PENGARUH PERMAINAN LOMPAT TALI TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 3-4 TAHUN
DOI:
https://doi.org/10.51878/knowledge.v6i4.16233Keywords:
Anak Usia 3-4 Tahun, Motorik Kasar, Permainan Lompat Tali, Permainan Tradisional, Perkembangan MotorikAbstract
ABSTRACT
Gross motor development is an important aspect of early childhood education because it supports children's ability to perform fundamental movements, maintain balance, and coordinate their bodies. However, stimulation through traditional games for children aged 3–4 years needs to be examined according to the context and developmental characteristics of children. This research is important to provide an overview of alternative play activities that are simple, enjoyable, and applicable by educators. This study aimed to describe the implementation of rope-jumping games, examine children's gross motor development, and analyze score changes before and after the intervention in Group B of Shaffana Buah Batu Playgroup, Bandung City. The study employed a quantitative approach using a pre-experimental One Group Pretest-Posttest design. The sample consisted of 13 children, including 8 girls and 5 boys, selected through saturated sampling. Data were collected using a gross motor development assessment instrument and analyzed descriptively based on mean scores and category distributions. The results showed that the mean score increased from 11.76 at pretest to 14.30 at posttest, a difference of 2.54 points. After the intervention, 9 children (69.23%) were classified in the high category and 4 children (30.77%) in the moderate category. Descriptively, rope-jumping games have the potential to serve as an alternative for stimulating gross motor development, although the statistical significance of the change cannot be established without inferential testing.
ABSTRAK
Perkembangan motorik kasar merupakan aspek penting dalam pendidikan anak usia dini karena mendukung kemampuan anak melakukan gerakan dasar, menjaga keseimbangan, dan mengoordinasikan tubuh. Namun, stimulasi melalui permainan tradisional pada anak usia 3–4 tahun perlu dikaji sesuai konteks dan karakteristik perkembangan anak. Kajian ini penting untuk memberikan gambaran mengenai alternatif kegiatan bermain yang sederhana, menyenangkan, dan dapat diterapkan oleh pendidik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan permainan lompat tali, menggambarkan perkembangan motorik kasar anak, serta menganalisis perubahan skor sebelum dan sesudah perlakuan di Kelompok B Playgroup Shaffana Buah Batu, Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental dan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel terdiri atas 13 anak, yaitu 8 perempuan dan 5 laki-laki, yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan instrumen penilaian perkembangan motorik kasar dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan nilai rata-rata serta distribusi kategori. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor meningkat dari 11,76 pada pretest menjadi 14,30 pada posttest, dengan selisih 2,54 poin. Setelah perlakuan, 9 anak (69,23%) berada pada kategori tinggi dan 4 anak (30,77%) pada kategori sedang. Secara deskriptif, permainan lompat tali berpotensi menjadi alternatif stimulasi motorik kasar, meskipun signifikansi perubahan belum dapat dipastikan tanpa uji inferensial.
Downloads
References
Agustiani, S., Kurniawati, R., Rohmah, S., Hataul, S., Naruvita, S. R., & Sudarya, A. (2022). Perkembangan motorik kasar melalui permainan lompat tali pada anak kelompok A di Lembaga RA Al-Istiqomah GSI. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(10), 879–885.
https://doi.org/10.59141/japendi.v3i10.1207
Ali, A., McLachlan, C., Mugridge, O., McLaughlin, T., Conlon, C., & Clarke, L. (2021). The effect of a 10-week physical activity programme on fundamental movement skills in 3–4-year-old children within early childhood education centres. Children, 8(6), Article 440. https://doi.org/10.3390/children8060440
Andini, Y. T., Syamsudin, M. A., & Ulansari, F. (2022). Pengaruh permainan lompat tali terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini. JP2KG AUD: Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini, 3(2), 97–108.
