EVALUASI EFEKTIVITAS 8 STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DI SMAK NEGERI SAMOSIR MELALUI MODEL CIPP
DOI:
https://doi.org/10.51878/educator.v6i4.16336Keywords:
evaluasi sekolah, pendidikan Katolik, model CIPP, sekolah perdesaan, Standar Nasional PendidikanAbstract
Ensuring the quality of education requires systematic evaluation of the extent to which schools meet the National Education Standards, particularly in religious-based and rural educational contexts where institutional resources and external support may vary. This study aims to evaluate the implementation of the eight National Education Standards at SMAK Negeri Samosir using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation involving school leaders, teachers, and students. The findings indicate that the school has implemented several key components of the National Education Standards, particularly in curriculum development, teacher quality, and character education. Nevertheless, gaps remain in infrastructure provision, financial management, and community involvement. The evaluation further reveals that school performance is shaped by the interaction between internal resources and external support, particularly local culture, parental involvement, and church collaboration. These findings suggest that improving educational quality requires not only compliance with national standards but also context-sensitive resource optimization and sustainable program planning. The study provides practical implications for school managers and education stakeholders in strengthening quality assurance and developing improvement strategies for religious-based and rural schools.
ABSTRAK
Penjaminan mutu pendidikan memerlukan evaluasi yang sistematis untuk mengetahui sejauh mana sekolah memenuhi Standar Nasional Pendidikan, terutama pada konteks pendidikan berbasis keagamaan dan sekolah di wilayah perdesaan yang menghadapi keterbatasan sumber daya serta dukungan eksternal yang beragam. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi delapan Standar Nasional Pendidikan di SMAK Negeri Samosir menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah mengimplementasikan sejumlah komponen utama Standar Nasional Pendidikan, terutama dalam pengembangan kurikulum, kualitas guru, dan pendidikan karakter. Namun, masih ditemukan kendala pada penyediaan sarana dan prasarana, pengelolaan keuangan, serta keterlibatan masyarakat. Evaluasi juga menunjukkan bahwa kinerja sekolah tidak hanya dipengaruhi oleh sumber daya internal, tetapi juga oleh dukungan eksternal, khususnya budaya lokal, keterlibatan orang tua, dan kolaborasi dengan gereja. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya melalui pemenuhan standar nasional, tetapi juga memerlukan optimalisasi sumber daya yang sesuai dengan konteks sekolah dan perencanaan program yang berkelanjutan. Hasil penelitian memberikan implikasi praktis bagi pengelola sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan dalam memperkuat penjaminan mutu serta merancang strategi peningkatan kualitas pendidikan pada sekolah berbasis keagamaan dan wilayah perdesaan.
Downloads
References
Apriyani, N., Rasyid, M. N. A., Mania, S., & Mahyuddin, M. (2025). Evaluasi model CIPP terhadap pendidikan karakter dalam program inklusi di taman kanak-kanak Islam. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(2), 2001–2016. https://doi.org/10.58230/27454312.2174
Diharja, U., Machrawinayu, I., & Ritonga, M. G. A. (2023). Evaluasi model CIPP dalam peningkatan mutu pembelajaran pada program Kampung Cambridge Mutiara Cendekia. Jurnal Basicedu, 7(6), 3989–4002. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i6.6580
Erdo?an, G., & Mede, E. (2021). Evaluating an English preparatory program using CIPP model and exploring the motivational beliefs for learning. Journal of Education and Educational Development, 8(1), 53–76. https://doi.org/10.22555/joeed.v8i1.109
Haslan, M. M., Sawaludin, S., & Fauzan, A. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perilaku perundungan (bullying) pada siswa SMPN se-Kecamatan Kediri Lombok Barat. Civicus: Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 9(2), 24. https://doi.org/10.31764/civicus.v9i2.6836
Hattarina, S., & Agustin, R. (2024). Evaluasi Kurikulum Merdeka menggunakan model CIPP pada sekolah dasar. Cendekia Pendidikan, 3(1). https://unars.ac.id/ojs/index.php/cendekiapendidikan/article/view/4117
Hidayatul, M. (2023). Dampak bullying terhadap prestasi peserta didik SD/MI. Jurnal Al-Amin: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 2(1), 110–123. https://doi.org/10.54723/ejpgmi.v2i1.47
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Materi Program Roots pertemuan 15: Evaluasi dan keberlanjutan Roots. Pusat Penguatan Karakter.
