https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/issue/feed ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar 2026-03-14T03:36:09+00:00 Principal Contact: Randi Pratama Murtikusuma, M.Pd/085236615827/randi.popo@gmail.com Support Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd/085239967417/ardhysmart7@gmail.com randi.popo@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar</strong> | <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/11566"><strong>Terakreditasi Sinta 5</strong></a> diterbitkan 4 kali setahun (Januari, April, Juli dan Oktober) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berafiliasi dengan Perguruan Tinggi Indonesia. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dasar. <br /><strong>e-ISSN : 2774-7034| p-ISSN : 2774-8014</strong></p> https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/view/9443 IMPLEMENTASI STEM DI SEKOLAH DASAR DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PEMBELAJARAN DAN PENDEKATAN PENDIDIKAN ABAD KE 21 2026-02-11T15:14:25+00:00 Pery Jayanto peryjayanto@uncip.ac.id Totok Victor Didik Saputro peryjayanto@uncip.ac.id <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p>The Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) approach has been widely recommended as an instructional strategy for addressing the demands of 21st-century skills, including critical thinking, creativity, collaboration, and communication. However, the implementation of STEM in elementary schools still faces various challenges related to teachers, curriculum, facilities, and students’ characteristics. This article aims to comprehensively examine the challenges of implementing STEM in elementary schools and their implications for the learning process. This study employed a descriptive qualitative literature review. The research stages consisted of: (1) searching for articles from reputable national and international journals published within the last three years (2022–2024); (2) selecting articles based on predefined inclusion and exclusion criteria; (3) conducting content analysis to identify major themes related to STEM implementation challenges; and (4) synthesizing research findings to identify consistent patterns across studies. The results indicate that the main challenges include teachers’ limited understanding of STEM concepts and integration, lack of continuous professional development, insufficient learning facilities and media, and difficulties in aligning STEM with the existing curriculum. In addition, variations in elementary school students’ readiness levels also affect the effectiveness of STEM implementation. This article is expected to serve as a reference for educators and policymakers in developing more effective and sustainable strategies for strengthening STEM implementation in elementary schools.</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><em>Science, Technology, Engineering, and Mathematics</em> (STEM) menjadi salah satu strategi pembelajaran yang direkomendasikan untuk menjawab tuntutan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Namun, implementasi STEM di sekolah dasar (SD) masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari aspek guru, kurikulum, sarana prasarana, maupun karakteristik siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif tantangan implementasi STEM di sekolah dasar serta implikasinya terhadap proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Tahapan penelitian meliputi: (1) penelusuran artikel ilmiah dari jurnal internasional dan nasional bereputasi yang dipublikasikan dalam tiga tahun terakhir (2022–2024); (2) seleksi artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi; (3) analisis isi (<em>content analysis</em>) untuk mengidentifikasi tema-tema utama terkait tantangan implementasi STEM; serta (4) sintesis hasil penelitian untuk memperoleh pola temuan yang konsisten. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama implementasi STEM di sekolah dasar meliputi keterbatasan pemahaman guru tentang konsep dan integrasi STEM, minimnya pelatihan profesional berkelanjutan, keterbatasan fasilitas dan media pembelajaran, serta kesulitan dalam mengintegrasikan STEM dengan kurikulum yang berlaku. Selain itu, perbedaan kesiapan siswa sekolah dasar juga memengaruhi efektivitas penerapan STEM. Artikel ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik dan pemangku kebijakan dalam merumuskan strategi penguatan implementasi STEM yang lebih efektif dan berkelanjutan di sekolah dasar.</p> 2026-02-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/view/9517 VALIDITAS MODUL DIGITAL BERBASIS CANVA PADA PLATFORM HEYZINE FLIPBOOK DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING MATERI SUMBER ENERGI KELAS III SD 2026-02-13T13:01:05+00:00 Ester Sinurat estersinurat28@gmail.com Faizal Chan estersinurat28@gmail.com Khoirunnisa Khoirunnisa estersinurat28@gmail.com <p>Science learning at the elementary school level requires the availability of teaching materials that are able to present concepts concretely, contextually, and in line with the developmental stages of students' learning. However, the teaching materials used in third-grade science learning are still dominated by printed modules that tend to be textual and lack interactivity, so they do not fully support conceptual understanding, especially in the material on energy sources. This research is directed at developing and assessing the feasibility of a Canva-based digital module published through the Heyzine Flipbook platform by integrating a deep learning approach in third-grade science learning in elementary school. The method applied is Research and Development (R&amp;D) with the ADDIE model that includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation, but the implementation of the research is limited to the development stage because the focus of the study is on testing the validity of the product. The digital module was designed using the Canva application and presented in the form of an interactive digital book through the Heyzine Flipbook platform. The product assessment stage involved three experts, namely a material expert, a language expert, and a media expert, with a five-level Likert scale questionnaire instrument. The data obtained were analyzed using a percentage technique to determine the level of module validity. The results of the study indicate that the digital module is categorized as very valid in all assessment aspects, including the feasibility of the material, language, and media, with an average validity level of 95.44%. Therefore, the resulting digital module is considered suitable for use as a science and science teaching material on energy sources for third-grade elementary school students. However, this study has not included practicality and effectiveness tests, so further research is needed to examine its application in classroom learning.