PENGARUH CINTA UANG, KEPUASAN GAJI DAN INTEGRITAS TERHADAP KORUPSI POLISI
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.12196Keywords:
Korupsi Polisi, Cinta Uang, Integritas, Kepuasan GajiAbstract
ABSTRACT
Corruption is a serious crime that has widespread impacts on social welfare, economic development, and public trust. Ironically, corrupt practices are also found within police institutions, which are responsible for law enforcement and anti-corruption efforts. This study aimed to examine the influence of love of money, salary satisfaction, and integrity on corruption tendencies among police officers. A quantitative survey design was employed in this research. Data were collected using questionnaires consisting of four measurement scales from 222 police officers serving at the East Jakarta Police Resort, Indonesia. Multiple regression analysis was applied to determine the effects of the independent variables on corruption tendencies. The findings revealed that love of money and integrity significantly influenced corruption tendencies among police officers, whereas salary satisfaction had no significant effect. In addition, the results indicated that 51% of respondents were classified as having a high potential for corruption. These findings suggest that psychological factors, particularly excessive attachment to money and low integrity, play a more substantial role in explaining corruption tendencies than salary satisfaction. The study highlights the importance of strengthening integrity and ethical values as key strategies for preventing corruption within police institutions. These findings suggest that psychological and moral factors, particularly love of money and integrity, play a more substantial role in predicting corruption tendencies among police officers than salary satisfaction. Strengthening integrity-based interventions may therefore be an effective strategy for corruption prevention within law enforcement institutions.
ABSTRAK
Korupsi merupakan salah satu kejahatan yang berdampak luas terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan pembangunan suatu negara. Ironisnya, praktik korupsi juga ditemukan pada institusi kepolisian yang memiliki tugas utama dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cinta uang (love of money), kepuasan gaji, dan integritas terhadap kecenderungan perilaku korupsi pada anggota kepolisian. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri atas empat skala pengukuran dan melibatkan 222 anggota Kepolisian Resort Jakarta Timur, DKI Jakarta, sebagai responden. Data dianalisis menggunakan teknik regresi berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap korupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cinta uang dan integritas berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan korupsi pada anggota kepolisian, sedangkan kepuasan gaji tidak terbukti berpengaruh signifikan. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa sebanyak 51% responden berada pada kategori potensi korupsi yang tinggi. Dengan demikian, faktor psikologis berupa kecintaan yang berlebihan terhadap uang serta rendahnya integritas menjadi faktor yang lebih dominan dalam menjelaskan kecenderungan korupsi dibandingkan faktor kepuasan gaji. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan integritas dan pembinaan nilai-nilai etika sebagai strategi pencegahan korupsi di lingkungan kepolisian.
Downloads
References
Aminudin, A., Mahmud, C. M. I., Setiawati, A., Malmar, M., Junianti, A., & Jaluding, M. (2026). Penguatan integritas institusi melalui strategi pencegahan korupsi di lingkungan Kepolisian Resor Sikka: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(4), 24160–24167. https://jerkin.org/index.php/jerkin/article/view/6067
Astari, N. P. A. A. M., & Sinarwati, N. K. (2025). Orientasi etis, love of money, Machiavellian, dan pengetahuan etika terhadap persepsi mahasiswa akuntansi mengenai perilaku tidak etis akuntan. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora, 9(1), 31–38. https://doi.org/10.23887/jppsh.v9i1.52165
Daeng, A. N., & Dewi, D. A. S. (2024). Penegakan kode etik polisi terhadap pengaruh citra institusi kepolisian. Borobudur Law and Society Journal, 3(2), 68–78.
https://coba.unimma.ac.id/blastal/en/article/view/11760
Dwiriansyah, M. S., Meutia, M., & Heriani, H. (2022). Pengaruh stres kerja, kompensasi dan disiplin kerja terhadap kepuasan kerja pegawai pada unit layanan pengadaan barang dan jasa lingkup Pemerintah Kota Bima. Scientific Journal of Reflection: Economic, Accounting, Management and Business, 5(3), 516–524.
https://doi.org/10.37481/sjr.v5i3.504
Effendi, A., & Yulianto, I. (2022). Pengaruh teladan pimpinan, budaya organisasi dan kompensasi terhadap potensi employee fraud melalui kepuasan kerja dan pengendalian intern pada perusahaan manufaktur di Jawa Barat. Jurnal Audit, Pajak, Akuntansi Publik (AJIB), 1(1), 18–28.
