KONTRIBUSI LATIHAN SQUAT JUMP TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN TENDANGAN DEPAN PADA CABANG OLAHRAGA PENCAK SILAT

Authors

  • Luluk Arianti Universitas Islam Negeri Mataram
  • Maolinda Saqila Universitas Islam Negeri Mataram
  • Anindya Ika Yulia Universitas Islam Negeri Mataram

Keywords:

Seni Bela Diri, Squat Jump, Kemampuan Tendangan Depan

Abstract

ABSTRACT

This study aims to analyze the relationship between the intensity of squat jump training and the ability to perform front kicks in the Persaudaraan Pencak Silat martial arts club in Sidoarjo. The method used in this study is quantitative. The quantitative research process focuses on processing data so that it is systematically organized and measurable. The quantitative approach is an empirical research approach, which is research that uses real or concrete data. In this approach, data is measured in numerical form and used as the basis for statistical analysis in accordance with the research problem. This study used an experimental method, which is a process in which external factors that can affect the results are minimized or controlled so that the cause-and-effect relationship between two deliberately manipulated variables can be determined. In its implementation, this study used the Statistical Program for Social Science (SPSS) version 2.5 application with a one-group pre-test post-test experimental design. The results showed that the front kick ability of PSHT Rayon Dungus Sidoarjo pencak silat athletes was significantly influenced by squat jump training, with a significance value (2-tailed) of 0.000, which is less than 0.05. Based on these results, it can be concluded that squat jump training can improve coordination, stability, and posture.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara intensitas latihan squat jump dengan kemampuan melakukan tendangan depan pada cabang Persaudaraan Pencak Silat di Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Proses penelitian kuantitatif berfokus pada pengolahan data agar tersusun secara sistematis dan terukur. Pendekatan kuantitatif merupakan pendekatan penelitian yang bersifat empiris, yaitu penelitian yang menggunakan data nyata atau konkret. Dalam pendekatan ini, data diukur dalam bentuk angka dan dijadikan dasar untuk melakukan analisis statistik yang sesuai dengan permasalahan penelitian. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, yaitu suatu proses di mana faktor-faktor luar yang dapat memengaruhi hasil diminimalkan atau dikendalikan, sehingga dapat diketahui hubungan sebab-akibat antara dua variabel yang sengaja dimanipulasi. Dalam pelaksanaannya, penelitian ini menggunakan aplikasi Statistical Program for Social Science (SPSS) versi 2.5 dengan desain eksperimen one group pre-test post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan tendangan depan pada atlet pencak silat PSHT Rayon Dungus Sidoarjo dipengaruhi secara signifikan oleh latihan squat jump, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0.000 yang lebih kecil dari 0.05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa latihan squat jump mampu meningkatkan koordinasi, stabilitas, serta postur tubuh.

Author Biography

Maolinda Saqila, Universitas Islam Negeri Mataram

ABSTRACT

This study aims to analyze the relationship between the intensity of squat jump training and the ability to perform front kicks in the Persaudaraan Pencak Silat martial arts club in Sidoarjo. The method used in this study is quantitative. The quantitative research process focuses on processing data so that it is systematically organized and measurable. The quantitative approach is an empirical research approach, which is research that uses real or concrete data. In this approach, data is measured in numerical form and used as the basis for statistical analysis in accordance with the research problem. This study used an experimental method, which is a process in which external factors that can affect the results are minimized or controlled so that the cause-and-effect relationship between two deliberately manipulated variables can be determined. In its implementation, this study used the Statistical Program for Social Science (SPSS) version 2.5 application with a one-group pre-test post-test experimental design. The results showed that the front kick ability of PSHT Rayon Dungus Sidoarjo pencak silat athletes was significantly influenced by squat jump training, with a significance value (2-tailed) of 0.000, which is less than 0.05. Based on these results, it can be concluded that squat jump training can improve coordination, stability, and posture.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara intensitas latihan squat jump dengan kemampuan melakukan tendangan depan pada cabang Persaudaraan Pencak Silat di Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Proses penelitian kuantitatif berfokus pada pengolahan data agar tersusun secara sistematis dan terukur. Pendekatan kuantitatif merupakan pendekatan penelitian yang bersifat empiris, yaitu penelitian yang menggunakan data nyata atau konkret. Dalam pendekatan ini, data diukur dalam bentuk angka dan dijadikan dasar untuk melakukan analisis statistik yang sesuai dengan permasalahan penelitian. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, yaitu suatu proses di mana faktor-faktor luar yang dapat memengaruhi hasil diminimalkan atau dikendalikan, sehingga dapat diketahui hubungan sebab-akibat antara dua variabel yang sengaja dimanipulasi. Dalam pelaksanaannya, penelitian ini menggunakan aplikasi Statistical Program for Social Science (SPSS) versi 2.5 dengan desain eksperimen one group pre-test post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan tendangan depan pada atlet pencak silat PSHT Rayon Dungus Sidoarjo dipengaruhi secara signifikan oleh latihan squat jump, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0.000 yang lebih kecil dari 0.05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa latihan squat jump mampu meningkatkan koordinasi, stabilitas, serta postur tubuh.

