NEEDS ANALYSIS OF ETHNOSCIENCE-BASED DIGITAL TEACHING MATERIALS FOR SCIENCE AND SOCIAL STUDIES (IPAS) ON ECOSYSTEM TOPICS FOR GRADE V ELEMENTARY SCHOOL
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.11100Keywords:
Analisis Kebutuhan, Bahan Ajar Digital, Etnosains, Pembelajaran IPAS, EkosistemAbstract
ABSTRACT
The continued reliance on printed teaching materials in elementary science (IPAS) ecosystem learning has created a gap between the presentation of scientific concepts and students' authentic learning experiences. This challenge becomes more evident when instructional materials fail to accommodate students' diverse learning needs while overlooking the potential of local wisdom as a meaningful contextual learning resource. This study aimed to identify the instructional needs for developing ethnoscience-based digital teaching materials for fifth-grade elementary students as a foundation for designing more adaptive learning resources. A qualitative descriptive approach was employed using a needs analysis framework through classroom observations, in-depth interviews with teachers, and document analysis of instructional planning conducted at SD Negeri 3 Penglatan and SD Negeri 1 Penglatan. The findings revealed that the predominance of static printed materials contributed to less engaging learning experiences and was insufficient to address the heterogeneity of students' academic abilities. The analysis further identified the need for interactive, flexible, and contextual digital teaching materials that support differentiated learning by integrating the Subak irrigation system as a representation of local ethnoscience. These findings provide a strong empirical basis for developing ethnoscience-based digital teaching materials and offer a conceptual foundation for designing elementary IPAS learning that is more adaptive, meaningful, and responsive to students' characteristics and local cultural contexts.
ABSTRAK
Kecenderungan penggunaan bahan ajar cetak pada pembelajaran IPAS materi ekosistem di sekolah dasar masih menyisakan kesenjangan antara penyajian konsep ilmiah dengan pengalaman belajar yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Kondisi tersebut semakin terasa ketika materi belum mengakomodasi keberagaman kemampuan belajar siswa maupun potensi kearifan lokal sebagai sumber belajar yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan pengembangan bahan ajar digital berbasis etnosains bagi siswa kelas V sekolah dasar sebagai dasar penyusunan desain pembelajaran yang lebih adaptif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui needs analysis dengan tahapan observasi pembelajaran, wawancara mendalam bersama guru, serta analisis dokumen perangkat pembelajaran yang dilaksanakan di SD Negeri 3 Penglatan dan SD Negeri 1 Penglatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi media cetak statis menyebabkan pembelajaran kurang menarik dan belum mampu mengakomodasi heterogenitas kemampuan akademik siswa. Analisis juga mengungkap kebutuhan terhadap bahan ajar digital yang mendukung pembelajaran berdiferensiasi melalui penyajian konten yang interaktif, fleksibel, dan kontekstual dengan mengintegrasikan sistem Subak sebagai representasi etnosains lokal. Temuan tersebut menegaskan bahwa pengembangan bahan ajar digital berbasis etnosains memiliki landasan kebutuhan yang kuat sebagai acuan konseptual dalam merancang pembelajaran IPAS yang lebih adaptif, bermakna, dan relevan dengan karakteristik peserta didik serta lingkungan budayanya.
Downloads
References
Amalia, R. (2024). Analisis kebutuhan pengembangan LKPD berbasis etnosains terkait makanan khas Kawalu Ketupat Air Tanjung untuk SD. Jurnal Pasundan, 10(1), 12–21. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/23077
Anarli, A., Hermita, N., & Putra, Z. H. (2023). Pengembangan media interaktif Articulate Storyline berbasis kontekstual pada materi ekosistem kelas V sekolah dasar. Tunjuk Ajar: Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 6(1), 15–29. https://jta.ejournal.unri.ac.id/index.php/JTA/article/view/154
Ayudia, I., & Prasetya, C. (2023). Analisis kebutuhan media digital pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 2(1), 48–59. https://doi.org/10.56855/jpsd.v2i1.314
Delimanugari, D. (2023). Analysis of local wisdom-based science teaching material needs for elementary school teachers in Gunungkidul Regency. Pedagogik: Journal of Islamic Elementary School, 8(2), 669–678. https://doi.org/10.24256/pijies.v8i2.7661
Gusman, F., Apriliya, S., & Mulyadiprana, A. (2025). Analisis kebutuhan pengembangan bahan ajar digital menulis puisi di sekolah dasar. Pedadidaktika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 12(2), 89–102.