</p> <p><strong>ABSTRAK<br /></strong>Pembelajaran IPAS pada jenjang sekolah dasar menuntut ketersediaan bahan ajar yang mampu menyajikan konsep secara konkret, kontekstual, serta selaras dengan tahap perkembangan belajar peserta didik. Namun, bahan ajar yang digunakan pada pembelajaran IPAS kelas III masih didominasi oleh modul cetak yang cenderung bersifat tekstual dan minim interaktivitas, sehingga belum sepenuhnya mendukung pemahaman konsep, khususnya pada materi sumber energi. Penelitian ini diarahkan untuk mengembangkan sekaligus menilai tingkat kelayakan modul digital berbasis <em>Canva</em> yang dipublikasikan melalui platform <em>Heyzine Flipbook</em> dengan mengintegrasikan pendekatan <em>deep learning</em> dalam pembelajaran IPAS kelas III sekolah dasar. Metode yang diterapkan adalah <em>Research and Development</em> (R&amp;D) dengan model ADDIE yang mencakup tahapan <em>analysis, design, development, implementation, dan evaluation</em>, namun pelaksanaan penelitian dibatasi hingga tahap <em>development</em> karena fokus kajian berada pada pengujian validitas produk. Modul digital dirancang menggunakan aplikasi <em>Canva</em> dan disajikan dalam bentuk buku digital interaktif melalui platform <em>Heyzine Flipbook</em>. Tahap penilaian produk melibatkan tiga pakar, yaitu ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media, dengan instrumen angket <em>skala Likert</em> lima tingkat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik persentase untuk mengetahui tingkat validitas modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul digital berada pada kategori sangat valid pada seluruh aspek penilaian, meliputi kelayakan materi, kebahasaan, dan media, dengan rata-rata tingkat kevalidan sebesar 95,44%. Oleh karena itu, modul digital yang dihasilkan dinilai layak dimanfaatkan sebagai bahan ajar IPAS materi sumber energi bagi peserta didik kelas III sekolah dasar. Meskipun demikian, penelitian ini belum mencakup uji kepraktisan dan efektivitas sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengkaji penerapannya dalam pembelajaran di kelas.</p> 2026-02-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/view/9519 VALIDITAS E-MODUL INTERAKTIF HEYZINE FLIPBOOK DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING PADA MATERI SIKLUS HIDUP HEWAN KELAS III SD 2026-02-13T13:01:20+00:00 Romian Perangin-angin romianparanginangin28@gmail.com Faizal Chan romianparanginangin28@gmail.com Khoirunnisa Khoirunnisa romianparanginangin28@gmail.com <p>This study aims to develop an interactive e-module based on the Heyzine Flipbook as well as evaluate its level of validity by applying Deep Learning approaches to elementary school grade III animal life cycle materials. The methods used are research and development (Research and Development) with the stages of development referring to ADDIE model which includes analysis, design, development, limited implementation and evaluation. The assessment of product viability is done through validation by linguists, subject matter experts and media experts using the validation sheet instrument. The validation result data is descriptively analyzed by converting the assessment score into a percentage to determine the product validity category. The results of the study showed that the developed interactive e-modules achieved a very high level of validity, with an assessment percentage of 97.78% linguists, 95.56% subject matter experts and 97,50% media experts as well as an overall average of 96.92%. Reviewed from the linguistic aspect, e-modules are assessed using a language that is easy to understand, communicative and appropriate for learner development. From the material aspect, e-module contents have been organized in line with curriculum, learning reach and learning objectives of IPAS grade III. While from the media aspect, visual displays, navigation systems and interactive features are judged to support active and meaningful learning. Therefore, Heyzine Flipbook-based interactive e-modules with Deep Learning approach were declared to be suitable for use as learning media of IPAS grade III primary school.</p> <p><strong>ABSTRAK<br /></strong>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan <em>e-modul</em> interaktif berbasis <em>Heyzine Flipbook</em> serta menelaah tingkat validitasnya dengan menerapkan pendekatan <em>Deep Learning</em> pada materi siklus hidup hewan kelas III sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan <em>(Research and Development)</em> dengan tahapan pengembangan mengacu pada model <em>ADDIE</em> yang mencakup analisis, perancangan, pengembangan, implementasi terbatas, dan evaluasi. Penilaian kelayakan produk dilakukan melalui validasi oleh ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media menggunakan instrumen lembar validasi. Data hasil validasi dianalisis secara deskriptif dengan mengubah skor penilaian ke dalam bentuk persentase guna menentukan kategori kevalidan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul interaktif yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas sangat tinggi, dengan persentase penilaian ahli bahasa sebesar 97,78%, ahli materi 95,56%, dan ahli media 97,50%, serta rata-rata keseluruhan sebesar 96,92%. Ditinjau dari aspek kebahasaan, <em>e-modul</em> dinilai menggunakan bahasa yang mudah dipahami, komunikatif, dan sesuai dengan perkembangan peserta didik. Dari aspek materi, isi <em>e-modul</em> telah disusun selaras dengan kurikulum, capaian pembelajaran, dan tujuan pembelajaran IPAS kelas III. Sementara dari aspek media, tampilan visual, sistem navigasi, dan fitur interaktif dinilai mampu mendukung pembelajaran yang aktif dan bermakna. Oleh karena itu, <em>e-modul</em> interaktif berbasis <em>Heyzine Flipbook</em> dengan pendekatan <em>Deep Learning</em> dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS kelas III sekolah dasar.