PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR MURID MELALUI PENERAPAN LEARNING BY DOING BERBASIS MODUL PROSEDURAL MATERI MERGE MAILING
DOI:
https://doi.org/10.51878/edutech.v6i4.12981Keywords:
Kemandirian Belajar, Learning By Doing, Modul ProseduralAbstract
ABSTRACT
Learning independence is an important competency in vocational education because students are expected not only to understand the learning material but also to manage their learning process when dealing with practical tasks. The problem addressed in this study was students’ strong dependence on teacher guidance during mail merge instruction, resulting in suboptimal initiative, responsibility, and ability to complete practical tasks independently. This study employed Classroom Action Research conducted in two cycles consisting of planning, action implementation, observation, and reflection. The instructional intervention applied a learning by doing approach supported by a procedural module to provide students with opportunities to follow work procedures, engage in practice, identify difficulties, and complete tasks more independently. Data were collected through activity observation sheets, learning independence assessments, practical task performance, and field notes. The results showed an improvement in students’ learning independence during the intervention, with the percentage of students classified as independent increasing from 64% in the first meeting to 92% in the fourth meeting. This improvement was reflected in greater initiative in starting activities, increased ability to use the module to follow and navigate practical procedures, and reduced dependence on teacher guidance when completing tasks. Thus, the integration of learning by doing and a procedural module can serve as an alternative instructional approach to support the development of learning independence through structured and gradual practical experiences.
ABSTRAK
Kemandirian belajar merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran vokasional karena murid dituntut tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu mengarahkan proses belajarnya ketika menghadapi tugas praktik. Permasalahan yang menjadi fokus penelitian ini adalah masih kuatnya ketergantungan murid terhadap arahan guru pada pembelajaran merge mailing, sehingga inisiatif, tanggung jawab, dan kemampuan menyelesaikan praktik secara mandiri belum berkembang secara optimal. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Tindakan pembelajaran menerapkan pendekatan learning by doing berbantuan modul prosedural agar murid memperoleh kesempatan mengikuti tahapan kerja, melakukan praktik, menemukan kendala, dan menyelesaikan tugas secara lebih mandiri. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas, penilaian kemandirian belajar, hasil pelaksanaan tugas praktik, serta catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar murid mengalami peningkatan selama pelaksanaan tindakan, dengan persentase murid dalam kategori mandiri meningkat dari 64% pada pertemuan pertama menjadi 92% pada pertemuan keempat. Peningkatan tersebut tampak pada semakin kuatnya inisiatif dalam memulai kegiatan, kemampuan menggunakan modul untuk mengikuti dan menelusuri tahapan praktik, serta berkurangnya ketergantungan terhadap arahan guru ketika menyelesaikan tugas. Dengan demikian, perpaduan learning by doing dan modul prosedural dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk mendukung perkembangan kemandirian belajar melalui pengalaman praktik yang terarah dan bertahap.
Downloads
References
Adinda, A., Mulia, S., Irfan, I., & Gusmaneli, G. (2024). Penerapan strategi pembelajaran scaffolding dalam membentuk kemandirian peserta didik. Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra, 2(2), 34–41. https://journal.aripi.or.id/index.php/Bima/article/view/763
Alfiko, F., Hermawansa, H., & Fitria, Y. (2025). Analisis kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran informatika kelas X Perhotelan 2 SMK N 7 Kota Bengkulu. Computer and Informatics Education Review, 7(1), 49–56. https://jurnal.unived.ac.id/index.php/cier/article/view/9491
Amaliyah, R. R., & Hakim, L. (2025). Pengaruh kemandirian belajar dan lingkungan teman sebaya terhadap hasil belajar praktikum akuntansi perusahaan jasa dengan kepercayaan diri sebagai variabel moderasi pada siswa kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Kemlagi. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 8(2), 1201–1215. https://doi.org/10.30605/jsgp.8.2.2025.6537
Aulia, L. (2023). Peran pendidikan administrasi perkantoran di era digital. Lensa Ilmiah – Jurnal Manajemen dan Sumberdaya, 2(2), 52–55. http://journal.ainarapress.org/index.php/lms/article/view/291
Elfira, E., Ekaputri, A. R., Abeng, A. T., & Nuraisah, N. (2026). Penguatan literasi digital mahasiswa pendidikan administrasi perkantoran dalam menghadapi tantangan era Society 5.0. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(3), 4161–4168. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.1145
