PEMAHAMAN MATERI AKHLAK PERILAKU ANTI-BULLYING SISWA DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/educator.v6i2.11502Keywords:
Akhlak, Bullying, Perilaku Anti-Bullying, Sekolah Dasar, SiswaAbstract
ABSTRACT
Bullying remains a frequent problem in elementary school environments and has negative impacts on students’ psychological, emotional, and social development. This study aims to analyze students’ understanding of akhlak (moral character) material and its relationship with the formation of anti-bullying behavior in elementary school students as interconnected variables. The research employed a descriptive quantitative approach involving 19 students selected through saturated sampling. The research instrument was a four-point Likert scale questionnaire that had been tested for content validity through expert judgment and for reliability to ensure data consistency, while the data were analyzed using percentage techniques. The results show that students’ understanding of akhlak is in the good category, with rejection of bullying reaching 94%. These findings indicate a positive relationship tendency, meaning that the better the students’ understanding of akhlak, the stronger their moral and social rejection of bullying behavior. Akhlak understanding is not only cognitive in nature but also serves as an internalized foundation for anti-bullying behavior among students. Therefore, strengthening akhlak education serves as a preventive strategy in creating a safe, inclusive, and bullying-free school culture.
ABSTRAK
Bullying masih menjadi permasalahan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dasar dan berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, emosional, serta interaksi sosial siswa, sehingga diperlukan upaya preventif berbasis penguatan nilai moral sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman materi akhlak dan hubungannya dengan perilaku anti-bullying siswa sekolah dasar sebagai keterkaitan variabel kognitif dan perilaku sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan 19 siswa sebagai subjek melalui teknik sampling jenuh, menggunakan angket skala Likert empat pilihan yang telah diuji validitas isi melalui expert judgment dan reliabilitasnya, serta dianalisis menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman akhlak siswa tergolong baik, dengan tingkat penolakan terhadap bullying mencapai 94%, yang mengindikasikan adanya kecenderungan hubungan positif antara pemahaman akhlak dan perilaku anti-bullying. Semakin baik pemahaman siswa terhadap nilai-nilai akhlak, semakin kuat pula sikap penolakan mereka terhadap bullying secara moral dan sosial. Dengan demikian, pemahaman akhlak tidak hanya bersifat kognitif, tetapi telah terinternalisasi dalam perilaku siswa, sehingga penguatan pembelajaran akhlak berperan penting sebagai strategi preventif dalam menciptakan budaya sekolah yang aman, inklusif, dan bebas bullying.
Downloads
References
Abidin, Z., & Ardiansyah Farel. (2024). Edukasi Anti Bullying Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Dalam Meningkatakan Sikap Kepedulian Siswa Di Sd N Polosiri 01 Tahun 2024. Jurnal Indonesia Mengabdi, 2(3), 123–127. https://doi.org/10.55080/jim.v2i3.970
Anggun, A., & Haifaturrahmah, H. (2025). Peran Guru Kelas dalam Implementasi Nilai Islam untuk Pembentukan Karakter Anti-Perundungan di Sekolah Dasar. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(4), 3166–3181. https://doi.org/10.61227/arji.v7i4.611
Andini, N., Hafizhah, N. N., Meylani, N. I., & Kurnia, R. (2025). Dampak Sosial dan Psikologis Bullying pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 9(6), 1779–1787. https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i6.10833
Aswat, H., La Ode Onde, M. K., & Ayda, B. (2022). Eksistensi Peranan Penguatan Pendidikan Karakter terhadap Bentuk Perilaku Bullying di Lingkungan Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 9105–9117. https://doi.org/10.31004/jbasicedu.v6i5.3389