</p> 2026-02-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/view/9525 VALIDITAS MEDIA DIGITAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL BATIK JAMBI UNTUK PEMBELAJARAN IPAS PERUBAHAN WUJUD ZAT KELAS IV 2026-02-13T13:01:32+00:00 Rut Putri Rajagukguk rajagukgukrutputri@gmail.com Destrinelli Destrinelli rajagukgukrutputri@gmail.com Desy Rosmalinda rajagukgukrutputri@gmail.com <p>This research focuses on the development of a digital learning media that highlights the local wisdom of Jambi Batik as a learning context for the material of changes in the state of matter for fourth grade elementary school students. The use of local cultural elements is expected to make the concept of science and natural sciences feel more concrete, meaningful, and close to the daily experiences of students, thereby helping them understand the material more easily. The method used is research and development (R&amp;D) with the DDD-E model which includes the stages of Decide (determining needs and objectives), Design (media design), Develop (product creation and refinement), and Evaluate (assessment and improvement). Data were obtained through interviews, observations, and questionnaires. After the media was developed, a validation test was conducted to assess its feasibility and quality, involving three validators, namely media experts, material experts, and language experts. The validation results showed an average score of 95% from media experts with a feasible category, 97.5% from material experts with a very feasible category, and 98% from language experts with a feasible category. Based on these findings, the digital learning media based on the local wisdom of Jambi Batik on the material of changes in the state of matter for fourth grade elementary school students is declared to meet the eligibility criteria and can be used as an alternative media in classroom learning activities.</p> <p><strong>ABSTRAK<br /></strong>Penelitian ini difokuskan pada pengembangan sebuah media pembelajaran digital yang mengangkat kearifan lokal Batik Jambi sebagai konteks pembelajaran materi perubahan wujud zat untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Pemanfaatan unsur budaya lokal tersebut diharapkan dapat membuat konsep IPAS terasa lebih konkret, bermakna, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari peserta didik, sehingga membantu mereka memahami materi dengan lebih mudah. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development/R&amp;D) dengan model DDD-E yang meliputi tahapan Decide (penentuan kebutuhan dan tujuan), Design (perancangan media), Develop (pembuatan dan penyempurnaan produk), serta Evaluate (penilaian dan perbaikan). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan penyebaran angket. Setelah media selesai dikembangkan, dilakukan uji validasi untuk menilai kelayakan dan kualitasnya, melibatkan tiga validator, yaitu ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil validasi menunjukkan skor rata-rata persentase 95% dari ahli media dengan kategori layak, 97,5% dari ahli materi dengan kategori sangat layak, serta 98% dari ahli bahasa dengan kategori layak. Berdasarkan temuan tersebut, media pembelajaran digital berbasis kearifan lokal Batik Jambi pada materi perubahan wujud zat untuk siswa kelas IV SD dinyatakan memenuhi kriteria kelayakan dan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media dalam kegiatan pembelajaran di kelas.</p> 2026-02-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/view/9526 UJI VALIDITAS BAHAN AJAR BERBASIS DEEP LEARNING BERBANTUAN HEYZINE FLIPBOOK MATERI KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA KELAS IV 2026-02-13T13:01:44+00:00 Husnul Khatimah husnulkhatimah8833@gmail.com Faizal Chan husnulkhatimah8833@gmail.com Khoirunnisa Khoirunnisa husnulkhatimah8833@gmail.com <p>Digital transformation in education demands flexible, interactive learning focused on developing 21st-century competencies. However, preliminary research conducted in fourth-grade students at SD 182/I Hutan Lindung (Protected Forest Elementary School) showed that the current teaching materials are still general, teacher-centered, and not tailored to the needs and characteristics of students. The materials have not optimally integrated deep learning, and the use of digital technology is still limited, resulting in one-way learning and minimal student participation. This results in the delivery of Indonesian Cultural Diversity material being textual, lacking contextual and visual elements. This results in low student enthusiasm, focus, and activeness in asking questions and discussing, and a lack of in-depth understanding of the material. These conditions cause the learning process to be one-way and not contextual and visual. As a result, students are less enthusiastic, active, and understand the subject matter. This study aims to test the validity of deep learning-based teaching materials assisted by flipbook heyzine on Indonesian Cultural Diversity material for fourth-grade elementary school students. This study uses a Research and Development (R&amp;D) approach with the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The validation process was carried out by material experts, linguists, and design experts using a validation sheet as a research instrument. The data obtained were analyzed using quantitative and qualitative analysis techniques. The results showed that the validation of material experts obtained an average value of 4.90, validation of linguists was 4.88, and validation of design experts was 4.89, all of which were in the very valid category. Thus, the deep learning-based teaching material assisted by heyzine flipbooks was declared very valid and suitable for use in learning the material of Indonesian Cultural Diversity in grade IV of elementary school and can be continued to the implementation stage to test its practicality and impact on learning outcomes.</p> <p><strong>ABSTRAK<br /></strong>Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut pembelajaran yang fleksibel, interaktif, dan berfokus pada pengembangan kompetensi abad ke-21. Namun, penelitian awal yang dilakukan di kelas IV SD 182/I Hutan Lindung, menunjukkan bahwa, bahan ajar yang digunakan saat ini masih bersifat umum, <em>teacher-centered</em>, dan belum disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik peserta didik. Materi belum mengintegrasikan <em>deep learning</em> secara optimal dan pemanfaatan teknologi digital masih terbatas, sehingga pembelajaran cenderung satu arah dan minim partisipasi siswa. Hal ini menyebabkan penyampaian materi Keragaman Budaya Indonesia masih tekstual, kurang kontekstual dan visual, sehingga antusiasme, fokus, dan keaktifan siswa dalam bertanya maupun berdiskusi rendah, serta pemahaman terhadap materi belum berkembang secara mendalam. Kondisi tersebut menyebabkan proses pembelajaran menjadi satu arah dan tidak kontekstual dan visual. Akibatnya, peserta didik kurang antusias, aktif, dan memahami materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas bahan ajar berbasis <em>deep learning</em> berbantuan <em>heyzine flipbook</em> pada materi Keragaman Budaya Indonesia untuk peserta didik kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan <em>Research and Development</em> (R&amp;D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Proses validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli bahasa, dan ahli desain dengan menggunakan lembar validasi sebagai instrumen penelitian. Data yang didapat dianalisis menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,90, validasi ahli bahasa sebesar 4,88, dan validasi ahli desain sebesar 4,89, yang seluruhnya berada pada kategori sangat valid. Dengan demikian, bahan ajar berbasis <em>deep learning</em> berbantuan <em>heyzine flipbook</em> dinyatakan sangat valid dan layak digunakan dalam pembelajaran materi Keragaman Budaya Indonesia di kelas IV sekolah dasar dan dapat dilanjutkan pada tahap implementasi untuk menguji kepraktisan serta dampaknya terhadap capaian belajar.