PENGARUH KONSELING RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY (REBT) TERHADAP KONTROL DIRI SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 GERUNG
DOI:
https://doi.org/10.51878/educator.v6i3.15401Keywords:
Konseling REBT, Kontrol Diri, Siswa SMAAbstract
ABSTRACT
Self-control is an individual's ability to regulate thoughts, emotions, and behaviors in accordance with goals and applicable norms, which plays an important role in students' academic success and social adjustment. This study was motivated by the identification of several eleventh-grade students at SMA Negeri 1 Gerung who demonstrated low self-control, as indicated by frequent lateness to class, becoming easily angry when reprimanded, noncompliance with school rules, and conflicts with peers. This study aimed to determine the effect of Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) counseling on the self-control of eleventh-grade students. A quantitative approach with a one-group pretest-posttest design was employed. The research subjects were selected using purposive sampling based on the results of an initial assessment of self-control using a Likert-scale questionnaire. The intervention was conducted through group counseling using the REBT approach, consisting of problem identification, identification of irrational thoughts, challenging irrational beliefs, developing rational beliefs, changing emotional and behavioral responses, and practicing the acquired skills. Data were analyzed using the Shapiro-Wilk normality test and the Paired Sample t-Test with the assistance of SPSS. The results showed an increase in the mean self-control score from 103.67 in the pretest to 128.00 in the posttest. The Paired Sample t-Test yielded t = 17.541, df = 5, and p = 0.000 < 0.05. Therefore, group counseling using the REBT approach had a significant effect on improving students' self-control and can serve as an alternative guidance and counseling service in schools.
ABSTRAK
Kontrol diri merupakan kemampuan individu dalam mengatur pikiran, emosi, dan perilaku sesuai dengan tujuan dan norma yang berlaku, yang berperan penting dalam keberhasilan belajar dan penyesuaian sosial siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya siswa kelas XI SMA Negeri 1 Gerung yang menunjukkan kontrol diri rendah, ditandai dengan keterlambatan masuk kelas, mudah marah ketika ditegur, kurang mematuhi tata tertib, dan terlibat konflik dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) terhadap kontrol diri siswa kelas XI. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan hasil pengukuran awal kontrol diri menggunakan angket berskala Likert. Perlakuan diberikan melalui konseling kelompok dengan pendekatan REBT yang meliputi identifikasi masalah, identifikasi pikiran irasional, menantang keyakinan irasional, membangun keyakinan rasional, perubahan emosi dan perilaku, serta latihan dan praktik. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan Paired Sample t-Test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor kontrol diri dari 103,67 pada pretest menjadi 128,00 pada posttest. Hasil Paired Sample t-Test menunjukkan nilai t = 17,541, df = 5, dan p = 0,000 < 0,05. Dengan demikian, konseling kelompok dengan pendekatan REBT berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kontrol diri siswa kelas XI SMA Negeri 1 Gerung dan dapat menjadi alternatif layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah.
Downloads
References
Ahmadabadi, M. S. S., Mirsaleh, Y. R., & Yousefi, Z. (2024). Effectiveness of rational emotive behavior therapy (REBT) on self-control and impulsivity in male prisoners. Iranian Journal of Psychiatry, 19(2), 185.
https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11055976/
Anggraeni, D., Hasibuan, F. H. K., & Amrina, P. (2026). Analisis konseptual rational emotive behavior therapy (REBT) untuk penanganan stres akademik mahasiswa. Social Science Academic, 4(2), 111–128.
