GAYA KETERIKATAN PADA MASA DEWASA AWAL: ANALISIS PERBEDAAN BERDASARKAN USIA

Authors

  • Nadia Nashwa Kamila Universitas Tarumanagara
  • Raja Oloan Tumanggor Universitas Tarumanagara

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i3.7863

Keywords:

Dewasa Awal, Gaya Keterikatan, Perbedaan Usia

Abstract

ABSTRACT

This study confirms a significant relationship between self-control and online game addiction with aggressive behavior among vocational high school students in Nogosari District, showing that higher self-control reduces aggression, while online game addiction increases it. This study focuses on determining whether there are differences in attachment-related anxiety and attachment-related avoidance levels based on the 18–25 age group. A total of 455 participants were selected using judgment sampling techniques and completed the Experiences in Close Relationships–Revised (ECR-R) instrument online. The data were analyzed in several stages, namely descriptive tests, Kolmogorov–Smirnov normality tests, and principal analysis using the Kruskal–Wallis test because the data were not normally distributed. The results showed significant differences in both attachment dimensions based on age. The mean rank pattern illustrates that certain age groups have higher levels of anxiety or avoidance tendencies compared to other age groups, indicating that attachment styles in early adulthood are dynamic and influenced by developmental experiences at each age. These findings conclude that age plays a role in differentiating how individuals build close relationships, and provide an important basis for the development of counseling services and mentoring programs tailored to the needs of each age group in early adulthood.

ABSTRAK

Masa dewasa awal ditandai oleh meningkatnya tuntutan hidup dan kebutuhan membangun hubungan dekat yang stabil, sehingga gaya keterikatan menjadi penting dalam membentuk kedekatan emosional. Namun, meskipun pengalaman dewasa dapat memengaruhi pola keterikatan, penelitian yang membahas variasinya pada kelompok usia berbeda dalam rentang dewasa awal masih terbatas. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan tingkat attachment-related anxiety dan attachment-related avoidance berdasarkan kelompok usia 18–25 tahun. Sebanyak 455 partisipan dipilih menggunakan teknik judgment sampling dan mengisi instrumen The Experiences in Close Relationships–Revised (ECR-R) secara daring. Data dianalisis melalui beberapa tahap, yaitu uji deskriptif, uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, dan analisis utama menggunakan uji Kruskal–Wallis karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada kedua dimensi keterikatan berdasarkan usia. Pola mean rank menggambarkan bahwa kelompok usia tertentu memiliki tingkat kecemasan atau kecenderungan menghindar yang lebih tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya, yang menunjukkan bahwa gaya keterikatan pada dewasa awal bersifat dinamis dan dipengaruhi oleh pengalaman perkembangan pada tiap usia. Temuan ini menyimpulkan bahwa usia berperan dalam membedakan cara individu membangun hubungan dekat, serta memberikan dasar penting bagi pengembangan layanan konseling dan program pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap kelompok usia di masa dewasa awal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, N., Wihartati, W., & Ikhrom. (2025, Juni 1). Dukungan sosial teman sebaya pada dewasa awal yang mengalami quarter-life crisis. Jurnal PSIMAWA, 8, 29–35. http://jurnal.uts.ac.id/index.php/PSIMAWA

Amalia, F. M., & Suparman, M. Y. (2025). Hubungan Attachment Style dengan Loneliness pada Emerging Adulthood yang Sedang Tidak Berpacaran. Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 3(3), 295–312. https://doi.org/10.61132/protein.v3i3.1596

Chopik, W. J., Nuttall, A. K., & Oh, J. (2021). Relationship specific Satisfaction and Adjustment in Emerging Adulthood: The Moderating Role of Adult Attachment Orientation. Journal of Adult Development, 29(1), 40–52. https://doi.org/10.1007/s10804-021-09380-6

Danahfatin, A., & Rizka, C. M. (2024). Pengaruh attachment styles terhadap ketergantungan emosional remaja berpacaran. INQUIRY: Jurnal Ilmiah Psikologi, 15(1). https://journal.paramadina.ac.id/index.php/inquiry/article/view/1031

Fraley, R. C., Gillath, O., & Deboeck, P. R. (2021). Do life events lead to enduring changes in adult attachment styles? A naturalistic longitudinal investigation. Journal of Personality and Social Psychology, 120(6), 1567–1606. https://doi.org/10.1037/pspi0000326

Gayatri, P. A., & Ariana, A. D. (2024). Kelekatan tidak aman dan cyberchondria pada dewasa awal: kecemasan kesehatan sebagai mediator. Jurnal Psikologi Tabularasa, 19(1), 46–58. https://doi.org/10.26905/jpt.v19i1.12485

Hasian, B. J., & Ariela, J. (2020, Desember). Peran attachment terhadap self-esteem pada dewasa muda diselingkuhi. Humanitas (Jurnal Psikologi), 4(3), 267–282. https://doi.org/10.28932/humanitas.v4i3.2837

Jundiyana, H., & Noorizki, R. D. (2024). Kelekatan di Masa Dewasa Awal pada Individu yang Menjalin Hubungan tanpa Komitmen. Flourishing Journal, 4(1), 21–30. https://doi.org/10.17977/um070v4i12024p21-30

Krisdhianti, F. E., & Suminar, D. R. (2024). Pengaruh antara Attachment Styles dengan Kecemburuan (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). https://repository.unair.ac.id/133621/

Papalia, D. E., & Martorell, G. (2017). Experience human development (14th ed.). McGraw-Hill Education.

Putri, S. B., & Dariyo, A. (2025). Hubungan insecure attachment dengan psychological well-being pada dewasa awal berpacaran. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 1617–1626. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/24425

Qualter, P., & La?Greca, A. (2024). Loneliness in Emerging Adulthood: A Scoping Review. Adolescent Research Review, 10, 47–67. https://link.springer.com/article/10.1007/s40894-024-00240-4

Santaguida, E., & Bergamasco, M. (2024). A perspective-based analysis of attachment from prenatal period to second year postnatal life. Frontiers in Psychology, 15, 1296242. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1296242

Sutanto, M. A., & Muttaqin, D. (2024). Dimensi Pembentukan Identitas dan Intimasi pada Emerging Adult yang Menjalin Relasi Romantis. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah. https://doi.org/10.15294/intuisi.v13i2.29294

Yulianti, D. W., & Hijrianti, U. R. (2024). Pengaruh father attachment terhadap self-disclosure wanita dewasa awal dalam hubungan romantis. Jurnal EMPATI, 13(2). https://doi.org/10.14710/empati.2024.40358

Zimmermann, P., Maier, M. A., Winter, M., & Grossmann, K. E. (2018). How do attachment styles change from childhood through adolescence? Journal of Research in Personality, 72, 21–32. https://doi.org/10.1016/j.jrp.2018.04.001

Downloads

Published

2025-12-05

How to Cite

Kamila, N. N., & Tumanggor, R. O. (2025). GAYA KETERIKATAN PADA MASA DEWASA AWAL: ANALISIS PERBEDAAN BERDASARKAN USIA. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 5(3), 1417-1424. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i3.7863

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)