Crokidakis, N. (2025). A mathematical model for the bullying dynamics in schools. Applied Mathematics and Computation, 492, 129254. https://doi.org/10.1016/j.amc.2024.129254
Darwi, A. G., Juliarni, S., Jasiyah, D., Aprilia, E., Putri, A. M., & Safruddin, M. (2025). Membangun Lingkungan Sekolah Sehat dan Aman Melalui Sosialisasi Kebersihan dan Anti-Bullying. Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 789–794. https://doi.org/10.30762/welfare.v3i4.3158
Darwin, Muhammad AR, & Silahuddin. (2024). Reevaluating Moral Education: Addressing Bullying in Schools Through a Collaborative Framework. Indonesian Values and Character Education Journal, 7(2), 211–223. https://doi.org/10.23887/ivcej.v7i2.79560
Hapsary, D., Rustan, E., & Mahmud, H. (2024). Management of student discipline formation through a social learning approach. At Turots: Jurnal Pendidikan Islam, 343–367. https://doi.org/10.51468/jpi.v6i1.553
Idayah, A. N., Rianti, N. F., & Rahmi, A. Z. (2026). Preventive Psychoeducation as an Anti-Bullying Strategy for Students at SDN 07 Simpang Utara. Andalasian International Journal of Social and Entrepreneurial Development, 6(01), 17–23. https://doi.org/10.25077/aijsed.6.01.17-23.2026
Khusnul Kotimah, & Haryadi. (2026). Membangun Karakter Bullying di Sekolah Dasar (2019–2025). QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 4(3), 353–367. https://doi.org/10.61104/jq.v4i3.5921
Lestari, E. R., Irmansyah, J., & Muhaimin, A. M. (2025). Pendidikan Jasmani Berbasis Karakter Untuk Menekan Insiden Bullying Di Sekolah Dasar. SPORTIVE: Journal of Physical Education, 9(6), 354–362. https://journal.unm.ac.id/index.php/sportive/article/view/9443
Lilis, L. F. M. M. S., & Silitonga, F. M. M. (2025). Peran Pendidikan Karakter Dalam Mengatasi Bullying Di Sekolah Dasar. EDUKASI, 13(2), 442–453. https://doi.org/10.61672/judek.v13i2.3029
Lin, X., Pan, L., Yu, L., Hang, C., & Li, Y. (2026). A qualitative study on parents’ illness perceptions and psychosomatic experiences of adolescent patients with emotional disorders caused by school bullying. Frontiers in Psychology, 17, 1682557. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2026.1682557
Manar, S. A. (2024). Analisis strategi penerapan pendidikan karakter untuk mencegah bullying di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 54–59. https://doi.org/10.62388/jpdp.v4i2.475
Munawwarah, A. M., Anansyah, G. R., Saputra, A., Rahman, A., Maghfira, A., Yuliana, A. H., ... & Syamsuria, S. (2026). Sosialisasi Anti-Bullying Untuk Penguatan Karakter Siswa Sekolah Dasar. JDISTIRA: Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat, 6(1), 67–71. https://doi.org/10.58794/jdt.v6i1.1720
Nurhakim, L., Subaydi, & Maulidi, R. N. (2024). The Role of Pancasila in Overcoming Bullying in Elementary Schools. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 3(4), 197–209. https://doi.org/10.51574/judikdas.v3i4.1965
Oktiningrum, W., Zuhroh, L., Muslihasari, A., Pramoda Wardhani, D. A., & Wibowo, A. (2026). Empowering Cultural and Civic Literacy through Anti-Bullying Traditional Game-Based Learning in Elementary School. Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan, 35(1), 133–147. https://doi.org/10.17977/um009v35i12026p133-147
Sidhu, M. S., & Sidhu, K. K. (2025). AI Strategies for Handling Disciplinary and Cyber Bullying in Schools. In: Current and Future Trends on AI Applications. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-031-75091-5_12
Soumokil, A., Sopacua, J., & Pattiasina, J. (2026). Pentingnya Pendidikan Pancasila Untuk Membangun Karakter Siswa Dalam Menghadapi Bullying di Lingkungan Sekolah Dasar. Tomadika: Jurnal Pendidikan Dasar dan Inovasi Pembelajaran, 1(1), 1–16. https://ejournal.altianka.id/index.php/tomadika/article/view/17
Zhao, N., Yang, S., Zhang, Q., Wang, J., Xie, W., Tan, Y., & Zhou, T. (2024). School bullying results in poor psychological conditions: evidence from a survey of 95,545 subjects. Frontiers in Psychology, 15, 1279872. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1279872
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