https://ejournal.insuriponorogo.ac.id/index.php/ssa/article/view/10484
Arrafii, A. N., & Abdy, M. (2026). Analisis metakognisi matematika dalam pemecahan masalah bangun ruang sisi datar ditinjau dari perbedaan gender siswa kelas VIII. Issues in Mathematics Education (IMED), 10(1), 33–43. https://doi.org/10.35580/hq3mbh63
Budiyono, A. L., & Hasanah, B. U. (2024). Penerapan budaya nrimo ing pandum dalam pendekatan rational emotive behavior therapy (REBT) untuk mereduksi self-injury remaja. Psiko Edukasi, 22(1), 16–27. https://doi.org/10.25170/psikoedukasi.v22i1.5493
Effendi, D., & Karneli, Y. (2025). Self-injury using the rational emotive behavior therapy (REBT) approach in group counseling for high school students. Journal of Psychology, Counseling and Education, 3(3), 239–246. https://doi.org/10.58355/psy.v3i3.72
Fatma, E. Q. M., & Agustina, M. W. (2023). Pengaruh kontrol diri terhadap perilaku cyberbullying pada remaja. Happiness: Journal of Psychology and Islamic Science, 7(1), 11–24. https://doi.org/10.30762/happiness.v7i1.519
Heriani, A., & Ardi, Z. (2025). Memerangi depresi pada remaja melalui rational emotive behavior therapy (REBT). Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 6(1), 275–294. https://doi.org/10.31943/counselia.v6i1.196
Hidayat, M., Amnie, E., Sirait, J. V., & Mursyd, D. (2026). Literasi digital dalam pembelajaran IPA: Analisis kebutuhan asesmen berbasis efikasi diri siswa. Kappa Journal, 10(1), 35–41. https://doi.org/10.29408/kpj.v10i1.33821
Hurriyati, D., & Della, D. (2026). Peran edukasi literasi digital dalam meningkatkan kontrol diri siswa terhadap penggunaan gadget SDN 10 Tanjung Lago. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 4(2), 1–10. https://doi.org/10.61722/japm.v4i1.7512
Mardhiyyah, A., Muslih, H., Sutiawati, S., Effendi, S. M., Haq, R., & Manurung, K. (2026). Integrasi strategi value clarification technique (VCT) dalam materi akhlak madzmumah untuk mengembangkan etika digital dan self-control siswa. Al-Munawwarah: Jurnal Pendidikan Islam, 18(2), 352–368. https://doi.org/10.35964/al-munawwarah.v18i2.734
Marlina, Y., Haurina, A., Putri, N. A., & Syaikhon, H. M. (2026). Peran konselor sekolah dalam mereduksi kecanduan gawai dan phubbing siswa di era digital. Jurnal Ilmiah Epigraf: Kajian Ilmu Sosial Multidisiplin, 1(3), 18–27.
https://ejournal.inskripsi.org/index.php/epigraf/article/view/91
Nurdia, A., Rafiola, R. H., & Ersya, Z. L. (2026). Efektivitas konseling kelompok rational emotive behavior therapy (REBT) dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 14(2), 87–94.
https://www.jurnal.konselingindonesia.com/index.php/jkp/article/view/2054
Rasyid, A., Maimanah, M., Nuqul, F. L., Rahayu, I. T., & Ridho, A. (2023). Cyberbullying ditinjau dari kontrol diri dan regulasi emosi. Jurnal Penelitian Psikologi, 14(2), 75–82. https://repository.uin-malang.ac.id/16240/
Rawanoko, E. S., Bramastia, B., Sutimin, L. A., Triyanto, T., Winarno, W., Tarsidi, D. Z., … & Salsalova, A. (2025). Penguatan civic disposition siswa melalui program wisata edukasi Benteng Pancasila: Pendekatan kuasi-eksperimen one group pretest posttest. Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 5(2), 240–248.
https://jurnal.medanresourcecenter.org/index.php/PED/article/view/1875
Saragih, T. N. A., & Darmayanti, N. (2024). The effectiveness of rational emotive behaviour therapy (REBT) group counselling in enhancing students’ self-confidence: A literature review. Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 11(1), 34–46.
https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/edukasi/article/view/23088
Sari, S. A., Sugara, G. S., & Isti’adah, F. N. (2022). Effects of rational emotive behavior therapy on academic grit. Journal of Rational-Emotive & Cognitive-Behavior Therapy, 40(4), 857–878. https://doi.org/10.1007/s10942-022-00444-4
Setiawan, A., & Mugiarso, H. (2021). Konseling kelompok berbasis cybercounseling pendekatan rational emotive behaviour therapy (REBT) untuk meningkatkan kontrol diri siswa. ENLIGHTEN: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 4(1), 30–41. https://doi.org/10.32505/enlighten.v4i1.2635
Shafira, R., Ilma, Y. N., Syahputra, T. H., Silaban, S., & Lubis, S. (2026). Validitas dan reliabilitas alat ukur self-control pada siswa kecanduan media sosial. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 5(2), 2058–2067. https://doi.org/10.55681/sentri.v5i2.5857
Sitanggang, Y. B. (2025). Pengaruh rational emotive behavior therapy terhadap intensitas penggunaan gadget pada siswa/siswi SMP St. Ignasius Medan Johor. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 8(2), 454–461. https://doi.org/10.32524/jksp.v9i2
Ul'zikri, A. R. (2024). Mini research: Pendidikan politik dan demokrasi lokal melalui kelas online menggunakan pendekatan model one-group pretest-posttest design pada mahasiswa Kabupaten Murung Raya. Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan, 3(4), 50–57. https://doi.org/10.65974/jiposster.v3i4.14
Ysinta, A. (2026). Efektivitas konseling kelompok dalam pendekatan rational emotive behavior therapy (REBT) untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa. PSYCHEE: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Pendidikan, 1(1), 42–58. https://publikasi.ar-raniry.ac.id/index.php/psychee/article/view/9
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













