristics has not been applied consistently across studies, suggesting that the relationship between culture and learning experiences requires more systematic conceptual mapping. This synthesis positions culture not merely as a source of instructional content but as a context that contributes to the meaning learners attach to their educational experiences. Future research should therefore develop culturally sensitive measurement instruments and expand the use of longitudinal, comparative, and mixed-methods designs to achieve a more comprehensive understanding.

ABSTRAK

Keragaman budaya menempatkan proses belajar dalam konteks yang tidak sepenuhnya dapat dijelaskan melalui karakteristik individual peserta didik. Persoalan tersebut menjadi fokus Systematic Literature Review ini, yang diarahkan untuk memetakan keterkaitan budaya lokal dengan karakteristik belajar sekaligus mengenali kecenderungan dan ruang penelitian yang masih terbuka. Literatur ditelusuri untuk periode 2019–2024 melalui Google Scholar, GARUDA, SINTA, dan sumber relevan lainnya. Dari 80 artikel yang teridentifikasi, lima duplikasi dikeluarkan, kemudian artikel diseleksi berdasarkan kesesuaian fokus, ketersediaan teks lengkap, dan kriteria inklusi hingga diperoleh 22 artikel untuk sintesis. Pembacaan terhadap artikel terpilih memperlihatkan bahwa budaya lokal hadir dalam pengalaman belajar melalui nilai, identitas, motivasi, interaksi, konteks pembelajaran, serta penggunaan media dan bahan ajar berbasis budaya. Temuan juga memperlihatkan bahwa istilah karakteristik belajar belum digunakan secara seragam, sehingga hubungan budaya dengan pengalaman belajar masih memerlukan pemetaan konseptual yang lebih terarah. Sintesis ini menempatkan budaya bukan sekadar sebagai sumber materi, tetapi sebagai konteks yang ikut memberi makna pada pengalaman belajar peserta didik. Implikasinya, penelitian berikutnya perlu mengembangkan instrumen yang sensitif terhadap konteks budaya dan memperluas penggunaan desain longitudinal, komparatif, serta mixed-methods untuk memperoleh pemahaman yang lebih utuh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdulrahim, N. A., & Orosco, M. J. (2020). Culturally responsive mathematics teaching: A research synthesis. The Urban Review, 52(1), 1–25. https://link.springer.com/article/10.1007/s11256-019-00509-2

Alaudin, N. (2024). Efektivitas model pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. PENDIRI: Jurnal Riset Pendidikan, 1(2), 58–66. https://doi.org/10.63866/pendiri.v1i2.61

Amaliyah, N., Hayati, N., & Kasanova, R. (2023). Implementasi pendekatan pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan minat belajar siswa di MTs Miftahus Sudur Campor Proppo. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 2(3), 129–147. https://doi.org/10.30640/dewantara.v2i3.1352

Anggraeni, N. O., Abidin, Y., & Wahyuningsih, Y. (2023). Pengembangan media pembelajaran permainan ular tangga digital pada materi keragaman budaya Indonesia mata pelajaran IPS kelas IV sekolah dasar. Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), 8(1), 22–36. http://dx.doi.org/10.26737/jpipsi.v8i1.3976

Anwar, M. S. (2022). Ketimpangan aksesibilitas pendidikan dalam perspektif pendidikan multikultural. Foundasia, 1–15. https://doi.org/10.21831/foundasia.v13i1.47444

Astuti, H. Y. (2023). Evaluasi efektivitas pembelajaran berdiferensiasi materi matriks dengan memperhatikan kearifan lokal pertanian padi sebagai konteks belajar. JSG: Jurnal Sang Guru, 2(3). https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/jsg/article/view/7939

Atmaja, T. S. (2024). Internalisasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 8(1), 171–179. https://doi.org/10.31571/jpkn.v8i1.7380

Fathoni, F. (2024). Pengembangan materi ajar bahasa Arab berbasis budaya lokal untuk meningkatkan motivasi belajar. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 11(1), 1152–1165. https://doi.org/10.69896/modeling.v11i1.2532

