HUBUNGAN ANTARA SELF REGULATED LEARNING DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA SISWA YANG AKTIF DALAM ORGANISASI OSIS
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.11687Keywords:
Self Regulated Learning, Berpikir Kritis, OSIS, Siswa SMA.Abstract
This study was motivated by the importance of critical thinking skills among students who are active in the student council organization (OSIS) and the role of self regulated learning in supporting students’ learning processes and decision making. This study aimed to determine the relationship between self regulated learning and critical thinking ability among students who are active in OSIS. This research employed a quantitative approach with a correlational design. The participants consisted of 70 high school students who were actively involved in OSIS in Salatiga and were selected using a purposive sampling technique. Data were collected through online questionnaires using the Self Regulated Learning Scale and the Critical Thinking Scale. Data analysis was conducted using Spearman correlation analysis with the assistance of SPSS version 23. The results showed a significant positive relationship between self regulated learning and critical thinking ability among students active in OSIS, with a correlation coefficient of r = 0.656 and a significance value of 0.000 (p < 0.05). This indicates that the higher the self regulated learning, the higher the students’ critical thinking ability. The findings imply that self regulated learning is an important factor in supporting the development of critical thinking skills among students involved in school organizations.
ABSTRAK
Penelitian ini di latarbelakangi oleh pentingnya kemampuan berpikir kritis pada siswa yang aktif dalam organisasi OSIS serta peran self regulated learning dalam mendukung proses belajar dan pengambilan keputusan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self regulated learning dengan kemampuan berpikir kritis pada siswa yang aktif dalam organisasi OSIS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 70 siswa SMA yang aktif dalam organisasi OSIS di Salatiga dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner online menggunakan skala Self Regulated Learning dan skala Berpikir Kritis. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Spearman dengan bantuan program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara self regulated learning dengan kemampuan berpikir kritis pada siswa yang aktif dalam organisasi OSIS dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,656 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self regulated learning maka semakin tinggi pula kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa self regulated learning merupakan salah satu faktor penting yang dapat mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis pada siswa yang aktif dalam organisasi sekolah.
Downloads
References
Ambarwati, S. P., Suhartono, S., & Nurhasanah, N. (2021). Pengaruh kepercayaan diri dan motivasi belajar terhadap kemampuan berpikir kritis pada siswa sekolah dasar. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(4), 1974–1984. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.1047
Apriyanto, A., Haddar, G. A., Mardiati, M., & Sitepu, E. (2025). Pengaruh self-regulated learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di Indonesia. Sanskara Pendidikan dan Pengajaran, 3(2), 70–80. https://doi.org/10.58812/spp.v3i02.561
Ardyanti, Y., Faradila, A., Rahmawati, A., Restuningtyas, N., K, I. I., & Arisanti, F. (2026). Pembelajaran di luar kelas: Refleksi tentang pengembangan keterampilan akademik dan keterampilan sosial siswa melalui KKL kolaboratif. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(2), 1242–1254. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.7669
Cahyani, I. A. W. A., Ermiana, I., & Fauzi, A. (2026). Efektivitas model pembelajaran problem based learning berbantuan media question card terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 938–950. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10752
Cahyono, B., Rohman, A. A., & Setyawati, R. D. (2023). Critical thinking of prospective teachers in solving math problems in terms of learning styles. Phenomenon: Jurnal Pendidikan MIPA, 12(2), 226–241. https://doi.org/10.21580/phen.2022.12.2.13349
Ekowati, D. P., Thohirin, A., & Suyitno, S. (2026). Manajemen ekstrakurikuler teater dalam penguatan karakter siswa SMP. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 338–400. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i1.9735
Hardianti, A., Suharti, S., & Purnamawati, P. (2022). Pentingnya manajemen pembelajaran critical thinking skill pada sekolah menengah kejuruan (SMK). VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan, 2(2), 106–115. https://doi.org/10.51878/vocational.v2i2.1159
Harto, I. R., & Sahrani, R. (2026). Kontribusi kemandirian dan pengambilan keputusan karir dalam kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 6(1), 195–204. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i1.8971
Hasanah, N. N., & Erman, E. (2026). Pembelajaran IPA berbasis guided inquiry untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid SMP. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(2), 1013–1025. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.9864
Ibrahim, J., Hafid, R., Toralawe, Y., Mahmud, M., & Koniyo, R. (2026). Pengaruh kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) terhadap aktivitas belajar siswa. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 856–866. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10740