References

Afiyan, Y., Ali, M., & Diana, F. (2023). Pengaruh weight training terhadap daya tahan daya otot lengan atlet pencak silat Tapak Suci MTs Negeri 4 Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Indonesian Journal of Sport Science and Coaching, 5(1), 53–63. https://doi.org/10.22437/ijssc.v5i1.23533

Arifin, S., & Nur, W. (2016). Pengaruh latihan split squat jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan lurus pada atlet perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate. Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 13(2). https://dx.doi.org/10.20527/multilateral.v13i2.2488

Ediyono, S., & Widodo, S. T. (2019). Memahami makna seni dalam pencak silat. Panggung: Jurnal Seni Budaya, 29(3), 300–313. https://doi.org/10.26742/panggung.v29i3.1014

Fitrianto, A., Putra, R., & Wicaksono, A. (2023). Effects of plyometric training on lower limb explosive power in basketball athletes. Journal of Sports Performance, 12(2), 115–124. https://doi.org/10.24123/jsp.v12i2.5821

Huang, X., Li, M., Zhang, Y., & Chen, L. (2023). The effects of plyometric training on speed, agility, and explosive power in martial arts athletes: A systematic review. International Journal of Sports Science & Coaching, 18(4), 1021–1033. https://doi.org/10.1177/17479541231102345

Komandan, S., Pratama, D., & Syahputra, H. (2023). The impact of squat jump training on lower limb explosive strength in volleyball players. Journal of Physical Education and Sport, 23(1), 88–95. https://doi.org/10.7752/jpes.2023.01012

Lubis, J. (2013). Panduan praktis penyusunan program latihan. PT. Raja Grafindo Persada.

Mardotillah, M., & Zein, D. M. (2016). Silat: Identitas budaya, pendidikan, seni bela diri, pemeliharaan kesehatan. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 18(2), 121–133. http://dx.doi.org/10.25077/jantro.v18i2.62

Putra, A. W., Kurniawan, F., & Firmansyah, D. (2020). Analysis of kicking performance in martial arts athletes using motion-based measurement. Jurnal Ilmiah Olahraga, 9(2), 112–120. https://doi.org/10.24114/jio.v9i2.17890

Raharja, dkk. (2017). Pengaruh latihan pliometrik jump to box dan depth jump terhadap power tendangan T pada siswa ekstra kurikuler pencak silat SMAN 3 Kediri. Edulnovasi: Journal of Basic Educational Studies, 4(1). https://journal.laaroiba.ac.id/index.php/eduinovasi/article/view/5596

Suchomel, T. J., Comfort, P., & Lake, J. (2017). Enhancing the force–velocity profile of athletes. Strength and Conditioning Journal, 39(1), 42–52. https://doi.org/10.1519/SSC.0000000000000283

Suhirman, R., Nugraha, W., & Hidayat, T. (2024). Modern plyometric training and its effects on explosive leg performance in combat sport athletes. Journal of Strength and Conditioning Research, 38(3), 521–530. https://doi.org/10.1519/JSC.0000000000004567

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Verma, C., Subramanium, L., & Krishnan, V. (2015). Effect of plyometric training on vertical jump height in high school basketball players: A randomised control trial. International Journal of Medical Research & Health Sciences, 4(1), 7–12. http://dx.doi.org/10.5958/2319-5886.2015.00002

Yuan, H., Wang, T., & Zhao, F. (2025). Effects of plyometric exercise on muscle power and performance in martial arts athletes: A meta-analysis. Sports Medicine International, 15(1), 45–58. https://doi.org/10.3390/smi15010045

Downloads

Published

2025-12-11

How to Cite

Arianti, L., Saqila, M., & Ika Yulia, A. (2025). KONTRIBUSI LATIHAN SQUAT JUMP TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN TENDANGAN DEPAN PADA CABANG OLAHRAGA PENCAK SILAT. GELANGGANG : Jurnal Ilmu Olahraga Dan Pendidikan Jasmani, 1(2), 66-73. Retrieved from https://jurnalp4i.com/index.php/gelanggang/article/view/8157

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.