PENERAPAN PEMBELAJARAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR PERBENDAHARAAN KATA PADA SISWA KELAS IV SD INPRES 3/77 BAJOE II
DOI:
https://doi.org/10.51878/edutech.v6i4.15357Keywords:
Pembelajaran Digital, Kosakata, Sekolah Dasar, Penelitian Tindakan Kelas, Bahasa IndonesiaAbstract
Vocabulary mastery is a foundation for reading, writing, listening, and speaking skills; however, teacher-centered instruction may limit student engagement and contextual understanding of words. This study focused on the implementation of digital learning to improve the vocabulary competence of fourth-grade students at SD Inpres 3/77 Bajoe II. A descriptive quantitative classroom action research design was employed in two cycles, each comprising planning, action, observation, and reflection and conducted in two meetings. The participants were 36 students. The intervention used accessible digital media, including instructional videos, projected images and slides, limited digital quizzes, group discussion, pronunciation practice, and contextual sentence construction. Data were collected through a vocabulary test covering five assessment aspects, classroom observation, and documentation, and were analyzed using mean scores, category distributions, classical mastery percentages, and descriptive analysis of learning-behavior changes. The findings showed that the mean score increased from 58.00 in the pre-cycle to 62.56 in Cycle I and 81.78 in Cycle II. Learning mastery rose from 8.33% to 13.89% and finally to 91.67%, exceeding the 85% classical success criterion. Improvement was also observed in understanding word meanings, using words in sentences, recognizing synonyms and antonyms, selecting context-appropriate words, and pronunciation accuracy. The study concludes that simple, contextual digital learning, combined with structured scaffolding and inter-cycle reflection, is effective in improving elementary students’ vocabulary mastery while strengthening active participation in classroom learning.
ABSTRAK
Perbendaharaan kata merupakan fondasi keterampilan membaca, menulis, menyimak, dan berbicara, tetapi pembelajaran yang berpusat pada guru dapat membatasi keterlibatan siswa dan pemaknaan kata secara kontekstual. Penelitian ini berfokus pada penerapan pembelajaran digital untuk meningkatkan kemampuan perbendaharaan kata siswa kelas IV SD Inpres 3/77 Bajoe II. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus; setiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi serta dua kali pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa. Tindakan memanfaatkan media digital sederhana berupa video, tayangan gambar dan slide, kuis digital terbatas, diskusi kelompok, latihan pengucapan, dan penyusunan kalimat kontekstual. Data dikumpulkan melalui tes lima aspek kemampuan kosakata, observasi aktivitas belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan rata-rata, distribusi kategori, ketuntasan klasikal, dan deskripsi perubahan perilaku belajar. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 58,00 pada prasiklus menjadi 62,56 pada Siklus I dan 81,78 pada Siklus II. Ketuntasan belajar meningkat dari 8,33% menjadi 13,89% dan akhirnya 91,67%, melampaui indikator keberhasilan klasikal 85%. Peningkatan juga tampak pada pemahaman makna kata, penggunaan kata dalam kalimat, pengenalan sinonim dan antonim, pemilihan kata sesuai konteks, serta ketepatan pengucapan. Disimpulkan bahwa pembelajaran digital yang sederhana, kontekstual, disertai pendampingan dan refleksi antarsiklus efektif meningkatkan perbendaharaan kata sekaligus partisipasi belajar siswa sekolah dasar.