Khanza, F. O., Sutiadiningsih, A., & Haryudo, S. I. (2026). Pengaruh kreativitas dan self-efficacy terhadap kemampuan pengambilan keputusan dimediasi kemampuan memecahkan masalah dalam teori dasar kuliner pada siswa SMK kuliner. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(2), 1066–1076. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9698
Kondo, E., Dolonseda, H. P., Sendiang, D. J., & Palilingan, V. R. (2026). Faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran deep learning dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa jurusan pendidikan IPS. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 24–35. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9380
Kur’ani, N. (2024). Hubungan antara kesehatan mental dan berpikir kritis dengan kemandirian belajar siswa. Jurnal Psikologi Konseling, 16(1), 161–170. https://doi.org/10.24114/konseling.v16i1.60621
Laia, Y., Sarumaha, M. S., & Laia, B. (2022). Bimbingan konseling dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 3 Susua tahun pelajaran 2021/2022. Counseling For All (Jurnal Bimbingan dan Konseling), 2(1), 1–12. https://doi.org/10.57094/jubikon.v2i1.367
Mahardika, R., Anggara, A., Saleh, M., & Al-Qadri, M. I. (2024). Memupuk jiwa kepemimpinan di dalam diri pelajar untuk menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Dahzain Nur, 14(2), 97–106. https://doi.org/10.69834/dn.v14i2.259
Mujahid, A. R., & Shobahiya, M. (2026). Pengaruh beban kepengurusan OSIS terhadap tingkat stres dan kesehatan mental siswa kelas XI di lingkungan Pesantren Muharrikunajah Klaten. Psikotes, 3(1), 14–24. https://doi.org/10.59548/ps.v3i1.596
Nasir, N., & Wazithah, M. A. (2025). Peran kesadaran metakognitif, berpikir logis, dan kemandirian belajar dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri di Gowa. Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika, 10(2), 182–200. https://doi.org/10.30605/pedagogy.v10i2.5756
Rejeki, N. W. S., Putro, E. A., Prihastari, E. B., Kamila, S., & Zainah, S. (2025). Kematangan emosi ditinjau dari ketrampilan problem solving pengurus OSIS SMAN 1 Colomadu Karanganyar. MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pengajaran, 11(1), 66–73. https://doi.org/10.30653/003.2025111.385
Safitri, A., Wulandari, D., & Herlambang, Y. T. (2022). Proyek penguatan profil pelajar Pancasila: Sebuah orientasi baru pendidikan dalam meningkatkan karakter siswa Indonesia. Jurnal Basicedu, 6(4), 7076–7086. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3274
Siagian, R. E. F., Marliani, N., & Lubis, E. M. (2021). Pengaruh kemandirian belajar terhadap kemampuan berpikir kritis pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(4), 1798–1805. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i4.1597
Solikhah, N. M., Ulkhaq, N. K. D., & Tyas, Z. W. R. N. (2025). Efektivitas program kerja OSIS dalam meningkatkan kemandirian dan rasa tanggung jawab siswa di SMAN 1 Ngrambe. Inisiasi, 4(2), 112–125. https://doi.org/10.56997/inisiasi.v4i2.1944
Supriani, Y., Sholahudin, U., & Giyanti, G. (2022). Korelasi antara konjektur dan justifikasi matematis terhadap kemandirian belajar. Jurnal Basicedu, 6(5), 8560–8571. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3792
Suryadin, A., Agustina, Y. A., Aprilia, S., & Rani, D. (2026). Evaluasi program ekstrakurikuler pencak silat di SD dengan pendekatan model Stake. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(2), 634–646. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9688
Suryaningtyas, S., & Setyaningrum, W. (2020). Analisis kemampuan metakognitif siswa SMA kelas XI program IPA dalam pemecahan masalah matematika. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 7(1), 74–87. https://doi.org/10.21831/jrpm.v7i1.16049
Syukur, S. W., & Sutrisno, A. B. (2023). Bahan ajar IPA terpadu dengan wawasan kearifan lokal untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Jurnal Pelita, 3(1), 36–44. https://doi.org/10.54065/pelita.3.1.2023.319
Tackett, J. L., Reardon, K. W., Fast, N. J., Johnson, L. U., Kang, S. K., Lang, J. W. B., & Oswald, F. L. (2022). Understanding the leaders of tomorrow: The need to study leadership in adolescence. Open Research Exeter, 18(4), 829–842. https://doi.org/10.1177/17456916221118536
Tabuni, I., Asso, A., Sukiastini, I. G. A. N. K., Desta, M. S., Eva, Y., & Tebiari, L. A. (2026). Systematic literature review: Analisis problematika penerapan Kurikulum Merdeka di Indonesia. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 361–374. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i1.9659
Ti, S., Nurfia, Y. T., & Hadi, S. (2022). Realitas dinamika psikologi remaja dan permasalahanya persepektif Al-Qur’an. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, 2(3), 71–83. https://doi.org/10.28926/sinda.v2i3.659
Wnarso, A., S?swanto, J., & Roshayanti, F. (2023). Pengembangan perangkat pembelajaran pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan berfikir kritis siswa SMP Negeri 2 moga. Jurnal Kualita Pendidikan, 4(1), 16–27. https://doi.org/10.51651/jkp.v4i1.342
Yuliastrin, A., Vebrianto, R., & Fiqri, M. (2023). The mapping students’ critical thinking ability on vibration and wave material. Science Education Journal (SEJ), 7(2), 89–98. https://doi.org/10.21070/sej.v7i2.1633
Zahwah, I. L., & ‘Azah, N. (2025). Implementasi manajemen bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik di MTsN 15 Jombang. Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(3), 989–998. https://doi.org/10.61104/jq.v3i3.1418
Zalukhu, R. H. K., Ramadhani, N. S., Harahap, S. N., Limbong, S., Karin, K., & Sitorus, M. (2025). Peran kepemimpinan dalam menjaga stabilitas dinamika kelompok di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 4(1), 285–291. https://doi.org/10.57235/qistina.v4i1.6145
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









