MARAKNYA JUDI ONLINE DI KALANGAN PELAJAR: TINJAUAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.9981Keywords:
Judi Online, Pelajar, Pendidikan Agama Islam, Literasi Digital, Perilaku MenyimpangAbstract
ABSTRACT
The rapid development of digital technology in the modern era has brought numerous conveniences to human life, but it has also given rise to various new social problems, one of which is the phenomenon of online gambling among students. This study aims to determine the level of knowledge, perceptions, and attitudes of students toward the phenomenon of online gambling, as well as to examine the role of Islamic Religious Education (IRE) in preventing such behavior. This study employs a quantitative approach using a survey method. Data were collected via an online questionnaire distributed through Google Forms to 53 respondents using a Likert scale. The results indicate that the majority of respondents are aware of online gambling and recognize its negative impacts, such as addiction, impaired academic concentration, financial problems, and moral decay. Factors influencing students’ involvement in online gambling include peer influence, easy access to digital technology, and a lack of parental supervision. From the perspective of Islamic Religious Education, gambling is a prohibited act because it involves elements of maisir. Therefore, Islamic Religious Education plays a strategic role in instilling moral and spiritual values to strengthen students’ self-control in facing the challenges of the digital age.
ABSTRAK
Perkembangan teknologi digital yang pesat di era modern telah memberikan berbagai kemudahan dalam kehidupan manusia, namun juga memunculkan berbagai permasalahan sosial baru, salah satunya adalah fenomena judi online di kalangan pelajar dan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, persepsi, serta sikap mahasiswa terhadap fenomena judi online, serta meninjau peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mencegah perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara daring menggunakan Google Form kepada 53 responden dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah mengetahui tentang judi online serta menyadari dampak negatifnya, seperti kecanduan, gangguan konsentrasi belajar, masalah keuangan, dan kerusakan moral. Faktor yang mempengaruhi keterlibatan pelajar dalam judi online antara lain pengaruh teman sebaya, kemudahan akses teknologi digital, serta kurangnya pengawasan dari orang tua. Dalam perspektif Pendidikan Agama Islam, judi merupakan perbuatan yang diharamkan karena mengandung unsur maisir. Oleh karena itu, Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual guna memperkuat kontrol diri mahasiswa dalam menghadapi tantangan era digital.
Downloads
References
Aderus, A. F. A., Sakka, A. R., & Aisyah, S. (2025). Systematics of the hadith perspective on the phenomenon of online gambling. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 2(2), 1067–1074. https://doi.org/10.62567/micjo.v2i2.539
Ahla, H., & Setiawan, D. (2024). Peran pendidikan orang tua dalam upaya mencegah perjudian online di kalangan remaja (studi kasus di dusun yoso makmur raman aji lampung timur). Journal of Contemporary Islamic Education, 4(2), 194–206. https://journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/cie/article/view/4501
Algifari, R. A., Sekarningrum, B., & Wibowo, H. (2025). Impacts of online gambling on teenagers (case of teenagers in sukasari district, bandung city). Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 34(1), 1–12. https://ejournal.upi.edu/index.php/jpis/article/view/82973
Arisanti, I. (2024). Kontrol diri dalam adiksi judi online di desa brang kolong. Jurnal Psimawa: Pendidikan, 7(2), 168–174. https://doi.org/10.36761/jp.v7i2.5147
Arliani, R., Abidin, Z., & Yatima, K. (2025). Online gambling practices and their economic impacts in muara sabak timur district: A qualitative study in the perspective of islamic economics. Zabags International Journal of Economy, 3(2), 242–251. https://doi.org/10.61233/zijec.v3i2.113
Budiman, R., Romadini, N. A., Aziz, M. A. H., & Pratama, A. G. (2022). The impact of online gambling among indonesian teens and technology. IAIC Transactions on Sustainable Digital Innovation (ITSDI), 3(2), 162–167. https://doi.org/10.34306/itsdi.v3i2.559
Delisa, A., Rahman, F., & Siti Marlina, M. (2025). Pengaruh judi online terhadap ketahanan keluarga dalam perspektif saddu dzari’ah. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(02), 250–265. https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/7049
Gunawan, S., Mutaqin, J., Zidni, M. N., Zen, P., & Nurrahman, P. I. (2024). The effectiveness of islamic education programs in reducing interest in online gambling among teenagers. Zona Education Indonesia, 2(4), 29–40. https://ejournal.zona-edu.org/index.php/ZEI/article/view/117
