PERAN KOMUNITAS BELAJAR GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DI SD 3 INPRES BIROBULI KOTA

Authors

  • Jumardin Jumardin Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Nurdin Nurdin Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Adawiyah Adawiyah Universitas Islam Negeri Datokarama Palu

DOI:

https://doi.org/10.51878/educator.v6i3.15178

Keywords:

Berpikir Kreatif, Komunitas Belajar Guru, Pembelajaran Kreatif, Sekolah Dasar

Abstract

ABSTRACT

This study was motivated by the importance of supporting the development of students’ creative thinking skills through active, contextual, and innovative learning, as well as the need for professional teacher collaboration in designing such learning. This study aimed to describe the role of teacher learning communities (Kombel) in supporting the development of students’ creative thinking skills at SD 3 Inpres Birobuli, Palu City, identify the forms of Kombel activities that support creative learning, and analyze the supporting and inhibiting factors in their implementation. This study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, with the principal and teachers serving as the primary data sources regarding the implementation of Kombel and its application in classroom learning. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while data validity was examined through triangulation. The findings indicate that Kombel serves as a professional collaboration forum for teachers through experience sharing, discussion of learning problems, reflection, lesson planning, sharing of good practices, and the development of creative learning media and activities. These practices support learning environments that provide students with opportunities to generate ideas, try various problem-solving strategies, and develop ideas fluently, flexibly, originally, and elaboratively. Supporting factors include teacher commitment, principal support, a collaborative culture, and openness in sharing practices, while inhibiting factors include limited time, differences in teachers’ abilities and experiences, and inadequate learning facilities. The contribution of this study lies in providing an empirical description of how teacher learning communities function as a collaborative mechanism for supporting creative-learning practices oriented toward the development of students’ creative thinking skills at the elementary school level. This study does not quantitatively measure an increase in students’ creative thinking skills but identifies the contribution of Kombel based on observed learning practices and information obtained from the research participants.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan inovatif serta perlunya kolaborasi profesional guru dalam merancang pembelajaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran komunitas belajar (Kombel) guru dalam mendukung pengembangan kemampuan berpikir kreatif siswa di SD 3 Inpres Birobuli Kota Palu, mengidentifikasi bentuk kegiatan Kombel yang mendukung pembelajaran kreatif, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan kepala sekolah dan guru sebagai sumber data utama, yang memberikan informasi mengenai pelaksanaan Kombel dan penerapannya dalam pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kombel berperan sebagai wadah kolaborasi profesional guru melalui kegiatan berbagi pengalaman, diskusi permasalahan pembelajaran, refleksi, perencanaan pembelajaran, berbagi praktik baik, serta pengembangan media dan aktivitas pembelajaran kreatif. Praktik tersebut mendukung terciptanya pembelajaran yang memberikan ruang kepada siswa untuk menghasilkan gagasan, mencoba berbagai cara penyelesaian, dan mengembangkan ide secara lancar, luwes, orisinal, dan elaboratif. Faktor pendukung meliputi komitmen guru, dukungan kepala sekolah, budaya kolaborasi, dan keterbukaan dalam berbagi praktik, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan dan pengalaman guru, serta keterbatasan sarana pembelajaran. Kontribusi penelitian ini terletak pada deskripsi empiris mengenai bagaimana komunitas belajar guru digunakan sebagai mekanisme kolaboratif untuk mendukung pengembangan pembelajaran yang berorientasi pada kemampuan berpikir kreatif di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini tidak mengukur peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa secara kuantitatif, tetapi mengidentifikasi kontribusi Kombel berdasarkan praktik pembelajaran dan informasi yang diperoleh dari sumber data penelitian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amelia, D., & Yuliani, S. (2024). Kolaborasi guru dan orang tua untuk inovasi pendidikan berkualitas di sekolah dasar. JIPSD: Jurnal Inovasi Pendidikan Sekolah Dasar, 1(1), 28–39. https://journal.innoscientia.org/index.php/jipsd/article/view/119

Andriastuti, M. (2024). Budaya kolaborasi sebagai cara untuk mengembangkan kreativitas guru dalam mengajar. Jurnal Tahsinia, 5(8), 1169–1179.

https://doi.org/10.57171/jt.v5i8.461

Ansya, Y. A. U., & Salsabilla, T. (2024). Project based learning sebagai model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan creative thinking siswa sekolah dasar. Journal of Contemporary Issue in Elementary Education, 2(2), 121–128.

https://jurnal.ut.ac.id/index.php/jciee/article/view/10069

Abor, S. K., Yewang, M. U., & Loe, A. P. (2024). Pengaruh kreativitas guru dan motivasi belajar terhadap hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Amanuban Tengah. Journal Economic Education, Business and Accounting, 3(1), 242–250.

https://doi.org/10.35508/jeeba.v3i1.14332

Astria, R., & Kusuma, A. B. (2023). Analisis pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis. Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika, 6(2), 112–119. https://doi.org/10.30605/proximal.v6i2.2647

