STUDI KASUS : PERILAKU WITHDRAWAL PADA REMAJA DI LINGKUNGAN SEKOLAH
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i4.16057Keywords:
Withdrawal, Remaja, SekolahAbstract
ABSTRACT
Not all adolescents are able to optimally engage in social interactions at school, resulting in withdrawal behavior, characterized by a tendency to limit involvement in relationships and social activities. This study aims to understand the characteristics of withdrawal behavior and the factors associated with its emergence in students with intellectual disabilities (IDP) in the school environment. The study used a qualitative approach with a case study method. Subjects were purposively selected based on adolescent characteristics that demonstrate a tendency to withdraw, often isolate themselves, and avoid social activities, resulting in one subject with the initials IDP. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and drawing and verifying conclusions. Data validity was checked through triangulation of sources and techniques. The results showed that withdrawal in IDP is characterized by a tendency to be alone, limited involvement in group activities, low communication initiative, and shyness when being the center of attention. This behavior is associated with low self-confidence, concerns about negative peer responses, and unpleasant social experiences. These findings suggest that withdrawal in adolescents involves limiting social initiative and participation.
ABSTRAK
Tidak semua remaja mampu terlibat secara optimal dalam interaksi sosial di sekolah, sehingga dapat muncul perilaku withdrawal berupa kecenderungan membatasi keterlibatan dalam hubungan dan aktivitas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami gambaran perilaku withdrawal dan faktor yang berkaitan dengan munculnya perilaku tersebut pada murid IDP di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek dipilih secara purposive berdasarkan karakteristik remaja yang menunjukkan kecenderungan menarik diri, sering menyendiri, dan menghindari kegiatan sosial, sehingga diperoleh satu subjek berinisial IDP. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa withdrawal pada IDP ditandai oleh kecenderungan menyendiri, keterlibatan terbatas dalam aktivitas kelompok, rendahnya inisiatif berkomunikasi, dan rasa malu ketika menjadi pusat perhatian. Perilaku tersebut berkaitan dengan rendahnya kepercayaan diri, kekhawatiran terhadap respons negatif teman, dan pengalaman sosial yang kurang menyenangkan. Temuan ini menunjukkan bahwa withdrawal pada remaja berupa pembatasan inisiatif dan partisipasi sosial.
Downloads
References
Az-zahra, Fatimah, and Abdul Saman. 2026. “Gambaran Perilaku Social Withdrawal ( Studi Kasus Seorang Siswa Kelas VIII SMP ).” PAEDAGOGIE 21 (2): 2083–96.
Hasanah et al. 2026. “Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Barat.” FOKUS 9 (1): 300–310. https://doi.org/10.22460/fokus.v9i2.
Husnulail et al. 2024. “TEKNIK PEMERIKSAAN KEABSAHAN DATA DALAM RISET ILMIAH.” Journal Genta Mulia 15 (2): 70–78.
Juniandari et al. 2023. “Research in Early Childhood Education and Parenting.” Jurnal UPI, 43–50.
Latifah, Nurul. 2024. “Analisis Dan Penanganan Perilaku Menarik Diri ( Withdrawal ) Pada Siswa Pendidikan Menengah Kejuruan.” Jurnal Pendidikan Dasar Dan Menengah (Dikdasmen) 3 (3): 124–29. https://doi.org/10.31960/dikdasmen-v3i3-2422.
lhami et al. 2024. “Penerapan Metode Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif Muhammad.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10 (9): 462–69.
Meizara, Eva, Puspita Dewi, Agung Pambudi, Tri Dayanti Tamrin, Sri Nurcahaya Habiba, Poppy Dian, Nurul Ain, and Muh Iqbal. 2023. “Psikoedukasi : Peluang Dan Tantangan Mewujudkan School Well-Being” 3 (1).
Mendrofa & Susilowati. 2024. “Metode Penelitian Kualitatif.” Panamu Media.
Nartin. 2024. METODE PENELITIAN KUALITATIF. 1st ed. Batam: Yayasan Cendikia Mulia Mandiri.
Pratiwi, Hanna Ririn. 2020. “STUDI KASUS PERILAKU SOCIAL WITHDRAWAL PADA.” JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan Dan Gizi Anak Usia Dini) 1 (November): 147–58.
Sari Annita et al. 2023. “Dasar - Dasar Metodologi Penelitian.” CV .ANGKASA PELANGI, 71.
Sofwatillah et al. 2024. “TEHNIK ANALISIS DATA KUANTITATIF DAN KUALITATIF DALAM PENELITIAN ILMIAH.” Journal Genta Mulia 15 (2): 79–91.
Subhaktiyasa, Putu Gede. 2024. “Menentukan Populasi Dan Sampel : Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif.” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9: 2721–31.
Sugiyono. 2023. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D (Sutopo (Ed.)). Alfabeta, Bandung.
Umam et al. 2024. Metode Penelitian Kualitatif (Suyadi (Ed.). Penamuda Media.
Wini Resna Novianti, Windy Rachmawati, Titin Sutini. 2023. “PREVALENSI KECENDERUNGAN SOCIAL WITHDRAWAL (HIKIKOMORI) PADA REMAJA DI KOTA BANDUNG.” Jurnal Keperawatan Silampari 6: 1730–36.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mahmuddah Dewi Edmawati, Ahmad Rudi, M. Sofyan Wahyudi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.















