KETERAMPILAN MEMBUKA DAN MENUTUP PELAJARAN MAHASISWA PGSD PADA MATA KULIAH MICROTEACHING
DOI:
https://doi.org/10.51878/elementary.v6i4.15985Keywords:
keterampilan membuka pelajaran, keterampilan menutup pelajaran, microteaching, calon guru sekolah dasarAbstract
Opening and closing lesson skills are part of the eight basic teaching skills that elementary school pre-service teachers must master, as they build students' readiness to learn at the beginning of a lesson and reinforce understanding at the end. The problem addressed in this study is the persisting variation in mastery of these skills among Primary School Teacher Education (PGSD) students, particularly in gaining students' attention and providing learning motivation at the start of a lesson. This study aims to describe the level of opening and closing lesson skills of sixth-semester PGSD students at Universitas Halim Sanusi Bandung in the Microteaching course, and to identify the indicators most in need of strengthening. This research used a quantitative descriptive approach with a total sampling technique. Data were collected through an online self-assessment questionnaire using a 1-5 Likert scale, completed independently by students after their microteaching practice; of 49 collected entries, 48 valid responses remained after data cleaning. Data were analyzed descriptively to obtain the mean score and achievement percentage of each indicator. The results show that closing-lesson skills fall into the very good category (mean 90.7%), while opening-lesson skills fall into the good category (mean 60.9%), with two indicators categorized as poor: gaining students' attention (38.8%) and providing learning motivation (20.0%). Overall, students' opening and closing lesson skills fall into the good category (72.1%). These findings recommend strengthening microteaching practice with a focus on attention-gaining and motivational techniques at the start of a lesson, accompanied by sustained individual feedback from course lecturers.
ABSTRAK
Keterampilan membuka dan menutup pelajaran merupakan bagian dari delapan keterampilan dasar mengajar yang wajib dikuasai calon guru sekolah dasar karena berperan membangun kesiapan belajar siswa di awal pembelajaran dan memantapkan pemahaman di akhir pembelajaran. Fokus masalah penelitian ini adalah masih adanya heterogenitas penguasaan keterampilan tersebut pada mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), terutama pada aspek menarik perhatian siswa dan memberikan motivasi belajar di awal pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat keterampilan membuka dan menutup pelajaran mahasiswa PGSD semester 6 Universitas Halim Sanusi Bandung pada mata kuliah Microteaching, serta mengidentifikasi indikator yang paling memerlukan penguatan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner refleksi diri (self-assessment) daring berskala Likert 1-5 yang diisi mandiri oleh mahasiswa setelah praktik microteaching; dari 49 entri yang terkumpul diperoleh 48 respons valid setelah pembersihan data. Data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh rata-rata skor dan persentase capaian tiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menutup pelajaran berada pada kategori sangat baik (rata-rata 90,7%), sedangkan keterampilan membuka pelajaran berada pada kategori baik (rata-rata 60,9%) dengan dua indikator berkategori kurang, yaitu menarik perhatian siswa (38,8%) dan memberikan motivasi belajar (20,0%). Secara keseluruhan, keterampilan membuka dan menutup pelajaran mahasiswa berada pada kategori baik (72,1%). Temuan ini merekomendasikan penguatan latihan microteaching yang berfokus pada teknik menarik perhatian dan memotivasi siswa di awal pembelajaran, disertai umpan balik individual yang berkelanjutan dari dosen pengampu.
Downloads
References
Alamri, H. A., & Alfayez, A. A. (2023). Preservice teachers’ experiences of observing their teaching competencies via self-recorded videos in a personalized learning environment. Humanities and Social Sciences Communications, 10(1), 745. https://doi.org/10.1057/s41599-023-02260-2
Albab, M. U. (2020). Analisis pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah (studi pada Unit Layanan Pengadaan Daerah Kementerian Keuangan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta). ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal, 5(4). https://doi.org/10.22146/abis.v5i4.59262
Asregid, D., Mihiretie, D. M., & Kassa, S. A. (2023). Teacher educators’ use of feedback to facilitate reflective practice among pre-service teachers during microteaching. Cogent Education, 10(2), 2257121. https://doi.org/10.1080/2331186X.2023.2257121
Azhar, F. O., Devlani, N., & Siregar, E. A. F. (2026). Kualitas pengajaran dan efikasi diri sebagai determinan prestasi akademik mahasiswa pendidikan akuntansi. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 36–45. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9381
