INOVASI MODUL PEMBELAJARAN KEANEKARAGAMAN HAYATI DAN KONSERVASI DI INDONESIA UNTUK SISWA KELAS VII SMP PANGUDI LUHUR SALATIGA
DOI:
https://doi.org/10.51878/educator.v6i4.16138Keywords:
ADDIE, Buah Merah, Burung Kasuari, Pembelajaran IPA, Keanekaragaman Hayati dan Konservasi.Abstract
Science education plays a very important role in shaping logical thinking, meanwhile convetional learning often fails to provide specific examples so that students have difficulty connecting the material to real life. This study aims to develop and test the effectiveness of science learning module innovations on biodiversity and conservation material for seventh grade students at Pangudi Luhur Junior High School, Salatiga. The module innovation contains real contexts in the form of endemic flora and fauna of Papua, namely the Cassowary (Cassuarius) and buah merah (Pandanus conoideus) both have a conservation status of Least Concern (LC). The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model including the stages of Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results of the study at this stage show that the module meets the criteria of very valid with an average percentage of media experts of 86.7% and material experts of 89.7%. Small group trials obtained an average total score of 82% with very feasible criteria. At the implementation stage, the implementation of learning reached 88% in the first meeting and increased to 90% in the second meeting. The module's effectiveness in improving learning outcomes was measured through the application of pretests and posttests, which resulted in an N-gain value of 0.30, categorized as moderate. Based on these results, the learning module innovation was declared valid, feasible, and effective in improving students' understanding and learning outcomes regarding biodiversity and conservation.
ABSTRAK
Pendidikan IPA berperan sangat penting dalam membentuk cara berpikir logis, sehingga siswa kesulitan menghubungkan materi dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji keefektifan inovasi modul pembelajaran IPA pada materi Keanekaragaman Hayati dan Konservasi untuk siswa kelas VII di SMP Pangudi Luhur Salatiga. Inovasi modul memuat konteks nyata berupa flora dan fauna endemik Papua yaitu burung Kasuari (Cassuarius sp) dan buah Merah (Pandanus conoideus) yang memiliki status konservasi Least Concern (LC). Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian pada tahap development menunjukan bahwa modul pembelajaran memenuhi kriteria sangat valid dengan rata-rata persentase dari ahli media sebesar 86,7% dan ahli materi sebesar 89,7%. Uji coba kelompok kecil memperoleh rata-rata total skor 82% dengan kriteria sangat layak. Pada tahap implementation, keterlaksanaan pembelajaran mencapai 88% pada pertemuan pertama dan 90% pada pertemuan kedua. Efektivitas modul meningkatkan hasil belajar diukur melalui penerapan pretes dan postes, yang menghasilkan nilai N-gain sebesar 0,30 dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut, inovasi modul pembelajaran dinyatakan valid, layak dan efektif untuk meingkatkan pemahaman serta hasil belajar siswa mengenai materi keanekaragaman hayati dan konservasi.
Downloads
References
Abidat, A. H., & Nugraheni, N. (2024). Peran konservasi lingkungan sebagai upaya mencapai Sustainable Development Goals (SDGs). Jurnal Kajian Ilmiah dan Pendidikan Geografi, 7(1), 1–6. https://doi.org/10.33603/jpg.v7i1.4480862
Adinata, T., & Setiawan, J. B. (2024). Peran pembelajaran berbasis lingkungan dalam menumbuhkan kesadaran konservasi pada siswa. Jurnal Cakrawala Pendidikan dan Biologi, 1(3), 35–40. https://doi.org/10.61132/jucapenbi.v1i3.184
Aliyyah, S. R., Pangesthi, L., & Dewi, I. H. P. (2025). Pengembangan e-modul berbasis flipbook materi pertolongan pertama pada kecelakaan kerja (P3K) untuk siswa SMK kuliner. Jurnal Profesi Pendidikan, 7(2), 232–238. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i1.2903
Arini, W., & Sulistiyono, S. (2023). Analisis kebutuhan LKPD POE (predict, observe, explain) di SMP Sabillah Kabupaten Musi Rawas. Jurnal Perspektif Pendidikan, 17(1), 129–139. https://doi.org/10.31540/jpp.v17i1.2385
Aulia, M., Khairunnisa, Y., & Sari, M. M. (2024). Pengembangan modul project based learning Kurikulum Merdeka pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati di Indonesia dalam pembelajaran IPA di SMP Negeri 24 Banjarmasin. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 3(7), 2205–2217.
Batigin, R. W., Irianti, M., & Sutomo, E. (2024). Pengembangan e-modul IPA berbasis kearifan lokal Papua pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya kelas VII SMP/MTs. Jurnal Pendidikan IPA, 6(3), 758–765. https://doi.org/10.29100/jpi.v6i3.4811
Ekawati, N. E. (2022). Peningkatan pemahaman konsep IPA dengan menggunakan e-modul berbasis flipbook pada materi usaha dan pesawat sederhana kelas VIII MTs Negeri 2 Magelang. Journal of Physical Education, 4(1), 19–22. https://doi.org/10.30998/npjpe.v4i1.1044
Firmansyah, F., Rahayu, M., & Ginanjar, G. (2025). Peningkatan kemampuan literasi konservasi melalui e-modul keanekaragaman hayati di Cagar Alam Rawa Danau berbasis discovery learning pada siswa SMA. Jurnal Biologi & Pendidikan Biologi, 10(1), 58–64.
