PENERAPAN ASESMEN FORMATIF DIGITAL BERBASIS GAMIFIKASI ZEP QUIZ PADA MATERI LITERASI FINANSIAL KELAS IX SMPN 1 CILIMUS
DOI:
https://doi.org/10.51878/edutech.v6i1.9047Keywords:
Asesmen Formatif, Gamifikasi, Zep QuizAbstract
Conventional classroom practices require the use of digital, gamified assessment tools such as Zep Quiz to enhance students’ motivation and the accuracy of learning evaluation. This study focuses on examining the effectiveness of the Zep Quiz digital assessment in improving students’ motivation and the quality of evaluation in financial literacy learning. This research employed a qualitative method with a case study design through observations, interviews, documentation, interactive data analysis, and three procedural stages: preparation, implementation, and reporting. The findings indicate that formative assessment supported by gamification through Zep Quiz increases students’ engagement, motivation, and the quality of feedback in financial literacy learning at SMPN 1 Cilimus. Students actively participated in the assessment, understood their errors more quickly through instant feedback, and showed strong enthusiasm due to game elements such as points and leaderboards. Teachers obtained real-time learning achievement data that enabled them to adjust instruction based on students’ needs. From a gamification perspective, Zep Quiz stimulates both intrinsic and extrinsic motivation through challenges, competition, and digital rewards. Using Rogers’ diffusion of innovation framework, the adoption process of Zep Quiz is reflected in the stages of knowledge, persuasion, decision, implementation, and confirmation experienced by teachers and students. Nevertheless, the study also identifies challenges related to network stability, technical readiness, and students’ varying digital abilities. Overall, Zep Quiz is considered effective as an engaging, adaptive, and relevant formative digital assessment tool for enhancing students’ financial literacy understanding in social studies learning
ABSTRAK
Pembelajaran yang masih konvensional menuntut adanya asesmen digital berbasis gamifikasi seperti Zep Quiz untuk meningkatkan motivasi dan akurasi evaluasi belajar siswa. Penelitian ini berfokus pada efektivitas asesmen digital Zep Quiz dalam meningkatkan motivasi dan kualitas evaluasi literasi finansial. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi, wawancara, dokumentasi, analisis data interaktif, serta prosedur penelitian tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen formatif berbasis gamifikasi melalui Zep Quiz mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan kualitas umpan balik dalam pembelajaran literasi finansial di SMPN 1 Cilimus. Siswa terlihat lebih aktif mengikuti asesmen, lebih cepat memahami kesalahan melalui umpan balik instan, serta menunjukkan antusiasme tinggi berkat elemen permainan seperti poin dan leaderboard. Guru memperoleh data capaian belajar secara real time sehingga dapat menyesuaikan pembelajaran sesuai kebutuhan siswa. Dari perspektif gamifikasi, Zep Quiz memicu motivasi intrinsik dan ekstrinsik melalui tantangan, kompetisi, dan reward digital. Melalui kerangka difusi inovasi Rogers, proses adopsi Zep Quiz terlihat melalui tahapan pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, dan konfirmasi yang dilalui guru dan siswa. Kendati demikian, penelitian juga menemukan kendala seperti keterbatasan jaringan, kesiapan teknis, dan variasi kemampuan digital siswa. Secara keseluruhan, Zep Quiz efektif sebagai asesmen formatif digital yang menarik, adaptif, dan relevan untuk meningkatkan pemahaman literasi finansial dalam pembelajaran IPS.
References
Agustianti, R., Abyadati, S., Nussifera, L., Irvani, A. I., Handayani, D. Y., Hamdani, D., & Amarulloh, R. R. (2022). Asesmen dan evaluasi pembelajaran. Tohar Media.
Chotimah, U., & Mutiara, T. M. (2025). Enhancing learning motivation of Grade XI students through Zep Quiz media in civics education at SMA Negeri 3 Palembang. Journal of Civic Education, 4(1), 156–166.
