PERSEPSI KETERLIBATAN AYAH TERHADAP KONSEP DIRI REMAJA: KONTEKS DARI KELUARGA SUKU BATAK

Authors

  • Kezia Ayu Teena Universitas Negeri Jakarta
  • Anna Armeini Rangkuti Universitas Negeri Jakarta
  • Herdiyan Maulana Universitas Negeri Jakarta
  • Zarina Akbar Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i4.7633

Keywords:

Keterlibatan Ayah, Konsep Diri, Remaja, Suku Batak

Abstract

Adolescence is a crucial phase in the formation of self-identity, heavily influenced by family interactions, particularly the role of the father, who holds a crucial position in the patrilineal structure of the Batak people. This study aims to determine the influence of perceived paternal involvement on the formation of self-concept in adolescents from Batak families. A quantitative approach was employed in this study, involving 120 participants aged 18-25 years selected through convenience sampling. The research instruments used the Father Involvement Scale and the Tennessee Self-Concept Scale, which were then analyzed using simple linear regression. The results showed a significant influence between paternal involvement and adolescent self-concept, with a contribution of 19.6% (R-square = 0.196). Further analysis showed that this positive correlation occurred in both male and female adolescents, with the relationship tending to be stronger in the male group. It can be concluded that the presence and active participation of fathers in parenting are important predictors of the formation of positive self-concept in Batak adolescents. Therefore, optimizing the father's role in the family is highly recommended for optimal psychological development of children.

ABSTRAK

Masa remaja merupakan fase krusial dalam pembentukan identitas diri yang sangat dipengaruhi oleh interaksi keluarga, khususnya peran ayah yang memegang posisi penting dalam struktur patrilineal Suku Batak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi keterlibatan ayah terhadap pembentukan konsep diri remaja dari keluarga Suku Batak. Pendekatan kuantitatif diterapkan dalam studi ini dengan melibatkan 120 partisipan berusia 18-25 tahun yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Instrumen penelitian menggunakan Father Involvement Scale dan Tennessee Self Concept Scale yang kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara keterlibatan ayah terhadap konsep diri remaja, dengan sumbangan pengaruh sebesar 19,6% (R square = 0.196). Analisis lebih lanjut memperlihatkan bahwa korelasi positif ini terjadi baik pada remaja laki-laki maupun perempuan, dengan tingkat hubungan yang cenderung lebih kuat pada kelompok laki-laki. Dapat disimpulkan bahwa kehadiran dan partisipasi aktif ayah dalam pengasuhan menjadi prediktor penting bagi terbentuknya konsep diri yang positif pada remaja Batak, sehingga optimalisasi peran ayah dalam keluarga sangat disarankan demi perkembangan psikologis anak yang optimal.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriyani, A., & Saputra, W. N. E. (2025). Beyond the divorce: Membangun strategi koping yang kuat pada remaja melalui CBT. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 706. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4351

Aisyah, S., Purwoko, B., & Habsy, B. A. (2025). Efektivitas pendekatan konseling naratif dalam mengatasi permasalahan identitas diri pada remaja. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 747. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.5097

Alifa, R., & Handayani, E. (2021). The effect of perceived fathers involvement on subjective well-being: Study on early adolescent groups who live without mother in Karawang. Jurnal Psikologi, 20(2), 163. https://doi.org/10.14710/jp.20.2.163-177

Banun, J. S., Aurora, A. T., Larasati, A., Manurung, I. H., & Hastuti, R. (2025). Pengaruh keterlibatan ayah dengan regulasi emosi Gen Z. Paedagogy: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(2), 451. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i2.5321

Fajriyanti, A. P., Fatgehipon, A. H., & Istiqomah, N. (2024). Kepercayaan diri peserta didik fatherless dalam bersosialisasi di SMP Negeri 28 Jakarta. Jurnal Dunia Pendidikan, 5(1), 295. https://doi.org/10.55081/jurdip.v5i1.2668

Farisandy, E. D., & Surjaningrum, E. R. (2021). Efektivitas logoterapi dalam meningkatkan konsep diri remaja di panti sosial. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP), 7(1), 24. https://doi.org/10.22146/gamajpp.60551

Florensa, F., Hidayah, N., Sari, L., Yousrihatin, F., & Litaqia, W. (2023). Gambaran kesehatan mental emosional remaja. Jurnal Kesehatan, 12(1), 112. https://doi.org/10.46815/jk.v12i1.125

Herlina, E., Suprapto, P. K., Badriah, L., & Hernawati, D. (2025). Potret awal self-efficacy siswa SMP pada materi zat aditif. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(1), 333. https://doi.org/10.51878/science.v5i1.4630