https://doi.org/10.26740/jp2kgaud.2022.3.2.97-108
Anggraeni, D., & Na’imah. (2022). Strategi stimulasi perkembangan motorik kasar anak usia dini melalui maze karpet Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2553–2563. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2103
Anjarsari, I., Sarwi, & Sudarmin. (2024). Analisis kemampuan motorik kasar melalui permainan dan tari tradisional di anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2). https://doi.org/10.47134/paud.v2i2.1302
Asmuddin, A., Salwiah, S., & Arwih, M. Z. (2022). Analisis perkembangan motorik kasar anak di Taman Kanak-Kanak Buton Selatan. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3429–3438. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2068
Cahaya, C., Ikbal, M., & Daulay, A. M. (2024). Penggunaan permainan tradisional lompat tali pelepah pisang dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini, 2(1), 219–228.
https://doi.org/10.61132/inpaud.v2i1.109
Darmawati, N. B., & Widyasari, C. (2022). Permainan tradisional engklek dalam meningkatkan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.
https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/3487
Dobell, A. P., Faghy, M. A., Pringle, A., & Roscoe, C. M. P. (2023). Improving fundamental movement skills during early childhood: An intervention mapping approach. Children, 10(6), Article 1004. https://doi.org/10.3390/children10061004
Dzakiyyah, D. M. N., Widiyanto, W., Susanto, N., Nurhuda, P., Pavlovic, R., Fauziah, D. N., & Kurniawan, R. (2024). Melatih motorik kasar anak pra-sekolah melalui permainan tradisional: A literature review. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(6), 1647–1656. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i6.6244
Esen, H. T., Güçlüöver, A., Kurnaz, M., & Altinkök, M. (2023). The impact of coordination-based movement education model on balance development of 5-year-old children. Frontiers in Psychology, 13, Article 1045155.
https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.1045155
Fitria, F., & Chikmah, A. (2024). Pengembangan kemampuan motorik kasar berbasis permainan tradisional lompat tali pada usia 4–5 tahun. Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 46–55. https://doi.org/10.33367/piaud.v4i1.5078
Karmila, D. (2024). Pengembangan modul pembelajaran permainan tradisional dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar di TK. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(6), 1577–1590. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i6.6068
Megawati, R., Afdal Jamil, Z., & Jamilah. (2023). Permainan tradisional lompat tali dalam mengembangkan motorik kasar anak usia dini. DZURRIYAT: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 82–93. https://doi.org/10.61104/jd.v1i1.26
Ningrum, M. A., Niya, L. D. C., & Hamidah, M. (2023). Meningkatkan kemampuan motorik kasar melalui permainan halang rintang pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5133–5142.
https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.4868
Purwanto, D., Agusniatih, A., Fitriana, F., & Fahrizal. (2023). Penerapan permainan tradisional bakiak dalam meningkatkan motorik kasar anak usia dini: Studi kasus di TK Al-Khairaat Kabupaten Parigi Moutong. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 5052–5059. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4922
Putri, S., & Sudaryanti. (2025). Pengaruh permainan lompat angka terhadap kemampuan motorik kasar dan pengenalan angka anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6), 3055–3063. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7579
Susanti, S., Muslihin, H. Y., & Sumardi, S. (2021). Manfaat permainan tradisional lompat tali bagi perkembangan motorik kasar anak 5–6 tahun. Jurnal PAUD Agapedia, 5(1), 80–89. https://doi.org/10.17509/jpa.v5i1.39690
Widayanti, M. D., Hasibuan, R., Rakhmawati, N. I. S., & Saroinsong, W. P. (2023). Peningkatan kemampuan motorik kasar melalui permainan tradisional pada AUD di SIKL. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7053–7059.
https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5453
Widihastutik, H., Sujarwo, S., & Cholimah, N. (2023). Perbedaan kemampuan motorik kasar permainan tradisional kucing dan tikus dengan permainan tradisional menjala ikan. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5410–5417.
https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5188
Yuliandra, R., Gumantan, A., & Pratomo, C. (2023). Meningkatkan motorik kasar anak usia dini ditinjau dengan model permainan ladder. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4190–4198. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4391
Yuliani, R. D., & Hanif, M. (2024). Peran guru dalam pengembangan motorik kasar anak usia dini pada TK Aisyiyah Muhammadiyah Wangandowo. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2. https://doi.org/10.61104/ihsan.v2i4.384