Eprilianto, D. F., Sari, Y. E. K., & Saputra, B. (2019). Mewujudkan integrasi data melalui implementasi inovasi pelayanan kesehatan berbasis teknologi digital. JPSI (Journal of Public Sector Innovations), 4(1), 30–37. https://doi.org/10.26740/jpsi.v4n1.p30-37
Ernayani, R., Zulaecha, H. E., Rachmania, D., Alfiana, A., & Hakim, M. Z. (2024). Edukasi literasi keuangan bagi masyarakat dalam membangun kemandirian finansial. I-Com: Indonesia Community Journal, 4(3), 1713–1722. https://doi.org/10.33379/icom.v4i3.4797
Febriana, K. A., & Setiawan, Y. B. (2016). Komunikasi dalam difusi inovasi kerajinan enceng gondok di Desa Tuntang, Kabupaten Semarang. Jurnal The Messenger, 8(1), 17–26. https://doi.org/10.26623/themessenger.v8i1.309
Ferdino, M. F., Ismail, F., & Afgani, M. W. (2025). Inovasi dalam organisasi pendidikan: Kepekaan, proses, dan pengambilan keputusan. Jurnal Riset Kebijakan Pendidikan, 3(4), 480–487. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.408
Gumilar, A., Nurizzati, Y., & Nasehudin, N. (2024). Pengaruh media learning management system (LMS) Google Classroom terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Equilibrium: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Ekonomi, 21(2), 60–70. https://doi.org/10.25134/equi.v21i02.9379
Gumilar, A., & Parhan, M. (2025). Identification of cultural values in the Unjungan Buyut tradition in Sukamelang: Contextual learning for social studies learning resources. Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology, 6(2), 711. https://doi.org/10.33122/ejeset.v6i2.711
Laila, V., & Hadi, S. (2019). Pelaksanaan pendidikan literasi finansial pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 4(11), 1491–1495. https://doi.org/10.17977/jptpp.v4i11.13016
Mailin, M., Rambe, G., Ar-Ridho, A., & Candra, C. (2022). Teori media dan teori difusi inovasi. JGK (Jurnal Guru Kita), 6(2), 168–176. https://doi.org/10.24114/jgk.v6i2.31905
Musthofa, D. N., Cahyono, A. E., & Ulfa, N. M. (2025). Pengembangan media pembelajaran mobile learning dengan fitur gamifikasi pada materi kebutuhan dalam mata pelajaran IPS. Jurnal Sosial Pendidikan, 8(2), 365–375. https://doi.org/10.29407/jsp.v8i2.1038
Nieminen, J. H., Bearman, M., & Ajjawi, R. (2023). Designing the digital in authentic assessment: Is it fit for purpose? Assessment & Evaluation in Higher Education, 48(4), 529–543. https://doi.org/10.1080/02602938.2022.2089627
Raifadilah, Q. B., Ruhimat, M., & Logayah, D. S. (2025). Implementation of performance assessment in financial literacy materials within social studies learning to foster a financially literate generation. Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology, 6(2), 1–7. https://doi.org/10.33122/ejeset.v6i2.1080
Ramadhani, A. D., & Sya, M. F. (2025). Analisis isi modul ajar berbasis game-based learning: Pemanfaatan media AI Zep Quiz untuk meningkatkan pemahaman teks naratif. Karimah Tauhid Journal, 4(9), 6980–6990. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i9.20932
Rojabi, M. A. (2025). Strategi gamifikasi: Mengubah tugas menjadi tantangan. Afdan Rojabi Publisher.
Rosnaeni, R. (2021). Karakteristik dan asesmen pembelajaran abad ke-21. Jurnal Basicedu, 5(5), 4334–4339. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1548
Ruhimat, M., Logayah, D. S., & Darmawan, R. A. (2022). Mobile augmented reality application through metaverse approach as social studies learning media in junior high school. Proceedings of International Conference on Social Studies Education, 176–185.
Rusmana, A., & Maulidya, R. A. (2025). Pengaruh penggunaan model pembelajaran PjBL dengan bantuan media Zep Quiz terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(4), 774–780.
Sailer, M., & Homner, L. (2020). The gamification of learning: A meta-analysis. Educational Psychology Review, 32(1), 77–112. https://doi.org/10.1007/s10648-019-09498-w
Spector, J. M., Ifenthaler, D., Sampson, D., Yang, J. L., Mukama, E., Warusavitarana, A., & Gibson, D. C. (2016). Technology-enhanced formative assessment for 21st century learning. Educational Technology & Society, 19(3), 58–71.
Vargas-Saritama, A., & Celi, V. S. E. (2024). Educaplay as a tool to potentiate English vocabulary retention and learning. European Public & Social Innovation Review, 9, 1–16. https://doi.org/10.31637/epsir-2024-614
Wahidah, N. M., & Nugroho, R. A. (2021). Proses pengambilan keputusan adopsi inovasi Ojek ASI di UPT Puskesmas Kebakkramat I Kabupaten Karanganyar. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 16–32. https://doi.org/10.31506/jap.v12i1.10050
Yuni, R., Rahman, R., & Juita, R. (2025). Penerapan asesmen formatif dan sumatif dalam Kurikulum Merdeka. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(2), 279–289. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i02.6210
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