Chauraya, M., & Barmby, P. (2022). Features of a developing mathematics professional learning community and affordances for teacher learning opportunities. Indonesian Journal of Educational Research and Review, 5(1), 205–216.

https://doi.org/10.23887/ijerr.v5i1.44424

Firdaus, Z., Wijayanti, R., Khomsin, N., Hermawati, F., & Nyoman, N. A. (2025). Evaluasi diri sekolah sebagai fondasi perencanaan strategik pendidikan. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(8), 9811–9814. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i8.9053

Herman, H., Silalahi, D. E., & Sinaga, Y. K. (2023). Collaborative teacher and students sebagai realisasi pembelajaran inovatif. Indonesia Berdaya, 4(1), 267–272.

https://ukinstitute.org/journals/ib/article/view/4134

Hidayah, N. C., Damayani, A. T., Tunjungsari, D. R., & Ratnawati, D. (2023). Efektivitas penggunaan media interaktif untuk meningkatkan hasil belajar pada materi macam-macam perasaan kelas II SDN Pandean Lamper 01 Semarang melalui model problem based learning. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru (Vol. 1, No. 2, pp. 2080–2090).

https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/5352

Hu, L., & Hemchua, S. (2025). Understanding the effect of professional learning community on EFL teachers' intercultural teaching competence. Language Related Research, 14(5), 245–283. https://lrr.modares.ac.ir/article_7397_en.html?lang=fa

Jamilah, E., Purnamasari, A., & Ramadan, I. (2025). Implementasi komunitas belajar guru dalam meningkatkan kompetensi guru di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 836–843. https://doi.org/10.23969/jp.v10i4.39391

Lee, K. W. (2023). Effectiveness of gamification and selection of appropriate teaching methods of creativity: Students' perspectives. Heliyon, 9(10).

https://www.cell.com/heliyon/fulltext/S2405-8440(23)07628-4

Maufani, E., Kamlasi, M., Banfatin, Y., Dabadida, H., & Foeh, Y. (2025). Evaluasi program Kombel dalam meningkatkan kompetensi guru di SD Inpres Naimata. MASMAN Master Manajemen, 3(3), 12–26. https://doi.org/10.59603/masman.v3i3.936

Rahma, T. T. (2024). Kajian teori: Peran model pembelajaran project based learning berbasis STEAM terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Dalam PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika (pp. 309–316).

https://proceedings.unnes.ac.id/prisma/article/view/2967

Rahayu, P., & Ningsih, T. (2025). Strategi pengembangan kompetensi profesional guru dalam menjawab tuntutan abad 21 di sekolah dasar. Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 8(3), 973–987. https://doi.org/10.24256/pijies.v8i3.8432

Ramadhan, E. H., & Hindun, H. (2023). Penerapan model pembelajaran berbasis proyek untuk membantu siswa berpikir kreatif. Protasis: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya, 2(2), 43–54.

https://protasis.amikveteran.ac.id/index.php/protasis/article/view/98

Saabighoot, Y. A., Supriatna, E., Naufal, R., & Rusdiani, I. (2024). Implementasi kurikulum merdeka berbasis sibernetik pada lembaga pendidikan anak usia dini di Provinsi Banten. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 894–900.

https://aulad.org/index.php/aulad/article/view/804

Siburian, A., Siahaan, E. A., & Naibaho, D. (2023). Kreativitas guru dalam meningkatkan minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(2), 11202–11209.

https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/233

Sitorus, E. R. B., Widiayati, W., & Azainil, A. (2024). Penerapan strategi manajemen mutu untuk meningkatkan validitas keputusan berbasis fakta di sekolah menengah pertama. Pendas Mahakam: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 9(1), 100–111. https://jurnal.fkip-uwgm.ac.id/index.php/pendasmahakam/article/view/1777

Upayogi, I. N. T., Sumar, H., & Ida, K. (2024). Peran komunitas guru dan refleksi dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif: Studi praktik baik guru. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(3), 887–901.

https://jurnal.citrabakti.ac.id/index.php/jil/article/view/4150

Widhoni, A., Pratama, R. A., Meiagriza, R., & Cinantya, C. (2025). Motivasi dan perilaku guru dalam berinovasi (studi pada Kombel Basamaan SDN Abirau). Iqro: Journal of Islamic Education, 8(1), 12–21. https://doi.org/10.24256/iqro.v8i1.6487

Yudianto, N., Kurniawan, B., Wijayanti, R., & Kholis, N. (2025). Fostering innovation through creative and collaborative teaching approaches: Menumbuhkan inovasi melalui pendekatan pengajaran yang kreatif dan kolaboratif. Indonesian Journal of Innovation Studies, 26(3), 10–21070. https://ijins.umsida.ac.id/index.php/ijins/article/view/1484

Downloads

Published

2026-08-26

How to Cite

Jumardin, J., Nurdin, N., & Adawiyah , A. (2026). PERAN KOMUNITAS BELAJAR GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DI SD 3 INPRES BIROBULI KOTA . EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik Dan Kependidikan, 6(3), 678–692. https://doi.org/10.51878/educator.v6i3.15178

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.