</p> 2026-02-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/view/9527 VALIDITAS MODUL DIGITAL INTERAKTIF BERBANTUAN HEYZINE FLIPBOOK BERPENDEKATAN DEEP LEARNING MATERI SIFAT CAHAYA KELAS V 2026-02-13T13:01:56+00:00 Widia Lestari Manurung widyalestarim30@gmail.com Faizal Chan widyalestarim30@gmail.com Khoirunnisa Khoirunnisa widyalestarim30@gmail.com <p>The development of an interactive digital module supported by Heyzine Flipbook and incorporating a deep learning approach aims to describe its validity level in IPAS instruction on the topic of light properties for fifth-grade elementary school students. This study employed a Research and Development (R&amp;D) method using the ADDIE development model; however, the process was limited to the development stage because the study focused solely on evaluating product feasibility through expert validation, without conducting small-group or large-group trials. The analysis stage was carried out to identify learning needs, student characteristics, and problems encountered in IPAS learning on the topic of light properties. The design stage included outlining the module structure, preparing deep learning-based material, and designing an interactive module display using Heyzine Flipbook. The development stage involved developing the module based on the design and validating it by language, content, and media experts using validation sheets. The results showed that the module was categorized as very valid, with validity percentages of 96% for language aspects, 98% for content aspects, and 90% for media aspects. Therefore, the Heyzine Flipbook-assisted interactive digital module is highly feasible for use in IPAS learning on the topic of light properties in grade V elementary school.</p> <p><strong>ABSTRAK<br /></strong>Pengembangan modul digital interaktif berbantuan <em>Heyzine Flipbook</em> dengan pendekatan <em>deep learning </em>ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat validitasnya pada pembelajaran IPAS materi sifat cahaya bagi siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah <em>Research and Development</em> (R&amp;D) dengan model pengembangan ADDIE, namun prosesnya dibatasi sampai tahap <em>development</em> karena fokus kajian hanya pada penilaian kelayakan produk melalui validasi ahli, tanpa uji coba kelompok kecil maupun kelompok besar. Tahap <em>analysis</em> dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran, karakteristik siswa, serta permasalahan yang muncul dalam pembelajaran IPAS pada materi sifat cahaya. Tahap <em>design</em> meliputi perancangan struktur modul, penyusunan materi berbasis <em>deep learning</em>, dan desain tampilan interaktif menggunakan <em>Heyzine Flipbook</em>. Tahap <em>development</em> mencakup pengembangan modul sesuai rancangan dan validasi oleh ahli bahasa, ahli materi, serta ahli media menggunakan lembar validasi. Hasil validasi menunjukkan modul berada pada kategori sangat valid dengan persentase aspek bahasa 96%, aspek materi 98%, dan aspek media 90%. Dengan demikian, modul digital interaktif berbantuan <em>Heyzine Flipbook</em> dinyatakan sangat layak digunakan dalam pembelajaran IPAS materi sifat cahaya di kelas V Sekolah Dasar.</p> 2026-02-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/view/9528 VALIDASI BAHAN AJAR ENSIKLOPEDIA BERMUATAN KEARIFAN LOKAL PEMBELAJARAN IPAS MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI TUMBUHAN KELAS IV 2026-02-13T13:02:15+00:00 Ririn Butarbutar ririnbutarbutar04@gmail.com Faizal Chan ririnbutarbutar04@gmail.com Desy Rosmalinda ririnbutarbutar04@gmail.com <p>This study was conducted to design and produce an instructional material development product in the form of a locally based digital encyclopedia on the topic of plant structures and the functions of their parts for Grade IV elementary IPAS learning. The study was motivated by the suboptimal use of digital instructional materials at SD Negeri 165/I Sengkawang, even though technological facilities are available, causing learning to remain largely dependent on textbooks and less contextual. The research employed a Research and Development (R&amp;D) method using the ADDIE framework, implemented only up to the development stage, with a primary focus on expert validation. Data were collected qualitatively through direct interviews with teachers and students to identify learning needs, and quantitatively through validation sheets completed by a subject-matter expert, a language expert, and a media expert using a Likert scale. Quantitative data were analyzed by calculating the percentage of the obtained score relative to the maximum score and classifying it into validity categories. The validation results indicated that the instructional material achieved a very high feasibility level, with language expert feasibility at 94%, content expert feasibility at 94%, and media expert feasibility at 98%, and an average validity of 95% categorized as highly valid. These findings show that the developed digital encyclopedia meets feasibility criteria in terms of content accuracy, language quality, and media design, and has the potential to support a more engaging and well-targeted learning experience that aligns with the cultural environment of elementary school students.