SERVANT LEADERSHIP SEBAGAI STRATEGI MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN PENDIDIKAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v4i4.3990Keywords:
Kepemimpinan yang Melayani, Kualitas Layanan Pendidikan, Kepala SekolahAbstract
To achieve the quality of educational services that is in line with national standards, school principals must implement an approach. School principals are expected to be able to achieve educational goals in an effective and efficient manner. Being able to encourage the organization's human resources, teaching staff, school employees and students to complete their respective responsibilities is a form of school principal leadership. To move parts of the organization, an approach is needed that is appropriate to the education system, namely the helper leader style. This study was conducted using a qualitative approach. The research was conducted through interviews with school principals as respondents, and the results were adjusted to theoretical analysis from literature data. Data reduction techniques, such as analyze, select, and discard, support the veracity of this data. The research results show that there are six servant leadership models, namely: Value people, develop people, build community, display authentic, provide leadership, and share leadership. And the characteristics of servant leadership: listening, fulfilling, empathy, healing, self-awareness, persuasion and conceptualization.
ABSTRAK
Untuk mencapai kualitas layanan pendidikan yang sesuai dengan taraf nasional, kepala sekolah harus menerapkan pendekatan. Kepala sekolah diharapkan dapat mencapai tujuan pendidikan dengan cara yang efektif dan efisien. Mampu mendorong sumber daya manusia organisasi tenaga pendidik, karyawan sekolah, dan siswa untuk menyelesaikan tanggung jawabnya masing-masing adalah bentuk kepemimpinan kepala sekolah. Untuk menggerakkan bagian-bagian organisasi, diperlukan pendekatan yang sesuai dengan sistem pendidikan, yaitu gaya pemimpin pembantu. Studi ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan melalui wawancara dengan kepala sekolah sebagai responden, dan hasilnya disesuaikan dengan analisis teori dari data kepustakaan. Teknik reduksi data, seperti menganalisis, memilih, dan membuang, mendukung kebenaran data ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat enam model servant leadership yaitu: Value people, develop people, build community, display authentic, provide leadership, dan share leadership. Dan karakteristik servant leadership: mendengarkan, memenuhi, empati, penyembuhan, kesadaran diri, persuasi dan konseptualisasi.
References
Chairunnisa, C. (2013). Kepemimpinan, Sistem dan Struktur Organisasi, Lingkungan Fisik dan Keefektifan Organisasi sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1, 56–60.
Juansah, D. E., & Emzir, E. (2016). The Implementation of cooperative principle in class group discussion. International Journal of Language Education and Culture Review, 2(1), 27–32.
Kemdikbud, P. W. (2022). Ekosistem Teknologi Kemendikbudristek Wujudkan Lompatan Kemajuan Untuk Pendidikan Indonesia. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2006). Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang Standar Isi Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah (PP. Nomor 22 Tahun 2006.
Kusumastuti, F. M. (2020). Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Berbasis Pondok Pesantren Dalam Penyelenggaraan Pendidikan Menengah Di SMA Nurul Jadid. Jurnal Kebijakan Dan Pengembangan Pendidikan, 7(1).
Luluk Dianarini, Widodo Sunaryo, D. W. (2022). Peningkatan Employee Engagement Melalui Penguatan Kepemimpinan Melayani dan Kepribadian. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(1), 55–60.
Nasution, N. (2023). Strategi Membangun Kepemimpinan Melayani (Servant) Bagi Pengawas Sekolah Guna Meningkatkan Kualitas Pendidikan. Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Dan Pengabdian Masyarakat, 3(1), 88–103.
Nurgiansah, T. H., & Widyastuti, T. M. (2020). Membangun Kesadaran Hukum Mahasiswa PPKn UPY Dalam Berlalu Lintas. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 2(2), 97–102.
Pratiwi, E. E., & Idawati, L. (2019). Pengaruh Kepemimpinan Yang Melayani, Kepuasan Kerja dan Motivasi Instriksik Terhadap Kinerja Guru Sekolah Lentera Harapan Sangihe. Jurnal Nalar Pendidikan, 7(1), 85–93.
Rahayu, S. W., & Benyamin, C. (2020). Penerapan Kepemimpinan Melayani (Servant Leadership) Bidang Penguatan Karakter Guru dan Siswa. Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan, 5(1), 29– 35.
Sugiyono, P. D. (2015). Metode Penelitian Pendidikan : Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Alfabeta.
Syah, L. Y. (2017). Perilaku Organisasi: Konsep dan Implementasi (P. C. Supriadi, Ono (ed.); Pertama). Penerbit In Media.
Syamril, B. B. S. (2020). Pengaruh Servant Leadership Terhadap Nilai Kinerja Guru. JMSP (Jurnal Manajemen Dan Supervisi Pendidikan), 5(1), 24–28.
Wijaya, C. (2017). Perilaku Organisasi (N. S. Chaniago (ed.); Pertama). Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia (LPPPI).
Wijono, S. (2018). Kepemimpinan Dalam Perspektif Organisasi (I. Fahmi (ed.); Pertama). Prenadamedia Group.
Zahara, E. (2018). Peranan Komunikasi Organisasi Bagi Pimpinan Organisasi. Jurnal Warta.
Zulaiha, S., Meldina, T., & Meisin. (2022). Problematika Guru dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar. TERAMPIL Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 9(2), 163–177.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












