UPAYA GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN LITERASI BUDAYA DAN KEWARGAAN PADA PESERTA DIDIK KELAS RENDAH DI SEKOLAH DASAR

Authors

  • Cipta Kasih Zebua Universitas Nias
  • Eka Periaman Zai Universitas Nias
  • Okniel Zebua Universitas Nias
  • Natalia Kristiani Lase Universitas Nias

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.15516

Keywords:

Kewargaan, Literasi Budaya, Peserta Didik Kelas Rendah, Upaya Guru

Abstract

ABSTRACT

Lower-grade education requires an empirical bridge between theoretical understandings of civic norms and cultural experiences closely tied to students’ daily lives. This article captures in depth teachers’ pedagogical practices in implementing cultural and civic literacy, while mapping various supporting and inhibiting factors at UPTD SD Negeri 078493 Fadorosifulubanua. To uncover this reality, the field investigation was designed through a descriptive qualitative approach involving one school principal, three lower-grade teachers, and fifteen students as key informants, supported by initial observation data on thirty-one pupils. Information collection was carried out through the triangulation of observation techniques, in-depth interviews, and document review, which were subsequently filtered and verified through qualitative data condensation stages. Empirical findings indicate that the strengthening of such literacy is actualized through the integration of cultural values into instructional materials, daily role modeling, disciplinary habituation, and the introduction of local wisdom. Nonetheless, the implementation process still encounters obstacles regarding limited local learning media and variations in individual student characteristics. The study concludes that the effectiveness of instilling these values heavily relies on the availability of contextual learning resources and sustainable synergy between the school and families.

ABSTRAK

Pendidikan tingkat kelas rendah menuntut adanya jembatan empiris antara pemahaman teoretis mengenai norma kewargaan dan pengalaman kultural yang lekat dengan keseharian siswa. Artikel ini memotret secara mendalam praktik pedagogis guru dalam mengimplementasikan literasi budaya serta kewargaan, sekaligus memetakan beragam faktor pendukung dan penghambat di UPTD SD Negeri 078493 Fadorosifulubanua. Guna menguak realitas tersebut, penelusuran lapangan dirancang melalui pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan satu kepala sekolah, tiga guru kelas rendah, dan lima belas peserta didik sebagai key informants, dengan didukung data observasi awal terhadap tiga puluh satu siswa. Pengumpulan informasi ditempuh lewat triangulasi teknik observasi, wawancara mendalam, serta bedah dokumen, yang kemudian disaring dan diverifikasi melalui tahapan kondensasi data kualitatif. Temuan empiris mengindikasikan bahwa penguatan literasi tersebut diejawantahkan lewat integrasi nilai kultural ke dalam materi ajar, keteladanan harian, pembiasaan disiplin, serta pengenalan kearifan lokal. Kendati demikian, proses implementasinya masih membentur kendala berupa keterbatasan media belajar setempat serta variasi karakteristik individu siswa. Konklusi studi menegaskan bahwa efektivitas penanaman nilai ini sangat bergantung pada ketersediaan sumber belajar yang kontekstual serta sinergi berkelanjutan antara pihak sekolah dan keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bakti, R., Saleh, A., & Tannuary, A. (2026). Analisis teori konstruktivisme sosial Vygotsky dalam pembelajaran kolaboratif berbasis teknologi digital. SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan, 3(2), 147–160. https://journal.wiseedu.co.id/index.php/sakalima/article/view/450

Benu, A., Tamonob, P. A., Reta, E. V., & Niti, N. (2026). Pendidikan kewarganegaraan sebagai sarana penanaman kesadaran hukum yang berkeadilan di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 250–263. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/55099

Fathurrochman, I., Asnawan, Monita, D., & Hasan, M. F. (2026). Integration of local wisdom in elementary school local content curriculum: A study in rural areas of Indonesia. The Curriculum Journal, 37(3), 696–724. https://doi.org/10.1002/curj.70029

Hatima, Y. (2025). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk menumbuhkan karakter siswa sekolah dasar. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(3), 24–39.

https://jurnal.yayasanmeisyarainsanmadani.com/index.php/JHUSE/article/view/47

Hatima, Y., & Nurhasanah, A. (2026). Pengenalan studi Kebantenan melalui pembelajaran sastra anak di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi, 2(1), 39–52.

https://jurnal.yayasanmeisyarainsanmadani.com/index.php/intelektual/article/view/676

Hidayah, Y. N. P., Suastika, I. N., & Sanjaya, D. B. (2026). Internalization of character education values through civic education learning in the digital era: Strategies and multidimensional collaboration. Journal of Educational Sciences, 10(1), 1473–1484. https://jes.ejournal.unri.ac.id/index.php/JES/article/view/1354

Hikmah, N., Nawir, M., Yana, A. D., Amalia, R., & Sam, A. R. (2026). Peran pendidikan dasar dalam pembentukan literasi budaya dan kewargaan. ARMADA: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(8), 4136–4145.

