HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN KESEIMBANGAN KEHIDUPAN KERJA PADA KARYAWAN DI INSTANSI X

Authors

  • Ryska Wahyu Setiawan Universitas Negeri Surabaya
  • Meita Santi Budiani Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i2.5852

Keywords:

Beban kerja, Keseimbangan kehidupan kerja

Abstract

Currently, many agencies or companies pay less attention to the balance between work life and personal life for their employees. This can be seen from several rules that have been set and the workload that must be faced by employees. The purpose of this study was to determine the relationship between workload and work life balance for employees at Agency X. This study uses a quantitative research type with a saturated sampling method on a sample of 90 employees. Data collection was carried out using a questionnaire with workload scale instruments and work life balance scales. Data analysis used Pearson product moment correlation through SPSS software. The results in this study were obtained for a significance value of 0.000 (p <0.05) and a correlation coefficient value of -0.867. This value indicates that the workload variable and work life balance have a very strong but not unidirectional relationship. The higher the workload faced by employees at agency X, the lower the work life balance owned by employees, and vice versa. The implications in this study are expected to provide opportunities for employees to be able to improve their competencies.

ABSTRAK
Saat ini banyak instansi atau perusahaan yang kurang memperhatikan keseimbangan antara kehidupan kerja dengan kehidupan pribadi pada karyawannya. Hal ini terlihat dari beberapa kebijakan yang telah diterapkan dan beban kerja yang dihadapi oleh karyawannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan keseimbangan kehidupan kerja pada karyawan di Instansi X. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode sampling jenuh pada sampel sebanyak 90 karyawan. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan instrumen skala beban kerja dan skala keseimbangan kehidupan kerja. Analisis data menggunakan korelasi pearson product moment melalui software SPSS. Hasil dalam penelitian ini diperoleh untuk nilai signifikansi senilai 0,000 (p<0.05) dan nilai koefisien korelasi senilai -0,867. Nilai tersebut menunjukkan bahwa antara variabel beban kerja dengan keseimbangan kehidupan kerja memiliki hubungan yang sangat kuat namun tidak searah. Semakin tinggi beban kerja yang dihadapi karyawan di instansi X maka keseimbangan kehidupan kerja yang dimiliki oleh karyawan semakin rendah, begitupun sebaliknya. Implikasi dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi karyawan untuk dapat meningkatkan kompetensi yang dimiliki.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggreni, A. S., & Budiani, M. S. (2021). Hubungan antara work-life balance dengan komitmen organisasi pada pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Trenggalek. Jurnal Penelitian Psikologi, 8(8), 130–144. https://doi.org/10.26740/cjpp.v8i8.41685

Astuti, N. W., & Nurwidawati, D. (2023). Hubungan work life balance dengan subjective well-being pada mahasiswa yang bekerja part-time di Surabaya. Jurnal Penelitian Psikologi, 10(3), 122–144. https://doi.org/10.26740/cjpp.v10i03.54197

Babamohamadi, H., et al. (2023). The association between workload and quality of work life of nurses taking care of patients with COVID-19. BMC Nursing, 22(1). https://doi.org/10.1186/s12912-023-01395-6

Fuadiputra, I. R., & Novianti, K. R. (2020). The effect of work autonomy and workload on job satisfaction of female workers in the banking sector: Mediating the role of work life balance. The Winners, 21(2), 85–91. https://doi.org/10.21512/tw.v21i2.6908

Hassan, Z., et al. (2024). Influence of workload and level of stress on work life balance, organizational commitment and performance among the employees in higher education context of Maldives. Journal of Economics and Business Management, 3, 15–30. https://doi.org/10.5281/zenodo.14502302

Hudson. (2005). The case for work/life balance. Hudson Global Resources.

Koesomowidjojo, S. R. M. (2017). Panduan praktis menyusun analisis beban kerja. (S. R. M. Koes & I. Mastuti, Eds.). Raih Asa Sukses.

Murdaningrum, R. (2021). Hubungan beban kerja dengan work life balance pada wanita karir single parent. Psyche: Jurnal Psikologi, 4(2), 1054–1062.

Ngangi, A. T., et al. (2023). Hubungan dukungan keluarga dan keseimbangan kehidupan kerja (work life balance) pada pegawai BKPSDM Kota Manado. Jurnal Sains Riset, 13(2), 493–498. https://doi.org/10.47647/jsr.v13i2.1154

Nurfendika, A. Q., & Budiani, M. S. (2024). Hubungan pemberdayaan psikologis dengan keseimbangan kehidupan kerja pada satuan tugas perlindungan perempuan dan anak. Jurnal Penelitian Psikologi, 11(01), 1–7. https://doi.org/10.26740/cjpp.v11i1.61401

Putri, B. D. G. S., & Izzati, U. A. (2022). Hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja pada karyawan bagian mixing. Jurnal Penelitian Psikologi, 9(4), 130–141. https://doi.org/10.26740/cjpp.v9i4.46656

Rabani, T., & Budiani, M. S. (2021). Hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan work-life balance pada karyawan staf gudang PT. X. Jurnal Penelitian Psikologi, 8(4), 1–15. https://doi.org/10.26740/cjpp.v8i4.41184

Sari, A. R., & Sahrah, A. (2023). Keterikatan kerja dan beban kerja dengan work life balance. Jurnal Psikologi, 19(1), 32–38.

Septiani, S., et al. (2024). Manajemen kompensasi (M. R. Kunia, Ed.; 1st ed.). Sada Kurnia Pustaka.

Downloads

Published

2025-07-15

How to Cite

Setiawan, R. W. ., & Budiani, M. S. . (2025). HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN KESEIMBANGAN KEHIDUPAN KERJA PADA KARYAWAN DI INSTANSI X . PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 5(2), 600-608. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i2.5852

Issue

Section

Articles