Grundgeiger, T., Ertle, F., Diethei, D., Mengelkamp, C., & Held, V. (2023). Improving procedural skills acquisition of students during medical device training: Experiments on e-learning vs. e-learning with hands-on. Advances in Health Sciences Education, 28(1), 127–146. https://link.springer.com/article/10.1007/s10459-022-10148-0
Ismaun, F., Sugandi, R. M., Malika, S., Safitri, A., & Bakhtiar, A. W. (2026). Penerapan strategi pembelajaran scaffolding untuk meningkatkan pemahaman pengoperasian PPD (Sipat Datar) peserta didik: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 5(1), 1918–1922. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.3352
Manap, M. (2023). Pengaruh minat belajar dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Kota Banjarbaru dimoderasi oleh motivasi belajar. Kindai, 19(3), 301–319. https://doi.org/10.35972/kindai.v19i3.1280
Manurung, M., & Faslah, R. (2024). The role of self-efficacy and learning independence in improving learning outcomes of vocational students. Jurnal Pendidikan Ekonomi, Perkantoran, dan Akuntansi, 5(1), 230–240. https://doi.org/10.21009/jpepa.0501.22
Mejeh, M., & Held, T. (2022). Understanding the development of self-regulated learning: An intervention study to promote self-regulated learning in vocational schools. Vocations and Learning, 15, 531–568. https://doi.org/10.1007/s12186-022-09298-4
Norvia, L., Muslimah, & Surawan. (2023). Penerapan pendekatan learning by doing dalam meningkatkan rasa kepercayaan diri siswa SDN 3 Tangkiling. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 9(1), 23–30. http://journal.unesa.ac.id/index.php/PD
Novitasari, A. D., & Pratiwi, E. Y. R. (2023). E-modul interaktif berbasis Canva untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa pada sekolah dasar. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(3), 3437–3455. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/2301
Qin, C. (2024). Paths and strategies for cultivating students' practical abilities in vocational education. International Journal of Educational Teaching and Research, 1(2). https://doi.org/10.70767/ijetr.v1i2.302
Rahmi, F., Nelmira, W., Suci, P. H., & Puspaneli, P. (2025). Pengembangan media video tutorial membuat pola baju basiba mata pembelajaran keterampilan vokasional tata busana untuk siswa disabilitas tunarungu di SLB Negeri 1 Padang. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 5(3), 1106–1122. https://doi.org/10.51574/jrip.v5i3.3987
Ramadani, A. P., Sumantri, M. S., & Zakiah, L. (2023). Hubungan antara rasa percaya diri terhadap sikap kemandirian belajar siswa kelas V sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 9(2), 4478–4485. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3606782
Ramadhan, A. N., & Muhyadi. (2021). Tuntutan profesionalisme bidang administrasi perkantoran di era digital. Jurnal Sekretaris dan Administrasi Bisnis, 5(1), 29–38. https://jurnal.tbu.ac.id/index.php/jsab/article/view/187
Robani, M. E., Rachim, F. A., Febriani, A., & A, E. R. F. (2021). Metode learning by doing dalam mengoptimalisasi kualitas belajar siswa SMP. Jurnal Ilmiah Edukasia (JIE), 1(1). http://journal.upgris.ac.id/index.php/JIE
Saleh, S., Mubarak, A., Pemas, P., Faizah, N. N., Nurhikma, N., & Nurul, N. (2026). Implementasi praktik administrasi perkantoran pada Unit Layanan Terpadu dan Bagian Kerja Sama Universitas Negeri Makassar. Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 3637–3646. https://www.zia-research.com/index.php/abdicendekia/article/view/1158
Sulistiyono, S. (2022). Pengembangan modul pembelajaran fisika berbasis scientific investigation untuk meningkatkan kemandirian belajar dan penguasaan materi siswa SMA. JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, 2(1), 33–41. https://doi.org/10.53299/jagomipa.v2i1.157
van Harsel, M., Hoogerheide, V., Verkoeijen, P., & van Gog, T. (2022). Instructing students on effective sequences of examples and problems: Does self-regulated learning improve from knowing what works and why? Journal of Computer Assisted Learning, 38(1), 19–39. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1111/jcal.12589
Wati, P. K., & Kuswantoro, A. (2025). Implementasi model pembelajaran berbasis proyek (PJBL) dalam meningkatkan keterampilan praktik administrasi perkantoran siswa: Tinjauan pustaka untuk guru SMK. Bookchapter Administrasi Perkantoran, 1, 305–326. https://bookchapter.unnes.ac.id/index.php/bap/article/view/413
Zuhriyah, D. E. F., Mamesah, M. F. A. S. I., Ramadhani, N. R. F., Khoiruna, N. B., Nabila, S., Auliarahma, S., Munjiyat, S. N., & Royyan, N. N. (2025). Analisis filsafat pendidikan John Dewey melalui konsep learning by doing dalam pendidikan modern. Indonesian Journal of Multidisciplinary Studies, 1(1), 1–20. https://e-journal.epistemeacademia.org/index.php/IJMS
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















