PERAN MANAJEMEN KEUANGAN DAERAH DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
DOI:
https://doi.org/10.51878/knowledge.v5i4.7636Keywords:
manajemen keuangan daerah, tata kelola publik, kesejahteraan masyarakatAbstract
Regional financial management plays a crucial role in shaping the quality of public services and enhancing community welfare. Transparent, accountable, and well-regulated financial governance enables local governments to allocate resources more effectively and respond to public needs in a timely manner. This study aims to examine how regional financial management contributes to improvements in social services, infrastructure development, and overall living standards. Applying a qualitative approach through case studies and policy analysis, the research incorporates in-depth interviews, document reviews, and non-participatory observations to capture the actual dynamics of financial management at the regional level. The findings reveal that effective financial management is influenced not only by the availability of fiscal resources but also by the competence of public officials, the strength of internal and external oversight mechanisms, and the consistent implementation of good governance principles. Enhanced transparency and public participation support the creation of more targeted and measurable development programs. The study concludes that robust financial governance has the potential to deliver tangible benefits to society, particularly when local governments prioritize accountability and evidence-based policy formulation.
ABSTRAK
Manajemen keuangan daerah merupakan elemen kunci dalam upaya mewujudkan pembangunan yang merata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan yang dilakukan secara transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan publik memungkinkan pemerintah daerah mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya keuangan yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana manajemen keuangan daerah berperan dalam meningkatkan kualitas layanan publik serta mendorong tercapainya indikator kesejahteraan masyarakat melalui proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan keuangan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus dan analisis kebijakan, penelitian ini menelaah dinamika pengelolaan keuangan daerah melalui wawancara mendalam, telaah dokumen resmi, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan keuangan tidak hanya ditentukan oleh kecukupan anggaran, tetapi juga oleh kapasitas aparatur, kualitas sistem pengawasan, serta konsistensi penerapan prinsip tata kelola yang baik. Peningkatan kesejahteraan masyarakat terlihat dari meningkatnya akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan program perlindungan sosial. Dengan memperkuat akuntabilitas dan partisipasi publik, manajemen keuangan daerah berpotensi memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap pembangunan dan kualitas hidup masyarakat.
Downloads
References
Anggraini, A. D. (2022). Peran belanja daerah dalam meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan masyarakat. Jurnal Mahasiswa: Jurnal Ilmiah Penalaran dan Penelitian Mahasiswa, 4(1). https://doi.org/10.51903/jurnalmahasiswa.v4i1.484
Defitri, S. Y. (2018). Pengaruh pengelolaan keuangan daerah dan sistem akuntansi keuangan daerah terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Benefita, 3(1), 64–75. https://doi.org/10.22216/jbe.v3i1.2376
Deswira, A. (2022). Analisis kinerja pengelolaan keuangan daerah: Studi kasus pada Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 17(1), 72–88. https://www.academia.edu/download/89789545/118.pdf
Khusaini, M. (2018). Keuangan daerah. Universitas Brawijaya Press.
Mardiasmo, M. B. A. (2021). Otonomi & manajemen keuangan daerah (Edisi terbaru). Penerbit Andi. https://books.google.co.id/books?id=6_BBEAAAQBAJ
Noviades, D. (2013). Pengelolaan keuangan daerah di era otonomi daerah. Jurnal Ilmu Hukum Jambi, 4(1), 1–15. https://scholar.archive.org/.../article/download/1971/1319
Sains, F. S. (2018). Analisis pengaruh pengelolaan keuangan daerah, akuntabilitas dan transparansi terhadap kinerja keuangan pemerintah: The new fraud triangle model dengan perspektif syariah dalam mendeteksi perilaku fraud. Ekuitas (Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 4(1), 21–46. https://www.researchgate.net/.../Analisis-Pengaruh-Pengelolaan-Keuangan.
Sari, P. (2021). Pengaruh sistem pengendalian internal terhadap pengelolaan keuangan pada BLUD RSUD Sawerigading Kota Palopo (Disertasi doktor, Universitas Muhammadiyah Palopo). http://repository.umpalopo.ac.id/1279/
Sidik, M. (2002). Optimalisasi pajak daerah dan retribusi daerah dalam rangka meningkatkan kemampuan keuangan daerah. Makalah orasi ilmiah, Bandung. https://www.academia.edu/download/31029505/index.htm.pdf
Silaban, D. G., Situmorang, W. A., Ginting, R. K. B., Sitohang, F. M., Yani, N. W., & Hadiningrum, S. (2024). Dampak kurangnya transparansi pengelolaan keuangan daerah terhadap pembangunan lokal dan kesejahteraan masyarakat. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 2(5), 29–38. https://doi.org/10.51903/pendekar.v2i5.504
Subang, K. P. K. (2020). Pengetahuan keuangan dan love of money: Pengaruhnya terhadap pengelolaan keuangan pribadi dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat Desa Cihambulu. Jurnal SEKURITAS (Saham, Ekonomi, Keuangan dan Investasi), 4(1), 43–54. https://doi.org/10.32493/skt.v4i1.6335
Sudaryo, Y., Sjarif, D., & Sofiati, N. A. (2021). Keuangan di era otonomi daerah. Penerbit Andi. https://books.google.com/books?id=dHI9DwAAQBAJ
Suparji, S. (2019). Implementasi prinsip good governance dalam sistem pengelolaan keuangan daerah di Indonesia. Jurnal Magister Ilmu Hukum, 4(1), 1–5. https://doi.org/10.36722/jmih.v4i1.756
Sutrisna, W., & Setiawati, N. P. A. (2023). Implementasi prinsip-prinsip good governance pada pemerintahan daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Ilmiah Cakrawarti, 6(2). https://doi.org/10.47532/jic.v6i2.902
Swandewi, A. A. I. A. (2014). Pengaruh dana perimbangan dan kemandirian keuangan daerah terhadap keserasian anggaran dan kesejahteraan masyarakat pada Kabupaten/Kota di Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 3(7), 356–376. https://ojs.unud.ac.id/index.php/EEB/article/view/8217
Trianto, A. (2016). Analisis efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah di Kota Palembang. Akuisisi: Jurnal Akuntansi, 12(1). https://doi.org/10.24127/akuisisi.v12i1.92.g67














