PEMANFAATAN CERITA RAKYAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PESERTA DIDIK DI KELAS III SDN 071014

Authors

  • Erna Lisnawati Gea Universitas Nias
  • Dernius Hura Universitas Nias
  • Arozatulo Bawamenewi Universitas Nias
  • Iman Sudi Zega Universitas Nias

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.15793

Keywords:

Cerita Rakyat Nias, Kearifan Lokal, Membaca Nyaring, Bahasa Indonesia, Penelitian Tindakan Kelas

Abstract

ABSTRACT

This study was prompted by the limited reading-aloud skills of third-grade students in Indonesian language learning at SDN 071014 Dima, particularly in reading fluency, pronunciation accuracy, and intonation. The study aimed to describe the implementation of local wisdom-based folklore and the improvement of students’ reading-aloud skills. A Classroom Action Research (CAR) approach based on the Kemmis and McTaggart model was conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The study involved 18 students selected through total sampling because all students in the third-grade class were involved as research participants. Data were collected through observation, tests, and documentation, using observation sheets and a reading-aloud assessment rubric covering fluency, pronunciation, and intonation. The intervention employed Nias folklore as reading material, accompanied by reading modeling, turn-taking practice, guidance, and feedback to improve students’ reading performance. The data were analyzed descriptively and quantitatively by calculating the mean reading-aloud performance and the percentage of students achieving learning mastery in each cycle. The results showed an increase in the mean reading-aloud performance from 62.96% in Cycle I to 78.24% in Cycle II, representing an absolute increase of 15.28 percentage points. Learning mastery also increased from 6 students (33.33%) to 15 students (83.33%). This achievement met the success criterion, with at least 75% of students reaching the Minimum Learning Achievement Criterion (KKTP). The findings indicate that the use of local wisdom-based folklore can support the development of reading-aloud skills while incorporating local cultural contexts into Indonesian language learning.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca nyaring peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SDN 071014 Dima, terutama pada aspek kelancaran membaca, ketepatan lafal, dan intonasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan cerita rakyat berbasis kearifan lokal dan peningkatan keterampilan membaca nyaring peserta didik. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 18 peserta didik yang ditetapkan melalui teknik total sampling karena seluruh peserta didik dalam kelas III dilibatkan sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi dengan instrumen berupa lembar observasi dan rubrik penilaian membaca nyaring yang mencakup kelancaran, lafal, dan intonasi. Tindakan memanfaatkan cerita rakyat Nias sebagai bahan bacaan, disertai pemodelan membaca, latihan bergantian, bimbingan, dan umpan balik untuk memperbaiki kemampuan membaca peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan rata-rata keterampilan membaca nyaring dan persentase ketuntasan belajar pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan membaca nyaring meningkat dari 62,96% pada Siklus I menjadi 78,24% pada Siklus II, sehingga terdapat peningkatan absolut sebesar 15,28 poin persentase. Ketuntasan belajar meningkat dari 6 peserta didik (33,33%) menjadi 15 peserta didik (83,33%). Capaian tersebut telah memenuhi indikator keberhasilan, yaitu sekurang-kurangnya 75% peserta didik mencapai KKTP. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan cerita rakyat berbasis kearifan lokal dapat mendukung perkembangan keterampilan membaca nyaring sekaligus menghadirkan konteks budaya lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Cahyani, R. D., Waluyo, E., & Subhani, A. (2025). Local wisdom-based teaching modules to strengthen elementary students’ reading literacy. Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia, 4(2), 166–178. https://ejournal.baleliterasi.org/index.php/literasi/article/view/4535

Erlina, N., & Mastiah, M. (2026). Nilai karakter dalam cerita rakyat Asal Mula Rawa Umbung dan relevansinya untuk pembelajaran Bahasa Indonesia. ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 6(2), 485–494. https://doi.org/10.51878/elementary.v6i2.9987

Hamidah, J., Jumadi, J., Rafiek, M., Mu'in, F., Noortyani, R., & Kailani, A. (2026). Local wisdom in literacy: A needs analysis for developing culturally relevant reading materials in primary schools. Vidya Karya, 41(1), 285–299. https://doi.org/10.20527/jvk.v41i1.25551

Indriyani, N. L. P., & Suniasih, N. W. (2023). Model pembelajaran Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review berbantuan media teks cerita rakyat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Indonesian Journal of Instruction, 4(3), 141–151. https://doi.org/10.23887/iji.v4i3.62538

Jati, A. R., & Purwati, P. D. (2024). Development of multimedia based e-folklore to improve reading comprehension of grade IV elementary school. Jurnal Prima Edukasia, 12(2), 325–332. https://doi.org/10.21831/jpe.v12i2.75433