https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/armada/article/view/3454

Kartini, Y. A., Azhar, R., Perdana, F. F. H., Musyafa, H. R., & Rahayu, G. S. (2026). Implementasi literasi budaya dan kewargaan untuk mewujudkan siswa SD yang percaya diri dan berkarakter. SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 5(3), 1674–1685. https://publish.ojs-indonesia.com/index.php/SIBATIK/article/view/4139

Kusumawati, F., Zakiah, L., & Yunus, M. (2026). Integration of cultural literacy in elementary school curriculum: An empirical and conceptual literature analysis. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara, 17(2), 240–254. https://doi.org/10.37640/jip.v17i2.2542

Mustika, L., & Amrullah, M. (2024). Penguatan pendidikan karakter religius melalui pembiasaan budaya sekolah di MI Nahdlatul Ulama KH. Mukmin Sidoarjo. Konstruktivisme: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 16(2), 241–256. https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/konstruktivisme/article/view/3613

Nada, A. Q., Istiningsih, I., Sumarni, S., & Faturrachim, H. (2026). Strengthening national character through multicultural-based civic education learning at Madrasah Ibtidaiyah. Journal of Integrated Elementary Education, 6(1), 254–273. https://journal.walisongo.ac.id/index.php/jieed/article/view/30836

Nima, Y., Sopaba, I. Y., Ngongo, W. A., Kuza, E. A., & Mas'ud, F. (2025). Transformasi pembelajaran PPKn di era digital: Strategi menanamkan nilai Pancasila pada peserta didik sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 248–259. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/36342

Putri, F. D. C., & Nurhasanah, N. (2023). Implementasi literasi budaya dan kewargaan dalam mengembangkan berkebhinekaan global di SDN Bahagia 06 Kabupaten Bekasi. Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(2), 67–76. https://journals.ukitoraja.ac.id/index.php/ej/article/view/2043

Rahmawati, E. N., Sutrisno, C., & Fianisa, R. (2024). Multicultural education based on local wisdom in the perspective of civic education through the Nguras Enceh tradition. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 21(2), 311–320. https://jurnal.uny.ac.id/index.php/civics/article/view/76678

Ruwanda, N. D., Andriana, E., & Rahmani, A. (2025). Implementasi literasi budaya dan kewargaan pada pembelajaran PLBJ di SDN Kapuk 06 Pagi. Pedagogik: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 13(2), 274–282. https://jurnal.unismabekasi.ac.id/index.php/pedagogik/article/view/11151

Safitri, S., & Ramadan, Z. H. (2022). Implementasi literasi budaya dan kewargaan di sekolah dasar. Mimbar Ilmu, 27(1), 109–116. https://doi.org/10.23887/mi.v27i1.45034

Sarmiento-Campos, N. V., Lázaro-Guillermo, J. C., Silvera-Alarcón, E. N., Cuellar-Quispe, S., Huamán-Romaní, Y. L., Apaza, O. A., & Sorkheh, A. (2022). A look at Vygotsky’s sociocultural theory (SCT): The effectiveness of scaffolding method on EFL learners’ speaking achievement. Education Research International, 2022(1), Article 3514892. https://doi.org/10.1155/2022/3514892

Septiana, Y. A., & Rachmadyanti, P. (2025). Implementasi literasi budaya dan kewargaan di Sekolah Dasar Setia Budhi Gresik. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 13(2), 593–607. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-penelitian-pgsd/article/view/68262

Steyn, M., & Vanyoro, K. P. (2024). Critical diversity literacy: A framework for multicultural citizenship education. Education, Citizenship and Social Justice, 19(3), 493–509. https://doi.org/10.1177/17461979231178520

Sundari, J., Utami, F. K., Marhamah, R., Sutarto, S., & Sari, D. P. (2025). Peran teori belajar sosial (Bandura) dalam pembentukan sikap religius siswa di SD Negeri 168 Rejang Lebong. Jurnal Literasiologi, 14(3).

https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/1067

Widodo, A., & Astuti, B. (2024). Critical analysis of social cognitive learning theory and its implementation in elementary schools. MANDALIKA: Journal of Social Science, 2(1), 6–12. https://journals.balaipublikasi.id/index.php/mandalika/article/view/148

Zakiah, L., Marini, A., Sarkadi, S., Komarudin, K., Kusmawati, A., & Casmana, A. (2023). Implementation of teaching multicultural values through civic education for elementary school students. Journal of Social Studies Education Research, 14(1), 110–142. https://www.learntechlib.org/p/222878/

Downloads

Published

2026-10-22

How to Cite

Zebua, C. K., Zai, E. P., Zebua, O., & Lase, N. K. (2026). UPAYA GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN LITERASI BUDAYA DAN KEWARGAAN PADA PESERTA DIDIK KELAS RENDAH DI SEKOLAH DASAR. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(4), 4756–4766. https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.15516

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.