Downloads
References
Bimo, D. S., Dartani, M. Y. R., & Muflikah, B. (2022). Implementasi multimedia interaktif pada pembelajaran simple present tense. The Journal of Learning and Technology, 1(1), 44–50. https://doi.org/10.33830/jlt.v1i1.3441
Hadijah, S., Marhamah, M., & Shalawati, S. (2020). Interactive and educative learning media in English language teaching at senior high schools. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 12(2), 304–315. https://doi.org/10.35445/alishlah.v12i2.202
Handayani, E. (2024). Penguasaan kosa kata bahasa Inggris peserta didik di sekolah dasar. Jurnal Karimah Tauhid, 3(1), 771–781. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i1.11894
Hatika, S., & Ramli, A. S. (2022). Peningkatan kemampuan perbendaharaan kata melalui permainan boneka tangan. Jurnal Panrita, 3(1), 28–29. https://doi.org/10.35914/panrita.v3i1.982
Hidayah, A. D., Sugono, D., & Suendarti, M. (2021). Kesalahan penggunaan tanda baca dan kosakata dalam penulisan karangan deskripsi. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 3(2), 121–129. https://doi.org/10.30659/jpbi.v3i2.15421
Kartikasari, M., & Rahmawati, F. (2022). Desain media pembelajaran interaktif “Tekat Baja” untuk memperkaya kosakata bahasa Jawa siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 5052–5062. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.3021
Labanu, F., Erniwati, E., Anggreni, A., & Hasyim, Z. (2026). From playing to retention: Enhancing students’ vocabulary mastery through flashcard-based instruction. Journal of General Education and Humanities, 5(1), 45–56. https://doi.org/10.58421/gehu.v5i1.897
Maisarah, M., Lestari, T. W., & Sakulpimolrat, S. (2022). Urgensi pengembangan media berbasis digital pada pembelajaran Bahasa Indonesia. EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia), 2(1), 65–74. https://doi.org/10.30821/eunoia.v2i1.1348
Manurung, P. (2021). Multimedia interaktif sebagai media pembelajaran pada masa pandemi Covid 19. Al-Fikru: Jurnal Ilmiah, 14(1), 1–12. https://doi.org/10.51672/alfikru.v14i1.33
Mulyono, M., & Ampo, I. (2021). Pemanfaatan media dan sumber belajar abad 21. Paedagogia: Jurnal Pendidikan, 9(2), 93–112. https://doi.org/10.24239/pdg.vol9.iss2.72
Nikmah, N. H., & Rahmawati, F. (2022). Analisis kebutuhan pengembangan media digital interaktif berbasis PowerPoint pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 5251–5258. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2928
Nisda, R. A. S., Puspitasari, A., & Muin, N. (2024). Peningkatan keterampilan berbicara dengan menggunakan model auditory intellectually repetition. Journal of Community Empowerment, 5(1), 37–38. https://doi.org/10.31605/jce.v5i1.2145
Putra, M. (2025). Exploring the use of technology in teaching vocabulary in junior high schools. International Journal of Environmental Sciences, 11(3), 3003–3007. https://doi.org/10.64252/bbz8h167
Rahayuningsih, P. (2022). Fungsi dan peran media pembelajaran sebagai upaya peningkatan kemampuan belajar siswa. Jurnal Penelitian Ibnu Rusyd, 1(1), 4–6. https://doi.org/10.58230/jpir.v1i1.12
Riwanda, A., Ridha, M., & Islamy, M. I. (2024). Empowering asynchronous Arabic language learning through PDF hyperlink media. The International Review of Research in Open and Distributed Learning, 25(1), 66–88. https://doi.org/10.19173/irrodl.v25i1.7425
Rizqi, H., Iddrus, I., & Sumitro, E. A. (2024). Peningkatan kosakata (vocabulary) bahasa Inggris pada siswa SMP: Media pembelajaran berbasis teknologi Duolingo. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 4(3), 2319–2330. https://doi.org/10.51574/jrip.v4i3.2610
Rozie, F., & Pratikno, S. A. (2023). Media pembelajaran digital dalam pembelajaran di sekolah. Rena Cipta Mandiri.
Satriawan, J. M., Padlurrahman, & Mohzana. (2023). Hubungan antara kemampuan membaca pemahaman, penguasaan kosa kata dan sikap bahasa dengan keterampilan menulis ringkasan siswa di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5(2), 352–360. https://doi.org/10.23969/jipdas.v5i2.1582
Widagdo, A., & Junaedi, S. N. (2023). Media Articulate Storyline untuk peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kelas 1 sekolah dasar. Joyful Learning Journal, 12(3), 128–133. https://doi.org/10.15294/jlj.v12i3.76011
Winariani, P. S., Wardana, R. A., Sabilatuzzahra, P. A., Subekti, H., Hidayati, S. N., & Aulia, E. V. (2025). Pemanfaatan aplikasi Food Chain dalam pembelajaran IPA untuk SMP kelas 7. Journal of Information System and Education Development, 3(2), 48–52. https://doi.org/10.62386/jised.v3i2.141
Yju, Y., Kaju, M. A., Moi, M. Y., Baghi, F. N., Moi, M. C., Jawa, M. L., & Laksana, D. N. L. (2026). Peran media digital dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Citra Multidisiplin, 1(1), 54–63. https://doi.org/10.38048/jcm.v1i1.6508
Zaenuri, & Maemonah. (2021). Strategi mnemonic sebagai solusi untuk pengayaan kosa kata pada anak tunarungu di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 1825–1833. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1082
Zolanda, M., Fadilla, M., Wahyudiyanta, M. T., & Fajaruddin, S. (2025). Integrasi media audiovisual pada kurikulum Bahasa Indonesia SMP: Bukti empiris dan rekomendasi praktik. Teacher in Educational Research, 7(2), 115–126. https://doi.org/10.33292/ter.v7i2.510
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