Firdaus, M. K., Fajrie, N., & Purbasari, I. (2023). Pembelajaran berbasis budaya melalui kegiatan ekstrakurikuler. Jurnal Educatio FKIP Unma, 9(1), 402–412. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i1.4595

Hayati, R. (2024). Dampak pembelajaran berbasis budaya di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 1–8. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/19910

Istiqomah, I., Dewi, S. E. K., & Kholidin, N. (2022). Pengaruh budaya sekolah terhadap karakter peserta didik di sekolah dasar. FingeR: Journal of Elementary School, 1(1), 11–19. https://doi.org/10.30599/finger.v1i1.94

Jamaah, J., Sudiana, I. N., & Putrayasa, I. B. (2024). Dampak pembelajaran cara belajar siswa aktif (CBSA) berbasis kearifan lokal terhadap karakter siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(4), 1833–1843. https://doi.org/10.53299/jppi.v4i4.1123

Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Panduan pengembangan kurikulum operasional satuan pendidikan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Laili, F. N., Fatkhurrozi, A., & Niâ, H. M. (2023). Melestarikan kearifan lokal melalui kurikulum pendidikan dalam membangun nilai karakteristik peserta didik. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 10(1), 417–432. http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/1894

Laksana, D. N. L. (2024). Pengembangan media pembelajaran literasi dan numerasi berbasis budaya lokal untuk siswa SD kelas rendah. JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 7(1), 012–023. https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jktp/article/view/4913

Manipuspika, Y. S. (2020). Learning styles of Indonesian EFL students: Culture and learning. Arab World English Journal, 11(1), 91–102. https://doi.org/10.24093/awej/vol11no1.8

Pebriaisyah, B. F. (2020). Pendidikan responsif budaya sebagai upaya menciptakan pendidikan multikultural. Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 10(1), 29–35. https://ejournal.upi.edu/index.php/sosietas/article/view/26004

Rahmatih, A. N., Maulyda, M. A., & Syazali, M. (2020). Refleksi nilai kearifan lokal (local wisdom) dalam pembelajaran sains sekolah dasar: Literature review. Jurnal Pijar Mipa, 15(2), 151–156. https://jurnalfkip.unram.ac.id/index.php/JPM/article/view/1663

Sadewo, Y. D., & Purnasari, P. D. (2021). Pengembangan video pembelajaran matematika berorientasi kebudayaan lokal pada sekolah dasar. Sebatik, 25(2), 590–597. https://doi.org/10.46984/sebatik.v25i2.1649

Sumarni, M. L., Jewarut, S., Silvester, S., Melati, F. V., & Kusnanto, K. (2024). Integrasi nilai budaya lokal pada pembelajaran di sekolah dasar. Journal of Education Research, 5(3), 2993–2998. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1330

Sugiyarti, S., Mukminan, M., & Sujarwo, S. (2024). Designing a culture-based learning model: A qualitative exploration for strengthening local identity in primary education. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 17(2), 163–176. https://doi.org/10.21831/jpip.v17i2.91847

UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO Publishing.

Wah, Y. L., & Nasri, N. B. M. (2019). A systematic review: The effect of culturally responsive pedagogy on student learning and achievement. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 9(5), 588–596. https://dx.doi.org/10.6007/IJARBSS/v9-i5/5907

Zahrika, N. A., & Andaryani, E. T. (2023). Kurikulum berbasis budaya untuk sekolah dasar: Menyelaraskan pendidikan dengan identitas lokal. Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 3(2), 163–169. https://doi.org/10.57251/ped.v3i2.1124

Downloads

Published

2024-10-31

How to Cite

Safitri, R. H. L., Ariani, A. D., Renayanti, R., Nurakiah, S., & Nuraini, N. (2024). PENGARUH BUDAYA LOKAL DALAM MEMBENTUK KARAKTERISTIK BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW. ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar , 4(4), 307–316. https://doi.org/10.51878/elementary.v4i4.15066

Issue

Section

Articles