</p> <p><strong>ABSTRAK<br /></strong>Penelitian ini dilakukan untuk merancang dan menghasilkan sebuah produk pengembangan bahan ajar berupa ensiklopedia digital bermuatan kearifan lokal pada topik struktur serta fungsi bagian-bagian tumbuhan untuk pembelajaran IPAS kelas IV sekolah dasar. Latar belakang penelitian berangkat dari belum optimalnya pemanfaatan bahan ajar digital di SD Negeri 165/I Sengkawang meskipun sarana teknologi tersedia, sehingga pembelajaran masih cenderung bergantung pada buku teks dan kurang kontekstual. Penelitian ini menerapkan metode penelitian dan pengembangan (R&amp;D) dengan kerangka ADDIE pelaksanaannya hanya dilakukan hingga fase pengembangan <em>(development</em>), terutama pada proses validasi ahli. Pendataan dilakukan secara kualitatif dengan melakukan tanya jawab langsung bersama guru dan peserta didik untuk memetakan kebutuhan, serta secara kuantitatif melalui lembar validasi ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media berbantuan skala Likert. Data kuantitatif dianalisis untuk menghitung persentase perbandingan skor perolehan terhadap skor maksimal dan mengklasifikasikannya ke kategori kevalidan. Temuan dari tahap validasi memperlihatkan bahwa bahan ajar tersebut memperoleh penilaian tingkat kelayakan yang sangat tinggi, dengan kelayakan ahli bahasa 94%, ahli materi 94%, dan ahli media 98%, serta rata-rata kevalidan 95% pada kategori sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa ensiklopedia digital yang dirancang sudah memenuhi kriteria kelayakan dari aspek ketepatan materi, kebahasaan, dan tampilan media, serta berpotensi mendukung suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus tepat sasaran dengan lingkungan budaya siswa sekolah dasar.</p> 2026-02-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/view/7379 MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI MOTOR PENGGERAK PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA DI SEKOLAH DASAR 2025-10-29T00:20:01+00:00 Hadiyatus Soi'mah hadiyatussoimah03@gmai.com Muhammad Suwignyo Prayogo hadiyatussoimah03@gmai.com Wahyu Lu’atul Azizah hadiyatussoimah03@gmail.com Mujiah Indah Lestari hadiyatussoimah03@gmai.com <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p>The low achievement of science learning outcomes at the elementary school level indicates that students continue to face difficulties in understanding abstract subject matter. This situation underscores the need for innovation in the use of instructional media so that the teaching and learning process can become more concrete, engaging, and easier for students to understand. This study is intended to examine the extent to which the use of instructional media is effective in improving science learning outcomes. The investigation was conducted by combining a meta-analysis of five classroom action research articles with direct observation of sixth-grade students at SDN Tempurejo 01. Data collection was carried out through a review of scientific journals relevant to instructional media and the improvement of science learning outcomes, as well as through observation of learning activities utilizing concrete media in the form of miniature models of the Earth, Moon, and Sun. The findings indicate that the continuous use of instructional media is able to enhance students’ understanding of science concepts and promote active student engagement, as reflected in both previous research findings and field observations. Based on these overall findings, it can be concluded that the utilization of instructional media plays a strategic role in fostering more active, enjoyable, and meaningful science learning experiences for elementary school students.</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Rendahnya capaian hasil belajar IPA di tingkat sekolah dasar mengindikasikan bahwa peserta didik masih menghadapi hambatan dalam memahami materi yang bersifat abstrak. Situasi tersebut menegaskan perlunya pembaruan dalam pemanfaatan media pembelajaran agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara lebih konkret, menarik, serta mudah dipahami oleh siswa. Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji sejauh mana efektivitas penggunaan media pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar IPA. Kajian dilakukan dengan memadukan meta-analisis terhadap lima artikel penelitian tindakan kelas dan observasi langsung terhadap siswa kelas VI di SDN Tempurejo 01. Pengumpulan data dilaksanakan melalui telaah jurnal ilmiah yang relevan dengan topik media pembelajaran dan peningkatan hasil belajar IPA, serta melalui pengamatan proses pembelajaran yang memanfaatkan media konkret berupa miniatur bumi, bulan, dan matahari. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan media pembelajaran secara berkelanjutan mampu meningkatkan pemahaman konsep IPA dan mendorong keterlibatan aktif siswa, baik berdasarkan temuan penelitian sebelumnya maupun hasil observasi di lapangan. Berdasarkan keseluruhan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran memiliki peran strategis dalam mewujudkan pembelajaran IPA yang lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.</p> 2026-02-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/view/9623 PENGEMBANGAN LKPD MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM BERBASIS CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS V SEKOLAH DASAR 2026-02-22T02:56:15+00:00 Destri Aulia Pratiwi Desriauliajambi1234@gmail.com Yantoro Yantoro destiyanasartio@gmail.com Akhmad Faisal Hidayat Desriauliajambi1234@gmail.com <p>This study aims to elaborate on the stages involved in developing Student Worksheets (LKPD) designed using a deep learning approach based on Culturally Responsive Teaching (CRT) in Grade V Mathematics at the elementary school level, as well as to analyze the level of validity and practicality of the resulting product. The research was conducted at SD Negeri 64/IV Kota Jambi. The study employed a Research and Development (R&amp;D) method by applying the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The data collected comprised both qualitative and quantitative data. Qualitative data were obtained through interviews with the principal, the Grade V teacher, and students, as well as through feedback and recommendations from material, media, and language experts during the validation process. Meanwhile, quantitative data were gathered from validation questionnaires used to measure the validity and practicality of the developed LKPD. The findings indicate that the product was developed in accordance with the ADDIE model procedures. The validity test results show that the material expert evaluation reached 94% (categorized as very valid), the media expert evaluation reached 94% (categorized as very valid), and the language expert evaluation reached 96% (categorized as very valid). The teacher practitioner assessment obtained a score of 87.3%, which falls into the very practical category. Furthermore, the practicality test results based on students’ response questionnaires in the large-group trial showed a percentage of 92%, categorized as very practical. Therefore, the LKPD developed using a deep learning approach integrated with Culturally Responsive Teaching (CRT) on the topic of perimeter and area of plane figures is considered feasible and highly practical for implementation in Grade V Mathematics learning at the elementary school level.