PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI RANGKAIAN LISTRIK DI MTs ATTAQWA 03 BEKASI

Authors

  • RENA SETYANINGSIH Program Studi Pascasarjana MIPA Universitas Indraprasta Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/educator.v2i2.1314

Keywords:

pembelajaran berbasis masalah, pemecahan masalah, berpikir tingkat tinggi

Abstract

Problem-based learning models can be used alternative learning models that are varied for students. This problem-based learning model is applied to the electrical circuit material in class IX MTs Attaqwa 03 Bekasi, with the aim of improving student understanding and learning outcomes. Problem-based learning approach is a learning model designed to solve problems faced scientifically so that students gain important knowledge. Students are invited to be directly involved in the learning process and solve problems authentically. Problem-based learning is used to stimulate higher-order thinking in problem-oriented situations, including learning how to learn. This learning model can be used as an alternative learning that provides a meaningful experience for students and teachers. The impact of learning is an understanding of how knowledge relates to the real world, and how to use knowledge in solving complex problems. The results showed that in the assessment of product skills, 1 group was worth enough, 3 groups were good, and 2 groups were very good. For the assessment of presentation skills, 2 groups have sufficient value, 2 groups are good, and 2 groups are very good. Meanwhile, in the assessment of knowledge on multiple choice tests, the individual got a percentage of 83.33% with 5 students out of 30 students scoring below the KKM, which is below 75 on the multiple choice test, and passing 100% on the oral test. The conclusion in this study is that the problem-based learning model can be applied to the electrical circuit material at MTs Attaqwa 03 Bekasi.

ABSTRAK
Model pembelajaran berbasis masalah dapat digunakan alternatif model pembelajaran yang variatif pada siswa. Model pembelajaran berbasis masalah ini diterapkan pada materi rangkaian listrik di kelas IX MTs Attaqwa 03 Bekasi, dengan tujuan pemahaman dan hasil belajar siswa dapat ditingkatkan. Pendekatan pembelajaran berbasis masalah merupakan suatu  model pembelajaran yang dirancang untuk menyelesaian masalah yang dihadapi secara ilmiah agar siswa mendapat pengetahuan penting. Siswa diajak terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan memecahkan permasalahan secara autentik. Pembelajaran berbasis masalah digunakan untuk merangsang berfikir tingkat tinggi dalam situasi berorientasi masalah, termasuk didalamnya belajar bagaimana belajar. Model pembelajaran ini bisa dijadikan salah satu alternatif belajar yang memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa dan guru. Dampak pembelajaran adalah pemahaman tentang kaitan pengetahuan dengan dunia nyata, dan bagaimana menggunakan pengetahuan dalam pemecahan masalah kompleks. Hasil penelitian menunjukkan pada penilaian keterampilan produk 1 kelompok bernilai cukup, 3 kelompok baik, dan 2 kelompok sangat baik. Untuk penilaian keterampilan presentasi 2 kelompok bernilai cukup, 2 kelompok baik, dan 2 kelompok sangat baik. Sedangkan pada penilaian pengetahuan tes pilihan ganda secara individu mendapat porsentase 83,33% dengan 5 siswa dari 30 siswa mendapat nilai dibawah KKM yaitu dibawah 75 pada tes pilihan ganda, dan lulus 100% pada tes lisan. Kesimpulan pada penelitian ini model pembelajaran berbasis masalah dapat diterapkan pada pada materi rangkaian listrik di MTs Attaqwa 03 Bekasi.

References

Arends, RichardI. 2009. Learning to teach. Penerbit Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Djamaluddin, Ahdar dan Wardana. 2019. Belajar dan Pembelajaran: Empat Pilar Peningkatan Kompetensi Pedagodis. Sulawesi: CV. Kaaffah Learning Center. Cetakan I.

Gafar, Ade dan Ridean, Taufik. 2018. Implementasi Problem Based Learning PBL pada Proses Pembelajaran di BPTP Bandung. Pendidikan Teknik Elektro FPTK UPI. Bandung.

Hisyam Zaini, dkk. 2002. Desain Pembelajaran di Perturuan Tinggi. Yogyakarta: CTSD. hlm. 99.

Ifana, Ayu. 2016. Perbandingan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Listrik Dinamis Kelas X SMA Negeri 8 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2015/2016. Skripsi. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri Raden Intan. Lampung.

Masnur Muslich. 2007. KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) Dasar Pemahaman Dan Pengembngan: Pedoman Bagi Pengelola Lembaga Pendidikan, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Dewan Sekolah, Dan Guru. Jakarta: Bumi Aksara. hal. 55.

Pohan, Ahmad Fauzi. 2012. Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Listrik Dinamis Kelas IX SMP N 5 Pematangsiantar T.P 2012/2013. Skripsi. Jurusan Fisika FMIPA. UNIMED. Medan.

Sadirman, Arief S. dkk. 1996. Media Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafmdo Persada. ed. I. Cetakan IV.

Sanjaya, W. 2010. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Prenada Media Group.

Syamsidah dan Hamidah Suryani. 2018. Buku Model Problem Based Learning Mata Kuliah Bahan Makanan. Yogyakarta: Deepublish CV Budi Utama. Cetakan Pertama.

Downloads

Published

2022-07-12

How to Cite

SETYANINGSIH, R. (2022). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI RANGKAIAN LISTRIK DI MTs ATTAQWA 03 BEKASI. EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik Dan Kependidikan, 2(2), 184-196. https://doi.org/10.51878/educator.v2i2.1314

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.