Monica, M., & Soplantila, E. (2024). The role of local folklores in students’ reading comprehension. MATAI: International Journal of Language Education, 4(2), 185–198. https://doi.org/10.30598/matail.v4i2.13717

Munawara, A., Djafar, H., & Fatahullah, M. (2024). Pengaruh metode membaca nyaring terhadap pemahaman bacaan peserta didik kelas II. Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(1), 21–29. https://doi.org/10.24252/jipmi.v6i1.44864

Muti, N. A., Koroh, T. R., & Bulu, V. R. (2025). Peningkatan kemampuan membaca nyaring menggunakan media cerita bergambar siswa kelas III SDI Nurbasma Kabupaten Malaka. Jurnal Jendela Pendidikan, 5(2), 229–236. https://doi.org/10.57008/jjp.v5i02.1304

Nababan, J. F., Amalia, N., Siregar, M. M. L., Nainggolan, W. P., Nainggolan, Y. A. B., Tarigan, K. J. B., & Silaban, F. D. (2025). Optimalisasi keterampilan membaca dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa sekolah dasar. Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An), 5(3), 1257–1264. https://doi.org/10.36636/primed.v5i3.6783

Oktaviani, N. A., & Agutina, L. (2025). Kemampuan membaca nyaring siswa kelas III SDN 2 Barabai Timur. Jurnal Basataka (JBT), 8(2), 1016–1022. https://doi.org/10.36277/basataka.v8i2.1014

Pitri, N., Srinikasari, A., Yulianti, A., Meirisa, S., & Rukhmana, T. (2025). Pemanfaatan cerita rakyat Kerinci sebagai media pendidikan karakter bagi generasi muda. Serunting Sakti: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal, 1(1), 30–40. https://doi.org/10.67200/serunting.v1i1.4

Purwani, R., & Mustikasari, D. (2024). Pembelajaran berbasis kearifan lokal sebagai media untuk membentuk karakter siswa sekolah dasar melalui dongeng. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 12(1), 40–50. https://doi.org/10.30659/jpbi.12.1.40-50

Rahayu, P., Ramdhani, O., Anggraeni, P., & Ratnasari, D. T. (2025). Peran pembelajaran Bahasa Indonesia dalam mengembangkan kemampuan literasi dasar peserta didik sekolah dasar. MUDABBIR Journal Research and Education Studies, 5(2), 4585–4596. https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.2327

Rianty, D., Ananda, A., & Nurjamilah, A. S. (2025). Analisis implementasi serta efektivitas penerapan membaca teknik pada teks berita dengan strategi membaca nyaring. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 5(4), 4916–4921. https://dmi-journals.org/deiktis/article/view/2560

Sakillah, Fitri, & Zulfahita. (2021). Nilai budaya dalam cerita rakyat masyarakat Melayu Kabupaten Mempawa. Kalangwan Jurnal Pendidikan Agama, Bahasa dan Sastra, 11(2), 119–135. https://ojs.uhnsugriwa.ac.id/index.php/kalangwan/article/view/1468/816

Sumarwati, Anindyarini, A., Suryanto, E., Hadiyah, Muftihah, N., & Alfien, M. F. (2024). The literacy of elementary school students on food and environmental sustainability values in local wisdom. Mimbar Ilmu, 29(3), 390–400. https://doi.org/10.23887/mi.v29i3.82264

Susandi, A., Zamzani, & Prabowo, M. (2025). Leveraging local wisdom to enhance children’s language development in elementary schools. Cypriot Journal of Educational Sciences, 20(1), 16–24. https://doi.org/10.18844/cjes.v20i1.8071

Syam, A. K., Syamsuri, A. S., & Latief, S. A. (2026). Validated folklore materials for elementary reading interest and literacy: Bahan ajar cerita rakyat tervalidasi untuk minat dan literasi membaca. Academia Open, 11(1). https://doi.org/10.21070/acopen.11.2026.14285

Wilis N, R., & Arfanti, Y. (2022). Pengembangan bahan ajar membaca nyaring dengan menggunakan pendekatan whole language untuk siswa di sekolah dasar. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 7(3), 348–356. https://doi.org/10.29210/30031873000

Wijayanti, N. K. A., Wulandari, I. G. A. A., & Wiarta, I. W. (2022). E-modul literasi berbasis cerita rakyat pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas VI. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 5(1), 75–84. https://doi.org/10.23887/jp2.v5i1.46354

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Gea, E. L., Hura, D., Bawamenewi, A., & Zega, I. S. (2026). PEMANFAATAN CERITA RAKYAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PESERTA DIDIK DI KELAS III SDN 071014 . EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 6(4), 3874–3887. https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.15793

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.