PANDANGAN GURU PJOK DAN GURU KELAS TERHADAP KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH DASAR YANG RAMAH ANAK
Keywords:
PJOK, Sarana dan Prasarana, Sekolah Dasar, GuruAbstract
ABSTRACT
This study focuses on identifying various challenges that arise during the learning process due to limited facilities and infrastructure experienced by Physical Education, Sports, and Health (PJOK) teachers at SDN 1 Lewo, Tasikmalaya. The research was conducted at an elementary school with insufficient and underdeveloped facilities that do not adequately support effective learning. Data were collected through direct classroom observations and in-depth interviews with one PJOK teacher and two classroom teachers. In addition, supporting documents were analyzed to strengthen the validity of the findings. The results indicate that the absence of a proper sports field, limited learning materials, and the lack of appropriate equipment are the main barriers that hinder the effectiveness of PJOK instruction. These limitations reduce the variety of learning activities and restrict the achievement of optimal student competencies. Therefore, collaboration among the school, parents, and the surrounding community is required to improve and develop the existing facilities. The findings of this study are expected to contribute meaningfully to efforts aimed at enhancing the quality of PJOK education at SDN 1 Lewo, Tasikmalaya.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang muncul dalam proses pembelajaran akibat keterbatasan sarana dan prasarana yang dialami oleh guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SDN 1 Lewo, Tasikmalaya. Studi ini dilakukan pada sebuah sekolah dasar yang memiliki kondisi fasilitas yang terbatas serta belum memadai untuk mendukung proses pembelajaran yang optimal. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi langsung di lingkungan sekolah, wawancara mendalam dengan seorang guru PJOK dan dua orang guru kelas, serta analisis dokumen pendukung guna memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai permasalahan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan lapangan olahraga yang layak, keterbatasan bahan ajar, serta minimnya peralatan pendukung menjadi faktor utama yang menghambat efektivitas pembelajaran PJOK. Kondisi tersebut berpengaruh pada kurangnya variasi aktivitas pembelajaran dan tidak tercapainya kompetensi siswa secara optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan serta memperbaiki fasilitas yang tersedia. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan PJOK di SDN 1 Lewo, Tasikmalaya.
References
Anggi Saputra, Dan Andi Setiawan (2020). Hambatan Dan Solusi Menejemen Sarana Dan Prasarana Pendidikan. Procedings Icem. Vol.2 No.1. Hal 257-270
https://ejournal.iaida.ac.id/index.php/picem/article/view/3255
Fitrianasar, H. (2015). Persepsi guru terhadap penyelenggaraan pendidikan inklusif sesuai latar pendidikan di Kabupaten Blitar. Jurnal Pendidikan Khusus, 7(2), 1–5.
https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/12355
Harianto, B., Angga, P. D., Jaelani, A. K., & Makki, M. (2024). Survei sarana dan prasarana pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Keruak. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 1231–1236.
https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2255
Lisnawati, A., Auliadi, A., Adhari, F. N., Hanipah, R., & Rostika, D. (2023). Problematika sarana prasarana dalam pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 30987–30993. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.12045
Nurbaeti, R. U., Zulfikar, Z., & Toharudin, M. (2020). Pembelajaran ramah anak berbasis pendidikan karakter pada sekolah inklusi. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 7(2), 99–110. https://doi.org/10.24036/scs.v7i2.215
Sutisna, N. W., & Effane, A. (2022). Fungsi manajemen sarana dan prasarana. Karimah Tauhid, 1(2), 226–233. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v1i2.7719
Sanjaya, W. (2019). Pembelajaran Dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Sholihan, S. (2023). Pengelolaan sarana dan prasarana untuk meningkatkan pembelajaran siswa. AKSI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(2), 124–142.
https://doi.org/10.37348/aksi.v1i2.253
Tanjung, F. Z., Annisa, M., & Ridwan, R. (2016). Analisis sarana dan prasarana sekolah dasar berdasarkan tingkat akreditasi di Kota Tarakan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(1), 134–146.https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPI/article/view/8934
Wahyudi, D. (2021). Persepsi guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan SMA dan SMK Negeri se-Kecamatan Mantikulore terhadap sarana dan prasarana penunjang aktivitas pembelajaran (Skripsi). Universitas Tadulako.
https://lib.fkip.untad.ac.id/index.php?bid=5389&fid=301&p=fstream-pdf
Yusufi, C. R., Bachtiar, B., & Saputri, H. (2022). Sarana dan prasarana pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di sekolah dasar. Jurnal Educatio, 8(4), 1360–1365.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Riski Permana Lestari, M. Ridho Fajrian, Anindya Ika Yulia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0