Muhazzab, N., Hasanuddin, B., & Palawa, M. R. (2024). Analisis dampak perilaku bullying terhadap prestasi belajar siswa. Journal Innovation in Education, 2(1), 237–247. https://doi.org/10.59841/inoved.v2i1.897
Nopriyanti, H., Khasanah, L., Sholeha, M., Saputra, R. A., & Meisya, S. (2023). Dampak perilaku bullying terhadap peserta didik pada jenjang sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(2), 10. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i2.226
Noya, A., & Kiriwenno, E. (2024). Sosialisasi pencegahan perundungan dalam upaya mewujudkan sekolah ramah anak. Jurnal Abdi Insani, 11(1), 294–305. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i1.1337
Nurhayani, N., Yaswinda, Y., & Movitaria, M. A. (2022). Model evaluasi CIPP dalam mengevaluasi program pendidikan karakter sebagai fungsi pendidikan. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(8), 2353–2362. https://doi.org/10.47492/jip.v2i8.1116
Purnasari, P. D., & Sadewo, Y. D. (2021). Strategi pembelajaran pendidikan dasar di perbatasan pada era digital. Jurnal Basicedu, 5(5), 3089–3100. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1218
Riawan, I. M. O., Citariani, N. M., & Lokasanti, I. K. (2025). Efektivitas model evaluasi CIPP dalam program pendidikan: Kajian literatur sistematis. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 16(2), 108–115. https://doi.org/10.21009/jep.v16i2.58457
Sinta, T. B., Hastuti, N. M., & Sari, N. L. (2025). Edukasi anti bullying upaya pencegahan tindakan kekerasan pada remaja. Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(1), 75–80. https://doi.org/10.31537/dedication.v9i1.2263
Stufflebeam, D. L., & Coryn, C. L. S. (2014). Evaluation theory, models, and applications (2nd ed.). Jossey-Bass.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulkifli, Nade, E., Silfiah Khumairah, E., & Riska. (2024). Pendekatan CIPP dalam evaluasi program pendidikan: Tinjauan literatur pada program pendidikan di Indonesia. JMPI: Jurnal Manajemen, Pendidikan dan Pemikiran Islam, 2(2), 136–143. https://doi.org/10.71305/jmpi.v2i2.90
Syamsiar, H., Muzakki, M., Ratnaya, I. G., & Widiana, I. W. (2023). Evaluasi kurikulum Merdeka Belajar berbasis CIPP. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 6(2), 536–544. https://doi.org/10.31539/joeai.v6i2.6802
Toosi, M., Modarres, M., Amini, M., & Geranmayeh, M. (2021). Context, input, process, and product evaluation model in medical education: A systematic review. Journal of Education and Health Promotion, 10(1), 199. https://doi.org/10.4103/jehp.jehp_1115_20
Turmuzi, M., Ratnaya, I. G., Al Idrus, S. W., Paraniti, A. A. I., & Nugraha, I. N. B. S. (2022). Literature review: Evaluasi keterlaksanaan kurikulum 2013 menggunakan model evaluasi CIPP (context, input, process, dan product). Jurnal Basicedu, 6(4), 7220–7232. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3428
Wang, X., Shi, L., Ding, Y., Liu, B., Chen, H., Zhou, W., Yu, R., Zhang, P., Huang, X., Yang, Y., & Wu, Z. (2024). School bullying, bystander behavior, and mental health among adolescents: The mediating roles of self-efficacy and coping styles. Healthcare, 12(17), 1738. https://doi.org/10.3390/healthcare12171738
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