Jonvi, P. N., Munir, S., David, D., & Iman, A. (2023). Pengembangan modul berbasis forward and backward chaining dalam peningkatan kemandirian belajar. Assabiqun: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(3), 839–850. https://doi.org/10.36088/assabiqun.v5i3.3332
Lubis, M., Sunarto, A., & Walid, A. (2021). Pengembangan modul pembelajaran IPA berbasis etnosains materi pemanasan global untuk melatih kemampuan literasi sains siswa SMP. Paedagoria: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan, 12(2), 206–214. https://doi.org/10.31764/paedagoria.v12i2.4957
Pamungkas, Z. S., Prasetya, F. B., Aini, M., & Amrullah, J. D. R. (2025). Problem based learning bermuatan SSI sebagai pemberdayaan kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran IPA: Kerangka konseptual. Al-Kawnu: Jurnal Pendidikan Sains dan Biologi, 4(2), 1–15. https://doi.org/10.18592/ak.v4i2.16122
Puspita, J. F., Patonah, S., & Sukamanto, S. (2024). Pengembangan modul ajar IPAS berbasis STEM untuk mewujudkan keterampilan dasar berpikir ilmiah siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(2), 1235–1245. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7319
Rahayu, N., & Miterianifa, M. (2023). Karakter rasa ingin tahu siswa dalam hasil belajar IPA. Jurnal Basicedu, 7(5), 2986–2992. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i5.5715
Risamasu, P. V. M., Pieter, J., & Gunada, I. W. (2023). Pengembangan bahan ajar IPA SMP tema perpindahan kalor berkonteks etnosains Jayapura Papua. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1), 948–958. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i1b.1322
Ritonga, A. Z., Ulfa, S. W., & Siregar, L. N. (2023). Pengembangan modul pembelajaran biologi berbasis potensi lokal pembuatan minyak nilam (Pogostemon cablin Benth) di Kabupaten Aceh Tamiang. Menara Pendidikan, 9(2), 214–228. https://doi.org/10.18592/moe.v9i2.10038
Sugihartini, N., & Yudiana, K. (2018). ADDIE sebagai model pengembangan media instruksional edukatif (MIE) mata kuliah kurikulum dan pengajaran. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 15(2), 278–286. https://doi.org/10.23887/jptk-undiksha.v15i2.14892
Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Alfabeta.
Tapilouw, M. C. (2016). Teacher’s knowledge exploration about environmental problems in order to enhance problem based learning. Dalam Proceedings of the 2016 International Conference on Mathematics and Science Education (hlm. 218–222). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/icmsed-16.2017.50
Triyanti, M., & Sulistiyono, S. (2023). Pengembangan modul IPA project based learning (PjBL) untuk meningkatkan pengetahuan konseptual dan faktual siswa SMP kelas VIII. Jurnal Perspektif Pendidikan, 17(2), 270–280. https://doi.org/10.31540/jpp.v17i2.2624
Trisianna, J. A., Tapilouw, M. C., & Sucahyo, S. (2025). Biodiversity flashcard: Inovasi media pembelajaran IPA sub materi keanekaragaman hayati dan konservasi kelas VII. Lensa: Jurnal Kependidikan IPA, 15(1), 45–56. https://doi.org/10.24929/lensa.v15i1.629
Ulfa, S. W., Herni, Z., & Sinaga, H. A. (2023). Pengembangan modul biologi materi keanekaragaman hayati berbasis pendidikan karakter paradigma wahdatul ulum di Sekolah TRITECH Informatika Terintegrasi di Medan. Jurnal Bionatural, 10(2), 73–88. https://doi.org/10.61290/bio.v10i2.715
Wibisiana, M. A. P., Suardana, N., & Sastrawidana, D. K. (2022). Pengembangan e-modul pembelajaran IPA SMP kelas VII berbasis komik berpendekatan jelajah alam sekitar untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan MIPA, 12(3), 700–713. https://doi.org/10.37630/jpm.v12i3.632
Yarmalinda, D., Imron, M., & Maria, A. (2025). Pengembangan modul berbasis kearifan lokal Papua menggunakan model inquiry learning pada materi konservasi keanekaragaman hayati. Biology and Education Journal, 5(1), 11–24. https://doi.org/10.25299/baej.2025.22434
Yuliani, E. L., Heri, V., Bakara, D. O., Sammy, J., & Ariesta, D. L. (2023). Keanekaragaman hayati: Pengenalan materi untuk pengembangan Kurikulum Merdeka dan muatan lokal sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kabupaten Kapuas Hulu. CIFOR & Yayasan Riak Bumi.
Yuniarti, I., Karma, N., & Istiningsih, S. (2021). Pengembangan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal tema cita-citaku subtema aku dan cita-citaku kelas IV. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 6(4), 691–697. https://doi.org/10.29303/jipp.v6i4.318
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













