STRATEGI KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Authors

  • Julianti Julianti Magister Administrasi Publik , Universitas Negeri Padang
  • Asnil Asnil Magister Administrasi Publik , Universitas Negeri Padang
  • Aldri Frinaldi Magister Administrasi Publik , Universitas Negeri Padang
  • Nora Eka Putri Magister Administrasi Publik , Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.51878/knowledge.v5i4.7637

Keywords:

Strategi Kebijakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Transparansi dan Akuntabilitas

Abstract

This article analyzes the challenges facing the Regional Budget (APBD) in West Pasaman, focusing on crucial issues in its management. Dependence on specific revenue sources is a major obstacle hindering diversification, necessitating the formulation of strategies to broaden the revenue base. Budget constraints require local governments to manage resources efficiently while increasing transparency and accountability in spending. Public participation in planning and budgeting is crucial to ensure policies reflect local needs. The influence of central government policies also significantly impacts regional policies, while the availability of accurate data and information is essential for decision-making. The quality of human resources in the financial sector plays a crucial role in the effectiveness of policy implementation. Adequate financial infrastructure and economic resilience are key factors in facing crises. Proper regional debt management and the prevention of corruption and misuse of funds must be priorities to create a sustainable investment climate. Tax and levy policies need to be formulated to support sustainable development, taking environmental impacts into account. Partnerships with the private sector and community-based development can strengthen policy effectiveness, while the use of information technology and effective monitoring and evaluation will enhance transparency and accountability in the management of the Regional Budget (APBD) in West Pasaman.

ABSTRAK
Artikel ini menganalisis tantangan yang dihadapi oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Pasaman Barat, dengan fokus pada isu-isu krusial dalam pengelolaannya. Ketergantungan pada sumber pendapatan tertentu menjadi masalah utama yang menghambat diversifikasi, sehingga daerah perlu merumuskan strategi untuk memperluas basis pendapatan. Keterbatasan anggaran yang dialami mengharuskan pemerintah daerah untuk mengelola sumber daya secara efisien, sambil meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengeluaran. Partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan penganggaran menjadi penting agar kebijakan yang diambil dapat mencerminkan kebutuhan lokal. Pengaruh kebijakan pusat juga memiliki dampak signifikan terhadap kebijakan daerah, sementara ketersediaan data dan informasi yang akurat sangat diperlukan untuk pengambilan keputusan. Kualitas sumber daya manusia di bidang keuangan berperan penting dalam efektivitas implementasi kebijakan. Infrastruktur keuangan yang memadai dan ketahanan ekonomi menjadi faktor penentu dalam menghadapi krisis. Pengelolaan utang daerah yang baik dan pencegahan korupsi serta penyalahgunaan anggaran harus menjadi prioritas untuk menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan. Kebijakan pajak dan retribusi perlu disusun untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan dampak lingkungan. Kemitraan dengan sektor swasta dan pembangunan berbasis komunitas dapat memperkuat efektivitas kebijakan, sementara pemanfaatan teknologi informasi serta monitoring dan evaluasi yang baik akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan APBD di Pasaman Barat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, M. R., Munawarah, M., & Mahdalina, M. (2024). Efektivitas pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di Kelurahan Pulau Kecamatan Kelua Kabupaten Tabolang. Jurnal Keuangan Daerah, Pusat dan Kearsipan, 1(2), 183–193. https://ejurnal.stiaamuntai.ac.id/index.php/JKDPK/article/view/722

Azahra, A., & Lubis, F. A. (2021). Peran DPRD dalam pengawasan dan kendala-kendala terhadap pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di Provinsi Sumatera Utara Kota Medan. Jurnal Ilmiah, 5(3), 8234–8245. http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=2461676&val=13365

Darmawan, N. D., & Suprapta, I. N. (2020). Strategi Bappeda dalam melaksanakan perencanaan pembangunan daerah dengan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Buleleng. Locus: Majalah Ilmiah FISIP, 12(2), 30–45. https://doi.org/10.37637/locus.v12i2.602

Dewi, A. A. I. A. A., & Winarni, L. N. (2019). Penjabaran prinsip demokrasi dalam pembentukan kebijakan daerah. Supremasi Hukum: Jurnal Penelitian Hukum, 28(1), 83–107. https://doi.org/10.33369/jsh.28.1.83-107

Hafidzh, F. A. (2024). Mekanisme pertanggungjawaban anggaran pendapatan dan belanja daerah. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 6(5), 1363–1373. https://doi.org/10.38035/rrj.v6i5.909

Huraerah, A. (2017). Strategi kebijakan penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 12(1), 1–3. https://www.academia.edu/download/56703004/_p.pdf

Kartiwa, H. A. (2020). Proses penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dan arah kebijakan umum. Makalah yang disampaikan pada Pelatihan Pendalaman Kompetensi Bidang Tugas Legislatif Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, 8 Desember. https://www.academia.edu/download/48794563/proses_penyusunan_anggaran_apbd2.pdf

Maani, K. D. (2009). Transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik. Jurnal Demokrasi, 8(1). http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1528747&val=1511

Ngakil, I., & Kaukab, M. E. (2020). Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Wonosobo. Journal of Economic, Management, Accounting and Technology, 3(2), 92–107. https://doi.org/10.32500/jematech.v3i2.1283

Novatiani, A., Kusumah, R. W. R., Vabiani, D. P., Pascasarjana, S., & Widyatama, U. (2019). Pengaruh transparansi dan akuntabilitas terhadap kinerja instansi pemerintah. Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis, 10(1), 51–61. https://doi.org/10.17509/jimb.v10i1.15983

Sari, V. K., & Widyawati, D. (2021). Transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa dalam pengelolaan alokasi dana desa. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi (JIRA), 10(7). https://jurnalmahasiswa.stiesia.ac.id/index.php/jira/article/view/4108

Subrata, O. (2024). Strategi efektif dalam manajemen keuangan desa untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Jurnal Administrasi dan Hukum, 10(2), 41–49. https://e-jurnal.iims.ac.id/index.php/JALHu/article/view/177

Suharyono, S. (2025). Penerapan green budgeting: Strategi pemerintah daerah untuk pembangunan berkelanjutan. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(5), 9. https://doi.org/10.5281/zenodo.16478638

Sukesti, F., & Alfasadun, A. (2011). Transparansi APBD sebagai sarana akuntabilitas publik dan good governance. MAKSIMUM: Media Akuntansi Universitas Muhammadiyah Semarang, 2(1), 61–72. https://doi.org/10.26714/mki.2.1.2011.61-72

Wance, M. (2019). Dinamika perencanaan anggaran pada anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Buru Selatan. The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA), 5(1), 1–17. https://doi.org/10.52447/ijpa.v5i1.1648

Downloads

Published

2025-11-24

How to Cite

Julianti, J., Asnil, A., Frinaldi, A. ., & Putri, N. E. . (2025). STRATEGI KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN. KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian Dan Pengembangan, 5(4), 1359-1366. https://doi.org/10.51878/knowledge.v5i4.7637

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)