PENDIDIKAN DEMOKRASI SEJAK DINI: INTERNALISASI ETIKA POLITIK PANCASILA MELALUI PEMILIHAN KETUA KELAS DI SDN SINDANG BARANG 4 KOTA BOGOR
DOI:
https://doi.org/10.51878/elementary.v6i4.16418Keywords:
Pendidikan Demokrasi, Etika Politik Pancasila, Pemilihan Ketua Kelas, Sekolah Dasar, Fase CAbstract
ABSTRACT
Democratic education in elementary schools needs to be strengthened through direct experiences so that students not only understand democracy theoretically but also practice its values in everyday life. This study aims to describe the implementation of classroom leader elections, analyze the Pancasila political ethics values that emerge, and explain students’ responses and reflections as indicators of the internalization of democratic education from an early age. This study employed a qualitative approach with a descriptive case study method at SDN Sindang Barang 4, Bogor City, Indonesia. The informants consisted of the classroom teacher and five classroom leader candidates, while 37 students participated as voters. Data were collected through observation, interviews, documentation, and written student reflections, then analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that the election comprised six stages: candidate registration, vision and mission presentations, voting, announcement of results, candidate responses, and student reflection. The identified values included honesty, courage to express opinions, responsibility, respect for others’ choices, and acceptance of collective decisions. These findings suggest that classroom leader elections can serve as a contextual means of supporting democratic education and Pancasila political ethics from an early age.
ABSTRAK
Pendidikan demokrasi di sekolah dasar masih perlu diperkuat melalui pengalaman langsung agar murid tidak hanya memahami demokrasi secara teoritis, tetapi juga mampu mempraktikkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pemilihan ketua kelas, menganalisis nilai-nilai etika politik Pancasila yang muncul, serta menjelaskan tanggapan dan refleksi murid sebagai indikasi internalisasi pendidikan demokrasi sejak dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif di SDN Sindang Barang 4 Kota Bogor. Informan meliputi guru kelas dan lima calon ketua kelas, sedangkan 37 murid terlibat sebagai pemilih. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan refleksi tertulis, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan berlangsung melalui enam tahap, yaitu pendaftaran, penyampaian visi-misi, pemungutan suara, pengumuman hasil, tanggapan peserta, dan refleksi murid. Nilai yang teridentifikasi meliputi kejujuran, keberanian berpendapat, tanggung jawab, penghargaan terhadap pilihan orang lain, dan penerimaan keputusan bersama. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemilihan ketua kelas berpotensi menjadi sarana kontekstual untuk mendukung pembelajaran demokrasi dan etika politik Pancasila sejak dini.
Downloads
References
Aeni, E. T. (2021). Pembentukan sikap toleransi dan bersahabat dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di SD/MI. AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 8(1), 39–50. https://doi.org/10.24252/auladuna.v8i1a4.2021
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2024). Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 032/H/KR/2024 tentang capaian pembelajaran pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah pada Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://kurikulum.kemendikdasmen.go.id/file/1718851677_manage_file.pdf
Hidayat, M., Rozak, R. W. A., Hakam, K. A., Kembara, M. D., & Parhan, M. (2022). Character education in Indonesia: How is it internalized and implemented in virtual learning? Cakrawala Pendidikan, 41(1), 186–198. https://doi.org/10.21831/cp.v41i1.45920
Hidayat, W., & Putro, K. Z. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan Pancasila di sekolah dasar: Profil pelajar sebagai aset bangsa. Journal of Nusantara Education, 3(2). https://doi.org/10.57176/jn.v3i2.102
Holquist, S. E., Mitra, D. L., Conner, J., & Wright, N. L. (2023). What is student voice anyway? The intersection of student voice practices and shared leadership. Educational Administration Quarterly, 59(4), 703–743. https://doi.org/10.1177/0013161X231178023
Kares, M. C., & Mesra, R. (2025). Belajar demokrasi dalam pemilihan ketua kelas, di SD Inpres Lompad. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS), 2(2), 63–74. https://doi.org/10.64924/czxmtf53