Hidayati, R. N. (2020). Pengaruh konsep diri dan kecerdasan emosional terhadap kemampuan pengambilan keputusan siswa. Mendidik: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran, 6(1), 81. https://doi.org/10.30653/003.202061.115

Irsyad, M., Rahmat, T., Aniswita, A., & Fitri, H. (2023). Analisis konsep diri dan kebiasaan belajar matematika siswa. Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika, 6(2), 278. https://doi.org/10.30605/proximal.v6i2.2900

Kusuma, R. N., Wachidi, W., & Mustofa, T. A. (2025). Internalisasi nilai-nilai agama Islam dan budi pekerti dalam sikap gotong royong pada profil pelajar Pancasila. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 763. https://doi.org/10.51878/social.v4i4.4534

Kusumawati, N. A. (2023). Karakteristik kategori adopter dalam difusi pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis komik digital sebagai sarana edukasi kesehatan mental untuk mencegah perilaku bullying di SMA Dharma Praja. Sang Acharya Jurnal Profesi Guru, 4(1), 1. https://doi.org/10.25078/sa.v4i1.3228

Maulana, A. (2024). Teori perkembangan kognitif Piaget pada tahap operasional formal. Al-Ahnaf, 1(1), 12. https://doi.org/10.61166/ahnaf.v1i1.7

Mujahidin, M. D., Sarmini, S., & Yani, M. T. (2025). Strategi komunikasi orang tua dalam mengajarkan nilai-nilai peduli lingkungan hidup kepada anak. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 574. https://doi.org/10.51878/social.v4i4.4092

Mulyaningsih, M., Wahyuni, W., Noorratri, E. D., & Rahmad, S. S. (2024). Karakteristik remaja dengan konsep diri positif di Surakarta. Intan Husada Jurnal Ilmiah Keperawatan, 12(2), 271. https://doi.org/10.52236/ih.v12i2.610

Nurmalasari, F., Fitrayani, N., Paramitha, W. D., & Azzahra, F. (2024). Dampak ketiadaan peran ayah (fatherless) terhadap pencapaian akademik remaja: Kajian sistematik. Jurnal Psikologi, 1(4), 14. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i4.2567

Pratama, B. D., Kadafi, A., Fakhriyani, D. V., Hariyani, I. T., & Kholidah, M. (2023). Cyber counseling berbasis nilai agama sebagai upaya mengembangkan kesehatan mental remaja di era VUCA. Edu Consilium: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, 4(2), 41. https://doi.org/10.19105/ec.v4i2.9760

Ramadhani, M. F., Sulastri, S., & Syah, T. A. (2025). Hubungan antara social comparison dengan self esteem pada remaja di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Budi Mulya Muhammadiyah. Paedagogy: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(3), 1091. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i3.6786

Rismanda, E., Khasanah, U., Susanti, A., Bahri, S., & Baharudin, B. (2025). Kolaborasi orang tua dan guru dalam membentuk generasi tangguh melalui kajian parenting. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 777. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.5080

Umam, S. (2020). Membangun kepedulian sosial anak melalui strategi pembelajaran konsiderasi. Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education, 3(1), 1. https://doi.org/10.24014/kjiece.v3i1.9291

Wongsokarto, J. W., & Kurniawan, W. (2025). Metode konseling Islam dalam mengatasi penyimpangan remaja (studi kasus di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Kota Ternate). Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(4), 1536. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i4.7139

Yani, D. I., Chua, J. Y. X., Wong, J. C. M., Pikkarainen, M., Goh, Y. S., & Shorey, S. (2025). Perceptions of mental health challenges and needs of Indonesian adolescents: A descriptive qualitative study. International Journal of Mental Health Nursing, 34(1). https://doi.org/10.1111/inm.13505

Zayani, C. G., Dianto, M., & Usman, C. I. (2025). Pengaruh dukungan sosial teman sebaya terhadap kesehatan mental peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 12 Padang. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3), 930. https://doi.org/10.51878/social.v5i3.6917

Zuliani, S., Triyuliasari, A., & Iswinarti, I. (2024). Differences in the impact of fatherlessness based on developmental age stages: A systematic review. Jurnal Psikologi dan Konseling West Science, 2(4), 346. https://doi.org/10.58812/jpkws.v2i04.1770

Downloads

Published

2025-12-16

How to Cite

Teena, K. A., Rangkuti, A. A. ., Maulana, H. ., & Akbar, Z. . (2025). PERSEPSI KETERLIBATAN AYAH TERHADAP KONSEP DIRI REMAJA: KONTEKS DARI KELUARGA SUKU BATAK . PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 5(4), 1657-1667. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i4.7633

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)