Hanif, N. (2023). Judi online di kalangan masyarakat terdidik dilihat dari perspektif religiusitas (Studi kualitatif pada mahasiswa) (Skripsi Sarjana, Universitas Muhammadiyah Surakarta). https://eprints.ums.ac.id/117778/
Harmi, H., & Daheri, M. (2025). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dan Orang Tua dalam Mengatasi Judi Online Studi SMKN 7 Rejang Lebong (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Negri Curup). http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/9088
Igomu, A., Muliyono, A., & Bonggoibo, A. A. (2024). Online gambling: A tantalizing game with risks that drain fortunes and futures. Sinergi International Journal of Law, 2(3), 261–273. https://doi.org/10.61194/law.v2i3.199
Jadidah, I. T., Lestari, U. M., Fatiha, K. A. S., Riyani, R., & Wulandari, C. A. (2023). Analisis maraknya judi online di masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Indonesia, 1(1), 20–27. https://doi.org/10.61476/8xvgdb22
Jailani, A., Nur Aisyah, R., Fathul Arifin, M. H., Efendi, R., & Ajry, M. A. (2024). Sosialisasi meningkatkan kesadaran masyarakat ibu-ibu PKK Desa Tegalrejo tentang dampak buruk judi online. Jurnal Abdi Nusa, 4(3), 217-226. https://doi.org/10.52005/abdinusa.v4i3.304
Kanda, A. S., & Nurhalimah, D. (2024). Dampak fenomena judi online terhadap disorganisasi sosial pada mahasiswa di bandung. Jurnal Ilmiah Research Student, 1(4), 7–17. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jirs/article/view/854
Kosat, R. I., Keraf, A., & Ratu, F. (2025). Dinamika psikologis perilaku judi online pada remaja di kota kupang. Jurnal Global Ilmiah, 2(12), 1143–1154. https://doi.org/10.55324/jgi.v2i12.279
Maulida, N., Siregar, N. R. Z., Julianti, V., Dani, M. R., & Siregar, H. L. (2024). Peran nilai-nilai islam dalam membangun karakter anti-gratifikasi pada mahasiswa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 19697–19708. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/15301
Nurndiansyah, A., Suhono, S., & Zarnuji, A. (2024). The impact of gamble online the weaking of social values of teenagers (case study at sidodadi village pekalongan district east lampung). International Journal on Advanced Science, Education, and Religion, 7(1), 72–79. https://ojs.staialfurqan.ac.id/IJoASER/article/view/500
Pasaribu, L. M., & Marbun, R. C. (2024). Analisis dampak kasus hati hati judi online terhadap remaja. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(4), 5634–5644. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1539
Pirdaus, D. I., Kalfin, K., & Salih, Y. (2024). The impact of online gambling on marital relationships and divorce rates: A literature review. International Journal of Ethno Sciences and Education Research, 4(3), 74–79. https://doi.org/10.46336/ijeer.v4i3.721
Rafiqah, L., & Rasyid, H. (2023). Dampak judi online terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan, 20(2), 282–290. https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v20i2.763
Ramanda, P., Ilham, A., Rifa'i, H., & Fadilah, I. A. (2025). Fenomena judi online dan implikasinya terhadap kesehatan mental remaja di kabupaten serang. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(02), 230–238. https://journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/cie/article/view/4501
Romdoni, M., & Ramadhani, R. A. (2025). Online gambling in the perspectives of islamic law and criminal law: A critical analysis of current cases in indonesia. Fox Justi: Jurnal Ilmu Hukum, 15(02), 535–548. https://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/Justi/article/view/6767
Samsuri, S., Sudirmanto, S., Kurniawati, R., Handayani, M., Zulfajri, Z., & Maruddani, R. T. J. (2025). Sosialisasi antisipasi judi online bentuk sehat secara psikologis dikalangan remaja. Jurnal Medika: Medika, 4(4), 1798-1804. https://jmedika.com/index.php/medika/article/view/366
Siregar, H. L., Larasati, A., Syafitri, N. M., Rahmadani, N., & Meridina, R. (2025). Analisis pengaruh pergaulan bebas terhadap ketaatan remaja dalam kewajiban sosial dan keagamaan. PEMA, 5(1), 235–247. https://doi.org/10.56832/pema.v5i1.857
Sitanggang, A. S., Sabta, R., & Hasiolan, T. A. (2023). Perkembangan judi online dan dampaknya terhadap masyarakat: Tinjauan multidisipliner. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 1(6), 70–80. https://doi.org/10.6578/tjis.v1i6.248
Vijayakumar, L., & Vijayakumar, V. (2023). Online gambling and suicide: Gambling with lives. Indian Journal of Psychiatry, 65(1), 3–4. https://doi.org/10.4103/indianjpsychiatry.indianjpsychiatry_817_22
Widhiatanti, K. T., & Tobing, D. H. (2024). Dampak judi online pada remaja penjudi: Tinjauan literatur. Deviance Jurnal Kriminologi, 8(1), 91–108. https://doi.org/10.36080/djk.2759
Zhu, X. (2025). The influence of technology: Internet gambling among college students. Journal of Addictive Diseases, 43(4), 352–367. https://doi.org/10.1080/10550887.2024.2404733