Khuzaimah, K., & Pribadi, F. (2022). Penerapan demokrasi pendidikan pada pembelajaran siswa di sekolah dasar. AL MA'ARIEF: Jurnal Pendidikan Sosial dan Budaya, 4(1), 41–49. https://doi.org/10.35905/almaarief.v4i1.2176
Krisnawati, N. P., Sanjaya, D. B., & Suastika, I. N. (2026). Democracy education in civics learning for elementary students. Academia Open, 11(2). https://doi.org/10.21070/acopen.11.2026.14911
Kurniawaty, I., Faiz, A., & Purwati, P. (2022). Strategi penguatan profil pelajar Pancasila di sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5170–5175. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3139
Lestari, S. O., & Kurnia, H. (2022). Peran pendidikan Pancasila dalam pembentukan karakter. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(1), 25–32. https://doi.org/10.12928/citizenship.v5i2.23179
Messiou, K., de los Reyes, J., Potnis, C., Dong, P., & Rwang, V. K. (2025). Student voice for promoting inclusion in primary schools. International Journal of Inclusive Education, 29(7), 1168–1182. https://doi.org/10.1080/13603116.2024.2317729
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications. https://search.worldcat.org/title/Qualitative-data-analysis-%3A-a-methods-sourcebook/oclc/1262092991
Noe, W. W., Abdullah, O. M., Tanshzil, S. W., Pangalila, T., Bunta, A. F., & Sarina. (2026). Integrated multicultural-inclusive-peace-Islamic pedagogy: An empirical model of value internalization in an Indonesian Islamic school. Frontiers in Education, 11, Article 1760579. https://doi.org/10.3389/feduc.2026.1760579
Oktaviani, E. A., Maryono, M., Pamela, I. S., & Ulum, M. W. (2023). Analisis upaya guru mewujudkan Profil Pelajar Pancasila pada dimensi gotong royong di sekolah dasar. Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar, 2(2), 167–178. https://doi.org/10.22437/jtpd.v2i2.28457
Pratiwi, N. T. (2021). Analisis implementasi pendidikan Pancasila sebagai pendidikan karakter di SD Negeri 002 Tanjungpinang Barat. Indonesian Journal of Educational Development, 2(3), 439–449. https://doi.org/10.5281/zenodo.5681214
Rahayu, K., Yunitasari, D., Utaminingsih, E. S., Purwaningsih, I., & Sari, F. I. (2024). Exploring the impact of civic education on civic participation among elementary school students: Mengeksplorasi dampak pendidikan kewarganegaraan terhadap partisipasi kewarganegaraan di kalangan siswa sekolah dasar. Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 13(2), 189–195. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v13i2.1658
Rahmadiyani, A., Abidin, Y., Undayasari, D., & Nanggala, A. (2026). Pembelajaran musyawarah berbasis deep learning untuk penguatan partisipasi demokratis peserta didik kelas VI sekolah dasar. Pelita: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah, 26(2), 351–357. https://ejournal.unis.ac.id/index.php/pelita/article/view/8520
Rinnooy Kan, W. F., Munniksma, A., Volman, M., & Dijkstra, A. B. (2024). Practicing voice: Student voice experiences, democratic school culture and students’ attitudes towards voice. Research Papers in Education, 39(4), 560–580. https://doi.org/10.1080/02671522.2023.2178496
Salsabila, T. (2023). Pancasila education Pancasila as the foundation of ethics: A critical analysis through literature review. Indonesian Journal of Pancasila and Global Constitutionalism, 2(2). https://doi.org/10.15294/ijpgc.v2i2.75932
Setiawati, I., Mahfuroh, L., & Azha, N. F. (2024). Pentingnya pembelajaran PKN di SD untuk menumbuhkan kesadaran berdemokrasi sejak dini. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 1–10. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.472
Thahir, M., Widiawati, W., Alfaiz, A., Putri, A. A., Apriliyanti, P., Sunaengsih, C., & Abdullah, Z. (2026). The impact of character education value internalization on students’ life skills: The moderating role of parental involvement. Multidisciplinary Reviews, 9(10), Article 2026448. https://doi.org/10.31893/multirev.2026448
Ummah BK, M. K., Marwa, & Ali, S. (2026). Penguatan nilai toleransi dan gotong royong dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis implementasi Value Detection Model (VDM) di sekolah dasar. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 7(1), 484–499. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v7i1.2943
Wahyudi, A. E., Sunarni, S., & Ulfatin, N. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka berorientasi pembentukan karakter Profil Pelajar Pancasila di sekolah dasar. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 8(2), 179–190. https://doi.org/10.21067/jmk.v8i2.8532
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















