EDUKASI STUNTING DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DI DAWIS RT.06 RW.11 TAMBAKAJI NGALIYAN SEMARANG

Authors

  • Sigit Sugiharto Universitas Widya Husada Semarang, Indonesia
  • Harsono Harsono Universitas Widya Husada Semarang, Indonesia
  • Maulidta Karunianingtyas Wirawati Universitas Widya Husada Semarang, Indonesia
  • Hargianti Dini Iswandari Universitas Ngudi Waluyo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/community.v5i1.6368

Keywords:

Stunting, Teknologi Informasi, Edukasi Stunting, Aplikasi Stunting, Gizi Buruk

Abstract

ABSTRACT

Stunting prevention is essential to reducing the incidence of stunting, which has long-term impacts on the quality of future generations. The active participation of residents is a crucial component in determining the success of the intervention. This community service activity aims to increase residents' understanding of stunting, its causes, and prevention efforts through an educational approach and the use of information technology. The activity method began with a survey and coordination with the Tambakaji neighborhood association (RT) to obtain baseline data and obtain permits. Next, outreach activities were conducted, including the delivery of material on the definition of stunting, risk factors, long-term impacts, and family-based prevention measures. Innovations were implemented by introducing credible information sources and an Android application that can help parents monitor their children's growth and development independently. Discussions accompanying this activity revealed a social stigma against stunting and a lack of public understanding regarding the limits of normal child growth. Furthermore, residents also expressed concerns regarding the accuracy of the application used. This activity successfully raised public awareness of the importance of early stunting prevention and encouraged the use of technology as a tool in monitoring child growth and development.

ABSTRAK

Pencegahan stunting sangat diperlukan untuk menurunkan angka kejadian stunting, yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas generasi mendatang. Peran serta dan partisipasi aktif warga menjadi komponen penting yang menentukan keberhasilan intervensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai stunting, penyebabnya, serta upaya pencegahannya melalui pendekatan edukatif dan pemanfaatan teknologi informasi. Metode kegiatan diawali dengan survei dan koordinasi dengan RT Tambakaji untuk memperoleh data awal dan perizinan. Selanjutnya, dilakukan sosialisasi yang mencakup penyampaian materi tentang definisi stunting, faktor risiko, dampak jangka panjang, serta langkah-langkah pencegahan berbasis keluarga. Inovasi dilakukan dengan mengenalkan sumber informasi yang kredibel serta aplikasi Android yang dapat membantu orang tua memantau tumbuh kembang anak secara mandiri. Diskusi yang menyertai kegiatan ini mengungkap adanya stigma sosial terhadap stunting serta kurangnya pemahaman masyarakat mengenai batasan pertumbuhan normal anak. Selain itu, warga juga menyampaikan kekhawatiran terkait keakuratan aplikasi yang digunakan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya pencegahan stunting sejak dini serta mendorong pemanfaatan teknologi sebagai alat bantu dalam pemantauan tumbuh kembang anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, D., Noviyanti, L., Andini, S. P., Agilia, S., Bhakti, S., & Cikarang, H. (2024). Analysis of Relationship of Breastfeeding Behaviour in Working Mothers and The Incident of Stunting. Journal of Educational Innovation and Public Health, 2(3), 207–215. https://doi.org/10.55606/INNOVATION.V2I3.3113

Anwar, S., Winarti, E., & Sunardi, S. (2022). Systematic Review Faktor Risiko, Penyebab dan Dampak Stunting pada Anak. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(1), 88–94. https://doi.org/10.32831/JIK.V11I1.445

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4), e12617. https://doi.org/10.1111/MCN.12617

Briliannita, A., Ismail, Z., Supu, L., Gizi, J., Sorong, K., & Kebidanan, J. (2022). Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-7 Tahun. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 4(1), 90–97. https://doi.org/10.36590/JIKA.V4I1.226

Dashboard Kesehatan Kota Semarang. (n.d.). Retrieved 10 July 2025, from https://lekminkes.dinkes.semarangkota.go.id/home/stunting?bulan=6&tahun=2025

Duana, M., Maisyaroh, S., Siregar, F., Anwar, S., Musnadi, J., Husna, A., Eky Nursia, L., Studi, P., Masyarakat, K., & Umar, U. T. (2022). Dampak Pernikahan Dini Pada Generasi Z Dalam Pencegahan Stunting. COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 195–200. https://doi.org/10.54951/COMSEP.V3I2.292

Imeldawati, R. (2025). Dampak Terjadinya Stunting terhadap Perkembangan Kognitif Anak?: Literature Review. Jurnal Medika Nusantara, 3(1), 101–107. https://doi.org/10.59680/MEDIKA.V3I1.1632

Mahihody, A. J., Tanod, W. A., Rieuwpassa, J., Cahyono, E., Rorong, M., Tampany, I., Negeri, P., & Utara, N. (2024). Edukasi Cegah Stunting Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Kelompok Ibu-Ibu PKK. Batara Wisnu?: Indonesian Journal of Community Services, 4(3), 762–770. https://doi.org/10.53363/BW.V4I3.302

Rizky Maulana, F., Melani Putria, C., Rizq Fauzan, I., Firdaus, F., Afrianto, Y., & Ibn Khaldun Bogor, U. (2024). Peran Edukasi Stunting Terhadap Pengetahuan Pada Ibu Yang Mempunyai Anak Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat UIKA Jaya SINKRON, 2(2), 179–189. https://doi.org/10.32832/JPMUJ.V2I2.2275

Rukmansyah, D. F., Susanti, A., L, L., S, C. P., & Apriliani, U. (2024). Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Banjar Negeri: Tantangan Dan Solusi. COMMUNITY?: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 86–91. https://doi.org/10.51878/COMMUNITY.V4I1.3250

Sahira, N. S., & Assariah, K. S. P. (2023). Edukasi dan Pendampingan Program Cegah Stunting. Jurnal Bina Desa, 5(1), 33–38. https://doi.org/10.15294/JBD.V5I1.40777

Shofa, M., Mujito, M., & Lundy, F. (2024). The effect of education using the emo-demo method on parents’ knowledge and skills in preventing stunting. Jurnal Cakrawala Promkes, 6(2), 104–112. https://doi.org/10.12928/JCP.V6I2.11231

Supadmi, S., Laksono, A. D., Kusumawardani, H. D., Ashar, H., Nursafingi, A., Kusrini, I., & Musoddaq, M. A. (2024). Factor related to stunting of children under two years with working mothers in Indonesia. Clinical Epidemiology and Global Health, 26, 101538. https://doi.org/10.1016/J.CEGH.2024.101538

Yusriadi, Y., Sugiharti, S., Ginting, Y. M., Sandra, G., & Zarina, A. (2024). Preventing Stunting in Rural Indonesia: A Community-Based Perspective. African Journal of Food, Agriculture, Nutrition and Development, 24(9), 24470–24491. https://doi.org/10.22004/AG.ECON.348069

Yuwanti, Y., Himawati, L., & Susanti, M. M. (2022). Pencegahan Stunting pada 1000 HPK. Jurnal ABDIMAS-HIP?: Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 35–39. https://doi.org/10.37402/ABDIMASHIP.VOL3.ISS1.166

Downloads

Published

2025-04-30

How to Cite

Sugiharto, S., Harsono, H., Wirawati, M. K., & Iswandari, H. D. (2025). EDUKASI STUNTING DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DI DAWIS RT.06 RW.11 TAMBAKAJI NGALIYAN SEMARANG. COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 180-187. https://doi.org/10.51878/community.v5i1.6368

Issue

Section

Articles