PERAN GURU PAI TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKOLOGI PESERTA DIDIK
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i1.4904Keywords:
guru PAI, perkembangan psikologis remaja, karakter, pendidikan agama IslamAbstract
This study aims to explore the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in supporting the psychological development of adolescents at SMPN 1 Gedung Aji Baru, Tulang Bawang Regency. Using a qualitative approach with a cross-sectional design, data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation of students taking PAI subjects. The results of the study indicate that PAI teachers have a significant contribution in the formation of students' character through an approach that touches on emotional, social, and spiritual aspects. Teachers not only act as teachers, but also as counselors and role models who are able to create a learning environment that supports the psychological balance of adolescents. This role also strengthens students' self-confidence, resilience, and positive attitudes towards themselves and their social environment. However, challenges were also found such as the lack of teachers' ability to manage emotions, which has an impact on the effectiveness of interactions with students. Therefore, the development of teachers' emotional skills is important to improve the quality of character education holistically. These findings recommend the importance of professional training for PAI teachers so that they are able to become agents of student character transformation amidst the psychosocial challenges of the modern era.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mendukung perkembangan psikologis remaja di SMPN 1 Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain cross-sectional, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap siswa yang mengikuti mata pelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki kontribusi signifikan dalam pembentukan karakter siswa melalui pendekatan yang menyentuh aspek emosional, sosial, dan spiritual. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai konselor dan teladan yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung keseimbangan psikologis remaja. Peran ini turut memperkuat kepercayaan diri, resiliensi, serta sikap positif siswa terhadap diri sendiri dan lingkungan sosialnya. Meskipun demikian, ditemukan pula tantangan seperti kurangnya kemampuan guru dalam mengelola emosi, yang berdampak pada efektivitas interaksi dengan siswa. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan emosional guru menjadi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter secara holistik. Temuan ini merekomendasikan pentingnya pelatihan profesional bagi guru PAI agar mampu menjadi agen transformasi karakter siswa di tengah tantangan psikososial era modern.
References
Dedek. (2010). Kecerdasan spiritual (SQ) dan kecerdasan intelektual (IQ) dalam moralitas remaja berpacaran upaya mewujudkan manusia yang seutuhnya. Ahlimedia Book. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=M3csEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=terdapat+kasus+di+mana+remaja+yang+mengikuti+pendidikan+agama+Islam+justru+merasa+terbebani+dan+tertekan+karena+tekanan+dari+lingkungan+sekitar+yang+menuntut+me&ots=UgWQ8FASjE&sig=hMhZElljglIAKyvxhbIr3pZsTSQ
Eko et al. (2023). Usaha guru mengurangi kecemasan belajar siswa dalam pembelajaran PAI. Tadib: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 9(2), 235–246. https://ejournal.staindirundeng.ac.id/index.php/tadib/article/view/1763
Hadi, & Mohammad. (2023). Diseminasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam film animasi Nussa Rara the movie dalam pembentukan karakter solidaritas. TARLIM: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(1), 53–64. http://ejurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/TARLIM/article/view/714
Isep, & Lilis. (2024). Penerapan komunikasi terapeutik Islami dalam mengatasi problematika psikologis siswa-siswi di madrasah. Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 2(1), 82–94. https://jurnal.tazkia.ac.id/index.php/komunikan/article/view/489
Isnaini, & Rosa. (2024). Peran guru dan orang tua dalam pendidikan karakter untuk mengatasi dekadensi moral anak: Literature review. Indo-MathEdu Intellectuals Journal (IMEIJ), 5(1), 607–617. https://ejournal.indo-intellectual.id/index.php/imeij/article/download/607/425
Isnaini et al. (2023). Konsep ilmu pengetahuan, teknologi, dan sains ditinjau dari perspektif psikologi Islam modern. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 4(1), 11–20. http://www.jurnal.bimaberilmu.com/index.php/diksi/article/view/356
Kamaluddin. (n.d.). Kontribusi regulasi emosi Qur’ani dalam membentuk perilaku positif: Studi fenomenologi komunitas punk tasawuf underground. UIPM Journal. [Volume, nomor, dan halaman tidak tersedia].
Kamila. (2023). Moderasi beragama perspektif Al-Qur'an dan Hadis (studi pemikiran M. Quraish Shihab). Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya, 2(5), 535–549. https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/535
Moh. (2023). Inklusifitas guru sebagai bentuk proteksi perilaku school bullying di madrasah. Madinah: Jurnal Studi Islam, 10(2), 189–202. http://ejournal.iai-tabah.ac.id/index.php/madinah/article/view/2006
Muhammad et al. (2024). Strategi modern pengelolaan kesehatan mental Gen Z dalam perspektif Islam. JIPKM: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 11–19. http://jipkm.com/index.php/jipkm/article/view/152
Naila et al. (2023). Relevansi konsep rahmatan lil ’alamin terhadap toleransi beragama. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam, Al-Qur'an dan Hadis, 2(2), 151–163. http://ejournal.iai-tabah.ac.id/index.php/Darajat/article/view/1611
Pinton et al. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penelitian tindakan kelas dalam pendidikan olahraga. Insight Media Utama. https://repository.insightmediatama.co.id/books/article/view/21
Rifa’i. (2023). Analisis metodologi penelitian kualitatif dalam pengumpulan data di penelitian ilmiah pada penyusunan mini riset. Cendikia: Media Jurnal Ilmiah Pendidikan, 14(1), 28–36. https://glorespublication.org/index.php/cendib/article/view/155
Rinto, M., et al. (n.d.). Profesi keguruan (menjadi guru profesional). Gue. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=rCVOEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA3&dq=erdapat+juga+kasus+di+mana+guru+agama+Islam+kurang+memahami+kondisi+mental+dan+emosional+siswa+sehingga+cerita+motivasi+yang+diberikan+justru+tidak+relevan+dan+&ots=Y9y7w2Aih2&sig=9An9J8h0E-y1pa5UlUBwZSv3abo
Rusuli. (2022). Psikososial remaja: Sebuah sintesa teori Erick Erikson dengan konsep Islam. Jurnal As-Salam, 6(1), 102–114. https://jurnal-assalam.org/index.php/JAS/article/view/384
Siti, & Muhammad. (2021). Peran guru pendidikan agama Islam dalam membentuk akhlak siswa di SMP N 03 Baradatu Way Kanan. BIP (Behavior Impact Parameter): Jurnal Psikologi, 3(1), 1–12. https://journal.kurasinstitute.com/index.php/bip/article/view/74
Somad. (2021). Implementasi pendidikan karakter religius melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Qalamuna: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Agama, 13(2), 231–244. https://ejournal.insuriponorogo.ac.id/index.php/qalamuna/article/view/882
Sri et al. (2024). Peran pendidikan Islam dalam pembentukan karakter masyarakat berbasis nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis. IHSAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 174–183. http://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan/article/view/365
Sulaiman. (2018). Emotional spiritual quotient (ESQ) dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kurikulum 2013. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 4(1), 60–70. https://riset-iaid.net/index.php/jppi/article/view/156
Tri et al. (2023). Survey design: Cross sectional dalam penelitian kualitatif. ResearchGate. https://www.researchgate.net/profile/Muhammad-Afgani/publication/368489619_Survey_Design_Cross_Sectional_dalam_Penelitian_Kualitatif/links/64225138315dfb4cceb23507/Survey-Design-Cross-Sectional-dalam-Penelitian-Kualitatif.pdf
Wisiyanti. (2024). Implementasi model pembelajaran problem based learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 713–721. https://www.jurnaledukasia.org/index.php/edukasia/article/view/1139
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