https://jurnal.usbypkp.ac.id/index.php/AJIB/article/view/1318
Heryadi, A., Mubarrak, M. Z., Pratama, A., & Agustian, W. (2025). Kepribadian HEXACO dan persepsi anti korupsi mahasiswa. Jurnal Penelitian Psikologi, 16(1), 29–43. https://doi.org/10.29080/jpp.v16i1.1272
Hofi, M. A. (2024). Membentuk karakter anti korupsi pada generasi muda dengan nilai-nilai luhur Pancasila. Politika Progresif: Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora, 1(2), 333–343. https://doi.org/10.62383/progres.v1i2.663
Irfandi, I. (2026). Integrasi nilai toleransi, gotong royong, dan anti-korupsi dalam pendidikan kewarganegaraan untuk memperkuat ketahanan industri pada era Society 5.0. Indo Green Journal, 4(2), 264–276. https://doi.org/10.31004/green.v4i2.221
Istiqomah, R., Fitrijanti, T., & Puspitasari, E. (2024). Pengaruh love of money dan Machiavellianisme terhadap perilaku etis auditor dengan religiusitas sebagai pemoderasi. Kompartemen: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 180–197.
https://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/kompartemen/article/view/21727
Kuang, T. M., Agustinus, A., Cahyadi, A., & Purwati, M. A. (2024). Apakah narsisme dan love of money memicu kecurangan laporan keuangan? Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 8(4), 4149–4159. https://doi.org/10.33395/owner.v8i4.2285
Lestari, R., & Junaidi, J. (2023). Pengaruh religiusitas, Machiavellian, dan love of money terhadap penggelapan pajak. Jurnal Akuntansi, 7(1), 243–253.
http://repository.umpalopo.ac.id/4128/
Muslimah, M. (2026). Hubungan case-based learning berbasis kearifan lokal Maja Labo Dahu dengan internalisasi pendidikan anti korupsi di perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 6(1), 618–630.
https://doi.org/10.53299/jppi.v6i1.3892
Rahmawati, Y., Kuntadi, C., & Pramukty, R. (2023). Literature review: Pengaruh integritas, profesionalisme auditor internal dan good corporate governance terhadap pencegahan kecurangan. Jurnal Economina, 2(6), 1475–1486.
https://doi.org/10.55681/economina.v2i6.638
Rinanti, P., & Prasetyo, H. (2025). Model pemidanaan korporasi berbasis efek jera dalam kasus korupsi di Indonesia. Jurnal USM Law Review, 8(3), 2371–2386.
https://doi.org/10.26623/julr.v8i3.13005
Rozi, A. F., Yanuartha, R. A., & Purnomo, D. (2024). Pengaruh integritas dan anti korupsi terhadap moral generasi Z Kota Salatiga. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(1), 8746–8760. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8900
Samion, P., & Thomas, S. (2024). Pendidikan anti korupsi sebagai landasan nilai integritas yang baik bagi mahasiswa. Jurnal Sosial Teknologi, 4(1), 96–100.
https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v4i1.1137
Saragih, E. S., & Mulya, Y. A. (2024). Melihat persepsi korupsi masyarakat: Analisis kolektivisme dan gaya pengambilan keputusan. Journal Psikologi Forensik Indonesia, 4(1). https://journal.apsifor.or.id/index.php/jpfi/article/view/46
Saronez, S. J. (2024). Peran pendidikan anti-korupsi di lembaga kepolisian dalam membentuk anggota Polri yang bebas korupsi. Jurnal Terekam Jejak, 2(3), 1–11.
https://journal.terekamjejak.com/index.php/jtj/article/view/199
Setiawan, I., & Jesaja, C. P. (2022). Analisis perilaku korupsi aparatur pemerintah di Indonesia (Studi pada pengelolaan bantuan sosial di era pandemi COVID-19). Jurnal Media Birokrasi, 33–50. https://doi.org/10.33701/jmb.v4i2.2744
Sunyoto, C. K. D., & Yudantara, I. G. A. P. (2026). Pengaruh love of money, Machiavellian, dan keefektifan pengendalian internal terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi pada BUMDes se-Kecamatan Banjar. JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha, 17(1), 162–173. https://doi.org/10.23887/jimat.v17i01.97620
Syarif, N., & Palah, A. K. (2022). Upaya penegakan hukum terhadap anggota kepolisian pelaku tindak pidana korupsi. Audi Et AP: Jurnal Penelitian Hukum, 1(1), 12–20.
https://jurnal.saburai.id/index.php/jaeap/article/view/1486
Verawati, O., & Affandy, D. P. (2023). Pengaruh ethical sensitivity dan love of money terhadap persepsi mahasiswa akuntansi mengenai perilaku tidak etis akuntan: Analisis multigrup gender. Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi, 2(1), 99–110.
https://doi.org/10.21776/reaksi.2023.2.1.111
Viviyanti, R., Rahmat, A., & Oemar, F. (2023). Konsekuensi korupsi: Faktor penentu kepuasan kerja dan kinerja pegawai sekretariat daerah. Jurnal Komunitas Sains Manajemen, 2(3), 163–175. https://doi.org/10.55356/jksm.v2i3.101
Wicaksono, A. H., Pujiyono, P., & Cahyaningtyas, I. (2023). Celah korupsi kebutuhan medis di Indonesia pada masa COVID-19. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 5(3), 471–483. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jphi/article/view/17913
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Denny Hariyanto, Novi Hidayat, Rismawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