Badriah, L., Purnama, S., & Miranti, I. (2026). Keterampilan guru dalam membuka dan menutup pelajaran pada SD swasta di Kota Depok. Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an, 13(1), 18–26. https://doi.org/10.31316/esjurnal.v13i1.4621
Cahyono, D., Rohim, R., Avandi, A., & Hua, C. T. (2026). Development of digital technology based learning to enhance students strategic management competencies. Technomedia Journal, 11(1), 49–60. https://doi.org/10.33050/tmj.v11i1.2658
Chan, S., Maneewan, S., & Koul, R. (2023). An examination of the relationship between the perceived instructional behaviours of teacher educators and pre-service teachers’ learning motivation and teaching self-efficacy. Educational Review, 75(2), 264–286. https://doi.org/10.1080/00131911.2021.1916440
Fitriyah, L. A., Hayati, N., Af’idah, N., & Manasikana, O. A. (2024). Keterampilan membuka dan menutup pelajaran mahasiswa calon guru IPA dalam pelaksanaan praktik mengajar. Jurnal Simki Pedagogia, 7(1), 24–31. https://doi.org/10.29407/jsp.v7i1.539
Hasan, S. A., Al-Zahra, W. N., Auralia, A. S., Maharani, D. A., & Hidayatullah, R. (2024). Implementasi teknologi blockchain dalam pengamanan sistem keuangan pada perguruan tinggi. Jurnal Mentari: Manajemen Pendidikan dan Teknologi Informasi, 3(1), 11–18. https://doi.org/10.33050/mentari.v3i1.546
Isnaniah, I., & Imamuddin, M. (2022). Keterampilan membuka dan menutup pelajaran mahasiswa calon guru matematika pada matakuliah microteaching. Juring (Journal for Research in Mathematics Learning), 5(3), 147–156. https://doi.org/10.24014/juring.v5i3.16870
Keller, J. M. (1987). Development and use of the ARCS model of instructional design. Journal of Instructional Development, 10(3), 2–10. https://doi.org/10.1007/BF02905780
Khakiim, U., Degeng, I. N. S., & Widiati, U. (2016). Pelaksanaan membuka dan menutup pelajaran oleh guru kelas 1 sekolah dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(9), 1730–1734. https://doi.org/10.17977/jp.v1i9.6738
Mulyasa, E. (2019). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. PT Remaja Rosdakarya.
Murphy Odo, D. (2022). An action research investigation of the impact of using online feedback videos to promote self-reflection on the microteaching of preservice EFL teachers. Systemic Practice and Action Research, 35(3), 327–343. https://doi.org/10.1007/s11213-021-09575-8
Nashori, F. (2021). Model of everyone is a teacher here: Solution to build up students’ self-confidence. Jurnal Psikologi Integratif, 8(2), 121–134. https://doi.org/10.14421/jpsi.v8i2.2061
Ngazizah, N., Safitri, D., & Hadi, A. S. (2019). Evaluasi keterampilan mengajar mahasiswa PGSD semester VI pada mata kuliah pembelajaran mikro tahun akademik 2018/2019. The 10th University Research Colloquium 2019, 315–320. https://doi.org/10.35508/urecol.v10i1.315
Pramesty, M. P., & Suratno, I. B. (2022). Hubungan rasa percaya diri, perhatian guru, dan dukungan teman sebaya dengan keaktifan belajar siswa di kelas. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Akuntansi, 15(1), 1–10. https://doi.org/10.24071/jpea.v15i1.4601
Pratama, K. Y., & Ngazizah, N. (2022). Analisis keterampilan membuka dan menutup pelajaran mahasiswa PGSD semester VI pada pembelajaran mikro. HUMANTECH: Jurnal Ilmiah Multi Disiplin Indonesia, 1(10), 1450–1455. https://doi.org/10.32670/ht.v1i10.2450
Shah, D. (2023). Teachers’ self-efficacy and classroom management practices: A theoretical study. Journal of Education and Research, 13(1), 8–26. https://doi.org/10.51474/jer.v13i1.661
Sithole, N. V. (2023). The efficacy of microteaching in a teacher education programme during the lockdown at a university in South Africa. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 22(2), 76–91. https://doi.org/10.26803/ijlter.22.2.5
Solichah, R., Mulyati, S., & Rahmasita, S. (2024). Peran microteaching dalam peningkatan kemampuan mengajar calon pendidik. Jurnal Dikdas Bantara, 7(1), 11–24. https://doi.org/10.32585/dikdasbantara.v7i1.5066
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syaharani, N., Mardiah, I., Putri, S. A., Sukma, P., & Sakilah, S. (2026). Analisis butir soal IPS pada materi perubahan sosial di SMP. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 1259–1266. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.11751
Waruwu, S. P. I., Gulo, O., Zai, E. P., & Riana, R. (2026). Analisis upaya guru dalam mengembangkan kepercayaan diri peserta didik di kelas III SD Negeri 075048 Lasara Siwalubanua. EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 6(4), 3213–3220. https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.15361
Widyaningsih, Y., & Nugroho, I. A. (2025). Exploring the impact of reading motivation on academic achievement among 3rd grade students using univariate and bivariate analysis. Mimbar Sekolah Dasar, 12(4), 773–795. https://doi.org/10.53400/mimbar-sd.v12i4.91614
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