</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan tahapan pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dirancang dengan pendekatan pembelajaran mendalam berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) pada mata pelajaran Matematika kelas V Sekolah Dasar, sekaligus menganalisis tingkat kevalidan dan kepraktisan produk yang dihasilkan. Kegiatan penelitian dilaksanakan di SD Negeri 64/IV Kota Jambi. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&amp;D) dengan menerapkan model ADDIE yang mencakup lima tahap, yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data yang dikumpulkan terdiri atas data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan kepala sekolah, guru kelas V, serta peserta didik, dan juga melalui masukan serta rekomendasi dari validator ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Sementara itu, data kuantitatif diperoleh dari hasil angket validasi yang digunakan untuk mengukur tingkat validitas dan kepraktisan LKPD yang dikembangkan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa produk telah disusun sesuai dengan prosedur pengembangan model ADDIE. Hasil uji validitas memperlihatkan bahwa penilaian dari ahli materi mencapai 94% dengan kategori sangat valid, ahli media sebesar 94% dengan kategori sangat valid, dan ahli bahasa sebesar 96% dengan kategori sangat valid. Penilaian dari praktisi guru memperoleh persentase 87,3% yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Selain itu, hasil uji kepraktisan berdasarkan angket respons peserta didik pada uji coba kelompok besar menunjukkan persentase sebesar 92% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, LKPD berbasis pendekatan pembelajaran mendalam yang terintegrasi dengan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada materi keliling dan luas bangun datar dinyatakan layak serta sangat praktis untuk diterapkan dalam pembelajaran Matematika kelas V Sekolah Dasar.</p> <p> </p> 2026-02-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/view/9428 NILAI KARAKTER SASTRA ANAK: KORELASI ANTARA NOVEL ANAK DAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR 2026-02-18T16:06:32+00:00 Rudi Umar Susanto rudio@unusa.ac.id Syamsul Ghufron syamsulghufron@unusa.ac.id Novi Rahmania Aquariza novirahmania@unusa.ac.id <p>This study aims to examine the character values embedded in children’s literature, particularly children’s novels, and to analyze their correlation with learning processes in elementary schools. The focus of the study is directed toward the use of children’s novels as learning media that contribute to the formation and strengthening of students’ character. This research employs a descriptive qualitative approach by analyzing several popular children’s novels that are widely read or relevant to the world of children. The analysis is conducted by identifying character values reflected through characters, plot, conflicts, and moral messages in the novels, and then relating these values to their application in classroom learning contexts. The results indicate that children’s novels contain various positive character values, including honesty, responsibility, cooperation, empathy, discipline, and independence, which are aligned with the objectives of character education in elementary schools. Furthermore, children’s novels are able to present learning experiences that are more contextual, engaging, and meaningful, thereby facilitating students’ understanding and internalization of character values in a natural way. Therefore, children’s literature, particularly children’s novels, has significant potential to be utilized as learning media and resources in supporting the implementation of character education in elementary schools.</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai karakter yang terkandung dalam sastra anak, khususnya novel anak, serta menganalisis korelasinya dengan pembelajaran di sekolah dasar. Fokus penelitian diarahkan pada pemanfaatan novel anak sebagai media pembelajaran yang berperan dalam pembentukan dan penguatan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis terhadap sejumlah novel anak yang populer dan banyak digunakan atau relevan dengan dunia anak. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang tercermin melalui tokoh, alur, konflik, dan pesan moral dalam novel, kemudian mengaitkannya dengan penerapan nilai tersebut dalam konteks pembelajaran di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel anak mengandung berbagai nilai karakter positif, antara lain kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, empati, disiplin, dan kemandirian, yang sejalan dengan tujuan pendidikan karakter di sekolah dasar. Selain itu, novel anak mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, menarik, dan bermakna, sehingga memudahkan peserta didik dalam memahami serta menginternalisasi nilai-nilai karakter secara alami. Dengan demikian, sastra anak, khususnya novel anak, memiliki potensi yang signifikan untuk dijadikan sebagai media dan sumber pembelajaran dalam mendukung pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah dasar.</p> 2026-02-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/view/9801 PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA SETINGKAT MADRASAH IBTIDAIYAH 2026-03-10T03:44:09+00:00 Didit Darmawan dr.diditdarmawan@gmail.com Niswatun Toyyibah dr.diditdarmawan@gmail.com <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>Parental involvement and attention are important factors that support children's academic development, particularly in fostering learning interest among elementary school students. Family support, which includes assisting children during study time, providing motivation, maintaining positive communication, and supervising learning activities, can increase students’ engagement in the learning process. This study aims to examine in depth the role of parental attention in the formation and enhancement of students’ learning interest at the Madrasah Ibtidaiyah or elementary school level. The research employs a qualitative approach using a literature review method by analyzing various scientific publications relevant to the topics of parental attention and students’ learning interest. The analysis was conducted through processes of identification, classification, and interpretation of previous research findings to identify patterns in the relationship between parental attention and students’ learning interest. Students’ interest and motivation to learn can be strengthened through parental involvement, such as accompanying learning activities, providing emotional support, establishing good communication, and creating a supportive learning environment. However, students’ level of learning interest is also influenced by various other factors, including intrinsic motivation, the school learning environment, and the family’s socio-economic background. These findings indicate that parental attention is one of the external factors that plays an important role in supporting the development of students’ learning attitudes at the basic education level. This study contributes to strengthening the understanding of the importance of the family’s role as the initial educational environment in fostering students’ learning interest.