ANALISIS KENDALA GURU DALAM IMPLEMENTASI LITERASI DIGITAL PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI SMP NEGERI 5 MANDREHE
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i4.15560Keywords:
Daerah Terpencil, Kendala Guru, Literasi Digital, Pembelajaran PPKnAbstract
ABSTRACT
This study was motivated by the gap between the demands of digital literacy implementation in Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) learning and the actual conditions at UPTD SMP Negeri 5 Mandrehe, West Nias Regency. The study aimed to identify the challenges faced by PPKn teachers, examine the factors influencing these challenges, and describe the efforts undertaken to address them. A descriptive qualitative approach was employed, involving the principal, PPKn teacher, and students as informants. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings indicate that digital literacy implementation encountered challenges in three main areas: limited infrastructure and connectivity, teachers’ practical competence, and unequal access to digital devices among students. These conditions were associated with external factors, including limited facilities and geographical conditions, as well as internal factors related to teachers’ technical readiness and self-confidence. To address these challenges, the school and teachers implemented gradual facility procurement, peer mentoring, the use of school-provided internet access, offline learning materials, and alternative digital devices. The study concludes that strengthening digital literacy requires contextually adaptive strategies, continuous improvement of teacher competence, and consistent institutional support.
ABSTRAK
Penelitian ini berangkat dari kesenjangan antara tuntutan penerapan literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dengan kondisi faktual di UPTD SMP Negeri 5 Mandrehe, Kabupaten Nias Barat. Penelitian bertujuan mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru PPKn, mengkaji faktor yang memengaruhinya, serta mendeskripsikan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan kepala sekolah, guru PPKn, dan siswa sebagai informan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi literasi digital menghadapi kendala pada tiga ranah utama, yaitu keterbatasan infrastruktur dan konektivitas, kompetensi praktis guru, serta ketidakmerataan akses perangkat digital siswa. Kondisi tersebut berkaitan dengan faktor eksternal berupa keterbatasan fasilitas dan kondisi geografis serta faktor internal berupa kesiapan teknis dan kepercayaan diri guru. Untuk merespons persoalan tersebut, sekolah dan guru menerapkan pengadaan fasilitas secara bertahap, pendampingan antarguru, pemanfaatan kuota internet sekolah, penyediaan bahan ajar offline, serta penggunaan perangkat alternatif. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan literasi digital memerlukan strategi adaptif yang disesuaikan dengan kondisi sekolah, peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, dan dukungan kelembagaan yang konsisten.
Downloads
References
Asriyanik, A., Pambudi, A., & Uswatun, D. A. (2025). Peningkatan kompetensi guru sekolah dasar melalui pelatihan AI dan literasi digital. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(5), 661–669. https://www.altifani.net/index.php/altifani/article/view/829
Awaliyah, F. P., Ardila, N. M., & Puspasari, E. Y. (2026, June). Kesenjangan akses teknologi sebagai hambatan struktural dalam pembelajaran ekonomi berbasis artificial intelligence pada siswa SMA Negeri 1 Bululawang. In Prosiding Seminar Nasional Ekonomi Pembangunan, 3(1), 128–136. https://conference.um.ac.id/index.php/esp/article/view/11037
Dahlan, S. (2025). Eksplorasi hambatan dalam implementasi literasi digital di sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(2), 137–144. https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JIP/article/view/4644
Damayanti, W., & Wijaya, N. R. Y. (2025). Literature review on digital literacy: Building basic competence among students in developing countries. Indonesian Journal of Education (INJOE), 4(2), 216–224. http://felifa.net/index.php/INJOE/article/view/276
Fanani, B. A. (2025). Kesenjangan infrastruktur pendidikan di daerah terpencil: Studi kasus di SDN 4 Gombengsari Kalipuro. Al-Amin: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, 3(1), 63–78. https://ejournal.alkifayahriau.ac.id/alamin/article/view/433
Hariyasasti, Y. (2025). Literasi teknologi dan pemanfaatan alat digital di sekolah dasar. IJOSPOL-International Journal of Social, Policy and Law, 6(3), 13–29. https://www.ijospl.org/index.php/ijospl/article/view/196