https://ejournal.upi.edu/index.php/pedadidaktika/article/view/90108
Hardiansyah, F., Sukitman, T., Wahdian, A., & Hodairiyah, H. (2024). The use of differentiated digital learning models to enhance science problem-solving in elementary schools. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 16(2), 1462–1474.
http://journal.staihubbulwathan.id/index.php/alishlah/article/view/5087
Karima, M. K. (2025). Pengembangan E-LKPD berbasis etnosains pada materi ekosistem untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD. Mudabbir: Journal Research and Education Studies, 5(1), 45–56. https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i1.1120
Kurniawan, R., Sriwahyuni, E., Mahananingtyas, E., & Lamsir, S. (2026). Media pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar: Systematic literature review. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 83–106. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/44063
Nurnaifah, I. I. (2024). Analisis kesulitan guru dalam menyusun perangkat kurikulum merdeka. Jurnal Edukasi Saintifik, 4(2), 65–73.
https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4823154
Purnamawati, E., Hamdu, G., & Nur, L. (2025). Analisis kebutuhan pengembangan media interaktif berbasis game-based learning pada materi keseimbangan ekosistem. Jurnal Penelitian Pendidikan, 25(3), 305–315.
https://ejournal.upi.edu/index.php/JER/article/view/83466
Puspitasari, O. (2024). Analisis kebutuhan bahan ajar digital pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 141 Palembang. Jurnal Pasundan, 9(3), 143–155. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/16644
Rafli, M. F., Mahlianurrahman, M., Sari, C. K., & Syarah, M. (2024). Pelatihan penyusunan modul ajar berdiferensiasi berbasis digital dalam upaya implementasi Kurikulum Merdeka dalam komunitas belajar sekolah dasar. Journal of Human and Education (JAHE), 4(5), 650–657. http://www.jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/1528
Ratnasari, E. A., Rusilowati, A., Diana, D., Subali, B., & Widiarti, N. (2024). Literature review of research trend of ethnoscience-infused teaching materials in elementary IPAS learning in 2020–2025. Journal of Primary Education, 13(2), 114–125. https://doi.org/10.15294/jpe.v13i2.24699
Rofita, D., & Arfa, A. N. (2026). Toward ethno-digital science learning: A systematic literature review of ethnoscience, digital literacy, and appropriate technology in elementary science education. International Journal of Economics Management and Social Science, 9(3), 30–40. https://journal.salewangang.net/ijemss/article/view/155
Sari, F. F. K., & Atmojo, I. R. W. (2021). Analisis kebutuhan bahan ajar digital berbasis flipbook untuk memberdayakan keterampilan abad 21 peserta didik pada pembelajaran IPA sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 2341–2350. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1715
Sari, N. R. (2025). Analisis kebutuhan pengembangan bahan ajar digital IPAS berbasis kearifan lokal dilengkapi dengan augmented reality untuk pembelajaran di sekolah dasar. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 8(3), 76–88. https://jurnal.uns.ac.id/SHES/article/view/107401
Solihin, A., Choirunnisa, N. L., & Mintohari, M. (2024). Eksplorasi etnosains Monumen Kapal Selam Surabaya sebagai sumber belajar IPAS sekolah dasar. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 10(2), 137–148. https://doi.org/10.26740/jrpd.v10n2.p137-148
Utami, N., & Atmojo, I. R. W. (2021). Analisis kebutuhan bahan ajar digital dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 154–163. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1716
Wahyuningsih, S., Ananda, T., Utami, N. C., & Hidayat, O. S. (2024). Analisis kebutuhan pengembangan modul IPAS yang berbasis etnosains kelas V di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(2), 34–45. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7349
Wardani, W. P., & Suniasih, N. W. (2022). E-LKPD interaktif berbasis kearifan lokal pada materi Aksara Bali kelas V sekolah dasar. Mimbar Ilmu, 27(1), 173–182. https://doi.org/10.23887/mi.v27i1.44586
Zahara, R. (2024). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi dengan memanfaatan media digital di Sekolah Dasar Negeri Keumuneng Hulu. Edelweiss: Journal of Current Innovation in Educational Research, 3(2), 7–14. https://doi.org/10.62462/edelweiss.v2i3.41
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