</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Keterlibatan dan perhatian yang diberikan oleh orang tua menjadi salah satu faktor yang berperan penting dalam mendukung perkembangan akademik anak, khususnya dalam menumbuhkan minat belajar pada siswa di tingkat sekolah dasar. Dukungan keluarga yang meliputi pendampingan belajar, pemberian motivasi, komunikasi yang positif, serta pengawasan terhadap kegiatan belajar dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara mendalam peran perhatian orang tua dalam proses pembentukan serta peningkatan minat belajar siswa pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah atau sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang menganalisis berbagai publikasi ilmiah yang relevan dengan topik perhatian orang tua dan minat belajar siswa. Analisis dilakukan melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi terhadap temuan penelitian sebelumnya untuk menemukan pola hubungan antara perhatian orang tua dan minat belajar siswa. Minat dan motivasi belajar siswa dapat diperkuat melalui keterlibatan orang tua, misalnya dengan mendampingi kegiatan belajar, memberikan dukungan emosional, menjalin komunikasi yang baik, serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Namun demikian, tingkat minat belajar siswa juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, termasuk motivasi intrinsik, lingkungan pendidikan di sekolah, serta latar belakang sosial ekonomi keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa perhatian orang tua merupakan salah satu faktor eksternal yang memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan sikap belajar siswa pada jenjang pendidikan dasar. Kajian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat pemahaman mengenai pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan awal dalam menumbuhkan minat belajar siswa.</p> 2026-03-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/view/9660 CHATGPT-SUPPORTED PROJECT-BASED LEARNING IN DEVELOPING MOTIVATION, CRITICAL THINKING, AND POETRY APPRECIATION SKILLS 2026-03-11T03:58:18+00:00 Muhammad Arief Budiman ariefbudiman@upgris.ac.id Rakhimov Kholmurot Abdullayevich raximov.xolmurod21@gmail.com Ikha Listyarini ikhalistyarini@upgris.ac.id Munifatul Nisa munifatulnisa42@gmail.com Nabil Kholisatunnajah nabilkholisatun@gmail.com Nafira Zahwa Aulia nafira14zahwa@gmail.com Natasya Agustina Madiyani natasyaagustina513@gmail.com <p>The rapid development of generative artificial intelligence offers new opportunities for enhancing project-based learning in teacher education. This study aims to examine the impact of ChatGPT-assisted Project-Based Learning (PBL) on learning motivation, writing anxiety, critical thinking skills, and poetry appreciation among pre-service elementary teachers. A quasi-experimental pretest–posttest control group design was employed involving 171 undergraduate students enrolled in a Children’s Literature Appreciation course. The experimental group participated in ChatGPT-assisted PBL, while the control group engaged in conventional PBL. Data were collected using the L2 Motivational Self System (L2MSS) questionnaire, the Second Language Writing Anxiety Inventory (SLWAI), and analytic rubrics for critical thinking and poetry appreciation. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics. The results indicate that students in the ChatGPT-assisted PBL group demonstrated higher learning motivation and critical thinking skills, as well as lower levels of writing anxiety compared to those in the control group. The integration of ChatGPT provided scaffolding support in idea generation, diction selection, and reflective revision, which enhanced students’ confidence and engagement in poetry learning. These findings suggest that AI-assisted PBL can serve as an effective pedagogical strategy to improve both cognitive and affective learning outcomes in teacher education.</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Perkembangan kecerdasan buatan generatif membuka peluang baru dalam inovasi pembelajaran berbasis proyek di pendidikan guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Project-Based Learning (PBL) berbantuan ChatGPT terhadap motivasi belajar, kecemasan menulis, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan apresiasi puisi mahasiswa calon guru sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan model pretest–posttest control group yang melibatkan 171 mahasiswa pada mata kuliah Apresiasi Sastra Anak. Kelompok eksperimen mengikuti PBL yang terintegrasi dengan ChatGPT, sedangkan kelompok kontrol menggunakan PBL konvensional. Data dikumpulkan melalui kuesioner L2 Motivational Self System (L2MSS), Second Language Writing Anxiety Inventory (SLWAI), serta rubrik penilaian berpikir kritis dan apresiasi puisi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pada kelompok PBL berbantuan ChatGPT memiliki motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis yang lebih tinggi serta tingkat kecemasan menulis yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol. Integrasi ChatGPT memberikan dukungan scaffolding dalam pengembangan ide, pemilihan diksi, dan proses refleksi, sehingga meningkatkan keterlibatan dan kepercayaan diri mahasiswa dalam pembelajaran puisi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi AI dalam PBL dapat menjadi strategi pedagogis yang efektif untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan afektif dalam pendidikan guru.