Khairani, A., Rahma, R. N., & Sembiring, S. S. F. (2025). Integrasi teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital. Mesada: Journal of Innovative Research, 2(1), 444–451. https://ziaresearch.or.id/index.php/mesada/article/view/95
Laible, R. M. (2025). From access to application: Exploring the depth of technology integration in rural and non-rural schools. Illinois State University. https://ir.library.illinoisstate.edu/etd/2174/
Laila, D., Izzatul, R., & Miftah, M. (2025). Transformasi digital di dunia pendidikan: Implementasi dan dampak teknologi pembelajaran. Journal of Science and Technology: Alpha, 1(2), 37–41. https://ejournal.publine.or.id/index.php/alpha/article/view/172
Lazuardy, D., Sukmana, A., & Japar, M. (2025). Inovasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) untuk menghadapi tantangan era digital. PARAMETER: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta, 37(1), 35–45. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/parameter/article/view/45404
Li, M. (2025). Exploring the digital divide in primary education: A comparative study of urban and rural mathematics teachers’ TPACK and attitudes towards technology integration in post-pandemic China. Education and Information Technologies, 30(2), 1913–1945. https://link.springer.com/article/10.1007/s10639-024-12890-x
Nisa, R. (2025). Digital literacy in Islamic elementary schools: An overview of the factors, challenges, and impact 21st century skills development. Jurnal Cendekia Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam, 17(1), 334–355. https://journal.faibillfath.ac.id/index.php/cendekia/article/view/1025
Pebriana, P. H., Rosidah, A., & Nurhaswinda, N. (2025). Peningkatan literasi digital guru untuk pembelajaran berbasis teknologi di era digital. Journal of Human and Education (JAHE), 5(1), 137–148. http://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2177
Pratama, S., Ashari, M., Zulkarnain, S. A. B., & Sabrina, E. (2025). Pentingnya literasi digital dalam dunia pendidikan: Transformasi pembelajaran di era digital. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP), 6(2), 554–561. https://journal.al-matani.com/index.php/jkip/id/article/view/1388
Rahman, A., Nurjanah, N., Rahyuni, R., & Purwanti, R. (2025). Peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di era digital. Edukasi Elita: Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(3), 206–216. https://journal.lpkd.or.id/index.php/Edukasi/article/view/1721
Ramadhan, A. G., Sukariyadi, T. I., & Widodo, S. (2025). Peningkatan literasi digital dan etika berinternet melalui pembelajaran PPKn: Studi PTK di SMP Negeri 13 Madiun. Allimna: Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 4(1), 69–84. https://jurnalfaktarbiyah.iainkediri.ac.id/index.php/allimna/article/view/3508
Sadikin, I. S., Fatonah, K., Santosa, I., Fadli, M. R., Ulum, M. B., & Sari, Y. (2025). Pelatihan pembuatan bahan ajar adaptif berbasis artificial intelligence (AI) untuk meningkatkan kompetensi digital guru di SD Penggilingan 01 Jakarta. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 6(2), 377–394. https://jurnal.citrabakti.ac.id/index.php/jailcb/article/view/5056
Saftari, M., & Yulianti, Y. (2025). Pendampingan praktik mengajar calon guru: Meningkatkan kompetensi pedagogik dan pemahaman konsep matematika. Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA), 5(3), 76–81. http://abdira.org/index.php/abdira/article/view/708
Sholeh, M., Purnama, W., & Putrawangsa, H. (2026). Pelatihan pemanfaatan artificial intelligence untuk meningkatkan kompetensi digital guru SMA. JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 1(2), 177–190. https://jurnal.ihsancahayapustaka.id/index.php/jupamu/article/view/143
Suraningrum, C. W., Ah, N. I., Nuraini, K., Ismayanti, D., & Rahma, C. W. Q. (2026). Peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan pembelajaran mendalam (deep learning) berbasis teknologi digital. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 428–439. https://bimaberilmu.com/jurnal/index.php/ba-jpm/article/view/3985
Surbakti, G. E., Sanjaya, D. B., & Suastika, I. N. (2026). Penguatan smart citizenship melalui integrasi literasi digital dalam pembelajaran PPKn sekolah dasar: Systematic literature review. ARMADA: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(6), 2217–2227. https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/armada/article/view/2675
Widiawati, O., Suriansyah, A., & Harsono, A. M. B. (2025). Strategi implementasi digitalisasi pembelajaran di tengah keterbatasan sarpras di sekolah dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 3(2), 496–500. http://jurnal.kopusindo.com/index.php/jtpp/article/view/1307
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