</p> 2026-03-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/view/9805 ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM PENGGUNAAN KATA PENGHUBUNG PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS IV 2026-03-11T03:58:59+00:00 Ersa Jusi Ria ersajusiria@gmail.com Ahmad Khoiri ahmadkhoiri2290@gmail.com <p>This study aims to describe the difficulties experienced by students in using conjunctions and to analyze the factors that cause these difficulties in Indonesian language learning at the elementary school level. This research used a qualitative approach with a descriptive method. The subjects of this study were 19 fourth-grade students of SDN 05 Beloyang. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The validity of the data was tested using source triangulation and technique triangulation. The results showed that some students were familiar with several conjunctions such as <em>and</em>, <em>but</em>, and <em>because</em>, but they were not yet able to use them appropriately according to their functions and sentence contexts. The difficulties experienced by students included understanding the functions of conjunctions, choosing the appropriate type of conjunction, and placing conjunctions correctly in sentences. In addition, students had difficulty distinguishing between coordinating and subordinating conjunctions. These difficulties were influenced by several factors, including limited reading and writing skills, lack of practice in constructing sentences, limited learning media or teaching materials, and a less supportive learning environment. Therefore, teachers need to implement varied teaching methods, provide regular writing exercises, and utilize engaging learning media to improve students’ understanding of conjunction usage.</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami siswa dalam penggunaan kata penghubung serta menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan tersebut pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV A SDN 05 Beloyang yang berjumlah 19 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian siswa telah mengenal beberapa kata penghubung seperti <em>dan</em>, <em>tetapi</em>, dan <em>karena</em>, namun belum mampu menggunakan kata penghubung secara tepat sesuai fungsi dan konteks kalimat. Kesulitan yang dialami siswa meliputi pemahaman fungsi kata penghubung, ketepatan dalam memilih jenis konjungsi, serta penempatan kata penghubung dalam kalimat. Selain itu, siswa juga mengalami kesulitan dalam membedakan konjungsi koordinatif dan subordinatif. Faktor penyebab kesulitan tersebut antara lain kemampuan membaca dan menulis siswa yang masih perlu ditingkatkan, kurangnya latihan dalam menyusun kalimat, keterbatasan media atau bahan ajar, serta lingkungan belajar yang kurang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan upaya guru melalui penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, pemberian latihan menulis secara rutin, serta pemanfaatan media pembelajaran yang menarik agar pemahaman siswa terhadap penggunaan kata penghubung dapat meningkat.</p> 2026-03-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/view/9870 EFEKTIVITAS KIT EKSPERIMEN BERBASIS STEAM TERHADAP PEMAHAMAN MATERI PENYARINGAN AIR DI MADRASAH IBTIDAIYAH 2026-03-14T03:36:09+00:00 Jihan Karimah jkarimah536@gmail.com Yusi Nisa Adila jkarimah536@gmail.com Muhammad Suwignyo Proyogo jkarimah536@gmail.com <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>Student participation in experimental activities during science learning in elementary schools is still relatively limited because the instructional process is often dominated by conventional teaching methods. As a result, students’ conceptual understanding particularly on the topic of water filtration, which requires observation and hands-on practice has not developed optimally. This issue can be addressed by implementing an experimental kit integrated with the STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) approach within the learning process. The objective of this study is to analyze the effect of using a STEAM-based experimental kit on fifth-grade students’ understanding of the water filtration concept at MI Al-Hidayah Jember. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a pretest–posttest control group design. The study involved two groups of participants: an experimental group that used the STEAM-based experimental kit and a control group that received conventional instruction. The results of the conceptual understanding tests administered during the pretest and posttest phases were analyzed using a t-test. The findings indicate that the experimental group achieved an average posttest score of 81.09, while the control group obtained an average score of 75.27. Statistical testing at a significance level of 0.05 shows that the implementation of the STEAM-based experimental kit has a significant effect on improving students’ conceptual understanding. Therefore, the use of a STEAM-based experimental kit can serve as an effective instructional alternative for enhancing science concept comprehension on the topic of water filtration in Madrasah Ibtidaiyah.</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Keterlibatan siswa dalam eksperimen pada pembelajaran IPA di sekolah dasar masih terbatas karena proses pembelajaran masih didominasi metode konvensional. Kondisi ini menyebabkan pemahaman konsep siswa, khususnya pada materi penyaringan air yang membutuhkan aktivitas pengamatan dan praktik nyata, belum berkembang secara optimal. Permasalahan tersebut dapat diatasi melalui penerapan kit eksperimen yang dikombinasikan dengan pendekatan STEAM (<em>Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics</em>) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penggunaan kit eksperimen berbasis STEAM terhadap pemahaman konsep penyaringan air siswa kelas V MI Al-Hidayah Jember. Pendekatan kuantitatif diterapkan dalam penelitian ini dengan metode eksperimen semu menggunakan desain pretest–posttest control group. Penelitian ini melibatkan dua kelompok subjek, yakni kelompok eksperimen yang menerapkan kit eksperimen berbasis STEAM serta kelompok kontrol yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Hasil tes pemahaman konsep yang diperoleh pada tahap pretest dan posttest dianalisis menggunakan uji t. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest pada kelompok eksperimen mencapai 81,09, sementara pada kelompok kontrol sebesar 75,27. Hasil pengujian statistik dengan taraf signifikansi 0,05 mengindikasikan bahwa penerapan kit eksperimen berbasis STEAM berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa. Dengan demikian, kit eksperimen berbasis STEAM dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA pada materi penyaringan air di Madrasah Ibtidaiyah.</p> 2026-03-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar